Kamis, 13 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Telur Penyu Sambas Diperiksa, 1.190 Butir Tak Bisa Ditetaskan

Telur Penyu Sambas Diperiksa, 1.190 Butir Tak Bisa Ditetaskan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Telur penyu Sambas sebanyak 1.286 butir diperiksa setelah ditemukan di dua lokasi di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Hasil pemeriksaan menjelaskan 1.190 butir tidak direkomendasikan untuk ditetaskan, karena sampel tidak menunjukkan tanda fertilitas, sedangkan 96 butir lainnya terindikasi fertil dan kini masuk proses inkubasi.

Ke-96 telur direkomendasikan untuk ditetaskan terindikasi berasal dari penyu hijau. Kondisinya masih baik dan telah diinkubasi di Kantor Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak setelah menjalani pemeriksaan dokter hewan dari Sealife.

Berbeda dengan kelompok tersebut, 1.190 telur yang diamankan dari Sintete terindikasi berasal dari penyu sisik dan penyu hijau.

Namun, hasil pemeriksaan sampel tidak menunjukkan tanda fertilitas sehingga telur tidak direkomendasikan untuk diinkubasi dan akan ditangani sesuai mekanisme yang berlaku.

Dua kelompok telur itu berasal dari lokasi berbeda. Sebanyak 96 butir ditemukan personel Satgas Pamtas TNI AD Gabma Temajok ketika melakukan patroli di wilayah Temajuk.

Sementara 1.190 butir lainnya diamankan Badan Karantina Indonesia di Sintete, Kabupaten Sambas.

Setelah temuan tersebut ditindaklanjuti, Tim Respon Cepat Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak melakukan pengumpulan bahan dan keterangan, pendataan, evakuasi, serta identifikasi bersama dokter hewan untuk menentukan penanganan lebih lanjut.

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara, mengatakan perlindungan penyu membutuhkan koordinasi seluruh pihak, termasuk dalam merespons dan menangani setiap temuan sesuai prosedur.

“Perlindungan penyu membutuhkan sinergi seluruh pihak. Kecepatan respons, koordinasi antarinstansi, serta kepatuhan terhadap prosedur menjadi kunci agar setiap temuan dapat ditangani dengan baik sekaligus mendukung kelestarian ekosistem laut,” ujar Koswara dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Kepala Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak, Syarif Iwan Taruna Alkadrie, mengatakan seluruh tahapan penanganan dilakukan dengan memperhatikan aspek konservasi, teknis, administrasi, dan penegakan hukum.

Iwan juga mengimbau masyarakat tidak mengambil, memperjualbelikan, mengangkut, ataupun memanfaatkan penyu dan telurnya secara ilegal.

Masyarakat diminta segera melaporkan kepada petugas atau instansi berwenang apabila menemukan penyu, telur penyu, maupun aktivitas yang diduga melanggar ketentuan perlindungan jenis ikan.

Sebagai tindak lanjut, Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak menyampaikan hasil identifikasi beserta dokumen pendukung kepada PSDKP Pontianak untuk diproses sesuai kewenangannya.

Sementara itu, telur yang tidak direkomendasikan untuk ditetaskan akan ditangani berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indikator Angka Kematian Covid-19

    Indikator Angka Kematian Tidak Dihapus Melainkan Dirapikan

    • calendar_month Kamis, 12 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 797
    • 0Komentar

    Pemerintah tidak menghapus atau meniadakan angka kematian dari penilaian level PPKM. Sekarang, tengah dilakukan perbaikan untuk memastikan ketepatan data. Jika sudah rapi, indikator kematian akan kembali dimasukkan

  • Pj Bupati OKI ajak warga ikut didata untuk Pilkada

    Pj Bupati OKI ajak warga ikut didata untuk Pilkada

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.007
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Pj. Bupati OKI Asmar Wijaya mengatakan, coklit merupakan bagian dari tahapan Pemilu 2024, sehingga semua pemilih bisa turut menyukseskannya. Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mengunjungi rumah dinas Bupati OKI di pendopoan, Kamis (11/7/2024). Kunjungan tersebut untuk pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024. […]

  • Ini Fungsi Banmus Kata Sekwan DPRD OKI Saat Paparan Study Banding DPRD Kota Jambi

    Ini Fungsi Banmus Kata Sekwan DPRD OKI Saat Paparan Study Banding DPRD Kota Jambi

    • calendar_month Selasa, 25 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.182
    • 0Komentar

    ANGGOTA DPRD Kota Jambi melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir dalam rangka study banding Badan Musyawarah DPRD Kota Jambi, Senin (24/5/2021). Kedatangan para anggota legislatif Kota Jambi yang diterima langsung Sekretaris Dewan (Dewan), Hilwen, SH ini untuk mendapatkan masukan dan informasi terkait prosedur, mekanisme dan tata kerja yang berkaitan dengan peran, […]

  • Pakar: Citra gemoy Prabowo luntur di debat perdana

    Pakar: Citra gemoy Prabowo luntur di debat perdana

    • calendar_month Kamis, 14 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 877
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Pakar komunikasi politik Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menyebut citra gemoy yang dibangun calon presiden Prabowo Subianto luntur di debat perdana Pipres 2024. Tampil emosional saat adu gagasan, menurut Emrus, Prabowo menunjukkan karakter aslinya sebagai calon pemimpin. “Terlihat ada ketidaksinkronan antara branding gemoy dengan perilaku kemarin ketika debat. Perangai Prabowo semalam mengonfirmasi bahwa […]

  • Tinjau PLTP Rantau Dedap

    Tinjau PLTP Rantau Dedap

    • calendar_month Senin, 25 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 678
    • 0Komentar

    Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru  meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Panas (PLTP) Supreme Energy (Rantau Dedap) yang merupakan salah satu pembangkit listrik Energi Baru Terbarukan di Sumsel di Desa Segamit Kecamatan Semende Darat Ulu Kabupaten Muara Enim, Senin (25/7) Setibanya dilokasi PLTP Supreme Energy Rantau Dedap, Gubernur Herman Deru  beserta rombongan  berkeliling meninjau PLTP […]

  • Pangan Olahan Harus Ada Izin, Ini Penjelasan Badan POM

    Pangan Olahan Harus Ada Izin, Ini Penjelasan Badan POM

    • calendar_month Kamis, 21 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.502
    • 0Komentar

    BADAN Pengawas Obat dan Makanan (POM) menyebut bahwa pangan olahan merupakan hasil proses dengan cara atau metode tertentu dengan atau tanpa bahan tambahan tetap memerlukan izin, termasuk pangan olahan yang diproduksi dengan menggunakan proses pembekuan untuk penyimpanannya (minimal -18°C). Badan POM melalui keterangan resminya yang diterima InfoPublik Kamis (21/10/2021) memberikan penjelasan terkait beredarnya pemberitaan di […]

expand_less
WordPress Archive Qomfort – Hotel Booking WordPress Theme QOS – Fashion WooCommerce WordPress Theme Qourse Education & Online Course Elementor Template Kit Qoxag – WordPress News Magazine Theme QrexOrder – Restaurant QR Menu – WhatsApp Ordering & Reservation SaaS Platform Qrowd – Crowdfunding Projects & Charity WordPress Theme QRPay Payment Gateway for WooCommerce Qtex – Manufacturing and Clothing Company WordPress theme QuadMenu - Themes Developer Mega Menu Quadric – Modern Creative Agency WordPress Theme