Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Cara Bertahan di Industri, Skill Apa yang Harus Dikejar

Cara Bertahan di Industri, Skill Apa yang Harus Dikejar

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
  • visibility 49
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUNIA industri sedang tidak baik-baik saja bagi mereka yang tidak siap berubah,  karena transformasi digital, otomatisasi, dan tuntutan efisiensi membuat banyak pekerjaan lama perlahan ditinggalkan.

Apalagi masalahnya, tidak semua pekerja bergerak cepat mengejar perubahan itu, sehingga setidaknya industri butuh skill baru, tapi sebagian tenaga kerja masih bertahan dengan kemampuan lama.

Sektor manufaktur memang terus tumbuh dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Namun, kebutuhan industri hari ini berbeda dibanding lima atau sepuluh tahun lalu.  Perusahaan tidak lagi hanya untuk  mencari tenaga kerja yang rajin, tetapi yang mampu beradaptasi, memahami teknologi, dan bekerja dengan sistem yang semakin modern.

Jika tidak ingin tertinggal, ada beberapa skill yang kini menjadi kebutuhan utama dan tidak bisa lagi ditunda untuk dipelajari.

Pertama, kemampuan digital dasar, sebab hampir semua lini industri sudah bersentuhan dengan teknologi, mulai dari penggunaan software produksi hingga analisis data sederhana. Pekerja yang tidak memahami sistem digital akan kesulitan mengikuti ritme kerja yang semakin cepat dan terintegrasi.

Kedua, kemampuan problem solving. Industri modern tidak hanya membutuhkan pekerja yang menjalankan perintah, tetapi juga yang mampu berpikir kritis dan mencari solusi. Ketika mesin atau sistem mengalami kendala, perusahaan membutuhkan tenaga kerja yang bisa mengambil keputusan cepat, bukan sekadar menunggu instruksi.

Ketiga, kemampuan adaptasi. Perubahan di dunia industri berlangsung sangat cepat. Sistem kerja bisa berubah dalam hitungan bulan, bahkan minggu. Pekerja yang kaku dan sulit menyesuaikan diri akan mudah tergeser oleh mereka yang lebih fleksibel.

Keempat, keterampilan teknis yang relevan. Ini tidak selalu berarti harus belajar hal yang rumit. Namun, pekerja perlu memastikan  skill yang dimiliki sesuai dengan kebutuhan industri saat ini. Di sinilah pentingnya mengikuti pelatihan, baik melalui jalur vokasi, balai latihan kerja, maupun program dari pemerintah.

Kelima, sertifikasi kompetensi. Pengalaman kerja saja tidak lagi cukup. Banyak perusahaan kini melihat sertifikat sebagai bukti konkret kemampuan seseorang. Sertifikasi juga membuka peluang lebih luas, termasuk untuk bekerja di perusahaan multinasional.

Keenam, kemampuan komunikasi dan kerja tim. Meskipun teknologi berkembang pesat, industri tetap dijalankan oleh manusia. Kemampuan berkomunikasi dengan baik dan bekerja dalam tim menjadi nilai penting, terutama dalam lingkungan kerja yang semakin kolaboratif.

Ketujuh, pola pikir untuk terus belajar. Ini yang sering diabaikan. Banyak pekerja merasa cukup dengan skill yang dimiliki saat ini. Padahal, tanpa kemauan untuk belajar hal baru, kemampuan akan cepat usang. Dunia industri tidak menunggu siapa pun.

Pemerintah sebenarnya sudah membuka banyak peluang untuk meningkatkan kompetensi. Program pendidikan vokasi, pelatihan di Balai Diklat Industri, hingga sertifikasi profesi terus diperluas. Bahkan, kerja sama dengan industri juga semakin diperkuat agar lulusan lebih siap kerja.

Tantangan

Namun, tantangan terbesarnya bukan pada ketersediaan program, melainkan pada kemauan individu untuk memanfaatkannya. Masih ada anggapan bahwa pelatihan hanya penting bagi pencari kerja baru, padahal pekerja lama justru lebih membutuhkan pembaruan skill agar tetap relevan.

Oleh karena itu industri juga tidak bisa sepenuhnya disalahkan ketika memilih tenaga kerja yang lebih kompeten. Dalam persaingan global, perusahaan dituntut efisien dan produktif. Mereka akan memilih sumber daya manusia yang paling siap menghadapi perubahan.

Inilah realita yang tidak bisa dihindari. Dunia kerja kini lebih kompetitif dan selektif. Bertahan bukan lagi soal senioritas atau lamanya bekerja, tetapi tentang kemampuan mengikuti perkembangan.

Bagi pekerja, pilihan yang tersedia sebenarnya sederhana. Mengikuti perubahan dengan meningkatkan skill, atau bertahan dengan kemampuan lama dan menghadapi risiko tertinggal.

