Kamis, 20 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Apa Itu Program KITA SEHAT? Ini Manfaatnya bagi Masyarakat

Apa Itu Program KITA SEHAT? Ini Manfaatnya bagi Masyarakat

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID –  Program KITA SEHAT menjadi babak baru kerja sama Indonesia dan Australia dalam memperkuat sistem kesehatan nasional.

Tak hanya menghadirkan investasi hingga AUD100 juta atau sekitar Rp1 triliun lebih, Program KITA SEHAT dirancang untuk memastikan layanan kesehatan primer semakin kuat sehingga masyarakat bisa memperoleh pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan merata, mulai dari Puskesmas hingga daerah terpencil.

Selama ini, layanan kesehatan primer masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari belum meratanya tenaga kesehatan, cakupan imunisasi yang belum optimal, hingga tingginya angka stunting di sejumlah wilayah.

Melalui kemitraan bertajuk Indonesia–Australia Health Transformation Partnership ini, kedua negara berupaya memperkuat fondasi sistem kesehatan agar lebih siap menghadapi berbagai ancaman penyakit di masa depan.

Program yang akan berlangsung sepanjang 2025–2033 tersebut diluncurkan di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Senin (20/7).

Pelaksanaannya melibatkan Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Pertanian dengan dukungan Pemerintah Australia melalui Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT), serta organisasi internasional seperti WHO, UNICEF, dan UNFPA.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan  setiap dukungan internasional harus menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar menambah daftar kegiatan.

Menurutnya, penguatan layanan kesehatan primer harus menjadi prioritas karena merupakan garda terdepan dalam menjaga kesehatan masyarakat sebelum pasien membutuhkan layanan rumah sakit.

“Fokus utama harus berada pada layanan primer, baru kemudian layanan rujukan. Saya meminta dukungan agar layanan primer berjalan baik, termasuk memastikan cakupan imunisasi meningkat hingga di atas 90 persen, pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis, penurunan stunting, serta pengendalian faktor risiko penyakit,” ujar Budi.

Selain memperkuat pelayanan dasar, Program KITA SEHAT juga mengusung pendekatan One Health, yakni konsep yang menghubungkan kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan kelestarian lingkungan sebagai satu kesatuan.

Pendekatan ini dinilai penting mengingat munculnya berbagai penyakit baru sering kali dipengaruhi interaksi antara manusia, hewan, dan perubahan lingkungan.

Selain itu, dari  sisi perencanaan pembangunan nasional, Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard menambahkan keberhasilan program ini bukan diukur dari banyaknya kegiatan yang dilakukan, melainkan dari kapasitas yang berhasil dibangun untuk Indonesia.

Kemitraan tersebut, paparnya merupakan investasi jangka panjang guna menciptakan sistem kesehatan yang lebih tangguh, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi, organisasi profesi, dunia usaha, hingga mitra pembangunan.

Kepimpinan lokal

Sementara itu, Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia Gita Kamath menilai Indonesia merupakan mitra strategis Australia dalam membangun ketahanan kesehatan di kawasan Indo-Pasifik.

Kedua negara telah bekerja sama selama lebih dari tiga dekade dalam bidang kesehatan, mulai dari penguatan layanan primer, imunisasi, pengendalian penyakit, hingga kesehatan ibu dan anak.

Melalui Program KITA SEHAT, Australia berkomitmen melanjutkan dukungan tersebut dengan memperkuat institusi kesehatan, meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan, memperbaiki sistem pelayanan, dan memperkuat koordinasi lintas sektor agar Indonesia lebih siap menghadapi ancaman kesehatan di masa mendatang.

Sebagai tahap awal, implementasi Program KITA SEHAT akan difokuskan di tingkat nasional serta tiga provinsi percontohan, yakni Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Barat Daya. Ketiga daerah tersebut diharapkan menjadi model penerapan inovasi yang nantinya dapat direplikasi ke berbagai wilayah lain di Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, program ini juga mengintegrasikan pendekatan berbasis kepemimpinan lokal (locally led), kesetaraan gender, disabilitas dan inklusi sosial (GEDSI), serta ketahanan iklim sebagai bagian dari upaya mewujudkan target Kesehatan untuk Semua menuju Indonesia Emas 2045. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT TNI ke75, Sinergi Semakin Baik, Bersama Jaga Zero Konflik

