Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri » Kok Bisa Bali Disiapkan Jadi Pusat Parfum Aroma Dunia?

Kok Bisa Bali Disiapkan Jadi Pusat Parfum Aroma Dunia?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • visibility 60
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BALI selama ini dikenal sebagai tempat orang mencari tenang—pantai, sunset, yoga, sampai healing versi “kabur sebentar dari dunia nyata”.

Tapi dibalik suasana santai itu, ada arah besar yang lagi disiapkan pemerintah, menjadikan Bali bukan cuma destinasi wisata, tapi juga pusat industri parfum dan aroma dunia.

Kementerian Perindustrian Republik Indonesia tengah mempercepat program hilirisasi minyak atsiri nasional. Intinya sederhana. Indonesia tidak mau lagi hanya jadi penjual bahan mentah, tapi naik kelas jadi produsen produk jadi bernilai tinggi seperti parfum, aromaterapi, kosmetik, lilin aromaterapi, sampai produk spa.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam rilis dilaman resmi kemenperin menjelaskan Indonesia punya modal besar di sektor ini.

Kekayaan alam dan biodiversitas membuat minyak atsiri Indonesia sangat potensial. Tinggal satu pekerjaan rumah yang terus dikejar, mengolahnya jadi produk bernilai tambah, bukan sekadar diekspor dalam bentuk mentah.

Nah, kenapa Bali?

Karena ekosistemnya sudah “hidup” di situ. Pariwisata jalan terus, spa ada di mana-mana, wellness tourism tumbuh cepat, dan wisatawan memang sudah terbiasa dengan produk berbasis aroma. Jadi kalau mau bangun industri parfum dan wellness, Bali itu ibaratnya sudah punya “pasar yang napasnya wangi duluan”.

Di tengah pengembangan itu, hadir Pusat Flavor and Fragrance Bali sebagai pusat pelatihan dan inkubasi industri. Tempat ini bukan hanya ruang teori, tapi tempat orang belajar langsung meracik aroma dari minyak atsiri jadi parfum, dari bahan alam jadi produk yang bisa dijual.

Programnya juga tidak kaku. Ada pelatihan parfum, aromaterapi, sampai mini class “Create Your Scent” yang intinya, orang bisa bikin aroma versinya sendiri. Jadi bukan cuma pakai parfum, tapi juga paham cara “meracik identitas bau”.

Menariknya, program ini juga menyasar kelompok pekerja migran Indonesia lewat kerja sama dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Mereka dibekali keterampilan meracik minyak spa berbasis atsiri agar bisa bekerja di sektor spa dan wellness luar negeri, termasuk di negara seperti Maldives. Jadi skill-nya bukan cuma bertahan hidup, tapi juga naik kelas.

Selain itu, ada juga pendekatan yang lebih “membumi”. Bersama Universitas Udayana, peserta diajarkan mengolah minyak jelantah menjadi sabun, hingga membuat lilin aromaterapi. Jadi yang biasanya dianggap limbah dapur, bisa berubah jadi produk bernilai jual.

Tahun 2026, pengembangan ini makin diperkuat dengan agenda pelatihan rutin, misalnya pada Mei peracikan parfum, Juni sabun dan lilin aromaterapi dan Agustus ada pembuatan dupa aromaterapi.

Kalau dilihat sekilas, ini mungkin terlihat seperti pelatihan biasa. Tapi kalau ditarik ke atas, ini adalah bagian dari strategi besar membangun ekosistem industri aroma Indonesia.

Plt. Dirjen Industri Agro Putu Juli Ardika menambahkan PFF Bali diharapkan menjadi katalis lahirnya industri flavor, fragrance, dan wellness nasional yang lebih kompetitif, tidak hanya di pasar domestik, tapi juga global.

Pada akhirnya, arah besarnya cukup jelas, Indonesia ingin naik kelas. Dari sekadar pemasok bahan mentah, menjadi pemain utama di industri aroma dunia.

Dan Bali, diam-diam, sedang disiapkan jadi salah satu pintu masuknya.

