Kamis, 17 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri » IPAL Sasirangan di Tapin Pangkas Limbah hingga 98,75 Persen, 90% Air Hasil Olahan Bisa Dipakai Lagi

IPAL Sasirangan di Tapin Pangkas Limbah hingga 98,75 Persen, 90% Air Hasil Olahan Bisa Dipakai Lagi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Limbah cair dari proses pewarnaan kain sasirangan di Sentra Sasirangan Timbaan, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, kini tidak lagi langsung dibuang ke sumur resapan. Limbah tersebut diolah menggunakan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang mampu menurunkan kadar sejumlah zat pencemar hingga 98,75 persen.

Hasil pengujian laboratorium menunjukkan kadar hidrogen sulfida (H2S) turun 98,75 persen. Penurunan juga terjadi pada minyak dan lemak sebesar 97,33 persen, fenol 91,66 persen, BOD 81,77 persen, COD 80,44 persen, serta TSS 40,74 persen.

Yang menariknya, air setelah melalui proses pengolahan tidak seluruhnya menjadi buangan sebab sekitar 90 persen air hasil olahan dapat digunakan kembali untuk membersihkan peralatan produksi dan area kerja.

IPAL tersebut memiliki kapasitas sekitar 3.500 liter, jauh lebih besar dibandingkan tempat penampungan yang sebelumnya digunakan para pengrajin. Sebelum fasilitas ini tersedia, limbah cair hasil pewarnaan kain sasirangan ditampung di sumur resapan berkapasitas sekitar 500 liter tanpa melalui pengolahan terlebih dahulu.

Dalam satu proses produksi, IKM Sentra Sasirangan Timbaan dapat menghasilkan sekitar 250 liter limbah cair. Kondisi tersebut membuat pengelolaan limbah menjadi persoalan penting bagi sentra yang menaungi sembilan pengrajin dengan sekitar 100 tenaga kerja.

Teknologi IPAL itu dibangun melalui Program Percepatan Pemanfaatan Teknologi melalui Dana Kemitraan Peningkatan Teknologi Industri (DAPATI) yang dijalankan Kementerian Perindustrian melalui Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI).

Kepala BSPJI Banjarbaru Oktaviyanto Jimat Wibowo mengatakan teknologi yang diterapkan dirancang agar sesuai dengan kondisi IKM di daerah.

“Melalui Program DAPATI, BSPJI Banjarbaru menghadirkan solusi teknologi yang sederhana, mudah dioperasikan, memanfaatkan material lokal, serta mampu meningkatkan kualitas pengelolaan limbah cair pada IKM sasirangan,” kata Oktaviyanto dalam keterangannya, Kamis (27/8).

Instalasi tersebut terdiri atas tujuh bak pengolahan. Pada tahap awal, limbah melewati proses elektrokoagulasi menggunakan inverter untuk membantu pengendapan logam.

Setelah itu, air limbah melewati lima bak penyaringan. Media yang digunakan antara lain ijuk, arang, pecahan genteng, sabut kelapa, dan limbah tumbuhan purun yang relatif mudah diperoleh di daerah.

Air yang telah melewati rangkaian pengolahan kemudian masuk ke bak kontrol sebelum dialirkan menuju sumur resapan. Penggunaan material lokal menjadi salah satu bagian penting dari desain teknologi agar pengoperasian dan perawatannya lebih mudah dilakukan oleh pelaku IKM.

Dari hasil pengujian, hampir seluruh parameter air limbah yang diuji telah memenuhi baku mutu berdasarkan Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan Nomor 36 Tahun 2008 dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 12 Tahun 2025.

Namun, masih ada satu catatan. Parameter minyak dan lemak belum sepenuhnya optimal sehingga diperlukan penyesuaian waktu tinggal limbah di dalam IPAL agar proses pengolahan dapat bekerja lebih maksimal.

Selain membangun instalasi, BSPJI Banjarbaru juga memberikan bimbingan teknis kepada 15 peserta dari Sentra Sasirangan Timbaan. Materinya mencakup pengoperasian dan perawatan IPAL, standar baku mutu air limbah, pengelolaan lingkungan industri, hingga kewirausahaan dan pemasaran produk sasirangan.

Kepala BSKJI Emmy Suryandari mengatakan keberadaan teknologi saja tidak cukup jika pelaku industri tidak mampu mengoperasikannya secara mandiri.

“Program DAPATI tidak hanya menghasilkan inovasi yang aplikatif, tetapi juga meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sehingga pelaku industri mampu mengoperasikan teknologi secara mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.

Program konsultansi tersebut berlangsung selama delapan bulan, mulai Maret hingga Oktober 2025. Tahapannya meliputi identifikasi persoalan, observasi lapangan, penyusunan desain IPAL, kerja sama pembangunan, pembangunan instalasi, bimbingan teknis, serta monitoring dan evaluasi.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan penerapan teknologi pengolahan limbah menjadi bagian dari upaya mendorong industri yang tidak hanya produktif, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

“Kementerian Perindustrian terus berupaya menerapkan teknologi tepat guna yang mampu meningkatkan efisiensi proses produksi sekaligus memperkuat aspek keberlanjutan lingkungan,” ujar Agus.

