Senin, 7 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sumsel » Palembang Diselimuti Asap Pekat Sore Ini, Mata Pedih dan Matahari Tampak Merah

Palembang Diselimuti Asap Pekat Sore Ini, Mata Pedih dan Matahari Tampak Merah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 29 menit yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Palembang kembali menghadapi kondisi udara yang berbeda pada Senin sore, 7 September 2026. Asap terlihat semakin pekat menyelimuti sejumlah kawasan, membuat pandangan tampak berkabut dan matahari terlihat merah dari balik lapisan udara.

Kondisi ini juga terasa langsung oleh warga yang beraktivitas di luar rumah. Mata terasa pedih, sementara pengendara kendaraan bermotor dan pejalan kaki terlihat banyak menggunakan masker saat berada di jalan.

Suasana sore pun tampak berbeda. Lapisan asap membuat pemandangan dari kejauhan terlihat samar, sedangkan udara terasa lebih pengap.

Tidak hanya asap yang menjadi perhatian. Serpihan kecil berwarna hitam menyerupai arang juga terlihat beterbangan dan sebagian jatuh hingga ke lantai teras rumah.

Bentuk serpihan tersebut menyerupai potongan tangkai, dahan atau daun yang sebelumnya terbakar. Namun, belum dapat dipastikan dari lokasi kebakaran mana material itu berasal. Temuan tersebut hanya menjadi bagian dari kondisi yang terlihat bersamaan dengan pekatnya udara sore ini.

Hotspot Sumsel Turun Hampir Separuh

Kondisi Palembang sore ini menjadi menarik, jika dibandingkan dengan data terbaru mengenai hotspot di Sumsel.

Kementerian Kehutanan mencatat jumlah hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi atau high confidence di Sumsel turun cukup tajam dalam dua hari terakhir.

Pada pemantauan 5 September 2026, Sumsel masih mencatat 120 hotspot high confidence, turun dari 165 titik pada 4 September.

Sehari kemudian, jumlahnya kembali turun. Berdasarkan data SiPongi Kementerian Kehutanan yang bersumber dari satelit NASA Terra/Aqua, SNPP dan NOAA-20, pada Minggu, 6 September 2026 pukul 21.25 WIB terdeteksi 61 hotspot high confidence di Sumsel.

Artinya, terjadi pengurangan 59 titik atau sekitar 49 persen hanya dalam satu hari. Penurunan terbaru tersebut disampaikan Ristianto Pribadi, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Kehutanan, dalam keterangan di Jakarta, Senin, 7 September 2026.

Ristianto mengatakan perkembangan hotspot tetap menjadi bagian dari pemantauan pemerintah dalam menentukan prioritas pengendalian karhutla. Operasi di lapangan tetap dilakukan bersama Manggala Agni, TNI, Polri, BNPB, BMKG, BPBD, pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya.

Hotspot Turun Bukan Berarti Asap Langsung Hilang

Lantas, mengapa kondisi Palembang sore ini justru terasa pekat ketika jumlah hotspot Sumsel sedang menurun? Keduanya sebenarnya mengukur hal yang berbeda.

Kementerian Kehutanan menjelaskan hotspot merupakan indikasi anomali suhu permukaan yang terdeteksi satelit dan tidak serta-merta menggambarkan satu kejadian kebakaran.

Satu kejadian kebakaran bahkan dapat terdeteksi sebagai beberapa hotspot. Karena itu, setiap indikasi tetap perlu diverifikasi melalui pengecekan lapangan atau groundcheck.

Sementara kondisi asap di suatu wilayah dapat berubah mengikuti konsentrasi asap, aktivitas kebakaran, arah dan kecepatan angin, kelembapan, hujan serta dinamika atmosfer.

Dengan kata lain, turunnya angka hotspot tidak otomatis membuat asap yang sudah berada di udara Palembang langsung menghilang.

Hal tersebut menjadi penting untuk menjelaskan kondisi yang dirasakan warga sore ini. Data satelit menunjukkan penurunan hotspot, tetapi secara kasatmata sejumlah kawasan Palembang justru terlihat diselimuti asap pekat.

Gubernur Sumsel Sebut Partikel Abu Anak Krakatau Masuk Palembang

Di tengah kondisi udara yang berubah, ada faktor lain yang ikut menjadi perhatian pemerintah daerah.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan partikel abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau telah masuk ke wilayah Palembang. Ia meminta masyarakat tetap waspada dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan.

