Selasa, 25 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Karhutla di Enam Konsesi Tembus 1.511 Hektare, Satu Perusahaan Sumbang Separuhnya

Karhutla di Enam Konsesi Tembus 1.511 Hektare, Satu Perusahaan Sumbang Separuhnya

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 17 menit yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang ditemukan di enam konsesi perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) mencapai 1.511,55 hektare, dari luasan tersebut, sekitar separuhnya berada dalam satu konsesi di Kalimantan Barat.

Areal terbakar terbesar ditemukan pada PT WEL dengan luas sekitar 760,51 hektare. Luasan itu mencapai lebih dari 50 persen dari total areal terbakar yang ditemukan pada enam perusahaan di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.

Lima perusahaan lainnya juga tercatat memiliki areal yang terbakar. PT MPK mencapai 394,83 hektare, PT WSP 107,70 hektare, PT FI 95,87 hektare, PT PSR 82,26 hektare, dan PT NES 70,38 hektare.

Besarnya areal terdampak tersebut berujung pada pemberian sanksi administratif oleh Kementerian Kehutanan. Lima perusahaan dikenai Paksaan Pemerintah, sedangkan PT MPK mendapat sanksi lebih berat berupa Pembekuan Perizinan Berusaha sekaligus Paksaan Pemerintah.

Perbedaan sanksi itu berkaitan dengan kondisi kebakaran di areal PT MPK yang dinilai terjadi secara luas dan berulang.

Melalui Paksaan Pemerintah, perusahaan diwajibkan melakukan pembenahan terhadap sistem pengendalian kebakaran sekaligus menangani areal yang telah terdampak. Pemenuhan kewajiban tersebut tidak hanya berkaitan dengan pemadaman, tetapi juga kesiapan perusahaan mencegah kebakaran kembali terjadi.

Dalam pengawasan, sejumlah aspek diperiksa, mulai dari kesiapan regu pengendalian kebakaran, peralatan pemadaman, ketersediaan sumber air, menara pantau, sekat kanal hingga sistem deteksi dan respons dini.

Untuk areal yang telah terbakar, perusahaan juga dapat diwajibkan melakukan pemulihan vegetasi. Pada kawasan gambut, pemulihan mencakup perbaikan fungsi hidrologis melalui penataan tata air, penyekatan kanal, pembasahan kembali gambut dan pemantauan tinggi muka air tanah.

Empat perusahaan di Kalimantan Barat sebelumnya diperiksa langsung oleh Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Kalimantan pada 10–14 Agustus 2026. Sementara pemeriksaan terhadap PT NES di Kalimantan Tengah dan PT PSR di Kalimantan Timur dilakukan Direktorat Pengawasan, Pengenaan Sanksi Administratif, dan Keperdataan Kehutanan.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Dwi Januanto Nugroho mengatakan, pengelolaan kawasan hutan melalui perizinan berusaha juga membawa kewajiban untuk menjaga kawasan dan mencegah kerusakan.

Menurut dia, sanksi administratif diberikan bukan sekadar sebagai hukuman, tetapi untuk memaksa perusahaan memperbaiki sistem pengendalian dan memulihkan kawasan yang terdampak.

“Perizinan berusaha memberikan hak untuk mengelola kawasan hutan, tetapi di dalamnya melekat kewajiban untuk menjaga dan mencegah kerusakan,” kata Januanto.

Ia menegaskan, jalur hukum lain tetap dapat ditempuh apabila dalam penanganan ditemukan dugaan tindak pidana.

Karhutla, kata dia, juga tidak bisa dilihat hanya dari luas kawasan yang terbakar. Dampaknya dapat meluas ke masyarakat, terutama ketika asap mengganggu kesehatan, aktivitas belajar, penerbangan, transportasi maupun kegiatan ekonomi.

Oleh sebab itu, perusahaan pemegang izin diminta menjadikan pencegahan karhutla sebagai bagian dari kegiatan pengelolaan kawasan sehari-hari, terutama selama periode rawan kebakaran.

Direktur Pengawasan, Pengenaan Sanksi Administratif, dan Keperdataan Kehutanan Ardi Risman mengatakan pelaksanaan Paksaan Pemerintah akan terus dipantau dan dievaluasi.

Perusahaan harus memenuhi kewajiban yang telah ditetapkan dalam batas waktu yang diberikan. Jika kewajiban tersebut tidak dijalankan, sanksi dapat ditingkatkan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Untuk PT MPK, kami mengenakan Pembekuan Perizinan Berusaha sekaligus Paksaan Pemerintah karena kebakaran terjadi secara luas dan berulang,” ujar Ardi.

Ia menyebutkan peningkatan sanksi dapat dilakukan apabila perusahaan tidak memenuhi kewajibannya, termasuk sampai pada pencabutan perizinan berusaha.

