Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Ekspor Minyak Atsiri Indonesia Tembus USD 348,7 Juta, Minyak Nilam Jadi Kunci Hilirisasi

Ekspor Minyak Atsiri Indonesia Tembus USD 348,7 Juta, Minyak Nilam Jadi Kunci Hilirisasi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Ekspor minyak atsiri Indonesia sepanjang 2025 mencatat lonjakan cukup besar. Nilainya mencapai USD 348,7 juta, naik 34,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka USD 259,5 juta.

Dibalik kenaikan tersebut, minyak nilam menjadi salah satu komoditas yang punya prospek kuat untuk dikembangkan lebih jauh. Bukan hanya karena pasarnya sudah terbentuk, tetapi juga karena bahan baku ini bisa diolah menjadi berbagai produk dengan nilai jual yang lebih tinggi.

Kementerian Perindustrian mencatat Indonesia berada di posisi kelima sebagai eksportir minyak atsiri terbesar dunia pada 2025. Indonesia berada di belakang India, Amerika Serikat, Prancis, dan Brasil.

Sementara itu, perdagangan minyak atsiri dunia pada periode yang sama mencapai sekitar USD 6,49 miliar. Nilai tersebut meningkat dari sekitar USD 6,29 miliar pada 2024.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita melihat pertumbuhan ekspor tersebut sebagai tanda bahwa minyak atsiri Indonesia masih memiliki daya saing di pasar internasional.

Menurut dia, kenaikan permintaan global perlu dimanfaatkan untuk memperkuat industri di dalam negeri. Artinya, peluangnya bukan hanya memperbesar ekspor, tetapi juga meningkatkan nilai yang dihasilkan dari setiap komoditas.

Salah satu yang mendapat perhatian adalah minyak nilam atau patchouli oil.

Pada 2025, nilai ekspor minyak nilam Indonesia mencapai USD 173,4 juta. Angka ini naik sekitar 22,7 persen dibandingkan ekspor 2024 yang tercatat USD 141,3 juta.

Pasarnya juga cukup luas. Produk minyak nilam Indonesia telah dikirim ke berbagai negara, antara lain India, Singapura, Prancis, Spanyol, Amerika Serikat, China, Swiss, Belgia, Belanda, Jerman, Britania Raya, dan Turki.

Pasar yang sudah terbentuk menjadi modal penting untuk mendorong minyak nilam naik kelas dari sekadar komoditas ekspor menjadi bahan baku industri bernilai tambah.

Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika mengatakan minyak nilam dapat dikembangkan melalui pemurnian dan fraksinasi. Proses tersebut memungkinkan lahirnya produk dengan spesifikasi dan nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Pengembangannya dapat diarahkan ke hi-grade patchouli, fragrance, antiseptik, medicated oil, hingga aromaterapi.

Dari sana, penggunaan minyak nilam bisa semakin luas. Bahan tersebut berpotensi menjadi bagian dari rantai industri parfum, kosmetik, toiletries, farmasi, pestisida, dan aromaterapi.

Namun, peluang tersebut tidak akan maksimal jika penguatan hanya dilakukan di sisi industri hilir. Kualitas dan kesinambungan bahan baku dari tingkat petani hingga penyuling juga harus dijaga.

Karena itu, pengembangan industri minyak atsiri membutuhkan pembenahan di sepanjang rantai pasok. Kapasitas petani dan penyuling perlu ditingkatkan, sementara kelembagaan seperti koperasi juga perlu diperkuat.

Akses terhadap pembiayaan, teknologi, riset, serta pasar menjadi bagian lain yang tidak kalah penting. Dengan rantai pasok yang lebih tertata, industri hilir akan lebih mudah mendapatkan bahan baku sesuai standar dan kebutuhan produksi.

Putu mengatakan pengembangan industri atsiri membutuhkan kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, petani, lembaga riset, perguruan tinggi, dan mitra pasar.

Tujuannya bukan sekadar mempertahankan posisi Indonesia sebagai salah satu eksportir utama minyak atsiri dunia. Lebih jauh, pertumbuhan pasar tersebut diharapkan bisa mendorong lahirnya lebih banyak produk olahan di dalam negeri.

Peluang pasarnya masih terbuka. Nilai perdagangan minyak atsiri dunia pada 2025 mencapai sekitar USD 6,49 miliar, sehingga ruang untuk memperbesar peran Indonesia masih cukup besar.

Dengan basis produksi dan pasar ekspor yang sudah dimiliki, minyak nilam menjadi salah satu pintu masuk untuk memperkuat hilirisasi minyak atsiri Indonesia.

Tantangan berikutnya adalah memastikan pertumbuhan ekspor tidak berhenti pada penjualan bahan baku. Semakin banyak produk turunan yang bisa diproduksi di dalam negeri, semakin besar pula nilai ekonomi yang dapat ditahan dan dikembangkan di Indonesia. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kurang Efektif, BPK Minta Camat Awasi Dana Desa, Apa Kendalanya ?

