Senin, 3 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » Kreator Indonesia Mulai Diburu Industri Gim Global, Talenta Lokal Tembus Pasar Dunia

Kreator Indonesia Mulai Diburu Industri Gim Global, Talenta Lokal Tembus Pasar Dunia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 42 menit yang lalu
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Kreator Indonesia mulai diburu industri gim global seiring terbukanya peluang kolaborasi dengan pemilik IP internasional. Talenta lokal kini tidak hanya menjadi penggemar atau pengguna gim, tetapi mulai masuk ke rantai industri melalui karya ilustrasi, desain karakter, kriya, hingga produk kreatif berbasis merchandise.

Hal ini membuktikan ada pergeseran posisi Indonesia dalam peta industri gim dunia Selama bertahun-tahun, Indonesia lebih dikenal sebagai pasar besar bagi berbagai judul gim internasional. Namun, perkembangan ekonomi kreatif digital memperlihatkan bahwa kreator lokal mulai memiliki peluang untuk ikut menciptakan nilai ekonomi dari industri yang terus berkembang.

Salah satu gambaran perubahan tersebut terlihat dalam penyelenggaraan HoYo FEST 2026 di Pondok Indah Mall 3, Jakarta. Acara yang digelar HoYoverse ini tidak hanya menjadi ruang pertemuan bagi komunitas gim, tetapi juga menjadi wadah bertemunya pemilik IP global dengan kreator Indonesia yang menghasilkan karya kreatif.

Industri gim saat ini tidak lagi berhenti pada pengembangan permainan digital, popularitas sebuah karakter atau cerita dalam gim dapat berkembang menjadi berbagai peluang bisnis, mulai dari ilustrasi, desain produk, karya seni, hingga merchandise koleksi, sehingga membuka ruang lebih besar bagi kreator lokal untuk terlibat dalam ekosistem global.

Dalam HoYo FEST 2026, sebanyak 50 booth yang melibatkan 71 pelaku ekonomi kreatif Indonesia hadir melalui area Artist Alley. Para kreator menampilkan berbagai karya berbasis karakter HoYoverse, sekaligus menunjukkan kemampuan mereka dalam mengolah IP global menjadi produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi.

Kehadiran kreator lokal dalam acara tersebut memperlihatkan bahwa komunitas gim kini memiliki peran yang lebih luas. Mereka tidak hanya menjadi konsumen sebuah produk digital, tetapi juga dapat berkembang sebagai pelaku usaha kreatif yang menghasilkan karya bernilai komersial.

Associate Brand Director HoYoverse Indonesia/COGNOSPHERE PTE. LTD, Aswin Atonie, mengatakan lebih dari 9.500 pengunjung telah menghadiri HoYo FEST sejak 30 Juli. Menurutnya, keterlibatan kreator lokal melalui Artist Alley menjadi bagian penting dalam membangun hubungan antara industri, pemerintah, dan komunitas.

Kolaborasi antara perusahaan pemilik IP global dan kreator Indonesia juga membawa perubahan dalam pola bisnis kreatif. Kreator tidak hanya ditempatkan sebagai pembuat produk turunan, tetapi memiliki kesempatan untuk mengembangkan karya dan mendapatkan manfaat ekonomi dari kreativitas mereka.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam pola kolaborasi ini adalah hak kepemilikan karya. Produk yang dibuat oleh kreator lokal tetap memberikan ruang bagi mereka untuk mempertahankan hak atas hasil kreativitasnya. Skema tersebut menjadi penting agar kreator dapat memperoleh nilai ekonomi yang lebih berkelanjutan dari karya yang mereka hasilkan.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Irene Umar menilai kolaborasi antara IP global dan talenta lokal dapat menciptakan nilai tambah bagi ekosistem ekonomi kreatif Indonesia. Menurutnya, kerja sama semacam ini membuka peluang bagi subsektor gim, kriya, ilustrasi, dan desain untuk berkembang lebih jauh.

Besarnya komunitas gim di Indonesia menjadi salah satu modal penting dalam memperkuat posisi negara di industri kreatif digital. Jumlah pemain yang besar, ditambah pertumbuhan kreator muda, membuat Indonesia memiliki potensi untuk menjadi salah satu pasar sekaligus pusat produksi karya kreatif berbasis gim.

Meski peluang semakin terbuka, tantangan berikutnya adalah bagaimana Indonesia tidak hanya menjadi tempat bagi pengembangan IP asing. Dengan jumlah kreator yang terus bertambah, Indonesia perlu mendorong lahirnya IP lokal yang memiliki karakter kuat dan mampu bersaing di pasar internasional.

Industri gim global kini tidak hanya mencari kemampuan teknis, tetapi juga kreativitas dan kemampuan membangun komunitas. Dalam perubahan tersebut, kreator Indonesia memiliki peluang untuk naik kelas dan mengambil peran lebih besar dalam rantai ekonomi kreatif dunia.