    HUT TNI ke75, Sinergi Semakin Baik, Bersama Jaga Zero Konflik

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.108
    • 0Komentar

    BUPATI  Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menyaksikan Upacara Peringatan HUT TNI Ke-75 yang digelar secara virtual di Makodim 0401 Muba, Senin (5/10/2020). Acara peringatan HUT ke-75 TNI yang setiap tahun jatuh pada tanggal 5 Oktober tersebut bertema “Sinergi Untuk Negeri” dan digelar secara langsung di Istana Negara Jakarta. Dalam kesempatan ini Bupati […]

  • 2023, 500 Ribu Warga Palembang Terpasang Jargas, Ingat ! Janjinya Sekda Palembang

    2023, 500 Ribu Warga Palembang Terpasang Jargas, Ingat ! Janjinya Sekda Palembang

    • calendar_month Sabtu, 29 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 839
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota (Pemkot) Palembang disuport Satuan Kerja Khusus (SKK) Minyak dan Gas Bumi (Migas) Sumbagsel dalam pemerataan jaringan gas (Jargas) tahun 2023 untuk 18 kecamatan di Kota Palembang. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, ada 500 ribu sambungan baru   terpasang kerumah warga yang belum terpasangkan jargas. “Akan ada 500 ribu pasangan baru jargas […]

  • transportasi-online

    Waduh.. Taxi Konvensional Minta Transportasi Daring di Palembang di Bekukan, Ada Apa Ya ?

    • calendar_month Jumat, 22 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.226
    • 0Komentar

    Karena dianggap tidak mengayomi mereka, maka pihak taksi konvensional mendesak Dishub membekukan transportasi daring.

  • Asyiknya Telusuri Desa Korban Erupsi Merapi dengan Jeep

    Asyiknya Telusuri Desa Korban Erupsi Merapi dengan Jeep

    • calendar_month Sabtu, 14 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.608
    • 0Komentar

    SISA-sisa Erupsi Gunung Merapi pada 2010, ternyata mampu menyedot kunjungan wisata, terlebih disaat libur panjang Idul Fitri-Libur sekolah, bahkan erupsi gunung teratif di dunia ini membawa berkah sendiri bagi masyarakat setempat. Banyak pelancong domestik memanfaatkan liburannya ke Jogya, mereka juga tak lepas untuk menelusuri obyek Wisata Merapi. Apalagi usai erupsi gunung Merapi beberapa tahun silam, […]

  • Adopsi Digitalisasi Manajemen ASN Jabar, Sekda OKI : Kami Perlu Belajar Banyak dari Pemda yang Maju

    Adopsi Digitalisasi Manajemen ASN Jabar, Sekda OKI : Kami Perlu Belajar Banyak dari Pemda yang Maju

    • calendar_month Minggu, 27 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 890
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menjajaki kerjasama untuk mengadopsi digitalisasi manajemen ASN yang telah sukses di Jawa Barat. Hal itu dilakukan guna mengakselerasi pengembangan sumber daya manusia dan akselerasi kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya. Bupati OKI melalui Sekretaris Daerah, H. Husin, S. Pd, MM, M. Pd menuturkan, pihaknya merasa perlu belajar banyak […]

  • “Emak-Emak Sawit Tak Sekadar Masak & Mengasuh, Kalau Perempuan Muba Melawan, Dunia Perkebunan Bisa Goyang!”

    “Emak-Emak Sawit Tak Sekadar Masak & Mengasuh, Kalau Perempuan Muba Melawan, Dunia Perkebunan Bisa Goyang!”

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.198
    • 0Komentar

    “BU Misnah, sampean itu kalau demo ke kebun jangan bawa ulekan, Bu. Takutnya nanti yang dipukul bukan ketimpangan gender, tapi kepala mandor!” “Lah terus tak bawa apa, Mbok Jum?” “Bawa strategi. Bawa data. Bawa suara perempuan. Sawit bisa hidup karena tangan perempuan juga ikut nyiram.” Begitulah dialog pagi antara Bu Misnah dan Mbok Jum, dua […]

expand_less
WordPress Archive YITH WooCommerce Recently Viewed Products Premium YITH WooCommerce Recover Abandoned Cart Premium YITH WooCommerce Request a Quote Premium YITH WooCommerce Review for Discounts Premium YITH WooCommerce Review Reminder Premium YITH WooCommerce Role Based Prices Premium YITH WooCommerce Save for Later Premium YITH WooCommerce Sequential Order Number Premium YITH WooCommerce Share for Discounts Premium YITH WooCommerce SMS Notifications Premium