Minggu, 23 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Memahami Anak Muda Melalui Aspek Pop Culture hingga Isu Kesehatan Mental

Memahami Anak Muda Melalui Aspek Pop Culture hingga Isu Kesehatan Mental

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 30 Nov 2023
  • visibility 861
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

ERA digital telah melahirkan generasi muda yang berkembang, tidak hanya sebagai pengikut, tapi juga sebagai pelopor. Mereka membentuk dan dibentuk oleh perubahan dunia dalam berbagai aspek, seperti mengadopsi dan menyesuaikan tren internasional, mendorong inovasi, hingga beraksi dalam isu perubahan iklim. 

 

Narasi bersama Jakpat melakukan survei untuk mengetahui gambaran generasi muda Indonesia dalam merespon hingga mengubah lingkungan mereka di tengah era digital yang semakin berkembang. Laporan yang melibatkan 2.482 responden yang dilakukan selama periode September-Oktober 2023 ini menunjukkan bagaimana mereka berinteraksi khususnya pada pop culture, ekonomi digital, isu lingkungan, dan isu kesehatan mental.

Survei ini adalah hasil kolaborasi bersama Narasi dari movement Bergerak, Bergerak, Berdampak yang berlangsung pada Minggu, 19 November 2023 di Graha Bhakti Budaya, Jakarta. 

 

Generasi Muda dan Pop Culture 

Hasil survei dengan fokus pada generasi Milenial dan generasi Z ini menunjukkan 56% responden khususnya dari kelompok usia 15-19 tahun, menunjukkan identifikasi terhadap pop culture sebagai pengikut setia atau followers tren terkini. 

 

Namun, dari kelompok usia yang sama ini juga menunjukkan tingkat kekhawatiran yang lebih rendah atas dampak negatif dari pop culture, 3,09 untuk kelompok usia 15-19 tahun dibandingkan dengan 2,93 untuk kelompok 30-35 tahun.

 

“Mayoritas generasi muda adalah followers pop culture, dan hanya sebagian kecil yang menjadi trendsetter. Fakta inilah yang menjadi dasar bagi perusahaan, brand, sampai tokoh dan partai politik untuk mengadaptasi isu-isu tren terkini dalam rangka merangkul generasi muda. Di sisi lain, hal ini menjadi tantangan bagi generasi muda untuk bersikap lebih kritis, dan bisa mengidentifikasi benefit dari sebuah produk, ataupun komitmen dari caleg atau capres, yang seringkali tersembunyi di balik tren budaya pop tersebut,” ucap Head of Research Jakpat, Aska Primardi. 

 

Ekonomi Digital dan Kewaspadaan 

Sebesar 18% dari semua responden menunjukkan partisipasi yang sering terhadap kegiatan yang berkaitan dengan tren ekonomi digital, lalu 37% untuk sesekali, dan 45% tidak pernah.

Generasi muda yang melekat akan interaksi digital ternyata menunjukkan kekhawatiran terhadap risiko dalam tren ekonomi digital saat ini. Khususnya pada kelompok responden laki-laki usia 25-29 tahun (35%) yang khawatir akan ancaman hilangnya peluang kerja yang timbul akibat perubahan yang cepat dalam ekonomi dan teknologi.

 

Kelestarian Lingkungan 

Perempuan dengan Status Ekonomi Sosial (SES) yang lebih tinggi memiliki sikap deklaratif yang kuat terhadap lingkungan dengan 70% nilai rata-rata dalam hal pengetahuan dan minat, 65% aktif dalam kegiatan lingkungan dan 75% mendukung bisnis hijau. Selain itu, perempuan kelas menengah juga menunjukkan 60% aktif dalam kegiatan lingkungan dan 70% mendukung bisnis hijau. 

 

Dari segi praktik berkelanjutan menunjukkan seperti konservasi energi (55% untuk perempuan, 48% untuk laki-laki); kendaraan listrik (40% untuk perempuan, 35% untuk laki-laki); green investment (32% untuk perempuan, 26% untuk laki-laki); dan transisi energi (33% untuk perempuan, 25% untuk laki-laki). 

 

Anak Muda dan Isu Kesehatan Mental

Dari semua usia dan gender menunjukkan partisipasi yang tinggi terhadap gerakan kesehatan mental, mulai dari usia 15-19 tahun (73%), usia 20-24 tahun (72%), usia 25-29 tahun (76%), dan usia 30-35 tahun (79%).

Selain itu, 86% dari semua responden menunjukkan bahwa media sosial sebagai saluran utama dalam mengakses informasi mengenai kesehatan mental. 

 

“Mayoritas responden di usia muda ini sudah aware tentang pentingnya aspek kesehatan mental dalam kehidupan sehari-hari. Mereka tidak merasa malu lagi untuk mengakui bahwa dirinya memiliki masalah mental, dan mulai berinisiatif untuk mencari solusinya, baik yang berbentuk self-therapy ataupun melalui psikolog atau psikiater. Indikasi ini bisa dilihat juga dari tumbuhnya platform, web, atau aplikasi yang memberikan pelayanan kesehatan mental,” jelas Aska.