Momen Hari Buruh tahun ini seharusnya menjadi pengingat bahwa perlindungan tenaga kerja tidak hanya datang dari kebijakan, tetapi juga dari kesiapan diri. Karena  yang paling menentukan posisi seseorang di dunia industri itu adalah kemampuannya untuk terus berkembang. Industri akan terus berubah, dan apakah kita cukup siap untuk mengikutinya. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Berharap HATHI Mampu Selamatkan Air Sungai Musi

    Sekda Berharap HATHI Mampu Selamatkan Air Sungai Musi

    • calendar_month Selasa, 9 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.308
    • 0Komentar

    Bersama-sama bersinergi dalam bidang sumber daya air

  • Mari Berdiri Tegak Beberapa Menit, Saat 17 Agustus 2021 Pukul 10.17 WIB

    Mari Berdiri Tegak Beberapa Menit, Saat 17 Agustus 2021 Pukul 10.17 WIB

    • calendar_month Senin, 16 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 794
    • 0Komentar

    UPACARA Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2021 mendatang akan digelar secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.Keterlibatan aktif seluruh undangan dan masyarakat akan dilakukan secara virtual. Untuk menjaga kekhidmatan acara dan menghormati peringatan tersebut, seluruh masyarakat diharapkan dapat menghentikan kegiatan sejenak dan mengambil sikap sempurna pada 17 Agustus 2020 pukul […]

  • Wajar Saja Kalau KKP Kasih Ini Kepada Penjaga Laut, Mau Tahu Alasannya ?

    Wajar Saja Kalau KKP Kasih Ini Kepada Penjaga Laut, Mau Tahu Alasannya ?

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.352
    • 0Komentar

    PEMANDANGAN menarik dalam penyambutan kedatangan Kapal Pengawas Perikanan yang berhasil menangkap kapal pelaku illegal fishing di Pangkalan Batam beberapa waktu lalu. Direktur Jenderal PSDKP yang didampingi oleh Direktur Pemantauan dan Operasi Armada serta Kepala Pangkalan PSDKP Batam, berbaris berjajar di haluan Kapal Pengawas Perikanan membalas penghormatan yang diberikan oleh seluruh Awak KP. Orca 03, KP. […]

  • Galaxy S25 Series, Solusi Gen Z Untuk Ngonten Lebih Mudah Pakai AI

    Galaxy S25 Series, Solusi Gen Z Untuk Ngonten Lebih Mudah Pakai AI

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.379
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Content Creator Anjas Maradita pemerhati AI yang diikuti banyak para Gen Z membagikan cerita tending andalan terbarunya Galaxy S25 Series Tingkatkan kualitas konten kekinianmu pake Galaxy AI Canggih di Galaxy S25 Series   Studi Kantar menemukan 70% populasi internet di Indonesia menggunakan AI untuk mendukung kreativitas, termasuk dalam content creation. Di antara pengguna tersebut, […]

  • Tolak Celupkan Tinta, Petugas KPPS di Blitar Kena Bacok

    Tolak Celupkan Tinta, Petugas KPPS di Blitar Kena Bacok

    • calendar_month Rabu, 17 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 861
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Blitar – Keributan yang berakibat penyerangan terjadi di sebuah TPS di Kota Blitar. Seorang pemilih menolak mencelupkan jarinya ke tinta hingga menimbulkan cekcok dengan petugas KPPS. Parahnya, usai cekcok reda, pemilih itu kembali ke TPS dengan membawa senjata tajam dan langsung membacok seorang petugas KPPS. Bacokan itu mengenai dagu petugas. Insiden itu terjadi di TPS […]

  • Bridge International Academy rayakan potensi semua anak Afrika pada Hari Anak Afrika

    Bridge International Academy rayakan potensi semua anak Afrika pada Hari Anak Afrika

    • calendar_month Kamis, 15 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 686
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, NAIROBI, Kenya,(GLOBE NEWSWIRE) — Bridge International Academies menandai Hari Anak Afrika dengan merayakan potensi setiap anak di Afrika.Jaringan sekolah, yang mencakup Bridge Kenya, Bridge Nigeria, dan Bridge Uganda, mendukung anak-anak dan orang tua di komunitas kurang mampu melalui pendidikan berkualitas. Hari yang memperingati serangkaian demonstrasi dan protes pada tahun 1976 yang dipimpin oleh ribuan […]

expand_less
WordPress Archive YITH WooCommerce Zoom Magnifier Premium YITH WordPress Test Environment Premium Yoast Local SEO Premium Yoast News SEO Premium Yoast SEO Premium Yoast Video SEO Premium Yoast WooCommerce SEO Premium Yodden – Broadband & Internet Services WordPress Theme Yog – Modern Yoga & Fitness WordPress Theme Yoga Fit – Sports & Fitness WordPress Theme