Kamis, 13 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Harimau Sumatera Masuk Perangkap di Agam, Lokasinya Cuma 50 Meter dari Sekolah

Harimau Sumatera Masuk Perangkap di Agam, Lokasinya Cuma 50 Meter dari Sekolah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 26 menit yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Harimau Sumatera masuk perangkap di Agam setelah kembali berkeliaran di sekitar permukiman warga Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Satwa dilindungi itu terjebak dalam box trap yang dipasang Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat, dengan lokasi hanya sekitar 50 meter dari SDN 10 Palimbatan.

Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) masuk ke dalam perangkap pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 19.45 WIB. Saat itu, tim Wildlife Rescue Unit (WRU) BKSDA Sumbar masih berada di sekitar lokasi setelah memasang box trap sekitar pukul 18.00 WIB.

Laporan harimau masuk perangkap disampaikan penjaga SDN 10 Palimbatan kepada tim yang berada di lapangan.

Sebelumnya, BKSDA Sumbar menerima laporan dari masyarakat pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIB mengenai dua ekor kambing milik warga yang menjadi korban terkaman harimau.

Tim WRU kemudian turun untuk melakukan verifikasi. Dari hasil pengecekan, satu kambing ditemukan mati di dalam kandang dengan luka gigitan pada bagian leher.

Sementara satu kambing lainnya telah dibawa harimau ke semak-semak. Di lokasi hanya ditemukan dua kaki bagian depan kambing tersebut.

Lokasi kejadian berada di kawasan yang cukup dekat dengan fasilitas umum. Selain sekitar 50 meter di belakang SDN 10 Palimbatan, lokasi juga berjarak sekitar 100 meter dari SMP Negeri 1 Palupuh dan sekitar 150 meter dari Masjid Syukra.

Kemunculan harimau tersebut juga bukan kejadian pertama. Interaksi negatif sebelumnya tercatat pada 31 Juli 2026 dengan korban berupa anjing dan kambing milik masyarakat.

Dengan adanya kejadian berulang dan keberadaan harimau yang masih berada di sekitar permukiman serta area sekolah, BKSDA Sumbar memasang box trap untuk menangani satwa tersebut.

Perangkap dipasang pada Selasa (11/8/2026) pukul 18.00 WIB. Tidak sampai dua jam kemudian, sekitar pukul 19.45 WIB, harimau dilaporkan telah masuk ke dalam perangkap.

Tim BKSDA Sumbar kemudian melakukan evakuasi dengan berkoordinasi bersama Polsek Palupuh. Proses evakuasi dilakukan dengan mengutamakan keselamatan masyarakat sekaligus meminimalkan risiko terhadap satwa.

Setelah berhasil dievakuasi, Harimau Sumatera tersebut dititipkan pada lembaga konservasi untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Tim medis dan dokter hewan selanjutnya akan memeriksa kondisi satwa tersebut sebagai bagian dari penanganan pascaevakuasi.

BKSDA Sumbar mengimbau masyarakat di sekitar lokasi untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat malam hari dan ketika berada di kawasan yang berpotensi menjadi jalur pergerakan harimau.

Warga juga diminta tidak beraktivitas seorang diri di sekitar lokasi rawan. Jika kembali melihat Harimau Sumatera, masyarakat diminta tidak mendekati, mengejar, atau mencoba menangkap satwa tersebut.

Setiap kemunculan satwa liar agar segera dilaporkan kepada BKSDA atau aparat setempat sehingga dapat ditangani oleh petugas. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2 Ranperda Inisiatif Dewan Mendapat Apresiasi Pemprov Sumsel

    2 Ranperda Inisiatif Dewan Mendapat Apresiasi Pemprov Sumsel

    • calendar_month Senin, 25 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.019
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Sumsel mengapresiasi dan menyambut baik terkait usulan dua rancangan peraturan daerah (ranperda) inisiatif DPRD Sumsel. Kedua, ranperda yang dimaksud yakni ranperda tentang pondok pesantren (ponpes) Provinsi Sumsel serta ranperda tentang arsitekstur bangunan gedung berciri khas provinsi Sumsel. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumsel, H Mawardi Yahya saat membacakan tanggapan gubernur Sumsel terkait […]