Dengan demikian, penanganan terhadap enam konsesi tersebut tidak berhenti pada penetapan sanksi. Pemerintah kini berkepentingan memastikan perusahaan benar-benar memperbaiki sistem pencegahan kebakaran dan memulihkan kawasan yang telah terdampak. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Supriyadi & Tiga Jurus Sakti [“Kalau Bisa Beres Tiga Ini, Kami Pilih Beliau Jadi Pemimpin Liga Champions!”]

    Supriyadi & Tiga Jurus Sakti [“Kalau Bisa Beres Tiga Ini, Kami Pilih Beliau Jadi Pemimpin Liga Champions!”]

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 805
    • 0Komentar

    SUMATERA Selatan ibarat petani yang punya ladang luas, hasil panen melimpah, tapi jalan ke pasar ngelewatin sawah orang, sudah pasti sering kecebur!, oleh sebab itu jangan heran kalau padi melimpah, jagung bejibun, kopi harum menggoda, tapi begitu mau dijual keluar, harus nebeng lewat Pelabuhan Boom Baru yang mirip halte bus zaman Belanda, sempit, macet, dan […]

  • Semangat Serasan Sekate, Saat Muba Nyambut Ogan Ilir dengan Tangan Hangat & Perut Kenyang

    Semangat Serasan Sekate, Saat Muba Nyambut Ogan Ilir dengan Tangan Hangat & Perut Kenyang

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.859
    • 0Komentar

    MAU tahu gak, gimana rasanya jadi tamu kehormatan yang disambut kayak pahlawan, tanya aja sama Kontingen Ogan Ilir, soalnya, sejak kaki mereka menapak di tanah Musi Banyuasin untuk Porprov XV dan Peparprov Sumsel 2023, suasana langsung pecah, ramai, hangat, dan tentu saja, penuh canda khas wong Sumsel. Bayangke, 528 orang rombongan, terdiri dari 405 atlet, […]

  • 26 juni ini ada gelaran pilkades serentak di 56 desa, ini pinta Bupati OKI

    26 juni ini ada gelaran pilkades serentak di 56 desa, ini pinta Bupati OKI

    • calendar_month Selasa, 13 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.279
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pemilihan Kepala Desa di 56 Desa Kabupaten OKI mendapat perhatian serius Bupati OKI Iskandar, oleh sebab itu orang nomor satu di OKI ini meminta panitia tingkat kabupaten hingga desa harus siap.”Semua pihak yang ditunjuk di dalam surat keputusan agar bekerjasama dan saling berkoordinasi jika terdapat kendala dalam persiapan dan pelaksanaan,” papar Iskandar saat […]

  • USD 14,8 Juta WHO, Bisa Sampai ke Seluruh Indonesia?

    USD 14,8 Juta WHO, Bisa Sampai ke Seluruh Indonesia?

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    WORD Health Organization (WHO) menyalurkan hibah senilai USD 14,859,366 kepada Indonesia untuk periode 2026–2027. Pertanyaannya, apakah dana ini bisa tersalurkan merata hingga wilayah terpencil dan benar-benar dirasakan masyarakat? tantangan implementasi menjadi sorotan utama, mengingat kondisi geografis Indonesia yang luas dan beragam. Dana hibah ini ditujukan untuk memperkuat sistem kesehatan nasional, mulai dari kapasitas puskesmas, layanan […]

  • Kenapa sih kita perlu bertransisi energi?

    Kenapa sih kita perlu bertransisi energi?

    • calendar_month Sabtu, 13 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 568
    • 0Komentar

    Di Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perusahaan energi Adaro yang berlangsung Kamis (11/05/23), dua orang pemegang saham menyuarakan keresahan mereka atas rencana Adaro untuk membangun PLTU batu bara baru di tengah Krisis Iklim yang melanda.   Lewat banner “Stop pembangunan PLTU baru”, keduanya mengingatkan para petinggi Adaro beserta seluruh pemegang saham yang hadir bahwa PLTU […]

  • Turnamen  Alex Noerdin Cup Sisakan Empat Tim Terbaik

    Turnamen Alex Noerdin Cup Sisakan Empat Tim Terbaik

    • calendar_month Minggu, 6 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 802
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Muara Enim – Turnamen  sepakbola Alex Noerdin Cup 2018  memasuki babak grand final. Empat tim terbaik dipastikan lolos dalam partai puncak merebutkan piala Alex Noerdin tersebut. Ke empat tim yang lolos yakni SMPN I Muara Enim U14 dan SSB Sepaham FC U14. Sedangkan umur 12 tahun menyisakan SSB Belido Darat B dan SSB Tunas […]

expand_less
WordPress Archive Design Upgrade Pro for LearnDash Desix – Digital Agency WordPress Theme Detox – Data Science & Analytics WordPress Theme DEVA – Fashion Store WooCommerce Elementor Template Kit DevBox — Creative Digital Agency Elementor Template Kit DevFox – IT Solutions and Services WordPress Theme + RTL Devias – Blog & Magazine Elementor Template Kit Device Scroll Image For WPBakery Page Builder Device Slider For WPBakery Page Builder Devicer | Electronics, Mobile & Tech Store