Wirausaha Muda Indonesia Tumbuh dari Sekolah, Ide Kreatif Pelajar Dikembangkan Jadi Bisnis Nyata
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 47 menit yang lalu
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : ekraf.go.id
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID -Wirausaha Muda Indonesia mulai tumbuh dari sekolah melalui ide kreatif yang dikembangkan menjadi bisnis. Program kewirausahaan bagi pelajar mendorong generasi muda belajar menciptakan produk, memahami pasar, dan mengasah kemampuan bisnis sejak dini.
Kreativitas pelajar kini mulai diarahkan tidak hanya sebagai karya, tetapi juga sebagai peluang usaha yang memiliki nilai ekonomi. Melalui pembelajaran berbasis pengalaman, siswa mendapat kesempatan mengenal proses bisnis secara langsung, mulai dari mencari ide, membuat produk, hingga memahami kebutuhan konsumen.
Perkembangan ini menunjukkan bahwa kewirausahaan dapat dikenalkan sejak bangku sekolah sebagai bekal menghadapi perubahan dunia kerja. Generasi muda tidak hanya dipersiapkan untuk mencari pekerjaan, tetapi juga memiliki kemampuan menciptakan peluang melalui inovasi.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menilai pembentukan jiwa kewirausahaan sejak usia muda menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Indonesia.
Menurut Irene, kewirausahaan bukan hanya berkaitan dengan memiliki sebuah perusahaan, tetapi juga tentang membangun rasa tanggung jawab, keberanian mengambil peluang, dan kemampuan menghadirkan solusi.
Salah satu program yang mendorong lahirnya wirausaha muda dari lingkungan sekolah dilakukan melalui Prestasi Junior Indonesia (PJI). Program ini memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk mengenal dunia usaha melalui pendekatan pembelajaran berbasis praktik.
Melalui program Student Company, siswa SMA dan SMK diberi kesempatan mengelola perusahaan mereka sendiri. Peserta belajar mengembangkan produk, menyusun model bisnis, mengatur keuangan, memahami pelanggan, hingga menghadapi tantangan dalam menjalankan usaha.
Chairman of the Executive Board PJI, Pribadi Setiyanto, mengatakan pendekatan experiential learning membuat peserta tidak hanya memahami konsep bisnis, tetapi juga merasakan proses membangun usaha secara langsung dengan dukungan mentor dari dunia industri.
Selama 20 tahun pelaksanaannya di Indonesia, Student Company telah menjangkau lebih dari 18.000 siswa dan melahirkan 845 bisnis siswa. Pada periode 2025–2026, ide bisnis peserta difokuskan pada isu strategis seperti ekonomi sirkular, gaya hidup sehat, perubahan iklim, dan pengembangan kekayaan lokal.
Dalam penyelenggaraan terbaru, sebanyak 45 tim mengikuti kompetisi kewirausahaan hingga terpilih sembilan tim terbaik tingkat SMA/SMK. Dua tim terbaik akan mewakili Indonesia dalam ajang kewirausahaan tingkat Asia Pasifik.
Melalui pengembangan wirausaha muda sejak sekolah, Indonesia diharapkan mampu mencetak generasi kreatif yang tidak hanya menghasilkan ide, tetapi juga mampu mengubah kreativitas menjadi bisnis yang memberikan manfaat ekonomi. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