Kalau dulu orang ke Bali untuk mencari ketenangan, ke depan bisa jadi mereka datang juga untuk satu hal lain, mencari aroma terbaik dari Indonesia. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Kadarkum “Mati Suri”, Gubernur Sumsel Siap Aktifkan Kembali

    Program Kadarkum “Mati Suri”, Gubernur Sumsel Siap Aktifkan Kembali

    • calendar_month Rabu, 16 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.888
    • 0Komentar

        Sumselterkini.co.id, Palembang – Gubernur Sumsel H Herman Deru akan kembali menghidupkan program kesadaran hukum (Kadarkum) bagi masyarakat yang selama ini dinilainya  mati suri. Upaya yang dilakukan untuk menghidupkan sadar hukum diawali dari lingkungan sekolah yang ditandai dengan lomba Kadarkum bagi pelajar SLTA tingkat Provinsi Tahun 2022 yang dipusatkan di SMA Negeri 1 Palembang, Rabu […]

  • Peringati Hari Santri Nasional, Wabup OKI Kasih Beasiswa Kepada Pemuda  Asal Pedamaran Timur Penghafal 30 Juz Al-Qur’an

    Peringati Hari Santri Nasional, Wabup OKI Kasih Beasiswa Kepada Pemuda Asal Pedamaran Timur Penghafal 30 Juz Al-Qur’an

    • calendar_month Jumat, 22 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 877
    • 0Komentar

    PERINGATAN Hari Santri Nasional 2021, Wakil Bupati Ogan Komering Ilir, H.M Dja’far Shodiq memberikan apresiasi dan beasiswa pendidikan bagi Agus Supriyanto (21) pemuda asli Pedamaran Timur, OKI yang telah berhasil menghapal 30 Jus Al-Quran. “Peringatan hari bersejarah ini dapat menjadi pemacu semangat para santri, para ulama, civitas pondok pesantren, maupun umat Islam secara keseluruhan untuk […]

  • Perhatian !! Setiap Kamis ASN di Pemkot Palembang Bakal Kenakan Pakaian Adat

    Perhatian !! Setiap Kamis ASN di Pemkot Palembang Bakal Kenakan Pakaian Adat

    • calendar_month Senin, 29 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.450
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang berencana setiap hari kamis Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Palembang dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), untuk mengenakan pakaian adat Khas Palembang. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Ratu Dewa, usai rapat pembahasan pakaian dinas, di Kantor Walikota Palembang, Senin (29/10/18). “Kita mengakomodir keinginan […]

  • Dari Era-nya Oemar Bakrie & Hingga Kini, Nasibmu Guru….

    Dari Era-nya Oemar Bakrie & Hingga Kini, Nasibmu Guru….

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.098
    • 0Komentar

    WACANA penghapusan tenaga honorer oleh pemerintah pusat menimbulkan keresahan tersendiri di kalangan guru honorer lingkungan  di Provinsi Sumsel. Untuk mendapatkan dukungan, sejumlah perwakilan guru honorer inipun memberanikan diri untuk curhat langsung ke Wakil Gubernur Sumsel H.Mawardi Yahya, di Kantor Gubernur, Jumat [14/2/2020]. Para perwakilan guru dan tenaga pendidikan yang mereka namai honorer Non K (GTKHNK […]

  • Raker 1, ISNU Karang Agung Ilir Rumuskan 8 Program Unggulan

    Raker 1, ISNU Karang Agung Ilir Rumuskan 8 Program Unggulan

    • calendar_month Selasa, 8 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.444
    • 0Komentar

    PIMPINAN Anak Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kecamatan Karang Agung Ilir menggelar Rapat Kerja (Raker) kepengurusan periode 2022-2025 di Sekretariat Ansor Banser, Jalan Srikandi, Desa Sri Agung-KAI, akhir pekan lalu. Rapat yang dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus tersebut, menurut Nur Sodik, M.Pd, Selaku ketua PAC ISNU, merupakan agenda penting guna mewujudkan alur kerja dan […]

  • Tim Gabungan akan Tutup 17 Sumur Minyak Illegal di Muba

    Tim Gabungan akan Tutup 17 Sumur Minyak Illegal di Muba

    • calendar_month Sabtu, 11 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.369
    • 0Komentar

    Sumur yang ditutup merupakan aset negara yang dikelola Pertamina EP yang saat ini dikelola oleh warga

expand_less
WordPress Archive Grow CRM – Laravel Project Management Growceries – Food & Grocery Store Elementor Template Kit Groweal – Health Coaching Elementor Template Kit Growio – Landing Page WordPress Theme Growler – Brewery WordPress Theme Growthy – Growth Hacking & Marketing Agency Elementor Template Kit Groxi – Grocery Store Elementor Template Kit GrozPastry – Bakery Elementor Template Kit Gruene – Digital Marketing WordPress Theme Grulf – Golf Club WordPress Theme