Minggu, 30 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » MK Ubah Patokan Status Bencana Nasional, Minimal Tiga Indikator Harus Terpenuhi

MK Ubah Patokan Status Bencana Nasional, Minimal Tiga Indikator Harus Terpenuhi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 30 menit yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Penetapan status bencana nasional kini memiliki patokan yang lebih jelas setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mengubah cara membaca indikator dalam menentukan skala bencana.

Dalam Putusan MK Nomor 261/PUU-XXIII/2025 yang dibacakan pada Jumat, 28 Agustus 2026, MK menyatakan lima indikator penetapan status bencana tidak harus seluruhnya terpenuhi.

Untuk menetapkan bencana berskala nasional, sekurang-kurangnya tiga dari lima indikator harus terpenuhi. Jumlah korban juga menjadi indikator utama dalam penilaian tersebut.

Lima indikator yang menjadi pertimbangan meliputi jumlah korban, kerugian harta benda, kerusakan sarana dan prasarana, luas wilayah terdampak, serta dampak sosial dan ekonomi.

Perubahan ini menjadi salah satu poin penting dalam putusan yang kini dihormati Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

BNPB menilai penetapan status bencana tetap harus melihat kondisi nyata di lapangan. Karena itu, data mengenai korban, kerusakan, wilayah terdampak hingga dampak sosial dan ekonomi tetap menjadi bagian penting dalam kajian pemerintah.

Kajian tersebut dilakukan melalui pengumpulan data lapangan, analisis dampak, serta penilaian terhadap kemampuan daerah dalam menangani bencana.

Di sisi lain, status bencana nasional bukan menjadi syarat mutlak agar pemerintah pusat turun tangan membantu daerah.

Pemerintah pusat tetap dapat mengerahkan personel, peralatan, logistik, pendanaan, maupun dukungan teknis sesuai kebutuhan dan kewenangan yang dimiliki.

Dengan demikian, daerah yang menghadapi bencana tetapi tidak ditetapkan sebagai daerah terdampak bencana nasional tetap dapat memperoleh dukungan pemerintah pusat.

Bagi masyarakat, yang paling penting bukan sekadar label status bencana, melainkan kecepatan penanganan di lapangan. Perlindungan warga, evakuasi, pemenuhan kebutuhan dasar, pelayanan, hingga proses pemulihan tetap menjadi prioritas.

Setelah putusan MK tersebut, BNPB akan mempelajari seluruh ketentuan yang diputuskan dan menyesuaikan pedoman serta tata kerja yang diperlukan.

Penyesuaian itu akan dilakukan bersama kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah sesuai kewenangan masing-masing. BNPB juga akan memperkuat koordinasi agar penilaian dan pendataan bencana dapat dilakukan dengan cara yang seragam dan dapat dipertanggungjawabkan.

Putusan tersebut sekaligus memberikan dasar yang lebih jelas bagi pemerintah dalam menentukan status bencana, sementara penanganan terhadap masyarakat terdampak tetap harus berjalan cepat berdasarkan kebutuhan di lapangan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mau Mudik Aman, Silahkan Lihat Panduannya Disini

    Mau Mudik Aman, Silahkan Lihat Panduannya Disini

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.881
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mudik atau bersilaturahmi di kampung halaman masing-masing pada Lebaran 2022. Mudik Lebaran tahun ini untuk pertama kalinya setelah dua tahun terakhir ini pemerintah mengimbau masyarakat untuk merayakan Lebaran bersama di rumah saja karena masih tingginya penyebaran kasus virus corona. Pemerintah memperkirakan akan ada 85,5 juta orang melakukan […]