Herman Deru juga menyebut kualitas udara di Sumsel sedang berfluktuasi. Menurutnya, kondisi udara yang memburuk tidak hanya berkaitan dengan aktivitas Anak Krakatau, tetapi juga persoalan karhutla yang masih terjadi.

Pernyataan gubernur ini menjadi penting karena muncul bersamaan dengan kondisi Palembang yang pada Senin sore terlihat berkabut dan matahari tampak kemerahan.

Namun, warna merah matahari yang terlihat dari Palembang tidak bisa langsung disimpulkan seluruhnya disebabkan abu vulkanik Anak Krakatau. Begitu juga dengan serpihan hitam yang ditemukan di sekitar rumah warga. Tanpa pemeriksaan lebih lanjut, asal material tersebut belum dapat dipastikan.

Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga

Badan Geologi pada Senin, 7 September 2026, masih menetapkan status Gunung Anak Krakatau pada Level III atau Siaga.

Dalam evaluasi hingga pukul 06.00 WIB, Badan Geologi mencatat aktivitas erupsi strombolian dan sejumlah aktivitas kegempaan di gunung tersebut.

Masyarakat yang terdampak abu vulkanik direkomendasikan mengurangi aktivitas di luar rumah atau menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar.

BMKG juga memantau sebaran abu vulkanik Anak Krakatau berdasarkan data PVMBG, VAAC Darwin dan citra Himawari-9. Sebaran abu menjadi salah satu kondisi atmosfer yang terus dipantau pada Senin.

Artinya, kondisi udara Palembang saat ini memang tidak bisa dilihat hanya dari satu faktor.

Karhutla masih menjadi perhatian, sementara aktivitas vulkanik Anak Krakatau juga ikut dipantau pemerintah.

Karhutla Sumsel Masih Jadi Perhatian

Meski jumlah hotspot menurun, Sumsel belum lepas dari perhatian dalam pengendalian karhutla.

Kementerian Kehutanan masih memasukkan Sumsel sebagai salah satu dari enam provinsi prioritas pengendalian karhutla. Pada pemantauan 6 September, Sumsel mencatat 61 hotspot high confidence, setelah sebelumnya berada di angka 120 titik.

Kemenhut juga masih menjalankan patroli, groundcheck, pemadaman, penyekatan penjalaran api, mopping up, pendinginan hingga pemantauan lokasi untuk mencegah api kembali menyala.

Sebanyak 53 unit pesawat juga dikerahkan untuk mendukung operasi pengendalian karhutla di enam provinsi prioritas, termasuk untuk patroli udara dan water bombing.

Penurunan angka hotspot karena itu lebih tepat dibaca sebagai perkembangan positif dalam pemantauan kebakaran, bukan tanda bahwa persoalan asap telah selesai.

Warga Banyak Gunakan Masker

Di tengah kondisi udara yang berubah, aktivitas warga di Palembang tetap berjalan. Pengendara kendaraan bermotor dan pejalan kaki terlihat banyak menggunakan masker ketika berada di luar ruangan. Sebagian warga juga merasakan mata pedih ketika asap semakin pekat.

Pemandangan matahari yang berubah merah, asap yang semakin tebal, mata yang terasa pedih, warga mengenakan masker hingga serpihan hitam menyerupai sisa pembakaran yang beterbangan menjadi gambaran Palembang pada Senin sore.

Data Kementerian Kehutanan memang menunjukkan hotspot Sumsel turun dari 165 menjadi 120, kemudian kembali turun menjadi 61 titik.

Tetapi angka tersebut tidak bisa dijadikan satu-satunya ukuran untuk menggambarkan kondisi asap yang sedang dirasakan masyarakat di Palembang.

Pergerakan asap, kondisi atmosfer, arah angin, kelembapan, sumber asap yang sudah berada di udara serta kemungkinan adanya material vulkanik menjadi sejumlah faktor yang perlu diperhatikan.

