Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Konservasi Mangrove Jadi Agenda APEC, Ini Langkah Indonesia

Konservasi Mangrove Jadi Agenda APEC, Ini Langkah Indonesia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 34 menit yang lalu
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Ekosistem mangrove semakin mendapat perhatian dunia menyusul  perannya dalam menjaga kawasan pesisir, menyerap karbon, dan mendukung keanekaragaman hayati. Di tengah meningkatnya ancaman perubahan iklim dan kerusakan lingkungan, kerja sama antarnegara dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat upaya konservasi mangrove.

Isu ini menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan kehutanan negara-negara anggota Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) di Shenzhen, Tiongkok. Indonesia memanfaatkan forum itu untuk memperkenalkan World Mangrove Center (WMC) sebagai platform kolaborasi internasional yang berfokus pada konservasi dan restorasi mangrove.

Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) Kementerian Kehutanan, Laksmi Wijayanti, mengatakan Indonesia memiliki sekitar 23 persen ekosistem mangrove dunia.

Potensi tersebut menjadi modal penting guna memperkuat kerja sama global dalam menjaga keberlanjutan kawasan pesisir.

Menurut Laksmi, World Mangrove Center dirancang sebagai wadah yang mempertemukan pemerintah, lembaga penelitian, organisasi internasional, masyarakat sipil, hingga berbagai pemangku kepentingan.

Melalui kolaborasi tambahnya, pengembangan riset, inovasi, pertukaran pengetahuan, dan solusi berbasis alam diharapkan dapat mempercepat upaya perlindungan mangrove.

Selain memperkuat konservasi mangrove, Indonesia juga memperkenalkan Sistem Verifikasi Legalitas dan Kelestarian (SVLK) sebagai instrumen yang menjamin legalitas hasil hutan sekaligus mendukung perdagangan produk kehutanan yang berkelanjutan.

Sistem ini telah diakui bahkan mampu meningkatkan kepercayaan pasar terhadap produk kayu legal Indonesia.

Indonesia juga menilai pelestarian hutan perlu berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Oleh sebab itu, pengembangan hasil hutan bukan kayu (HHBK) dinilai dapat menjadi alternatif sumber ekonomi tanpa harus mengurangi tutupan hutan, sehingga masyarakat memiliki insentif untuk menjaga kelestarian kawasan hutan.

Melalui kolaborasi internasional, penguatan tata kelola kehutanan, serta pemanfaatan potensi mangrove secara berkelanjutan, Indonesia berharap upaya menjaga ekosistem pesisir dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus mendukung pembangunan ekonomi yang lebih hijau. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jika COVID -19 Terus Menyebar, Palembang Siapkan PSBB

    Jika COVID -19 Terus Menyebar, Palembang Siapkan PSBB

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 964
    • 0Komentar

    JIKA Wabah Virus COVID-19 terus naik, maka Pemkot Palembang siap melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona di Kota Palembang. Menurut Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda beberapa syarat, jika memang harus PSBB harus diberlakukan, salah satunya akan meminta dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat, yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor […]

  • Asa Plt Bupati Presiden & Mentan dapat panen sawit di Muba

    Asa Plt Bupati Presiden & Mentan dapat panen sawit di Muba

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 793
    • 0Komentar

    Peluang serta progres perkebunan dan pertanian di Kabupaten Muba menjadi magnet positif bagi kesejahteraan masyarakat. Oleh sebab itu, sektor perkebunan dan pertanian terus digenjot Pj Bupati Muba Drs Apriyadi MSi demi menuju hasil yang signifikan.   Di hadapan Menteri Pertanian, Dr Syahrul Yasin Limpo di kantornya, Jakarta, Selasa (26/7/2022), Pj Bupati Apriyadi melaporkan sejumlah progres […]

  • Komit berikan pelayanan maksimal untuk masyarakat Muba

    Komit berikan pelayanan maksimal untuk masyarakat Muba

    • calendar_month Sabtu, 16 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 468
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Komitmen memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat di Musi Banyuasin. Seperti biasanya, Pemkab Muba melalui RSUD Sekayu dan Baznas juga telah memfasilitasi pasien atas nama Anna Stasia, anak Ibu Ermalinda, selama masa perawatan rawat Inap di RSUD Sekayu. Menurut Direktur RSUD Sekayu dr. Sharlie Esa Kennedy Mars, pasien tersebut tidak dibebani biaya apapun, termasuk […]

  • Siapkan Evaluasi SAKIP, Pemkab Muba Optimis  Capai Target

    Siapkan Evaluasi SAKIP, Pemkab Muba Optimis  Capai Target

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 964
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi dengan tegas minta seluruh OPD di Lingkungan Pemkab Muba untuk mempersiapkan materi Evaluasi SAKIP, yang akan dilaksanakan pada tanggal 2 September 2020 mendatang.  Hal ini, disampaikannya saat pimpin Rapat Persiapan dalam rangka Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) […]

  • KKN Domisili, Cara UMP Terjunkan 110 Mahasiswa di OKI

    KKN Domisili, Cara UMP Terjunkan 110 Mahasiswa di OKI

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 870
    • 0Komentar

    KULIAH Kerja Nyata (KKN) menjadi ajang bagi mahasiswa untuk menerapkan keilmuan yang didapat dibangku kuliah di dalam kehidupan bermasyarakat meskipun saat ini pandemic covid-19 masih mengintai. . Tujuan tak lain dari KKN merupakan kegiatan rutin yang diadakan Perguruan Tinggi, meski demikian perlu cermat hal –hal tak diinginkan dapat antisipasi, salah satunya KKN dilakukan dengan KKN […]

  • Vaksinasi COVID-19 untuk Anak Segera Dimulai, Vaksin Yang Akan Diberikan Sudah Ada Izin BPOM

    Vaksinasi COVID-19 untuk Anak Segera Dimulai, Vaksin Yang Akan Diberikan Sudah Ada Izin BPOM

    • calendar_month Selasa, 29 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 751
    • 0Komentar

    PEMERINTAH segera menggelar vaksinasi massal COVID-19 pada anak dengan kategori umur antara 12-17 tahun. Jenis vaksin yang akan diberikan adalah merek Sinovac dari perusahaan Sinovac Biotech Ltd asal China. Jenis vaksin ini, sudah mendapatkan ijin Emergency Used Authorisation (EAU) dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) beberapa waktu yang lalu. “Kita juga bersyukur BPOM telah […]

expand_less
WordPress Archive Fraxos – Creative Portfolio WordPress Theme Free Gifts for WooCommerce Freedom – Responsive One Page WordPress Theme Freeio - Freelance Marketplace WordPress Theme Freestyle – A WordPress Theme For Extreme Sports Frenchbulls – Dog Breeder Elementor Template Kit Frenzy – Food Delivery & Restaurant Elementor Template Kit Fresh – Life Coach Elementor Template Kit Freshio - Organic & Food Store WordPress Theme Friend Finder – Social Network HTML5 Template