 

Siapa saja yang lebih terpengaruh oleh pop culture? Bagaimana minat generasi muda terhadap perkembangan ekonomi digital? Bagaimana anak-anak muda menangani kesehatan mental? Dapatkan hasilnya dengan data mendetail dalam laporan Narasi dan Jakpat dalam “Memahami Arah Baru Anak Muda Indonesia” pada tautan berikut: https://blog.jakpat.net/understanding-new-direction-of-indonesian-youth/ .[***]

 

Penulis: Fanny Kautsar

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lantik 15 PAC, Askolani : 2024, Kemenangan PDIP ‘Harga Mati’

    Lantik 15 PAC, Askolani : 2024, Kemenangan PDIP ‘Harga Mati’

    • calendar_month Minggu, 2 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.930
    • 0Komentar

    DEWAN  Pimpinan  Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan [ PDIP] Kabupaten Banyuasin menargetkan pada 2024 kemenangan PDIP merupakan ‘Harga Mati’. Targetkan tersebut disampaikannya saat memimpim Musyawarah Anak Cabang (MUSANCAB) Se- Kabupaten Banyuasin tahun 2021 dengan Tema” Solid Bergerak Untuk Indonesia Raya”, minggu [2/5/2021]. Ketua DPC PDIP Banyuasin yang juga Bupati Banyuasin itu  mengucapkan selamat kepada […]

  • “Demokrasi Kito, Jangan Samo Cak Pempek Tanpa Cuko”

    “Demokrasi Kito, Jangan Samo Cak Pempek Tanpa Cuko”

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 626
    • 0Komentar

    Artikel ini tersedia dalam dua bahasa, baca juga versi Bahasa Inggris di bawah / Read the English version below. KALAU pemilu itu makanan, maka dia adalah pempek khas, lokal, asli dan jadi kebanggaan wong Palembang. Tapi ingat, pempek tanpa cuko itu ibarat demokrasi tanpa pengawasan rakyat, hambar, kering, dan bikin nyesel. Nah, di sinilah Bawaslu hadir […]

  • Langkah  Strategis Muba Implementasikan Aspal Karet

    Langkah Strategis Muba Implementasikan Aspal Karet

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.381
    • 0Komentar

    MUSI Banyuasin dibawah kepemimpinan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin menjadi pilot project penerapan pembangunan jalan aspal karet. Tidak heran, kalau kabupaten ini menjadi sorotan banyak pihak atas keberhasilannya mengimplementasikan inovasi pembangunan jalan aspal karet. Bahkan, sebelumnya di Tahun 2018 Pemkab Muba mendapatkan reward dari Kementerian PUPR sebesar Rp20 miliar atas keberhasilan inovasi pembangunan […]

  • Arab Saudi Puji Haji Indonesia, Petugas Jadi Termotivasi

    Arab Saudi Puji Haji Indonesia, Petugas Jadi Termotivasi

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Arab Saudi memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan ibadah haji Indonesia tahun 2026. Apresiasi tersebut membuat para petugas haji Indonesia semakin termotivasi untuk meningkatkan pelayanan kepada jemaah, terutama menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Apresiasi itu disampaikan langsung Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi, Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah saat mengunjungi layanan […]

  • Bupati Banyuasin Serahkan Bantuan APD Kepada Para Camat

    Bupati Banyuasin Serahkan Bantuan APD Kepada Para Camat

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 907
    • 0Komentar

    BUPATI Banyuasin, H. Askolani Jasi didampingi Wakil Bupati Banyuasin, H Slamet dihadiri Kapolres AKBP Danny Sianipar, Dandim 0430 Letkol Arh Alpian Amran, Kajari Banyuasin M Jafri SH, Sekda Senen Har dan para Kepala OPD. Menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) seperti Masker, Handzanitizer dan Disinfektan kepada Camat untuk masyarakat diwilayah Perairan. Penyerahan secara simbolis ini […]

  • Atsign Umumkan SSH Tanpa Port 4.0 dengan Dukungan Windows dan SDK

    Atsign Umumkan SSH Tanpa Port 4.0 dengan Dukungan Windows dan SDK

    • calendar_month Rabu, 6 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.270
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, SAN JOSE, California, 05 Des 2023 (GLOBE NEWSWIRE) — Atsign, penyedia teknologi Networking 2.0 sumber terbuka, hari ini mengumumkan peluncuran SSH No Ports 4.0. SSH No Ports adalah alat administrasi sistem populer yang digunakan untuk mengakses sistem jarak jauh (gateway, PC industri, dan banyak perangkat lainnya) melalui SSH dari mana saja, tanpa memerlukan konfigurasi […]

expand_less
WordPress Archive Newark – Writing and Personal Blog WordPress Theme Newpress – Blog Magazine WordPress Theme News Addons for Elementor – Ultimate News, Blog and Magazine Widgets News Magazine Papr – News Magazine WordPress Theme News Revolution Layouts for Elementor WordPress Plugin News Ticker For Elementor News24 – Elementor Blog Magazine NewsAtlas – News & Magazine Elementor Template Kit Newsblock – News & Magazine WordPress Theme with Dark Mode Newser – Newspaper & Magazine WordPress Theme