Jumat, 14 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » Shalat Sambil Hemat Listrik? Masjid Ini Bisa!

Shalat Sambil Hemat Listrik? Masjid Ini Bisa!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • visibility 498
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MASJID Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo di Palembang kini bukan hanya pusat ibadah, tapi juga pionir energi bersih. Dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 18,2 kWp yang baru saja diresmikan, masjid ini membuktikan shalat dan hemat listrik bisa berjalan beriringan.

Coba pikirkan, misalnya saja jamaah yang datang untuk shalat, AC tetap dingin, lampu terang, kipas angin muter, bahkan CCTV nyala tanpa satu rupiah pun keluar ekstra dari kantong kas masjid.

Bahkan hemat listrik diperkirakan mencapai Rp12 juta hingga Rp24 juta per tahun. Mantap kan? Bisa buat beli karpet baru, jajanan buka puasa, atau cukup untuk tabungan amal jamaah. Matahari bekerja lembur tapi tidak minta bonus, dan semua senang jamaah adem, dompet aman, bumi tersenyum.

Wali Kota Palembang, Drs. Ratu Dewa, M.Si, menegaskan, “Satu masjid mungkin kecil dampaknya, tetapi seratus masjid adalah pembangkit kota.”

Kalau diterjemahkan ala bahasa sehari-hari satu masjid nyala sedikit, seratus masjid nyala banyak. Efeknya langsung terasa, bukan hanya di tagihan listrik tapi juga di alam sekitar.

Tapi PLTS Masjid Agung bukan cuma soal menghemat uang. Masjid ini memiliki smber energi bersih. Anak-anak yang belajar ngaji di sini bukan hanya belajar huruf hijaiyah, tapi juga belajar  sinar matahari bisa bikin lampu menyala. Shalat tetap khusyuk, bumi tetap aman, jamaah pun tersenyum.

Perumda Tirta Musi Palembang ikut mendukung program ini lewat TJSL. Biasanya urusan air minum, kali ini ikut “ngurus listrik matahari.” Lengkap sudah, air ada, listrik ada, niat baik ada. Tinggal masyarakatnya mau ikut atau tetap santai bilang, “Ah, listrik konvensional juga bisa –lah.”

Secara teknis, PLTS yang dipasang punya kapasitas 18,2 kWp, baterai 30 kWh, dan inverter 18 kW. Produksi listriknya lumayan Desember 2025 tercatat 1.137,2 kWh, Januari 2026 sudah 436,5 kWh.

Energi ini dipakai untuk lampu, kipas angin, AC, speaker, CCTV, dan televisi LED. Jadi jamaah tetap adem, listrik tetap hijau, hati tetap senang.

Menariknya, masjid ini sekarang bisa dibilang punya status baru sebagai pusat ibadah sekaligus contoh  “energi hijau.” Jamaah belajar shalat sambil belajar tentang energi bersih.

Efeknya? Anak-anak sadar lingkungan, jamaah dewasa tersadar, imam tersenyum dan  semua bisa bahagia.

Oleh sebab itu, Masjid Agung jadi simbol transformasi energi bersih di Palembang. Bukan sekadar soal teknologi, tapi juga simbol sosial dan spiritual. Satu masjid bisa memulai, dan efek domino-nya bisa menjangkau ratusan fasilitas publik lain. Kota terang, dompet aman, bumi tersenyum, semua hijau, semua bahagia.

Jadi saat ini Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin bukan hanya tempat sujud, tapi contoh nyata aksi kecil berdampak besar. Dari satu atap, satu panel surya, satu niat baik bisa lahir inspirasi ribuan orang untuk peduli bumi.

Seperti kata pepatah  “Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit.” Mulai dari satu masjid saja bisa membawa perubahan besar. Dan jangan menunggu sempurna untuk memulai kebaikan, karena yang kecil sekalipun jika konsisten akan berdampak besar.