  • Operasi Zebra Musi 2018 di Muba, Semua Pelanggaran Selesai Ditempat

    Operasi Zebra Musi 2018 di Muba, Semua Pelanggaran Selesai Ditempat

    • calendar_month Rabu, 7 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.270
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG –  Gabungan aparat dari Dinas Perhubungan Muba Kepolisian Resort Sekayu, Kejaksaan Muba, Pengadilan Negeri Sekayu, dan Denpom Sekayu mengadakan Razia Gabungan [Operasi Zebra Musi 2018] di sejumlah jalan protokol di Muba, Rabu [7/11/2018]. Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Muba, Pathi Ridwan mengatakan kegiatan razia ini dilakukan merupakan hasil kesepakatan Forum Lalu Lintas Kabupaten Muba […]

  • Rumah Tahfidz Tuli Pertama di Sumatera Dibangun di Palembang, Jadi Ruang Belajar Al-Qur’an bagi Sahabat Tuli

    Rumah Tahfidz Tuli Pertama di Sumatera Dibangun di Palembang, Jadi Ruang Belajar Al-Qur’an bagi Sahabat Tuli

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID –  Rumah Tahfidz Tuli pertama di Sumatera mulai dibangun di Perumahan Privilege, Kecamatan Gandus, Palembang, Sabtu (15/8/2026). Kehadirannya menjadi langkah baru dalam menyediakan ruang belajar Al-Qur’an yang lebih mudah diakses sahabat tuli. Rumah tahfidz tersebut dirancang sebagai tempat belajar yang tetap bagi masyarakat tuli yang selama ini mengikuti kegiatan mengaji tanpa memiliki lokasi pembelajaran permanen. […]

  • Vila Bung Hatta dan Riung Gunung, Dua Jejak Sejarah yang Tersembunyi di Puncak Bogor

    Vila Bung Hatta dan Riung Gunung, Dua Jejak Sejarah yang Tersembunyi di Puncak Bogor

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Orang datang ke Puncak untuk banyak alasan. Ada yang mencari udara sejuk, menikmati pemandangan perbukitan, atau sekadar menepi dari padatnya kota. Tetapi dibalik kawasan yang identik dengan wisata itu, ada cerita lama yang masih tersimpan di sejumlah bangunan. Dua di antaranya adalah Vila Bung Hatta di Megamendung dan Vila Riung Gunung di Cisarua, Kabupaten […]

  • Atasi Kendala Globalisasi, Insan Pers Harus Dapat Beradaptasi Dalam Era Disrupsi Teknologi

    Atasi Kendala Globalisasi, Insan Pers Harus Dapat Beradaptasi Dalam Era Disrupsi Teknologi

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 794
    • 0Komentar

    PADA saat ini, para insan pers harus mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan di era disrupsi teknologi. Dengan begitu, sehingga setiap kendala dapat dihadapi dengan cara-cara inovatif. “Mampu beradaptasi dengan cepat gesit mengejar ketertinggalan cepat mempelajari kompetensi baru, inovatif dalam menghadapi era disrupsi teknologi,” kata Presiden Joko Widodo ketika membuka Kongres ke-6 Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia […]

  • Waspada, Gunung Merapi Alami 154 Kali Gempa Guguran

    Waspada, Gunung Merapi Alami 154 Kali Gempa Guguran

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.283
    • 0Komentar

    BALAI Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan, Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengalami 154 kali gempa guguran selama periode pengamatan pada Jumat (6/5/2022) pukul 00.00-24.00 WIB sehingga kewaspadaan ditingkatkan. Hal tersebut disampaikan Kepala BPPTKG, Hanik Humaida, melalui keterangan tertulisnya, kemaren. Hanik menyebutkan selain gempa guguran, pada periode pengamatan […]

expand_less
WordPress Archive Investmoon – Finance & Investment Manager Elementor Template Kit INVIA Responsive Corporate WP Theme Invoice Pdf WooCommerce Invoices – Laravel Invoice Management System – Accounting & Billing Management Invoicing Pro Jetpack CRX Addon Iodova – Single Property Real Estate WordPress Theme iOne | Minimal WooCommerce Theme IonFullApp | Full Ionic Template + Cordova Plugins iPages – FlipBook Image & PDF Viewer for WordPress iPodcast – Modern Podcast Elementor Template Kit