    Kurang Efektif, BPK Minta Camat Awasi Dana Desa, Apa Kendalanya ?

    • calendar_month Jumat, 21 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.426
    • 0Komentar

    Palembang  – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumsel menilai pengawasan dan pembinaan dana desa belum efektif, sehingga perlu adanya pengawasan yang ketan dari Pemerintah Daerah  terutama Camat, karena memiliki kewenangan melakukan pengawasan dana desa tersebut. Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)  Perwakilan Provinsi Sumsel, Maman Abdurachman mengatakan pemeriksaan BPK meliputi pendidikan, kesehatan dan dana desa,  ini […]

  • Xoxoday Bermitra dengan Workato untuk Ubah Penghargaan dan Pengakuan

    Xoxoday Bermitra dengan Workato untuk Ubah Penghargaan dan Pengakuan

    • calendar_month Selasa, 9 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.008
    • 0Komentar

      SINGAPURA –  Xoxoday, platform hadiah dan insentif terkemuka, hari ini mengumumkan kemitraan strategis baru dengan Workato, platform otomatisasi dan integrasi perusahaan terkemuka. Kemitraan ini akan memungkinkan Xoxoday untuk membuat program penghargaan dan pengakuan karyawan dan pelanggan otomatis yang sangat dipersonalisasi untuk kliennya.   Platform Xoxoday menyediakan berbagai solusi keterlibatan karyawan dan pelanggan, termasuk program […]

  • Safari ramadhan dengan DPRD Sumsel, bangun keakraban songsong roda pemerintah ke depan

    Safari ramadhan dengan DPRD Sumsel, bangun keakraban songsong roda pemerintah ke depan

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 948
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Seperti tahun sebelumnya di Bulan Suci Ramadhan, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru (HD) melakukan safari ramadhan ke tiap- tiap OPD.  Kali ini di dampingi langsung oleh Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang (CU) beserta jajaran Forkopimda Provinsi Sumsel.  Kegiatan safari Ramadhan 1446H kali ini dilaksanakan di Masjid Al-Raiyah DPRD Sumsel. Senin malam, (3/3/2025). Pada kesempatan […]

  • Pasti Keren, Danau di Sekayu Ini Bakal Di Sulap Jadi Kebun Raya Seluas 20 Hektare

    Pasti Keren, Danau di Sekayu Ini Bakal Di Sulap Jadi Kebun Raya Seluas 20 Hektare

    • calendar_month Selasa, 20 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.007
    • 0Komentar

    Memiliki lokasi yang tidak dapat dialihfungsikan, dapat diakses oleh masyarakat, memiliki koleksi tumbuhan terdokumentasi dan koleksi tumbuhan ditata berdasarkan pola klasifikasi taksonomi, bioregion, tematik atau kombinasinya.

  • Bulk carrier dan pasar properti di Hong Kong diharapkan membaik hingga 2023; Sektor properti Tokyo tetap tangguh

    Bulk carrier dan pasar properti di Hong Kong diharapkan membaik hingga 2023; Sektor properti Tokyo tetap tangguh

    • calendar_month Jumat, 3 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 736
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, SINGAPURA – Media OutReach – 2 Maret 2023 – Uni-Asia Group Ltd. (SGX:CHJ), grup manajemen investasi yang berspesialisasi dalam aset alternatif, termasuk pengiriman dan real estat di Jepang, Hong Kong, dan China, dengan bangga mengumumkan hasil keuangannya untuk enam bulan dan 12 bulan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 (“2H2022” dan “FY2022” […]

  • Ketua TP PKK Sumsel Buka Lomba Line Dance Se-Sumsel

    Ketua TP PKK Sumsel Buka Lomba Line Dance Se-Sumsel

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 858
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Ketua TP PKK Sumatera Selatan Hj Febrita  Lustia Deru membuka Lomba Line Dance memperebutkan Piala Hj Febrita Lustia yang digelar dalam rangka HUT Ke – 9 Tahun The Universal Line Dance se-Sumsel, Rabu (20/3). Dalam sambutannya Hj Febrita Lustia Deru menyambut baik kegiatan ULD (The Universal Line Dance) yang sudah berjalan beberapa […]

expand_less
WordPress Archive Streamit – Live Video Streaming Player WordPress Plugin Streamit - Video Streaming WordPress Theme + RTL StreamVid - Video Streaming WordPress Theme Striking MultiFlex & Ecommerce Responsive WP Theme Stripe Connect Jetpack CRX Addon Stripe for Arforms Stripe for WooCommerce Stripe Payment Add-on for BookPro Plugin Stripe Payment Details and Analysis for WooCommerce Strnix – Solar and Green Energy WordPress Theme