Masjid ini membuktikan shalat bisa khusyuk, bumi bisa hijau, dompet tetap aman, mulai dari hal kecil, hasilnya bisa luar biasa. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siaga Karhutla 2020, Pemprov Tak Main-Main

    Siaga Karhutla 2020, Pemprov Tak Main-Main

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2020
    • account_circle Aan
    • visibility 1.322
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan nampaknya tidak akan main-main dalam menangani permasalahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), di wilayah Sumsel. Tidak hanya ribuan personil yang dikerahkan, bahkan Pemrov Sumsel telah memberikan bantuan keuangan kepada 10 kabupaten berdampak Karhutla dengan total Rp 45 Miliar. Hal tersebut diungkapkan  Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Mawardi Yahya didampingi Kadis LHP […]

  • Agar Terampil, Disnaker Palembang Latih  Pencari Kerja

    Agar Terampil, Disnaker Palembang Latih Pencari Kerja

    • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.374
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota Palembang melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) melatih puluhan pencari kerja agar mereka menjadi terampil. Acara pelatihan itu secara resmi dibuka oleh Kepala Disnaker Palembang, Yanurpan Yany, di Aula utama gedung kantor Camat Ilir Timur Satu, Selasa (24/5/2022). Yanurpan mengatakan, selama 28 hari sekitar 80 pencari kerja akan dilatih khusus sesuai bidang kerja yang diikuti. […]

  • “Muba Melepas, Sumsel Menyambut, Langkah Baru Apriyadi”

    “Muba Melepas, Sumsel Menyambut, Langkah Baru Apriyadi”

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.161
    • 0Komentar

    ORANG bilang “pindah kerja itu rezeki”, maka buat Dr Apriyadi MSi, rezekinya bukan kaleng-kaleng. Setelah puluhan tahun jadi penggawa di Pemkab Musi Banyuasin (Muba), kini beliau resmi naik pangkat ke level provinsi sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sumsel. Tapi jangan salah, walau berangkat ke Palembang, aroma kopi dan getah karet Muba tetap nempel di […]

  • Palembang Kenalkan Model Edukasi Publik Kolaboratif untuk SD

    Palembang Kenalkan Model Edukasi Publik Kolaboratif untuk SD

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota Palembang meluncurkan model inovatif kolaborasi antara pemerintah dan universitas untuk pendidikan dasar. Rumah Belajar Wong Kito kini berfungsi sebagai pusat inovasi pendidikan bagi pelajar kelas VI Sekolah Dasar sekaligus tempat mahasiswa Universitas PGRI Palembang mengembangkan kompetensi mengajar secara langsung. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Palembang, Adi Zahri, mengatakan program ini menekankan kolaborasi aktif […]

  • Tiga Mata Pelajaran, KBRI Tokyo Luncurkan Program Kursus Jarak Jauh

    Tiga Mata Pelajaran, KBRI Tokyo Luncurkan Program Kursus Jarak Jauh

    • calendar_month Rabu, 21 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 731
    • 0Komentar

    DUTA Besar Republik Indonesia untuk Jepang dan Federasi Mikronesia, Heri Akhmadi, meluncurkan program layanan pendidikan dasar dan menengah berupa Kursus Jarak Jauh (KJJ). Program ini, menawarkan kursus tiga mata pelajaran, yakni Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, serta Bahasa dan Sastra Indonesia. Dubes Heri menjelaskan, tiga mata pelajaran yang ditawarkan tersebut merupakan […]

  • Pokja Bunda Paud Sumsel Harus Awasi Anak dari Kejahatan Akses Internet di Masa Pandemi

    Pokja Bunda Paud Sumsel Harus Awasi Anak dari Kejahatan Akses Internet di Masa Pandemi

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 975
    • 0Komentar

    SAAT pandemi Covid-19 dimana anak-anak lebih banyak memanfaatkan internet untuk belajar dan berkomunikasi dengan teman, kondisi ini sangat rentan dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk mencari korban dari kalangan anak-anak. Untuk itu kalangan orang diingatkan agar memberikan pengawasan yang ekstra ketat saat anak berselancar di dunia maya tersebut. “Pandemi ini sudah berlangsung 7 bulan. Selama pandemi ini […]

expand_less
WordPress Archive Everest Forms Geolocation Everest Forms Google Sheets Everest Forms Multi Part Everest Forms PayPal Standard Everest Forms PDF Submission Everest Forms Post Submissions Everest Forms (Pro) Everest Forms Stripe Everest Forms Survey, Polls and Quiz Everest Google Places Reviews