Minggu, 23 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Supriyadi & Tiga Jurus Sakti [“Kalau Bisa Beres Tiga Ini, Kami Pilih Beliau Jadi Pemimpin Liga Champions!”]

Supriyadi & Tiga Jurus Sakti [“Kalau Bisa Beres Tiga Ini, Kami Pilih Beliau Jadi Pemimpin Liga Champions!”]

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
  • visibility 805
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMATERA Selatan ibarat petani yang punya ladang luas, hasil panen melimpah, tapi jalan ke pasar ngelewatin sawah orang, sudah pasti sering kecebur!, oleh sebab itu jangan heran kalau padi melimpah, jagung bejibun, kopi harum menggoda, tapi begitu mau dijual keluar, harus nebeng lewat Pelabuhan Boom Baru yang mirip halte bus zaman Belanda, sempit, macet, dan penuh sendimentasi, bahkan, kalau air surut, kapal bisa nginep dua malam karena stuck di lumpur. Kasihan, pak bos!

Namun, ketika Pak Supriyadi, S.E., M.M. resmi dikukuhkan jadi Kepala BPKP Sumsel, harapan langsung disematkan tolong kawal mimpi besar kami!, mimpi itu bukan cuma soal pengawasan anggaran, tapi juga mimpi tentang Pelabuhan Tanjung Carat. Kalau pelabuhan ini jadi, bukan hanya jagung dan padi yang bisa ekspor, tapi asa  emak-emak pengusaha keripik pisang juga bisa nyebrang ke Dubai!, cita-cita setinggi langit itu sah lho..apalgi potensi ada.

Sudah bertahun-tahun pelabuhan ini wacananya nongkrong di papan slide PowerPoint, padahal tetangga sebelah sudah duluan tancap gas. Lihat Lampung dengan Pelabuhan Panjang-nya, atau Kalimantan Timur dengan Kariangau udah kayak jalan tol logistik, barang tinggal ‘cuss’ masuk kontainer, tiga hari sudah di Makassar. Kita? Masih ngaduk lumpur di Boom Baru sambil ngeluh, “Aduh, ini sendimentasi bikin sendi-sendi logistik kami nyeri!”.

Belum lagi kalau kita lirik tetangga luar negeri, tengok dan belajarlah dari Vietnam, ada Pelabuhan Cai Mep yang bisa layani kapal raksasa ke Eropa. Di sana, komoditas pertanian kayak beras dan kopi dikawal kayak rombongan pejabat, masuk pelabuhan langsung ekspor, gak butuh ribet. Di kita, jangankan ekspor, jalan ke pelabuhan aja bisa bikin truk jungkir balik karena jalan sempit dan macet. Ibaratnya Sumsel ini punya kulkas penuh, tapi gak punya pintu buat keluarin makanannya. Gimana gak basi nich?

Masalah lain yang diungkap Gubernur Herman Deru juga gak kalah miris, Kebun punya kita, tapi pajaknya malah setor ke Jakarta. Lah, ini ibarat punya sapi di halaman rumah, tapi susunya disedot tetangga buat bikin keju.

Bayangkan, perusahaan sawit, tambang, dan entah apalagi, operasinya di Sumsel, tapi karena NPWP-nya numpang di Jakarta, duit pajaknya ikutan merantau. Nah, daerah kita cuma dapat polusi, jalan rusak, dan jatah CSR yang kadang lebih kecil dari uang parkir di mall. Kalau ini dibiarkan, Sumsel bisa jadi kayak anak kos, kerja keras, makan mi instan tiap hari, tapi gaji masuk rekening orang lain.

Nah, satu lagi yang bikin kepala geleng-geleng adalah soal pengelolaan keuangan desa, banyak kepala desa masuk bui bukan karena niat jahat, tapi karena dodol soal pembukuan. Dikasih dana desa, mereka bingung, itu buat bangun jalan atau beli tenda kawinan, atau vitamin?

Kalau literasi keuangan ini gak dibenahi, ya repot, kepala desa bisa jadi kayak sopir angkot yang baru belajar nyetir, ugal-ugalan, tapi gak tahu rem tangan. Perlu pendampingan yang bukan cuma ngasih buku panduan, tapi juga ngajarin langsung, seharusnya minimal kasih simulasi. “Ini contoh bikin RAB, bukan Rencana Acara Barbeque!”

Nah, Pak Supriyadi, selamat datang di Sumsel, tempat semua masalah datang dalam bentuk “urgent tapi lucu”. Kami percaya BPKP bisa bantu kawal pengelolaan keuangan dengan akuntabel dan tidak absurd. Mulai dari impian pelabuhan Tanjung Carat, perjuangan pajak yang merantau, sampai penyelamatan kepala desa dari jebakan “buku kas jahat”. Pepatah bilang “Jangan sampai kereta lewat, kita masih ngumpulin batu”, tapi dalam konteks Sumsel “Jangan sampai kontainer lewat, kita masih nyari pelabuhan”.gitu lho..