  • Baznas Muba Bantu Dana untuk Bangun Rumah Tak Layak Huni

    Baznas Muba Bantu Dana untuk Bangun Rumah Tak Layak Huni

    • calendar_month Jumat, 5 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 889
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Lais – Badan Amil Zakat Nasional [Baznas] Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] mengalokasi dana untuk membangun rumah warga yang tak layak huni di Kecamatan Lais. Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi menyatakan berdasarkan data BPS ( Badan Pusat Statistik) Kecamatan Lais merupakan kantong kemiskinan tertinggi di Muba. “Kita manfaatkan juga Program Baznas untuk […]

  • Rakor di Anjungan Bumi Perkemahan Pramuka

    Rakor di Anjungan Bumi Perkemahan Pramuka

    • calendar_month Rabu, 28 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 887
    • 0Komentar

    GUNA mematangkan diri sebagai tuan rumah Perkemahan Bakti Satuan Karya Pramuka Bhayangkara IV Tingkat Nasional Tahun 2022 (Pertikaranas 2022) di Bumi Perkemahan Gandus-Kwarda Sumsel November 2022 mendatang, Pemprov dan Kwarda Sumsel meminta dukungan dari Pemkab/Pemkot serta Kwarcab Pramuka di masing-masing daerah. Dalam kesempatan Rapat Koordinasi (Rakor)Pembangunan Anjungan Bumi Perkemahan Pramuka di Auditorium Graha Bina Praja […]

  • Sumsel Aman Dan Terkendali, Gubernur Minta Toleransi Antar Umat Beragama Harus Selalu Dijaga

    Sumsel Aman Dan Terkendali, Gubernur Minta Toleransi Antar Umat Beragama Harus Selalu Dijaga

    • calendar_month Sabtu, 29 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 679
    • 0Komentar

    PROGRAM safari Jum’at yang setiap pekannya dilakukan Gubernur Sumsel H Herman Deru rupanya tidak hanya sebagai sarana untuk beribadah berjamaah bersama masyarakat.  Melainkan juga sebagai sarana untuk menggali informasi terkait kondisi wilayah di sekitar masjid yang dikunjunginya. “Safari juga sarana kita untuk melihat kondisi daerah sehingga sekecil apapun bisa langsung cepat diatasi,” kata Herman Deru […]

  • Begini Kata Sandiaga Terkait Ada Tempe di Jual Sachet Seperti Sampo

    Begini Kata Sandiaga Terkait Ada Tempe di Jual Sachet Seperti Sampo

    • calendar_month Senin, 24 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.001
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID,- SEMARANG – Saat menemui para pedagang di Pasar Sendiko, Wonodri, Semarang, calon wakil presiden Sandiaga Uno merasa kaget setelah mendapatkan tempe berbentuk sachetan (kemasan). Tempe sachet tersebut dijual oleh seorang pedagang Pasar Sendiko bernama Yani. Saat ditanya, Yani menjelaskan, dirinya memilih menjual tempa sachet untuk menyiasati naiknya harga tempe. “Ini mengantisipasi naiknya harga tempe,” […]

  • Pemkab Banyuasin Salurkan Bantuan Untuk Keluarga Korban Di Mangsa Buaya

    Pemkab Banyuasin Salurkan Bantuan Untuk Keluarga Korban Di Mangsa Buaya

    • calendar_month Senin, 9 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.500
    • 0Komentar

    WUJUD dari keperdulian terhadap warganya,  Bupati Kabupaten Banyuasin melalui Dinas Sosial dan BPBD Kesbangpol  Kabupaten Banyuasin menyalurkan bantuan sembako kepada keluarga ahli musiba, yakni Sidik salah satu warga yang Setelah beberapa hari dinyatakan hilang dan di duga dimangsa buaya, Senin (9/12/2019). Sidik warga Desa Pagarbulan Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin yang selama ini berprofesi sebagai nelayan […]

expand_less
WordPress Archive Smart Sections Theme Builder – WPBakery Page Builder Addon smart slider 3 pro + Demo Smart SMS & Email Manager (SSEM) Smart Up – Conference & Event Management WordPress Theme SmartADV – Tooltips, Banners and Popups for WP SmartFix – The Technology Repair Services WordPress Theme SmartHR – Html, Vue 3, Angular 19+ & Node HR Project Management & CRM Admin Dashboard Template Smartly Own – WordPress Theme For I.T Professionals SmartMag – Newspaper Magazine & News WordPress SmartMag – Responsive & Retina WordPress Magazine