HoYo FEST 2026 menjadi salah satu contoh bagaimana pertemuan antara IP global dan talenta lokal dapat menciptakan peluang baru. Ke depan, tantangannya adalah memastikan kolaborasi semacam ini berkembang menjadi ekosistem yang berkelanjutan agar semakin banyak kreator Indonesia mampu menembus pasar dunia. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HDBank menerima penghargaan Board of the Year untuk praktik tata kelola perusahaan terbaik

    HDBank menerima penghargaan Board of the Year untuk praktik tata kelola perusahaan terbaik

    • calendar_month Selasa, 28 Nov 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.120
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -HO CHI MINH CITY, VIETNAM – Media OutReach – 27 November 2023 – Pada tanggal 22 November, pada Forum Tahunan Tata Kelola Perusahaan di Hanoi, Institut Direksi Vietnam (VIOD) menyerahkan Penghargaan Dewan Tahun Ini kepada Pembangunan Kota Ho Chi Minh Bank Umum Saham Gabungan (HDBank – HDB). Kim Byoungho, ketua HDBank, berbicara pada diskusi […]

  • Hadiri HUT OKU Timur, Gubernur Minta HUT Dapat Jadikan Evaluasi Diri

    Hadiri HUT OKU Timur, Gubernur Minta HUT Dapat Jadikan Evaluasi Diri

    • calendar_month Senin, 17 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 698
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru menilai pembangunan di OKU Timur dari waktu-kewaktu semakin baik, mulai dari sarana infrastruktur yang kian mantap termasuk juga terjadi peningkatan dalam pelayanan kemasyarakat. Karena itu sebagai Gubernur Sumsel sekaligus selaku mantan Bupati OKU Timur dua periode 2005-2015, memberikan apresiasi dan pujian atas kepemimpinan Bupati OKU Timur, H Lanosin […]

  • Dongkrak APBD Pemkab Muba Kejar PI 10 Persen Migas

    Dongkrak APBD Pemkab Muba Kejar PI 10 Persen Migas

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.911
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin akan meningkatkan perolehan pendapatan dari sektor minyak dan gas (Migas) selain dari dana bagi hasil. Salah satunya dengan mendorong penerapan sistem participating interest (PI) pada produksi migas di Kabupaten Muba. Hal ini diungkapkan Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex saat mengadakan pertemuan dengan pimpinan ConocoPhillips bersama Direktur PT Petro […]

  • DWP ESDM-Pegadaian Teken Kerjasama Investasi Logam Mulia

    DWP ESDM-Pegadaian Teken Kerjasama Investasi Logam Mulia

    • calendar_month Rabu, 24 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.840
    • 0Komentar

    DHARMA Wanita Persatuan (DWP) Kementerian ESDM bersama dengan PT Pegadaian (Persero) melaksanakan kerja sama penandatanganan Nota Kesepakatan Kerja Sama Investasi Emas. Acara penandatanganan diselenggarakan secara langsung dengan protokol kesehatan yang ketat, bertempat di Ruang Sarulla, Gedung Chairul Saleh Kementerian ESDM di Jakarta, Rabu (24/3/2021) dan juga disiarkan secara daring melalui Zoom virtual meeting. Selain melakukan […]

  • Artis C-Pop Global Tia Lee (Lee Yu Fen) Luncurkan Remix Pertama dari “Goodbye Princess” dalam Kolaborasi dengan Superstar DJ Duo NERVO

    Artis C-Pop Global Tia Lee (Lee Yu Fen) Luncurkan Remix Pertama dari “Goodbye Princess” dalam Kolaborasi dengan Superstar DJ Duo NERVO

    • calendar_month Minggu, 25 Des 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.173
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id. HONG KONG SAR –  Tia Lee (Lee Yu Fen), penyanyi C-POP global, ikon fesyen, serta aktris film dan televisi, hari ini merilis versi remix dari “Goodbye Princess” berkolaborasi dengan NERVO – sebuah Duo DJ Australia yang terdiri dari saudara kembar Olivia dan Miriam Nervo – yang merupakan DJ wanita peringkat teratas sepanjang masa […]

  • Tim Satgas Covid-19 di Muba Sidak ke Pasar Tradisional

    Tim Satgas Covid-19 di Muba Sidak ke Pasar Tradisional

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 796
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin terus mengantisipasi pencegahan dan penanganan penularan Covid-19, Kamis (30/4/2020) Gabungan Tim Satgas Covid-19 Dinas Kesehatan, Disperindag, Polres Muba, Kodim 0401 Muba, Pol PP, BPBD, Camat Sekayu serta Petugas Puskesmas Lumpatan turun langsung melakukan sidak ke pasar Terminal Randik Sekayu. “Selain sosialisasi kewajiban penggunaan masker di pasar tradisonal juga untuk mentaati jaga jarak […]

expand_less
WordPress Archive PRESSO – Modern Magazine / Newspaper / Viral Theme Prestashop Presta Speed – database / webp / image site optiomization Presto Player Pro - Ultimate Video Player WordPress Plugin Preston | Fruit Company & Organic Farming WordPress Theme Pretty Links Pro Preview Submission in Gravity Forms Price Matrix for WooCommerce Pricepep – WooCommerce Dynamic Pricing, Discounts & Fees Prices By User Role for WooCommerce PriceTuneX – WooCommerce Smart Price Manager