Jadi begini, Pak Supriyadi, bantu kawal mimpi Sumsel bareng-bareng, jangan sampai Tanjung Carat tinggal jadi nama destinasi wisata gagal, pajak terus kabur ke ibu kota, dan kepala desa bingung bedain SPJ dan SKCK. Kalau perlu, bikin tim pengawasan yang kerjanya bukan cuma serius, tapi juga bisa stand-up comedy biar suasana rapat gak mencekam.

Oleh karena itu, membangun Sumsel serius, tapi kalau dibawa santai dan penuh banyolan, InsyaAllah lebih awet, semoga kerja Pak Supriyadi bukan cuma mengawasi, tapi juga jadi bodyguard anggaran dan komedian keuangan desa. Rakyat Sumsel yang sedang menanti kapal, sambil duduk di atas tumpukan jagung. Kalau BPKP sukses, jangan lupa “Jagung kami juga jalan, kopi kami ngopi, dan pajak kami pulang kampung”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kata-kata mutiara dihari senin, simak yuk!

    Kata-kata mutiara dihari senin, simak yuk!

    • calendar_month Senin, 10 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.276
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, – Kata-kata mutiara ini ungkapan bijak yang mengandung makna mendalam dan dapat memberikan inspirasi, motivasi, atau pemahaman yang lebih dalam tentang kehidupan, cinta, kesuksesan, dan berbagai aspek kehidupan lainnya. Kata-kata mutiara bisa menjadi sumber motivasi dan refleksi diri, serta dapat memberikan pandangan baru atau perspektif yang berbeda. Mereka mampu menyentuh hati dan memberikan dorongan positif, simak […]

  • Jalan Sehat Hanya Dihadiri 2 Parpol, Ketua Bawaslu Kecewa

    Jalan Sehat Hanya Dihadiri 2 Parpol, Ketua Bawaslu Kecewa

    • calendar_month Rabu, 14 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 945
    • 0Komentar

    Hanya dua parpol yang hadir, yakni Nasdem dan PAN.

  • Jelang ramadan, Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri rapat dengan Pemprov Sumsel, Instruksikan soal ini

    Jelang ramadan, Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri rapat dengan Pemprov Sumsel, Instruksikan soal ini

    • calendar_month Senin, 26 Feb 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.188
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.,id, – Jelang ramadan 2024, Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri rapat dengan Pemprov Sumsel, rapat itu membahas menekan inflasi, Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2024,  Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Komjen. Pol. Drs. Tomsi Tohir Balaw, M.Si, Senin (26/2/2024). Pada rapat yang diikuti Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Ir. S.A Supriono, ditampilkan jika […]

  • Jalan Panjang Palembang Menuju Pemberdayaan Sosial

    Jalan Panjang Palembang Menuju Pemberdayaan Sosial

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 820
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Kata orang, “Bukan jalan yang panjang yang membuat perjalanan terasa berat, tapi langkah pertama yang tak kunjung diambil.” Nah, langkah pertama yang sudah diambil oleh Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, dan Pemkot Palembang dalam mewujudkan program Sekolah Rakyat dan Koperasi Merah Putih ini layak diapresiasi. Mereka memulai perjalanan panjang untuk mengentaskan kemiskinan dan menciptakan […]

  • Sesuai Standar Pelayanan Publik, Kominfo Raih Zona Hijau

    Sesuai Standar Pelayanan Publik, Kominfo Raih Zona Hijau

    • calendar_month Sabtu, 4 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.868
    • 0Komentar

    PREDIKAT Kepatuhan Tinggi atau Zona Hijau dari Ombudsman Republik Indonesia berhasil diraih Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) karena pelayanan publik sesuai standar. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan SDM (Kepala Balitbang) Kementerian Kominfo, Hary Budiarto, mewakili Menkominfo Johnny G. Plate, mengatakan predikat itu sesuai dengan hasil Penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan Publik periode 2021 yang dilakukan oleh […]

  • Antisipasi Keterisian Tempat Tidur Dengan Mencegah Penularan

    Antisipasi Keterisian Tempat Tidur Dengan Mencegah Penularan

    • calendar_month Rabu, 13 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.123
    • 0Komentar

    PENAMBAHAN kasus positif Covid-19 per 12 Januari bertambah 10.047 kasus dengan jumlah kasus aktif 126.313 kasus atau persentasenya 14,9% dibandingkan rata-rata dunia 26,32%. Jumlah kesembuhan sebanyak 695.807 kasus atau 82,2% dibandingkan rata-rata dunia 71,54%. Pada kasus meninggal sebanyak 26.645 kasus atau 2,9% dibandingkan rata-rata dunia 2,14%.  Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyoroti […]

expand_less
WordPress Archive Safir – A WordPress Blog Theme Safir – Jewelry Store WooCommerce Elementor Template Kit Safira – Food & Organic WordPress Theme Safira – Physiotherapy Elementor Template Kit Sagen – Single Property and Apartment Complex WordPress Theme Sahifa – Responsive WordPress News / Magazine / Blog Theme Sailing – Hotel WordPress Theme Saja – Minimal Agency & Portfolio WordPress Theme + RTL Sakuri – Asian Restaurant and Sushi WordPress Theme SalePro POS, Inventory Management System, HRM & Accounting