Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Dihadapan Raker dengan DPR RI, Menkeu Klaim Uang Garuda Tetap Kokoh

Dihadapan Raker dengan DPR RI, Menkeu Klaim Uang Garuda Tetap Kokoh

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 15 Sep 2018
  • visibility 710
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR RI di Jakarta, Selasa (4/9/2018), mengatakan perlemahan rupiah terhadap dolar AS disebabkan oleh tekanan global maupun domestik.

Sri Mulyani menyebut fenomena ini dengan istilah “perfect storm” atau badai yang sempurna, karena kombinasi persoalan yang menyelimuti di luar maupun dalam negeri terjadi dalam waktu yang bersamaan.

Ia menjelaskan penyebab eksternal dari depresiasi rupiah terhadap dolar AS adalah pembalikan modal ke negara maju sebagai dampak dari normalisasi kebijakan moneter dan kenaikan suku bunga oleh The Federal Reserve (Bank Sentral AS).

Kondisi ini diperparah oleh potensi terjadinya perang dagang antara AS dengan China serta guncangan ekonomi yang terjadi di negara-negara berkembang seperti Argentina maupun Turki.

Sri Mulyani mengakui lingkungan ekonomi global yang menantang seperti ini masih dapat terjadi tahun depan dan diperkirakan dapat memberikan dampak negatif terhadap negara-negara berkembang pada 2019.

Berbagai tekanan eksternal ini didukung oleh buruknya kondisi domestik yaitu defisit neraca transaksi berjalan yang hingga semester I-2018 telah tercatat 13,7 miliar dolar AS atau 2,6 persen terhadap PDB.

Realisasi tersebut sedikit mengkhawatirkan karena defisit neraca transaksi berjalan Indonesia untuk keseluruhan 2017 hanya mencapai 17,3 miliar dolar AS atau 1,7 terhadap PDB.

Untuk itu, pemerintah mulai melakukan pembenahan terhadap defisit neraca transaksi berjalan guna memperkuat fundamental ekonomi yang saat ini tercatat dianggap masih cukup baik.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengharapkan penguatan fundamental ekonomi tersebut dapat membedakan Indonesia dengan negara-negara berkembang lainnya yang kebijakan ekonominya tidak konsisten dengan kondisi fundamental.

“Kami berharap, dengan kehati-hatian ini, Indonesia dapat dibedakan dari ‘emerging countries’ lain yang fundamental ekonominya lebih rapuh dan kebijakan ekonominya tidak mencerminkan pondasi mereka,” ujar Sri Mulyani melansir Antara, Sabtu (15/9/2018).[Ant]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tahun Terpanas Dalam Sejarah (Lagi!)

    Tahun Terpanas Dalam Sejarah (Lagi!)

    • calendar_month Sabtu, 22 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 808
    • 0Komentar

    “Tidak diragukan lagi, manusia telah membuat suhu meningkat di atmosfer, lautan, dan daratan”. Begitu kiranya salah satu pernyataan dalam laporan Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC) yang dirilis pada pertengahan 2021. Dan itulah kenyataan yang kita alami hari ini. Buktinya, tahun 2021 tercatat sebagai tahun terpanas dalam sejarah. Hal ini dilaporkan dan dikonfirmasi setidaknya oleh […]

  • Stunami Selat Sunda, Korban Bertambah 222 Orang Meninggal, 843 Orang, 28 Orang Luka-Luka

    Stunami Selat Sunda, Korban Bertambah 222 Orang Meninggal, 843 Orang, 28 Orang Luka-Luka

    • calendar_month Minggu, 23 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 727
    • 0Komentar

    Jakarta – Jumlah korban dan kerusakan akibat tsunami yang menerjang wilayah pantai di Selat Sunda terus bertambah. Data sementara yang berhasil dihimpun Posko BNPB hingga Minggu 23/12/2018 pukul 16.00 WIB tercatat 222 orang meninggal dunia, 843 orang luka-luka dan 28 orang hilang. Kerusakan material meliputi 556 unit rumah rusak, 9 unit hotel rusak berat, 60 […]

  • Pertumbuhan Ekonomi Sumsel ‘Rebound’ Ini Kata BI

    Pertumbuhan Ekonomi Sumsel ‘Rebound’ Ini Kata BI

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 982
    • 0Komentar

    DEPUTI Gubernur Bank Indonesia (BI), Erwin Rijanto mengatakan saat ini pertumbuhan ekonomi Sumsel bukan hanya menjadi yang tertinggi se Sumatera mencapai 5,71% bahkan melampaui Nasional 5,02, namun pertumbuhan ekonomi Sumsel juga diakuinya berkualitas. Hal itu salah satunya ditunjukkan dengan terkendalinya besaran inflasi sepanjang hampir dua tahun terakhir. “Kita patut bersyukur bahwa di tengah berbagai tantangan […]

  • Kejar WTP Lagi, LKPD Palembang Masuk Ujian Audit

    Kejar WTP Lagi, LKPD Palembang Masuk Ujian Audit

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 108
    • 0Komentar

    PALEMBANG kembali memasuki fase krusial dalam siklus pengelolaan keuangan daerah. Pemerintah Kota Palembang resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 sebagai langkah awal menuju proses audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Penyerahan laporan tersebut dilakukan langsung  Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, dalam agenda resmi di Kantor BPK RI Perwakilan Sumatera Selatan, Selasa […]

  • Salah Satu Operator Ruang Kerja Fleksibel Terbesar APAC, The Flexi Group, Akan Go Public Melalui Merger dengan TG Venture Acquisition Corp milik Tsangs Group

    Salah Satu Operator Ruang Kerja Fleksibel Terbesar APAC, The Flexi Group, Akan Go Public Melalui Merger dengan TG Venture Acquisition Corp milik Tsangs Group

    • calendar_month Rabu, 7 Des 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 653
    • 0Komentar

          Sumselterkini.co.id, SINGAPURA – The Flexi Group Holdings Ltd. (“The Flexi Group”), operator ruang kerja fleksibel terbesar di Asia, dan TG Venture Acquisition Corp (Nasdaq: TGVC dan TGVCW) (“TGVC”), sebuah perusahaan akuisisi tujuan khusus yang disponsori oleh Tsangs Group, hari ini mengumumkan bahwa mereka telah menandatangani perjanjian kombinasi bisnis definitif yang akan membuat […]

  • Di Balik Dinding Kantor Wali Kota, Seribu Fungsi, Seribu Kenangan & Ribuan Surat Tugas

    Di Balik Dinding Kantor Wali Kota, Seribu Fungsi, Seribu Kenangan & Ribuan Surat Tugas

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 783
    • 0Komentar

    KATA pepatah, “Tak kenal maka tak sayang, sudah kenal malah jadi souvenir”. Nah, begitulah kira-kira nasib Kantor Wali Kota Palembang yang kini tak hanya dipelototi camat-camat dalam apel pagi, tapi juga ditelusuri kisahnya dalam buku sejarah yang baru saja launching. Judulnya panjang, isinya dalam “Kantor Wali Kota Palembang dari Masa ke Masa”. Bukan kaleng-kaleng, buku […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Flash Sales – Increase Black Friday & Cyber Monday Sales WooCommerce Flash Sales Pro – Countdown Timer & Banners WooCommerce Flat Rate Box Shipping WooCommerce Floating Cart WooCommerce Follow-Up Emails WooCommerce Food Labels WooCommerce Food – Restaurant Menu & Food ordering WooCommerce for LatePoint (Payments Addon) WooCommerce Free Gift Coupons WooCommerce Frequently Bought Together