Setelah diterapkan di Sentra Sasirangan Timbaan, BSPJI Banjarbaru akan melanjutkan monitoring dan evaluasi. Teknologi tersebut diharapkan dapat menjadi model pengelolaan limbah cair untuk sentra sasirangan maupun IKM lain di Kalimantan Selatan dan daerah lainnya. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementan RI Setujui Sumsel Jadi Provinsi Mandiri Benih, Siapkah ?

    Kementan RI Setujui Sumsel Jadi Provinsi Mandiri Benih, Siapkah ?

    • calendar_month Selasa, 9 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.684
    • 0Komentar

    TEKAD Pemerintah Provinsi Sumsel menjadikan Provinsi ini sebagai salah satu provinsi  mandiri benih  di Indonesia mendapat angin segar. Bagaimana tidak, keinginannya itu langsung direspon positif oleh Kepala Badan Penyuluh Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan RI Prof Ir. Dedi Nursyamsi, M. Agr. Hal itu terungkap saat Gubernur Sumsel H Herman Deru menerima kunjungan Kepala […]

  • Alex Sebut Jokowi dan Pejabat Korsel Bakal Kunjungi Palembang

    Alex Sebut Jokowi dan Pejabat Korsel Bakal Kunjungi Palembang

    • calendar_month Senin, 20 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 787
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat Presiden Republik Indonesia Joko Widodo akan kembali melakukan kunjungan kerja ke Palembang untuk menyaksikan langsung sejumlah pertandingan Asian Games Palembang seperti pertandingan Dayung di Danau Jakabaring. Alex Noerdin menyebut, selain Presiden Jokowi besar kemungkinan Pejabat Tinggi Negara Korea Selatan juga akan datang […]

  • FIFA Matchday Timnas Lawan Palestina Sebut Ketum PSSI, Catat Tanggalnya..

    FIFA Matchday Timnas Lawan Palestina Sebut Ketum PSSI, Catat Tanggalnya..

    • calendar_month Kamis, 16 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.603
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Ketua Umum PSSI Erick Thohir sudah komunikasi dengan Presiden Federasi Sepakbola Palestina dan mereka sudah setuju untuk laga FIFA matchday  2023. Seperti janji Ketua Umum PSSI Erick Thohir ke depan, PSSI harus bisa merancang dengan negara mana saat digelar FIFA matchday. Sebab, selama ini jadwal FIFA matchday baru ditentukan beberapa hari jelang pertandingan. ‘’Presiden Federasi […]

  • Dodi – Beni Bakal Hadiri FKL di Siak

    Dodi – Beni Bakal Hadiri FKL di Siak

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 978
    • 0Komentar

    SETELAH sukses dilaksanakan Festival Kabupaten Lestari (FKL) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) pada tahun 2018 yang lalu, hasil Rapat Umum Anggota (RUA) Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) 2018 menyepakati bahwa  tuan rumah akan bergantian setiap tahunnya, dimana Kabupaten Siak akan menjadi tuan rumah Festival di tahun 2019. Demikian disampaikan Kepala Bappeda Kabupaten Muba, Ir Zulfakar pada rapat […]

  • calon-secaba

    Orang Tua Sambut Kelulusan Secaba dengan Rasa Haru

    • calendar_month Sabtu, 5 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.927
    • 0Komentar

    Tangis harus dan sedih mewarnai sidang penetapan kelulusan penerimaan Secaba Polri tahun anggaran 2017 di Gedung Warsito Pakri, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (5/8/2017).

  • Optimalkan Pencarian Korban Meninggal Akibat Siklon Tropis Seroja di NTT

    Optimalkan Pencarian Korban Meninggal Akibat Siklon Tropis Seroja di NTT

    • calendar_month Minggu, 11 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.068
    • 0Komentar

    BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali memperbarui data korban meninggal dunia dan warga yang masih hilang akibat dampak siklon tropis Seroja di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Melalui konferensi pers penanganan bencana NTT, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Dr. (H.C.) Doni Monardo mengatakan data terbaru jumlah korban meninggal dunia akibat bencana tersebut […]

expand_less
WordPress Archive Saonara – Ajax Powered Multi-Concept WordPress Theme Sara – WooCommerce WordPress Market Theme Saras – Wine Template Kit Saras – Wine WordPress Theme Saratov – Day Care & Kindergarten School WordPress Theme Sasby – App Landing & Saas WordPress Theme Sasco – SaaS Technology WordPress Theme Sash – Bootstrap 5 Admin & Dashboard Template SasPik | Landing WordPress theme Sassa – Startup Multipurpose WordPress Theme