Jadi, ketika hotspot turun hampir separuh, bukan berarti langit Palembang otomatis kembali bersih. Kondisi di lapangan tetap perlu dilihat bersama data kualitas udara, cuaca, sebaran asap dan pemantauan kebakaran secara menyeluruh. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • May Day, Selain Berikan Bantuan 18 Ribu Sembako Kepada Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Perkenalkan JKP

    May Day, Selain Berikan Bantuan 18 Ribu Sembako Kepada Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Perkenalkan JKP

    • calendar_month Senin, 3 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 825
    • 0Komentar

    1 Mei setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Buruh Internasional atau yang lazim disebut May Day. Pada hari itu biasanya Serikat Pekerja ataupun Serikat Buruh memperingati hari tersebut dengan menggelar penyampaian aspirasi secara masif di berbagai wilayah, namun himbauan pemerintah terkait pembatasan sosial menimbulkan munculnya cara baru untuk merayakan 1 Mei ini. BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) misalnya, […]

  • Klinik Sehati Pusri Perluas Akses Layanan Kesehatan Warga

    Klinik Sehati Pusri Perluas Akses Layanan Kesehatan Warga

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Klinik Sehati Pusri terus memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat melalui penyediaan pemeriksaan kesehatan, konsultasi dokter, pemberian obat-obatan gratis, serta edukasi kesehatan di sekitar wilayah operasional perusahaan. Pada pelaksanaan Batch III tahun 2026, program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pusri Palembang menjangkau 1.700 warga yang tersebar di empat kelurahan, yakni 1 Ilir, […]

  • #Mudik atau Tidak di Tengah Pandemi COVID-19 ?

    #Mudik atau Tidak di Tengah Pandemi COVID-19 ?

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.175
    • 0Komentar

    MENINDAKLANJUTI arahan Presiden RI Joko Widodo,  Gubernur Sumsel H.Herman Deru akhirnya mengeluarkan larangan mudik Lebaran tahun ini kepada warganya. Kebijakan itu harus dipilihnya tak lain untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Sumsel. “Ya, Saya harap kita sama-sama mematuhi itu. Kalo sayang dengan keluargo jangan mudik dulu. Kita lindungi keluarga, Keluarga lindungi kita, kita lindungi […]

  • Tingkatkan Pelayanan, Mensos Minta Petugas Jemput Penerima PKH

    Tingkatkan Pelayanan, Mensos Minta Petugas Jemput Penerima PKH

    • calendar_month Selasa, 28 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 870
    • 0Komentar

    MENTERI Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengharapkan warga penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dijemput di rumahnya masing-masing saat pencairan di Kota Surabaya, Jawa Timur. Hal itu disampaikan Mensos Risma melalui keterangan tertulisnya, usai membagikan PKH di Kelurahan Pakis, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, kemaren. “Ayo Pak Camat, Bu Lurah ini dibagi per kelurahan dijemput satu […]

  • Fokus Pada Tim Khusus Jokowi – Ma’ruf, Alex Noerdin Jabat Ketua Dewan Penasehat TKD Sumsel

    Fokus Pada Tim Khusus Jokowi – Ma’ruf, Alex Noerdin Jabat Ketua Dewan Penasehat TKD Sumsel

    • calendar_month Kamis, 15 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 844
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Jabatan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Provinsi Sumatera Selatan Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Ir H Joko Widodo-Prof DR (HC) KH Ma’ruf Amin mengalami perubahan. Posisi sebelumnya yang dijabat oleh H Alex Noerdin, digantikan ketua DPW Partai NasDem Provinsi Sumsel Ir H Syahrial Oesman MM. Sementara, H Alex Noerdin mengemban jabatan baru selaku […]

  • Presiden Buka Trade Expo, Pameran Ini Merupakan Solusi Kerja Sama Bisnis Pelaku Usaha

    Presiden Buka Trade Expo, Pameran Ini Merupakan Solusi Kerja Sama Bisnis Pelaku Usaha

    • calendar_month Jumat, 22 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.297
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo secara resmi membuka Trade Expo Indonesia ke-36 Digital Edition (TEI-DE) yang mengusung tema ‘Reviving Global Trade’ secara hibrida di Jakarta dan ini merupakan solusi kerja sama bisnis. Dilansir dari InfoPublik, Menurut Presiden, TEI-DE 2021 merupakan solusi kerja sama bisnis bagi para pelaku usaha dan industri untuk meningkatkan perdagangan dan investasi baik secara […]

expand_less
WordPress Archive Redy | Marathon & Running Sports WordPress Theme Reeco – Furniture WooCommerce WordPress Theme ReEstate – Real Estate with MLS IDX Listing Realtor Theme Refix – Appliance Repair Company Elementor Template Kit Reflekt – Minimalist Portfolio Theme ReFormer – Multichannel Contact Form for Elementor Reformoa – Architecture & Interior Design Elementor Template Kit Reframe – Resume & Personal Portfolio WordPress Theme Regalia – Artist Portfolio, Art Gallery Theme Regina – Creative Blog WordPress Theme