Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Tiga Mata Pelajaran, KBRI Tokyo Luncurkan Program Kursus Jarak Jauh

Tiga Mata Pelajaran, KBRI Tokyo Luncurkan Program Kursus Jarak Jauh

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 21 Jul 2021
  • visibility 753
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUTA Besar Republik Indonesia untuk Jepang dan Federasi Mikronesia, Heri Akhmadi, meluncurkan program layanan pendidikan dasar dan menengah berupa Kursus Jarak Jauh (KJJ). Program ini, menawarkan kursus tiga mata pelajaran, yakni Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, serta Bahasa dan Sastra Indonesia.

Dubes Heri menjelaskan, tiga mata pelajaran yang ditawarkan tersebut merupakan fondasi pembentukan karakter dan jati diri seseorang sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). “Ketiga fondasi tersebut hanya bisa didapatkan di Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN), dan tidak diajarkan pada sekolah umum di Jepang, ” tutur Dubes Heri, seperti dikutip dalam rilis Kemendikbudristek di Jakarta, Selasa (20/7/2021).

Anak usia sekolah WNI yang tinggal di Jepang, kata Dubes Heri, tidak semuanya sekolah di SILN Tokyo. “KBRI ingin memastikan anak-anak WNI yang masih bersekolah di sekolah umum atau sekolah internasional memiliki wawasan kebangsaan dan paham ideologi negara dengan program KJJ, dan ini gratis,” terangnya.

Selain itu, Dubes Heri, juga ingin memastikan anak WNI yang tinggal di berbagai penjuru di Jepang dapat terfasilitasi pendidikannya di SILN Tokyo, pihaknya melalui Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) mengajukkan izin kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) agar dapat melakukan pendidikan jarak jauh.

Pada kesempatan yang sama, Atdikbud, Yusli Wardiatno, menerangkan dalam penyusunan kurikulum KJJ dilakukan bekerja sama dengan Kepala Sekolah dan Guru-guru SILN Tokyo. “Penyusunan kurikulum dan sosialisasi KJJ telah berlangsung sejak Januari 2021, baik melalui media sosial ataupun pertemuan langsung dengan masyarakat pada daerah yang cukup banyak WNI,” ungkap Atdikbud Yusli.

Ia menambahkan, kursus ini merupakan bagian dari peningkatan layanan pendidikan bagi seluruh WNI yang ada di Jepang dalam menanamkan cinta Tanah Air Indonesia. Dengan peluncuran KJJ, KBRI ingin memastikan bahwa negara ada dalam melayani masyarakat di sektor pendidikan di Jepang.

Salah satu orang tua siswa, Satria Zulkarnaen Bisri, yang merupakan diaspora dan bekerja di RIKEN, menyatakan bahwa KJJ adalah program yang sudah lama ditunggu oleh WNI yang tinggal di Jepang.

“Program ini akan membantu anak-anak Indonesia di luar negeri, khususnya di Jepang, dalam memahami identitas dirinya sebagai warga negara Indonesia, dan juga sebagai umat beragama, yang terpenting adalah supaya anak-anak kami bisa berbahasa Indonesia dengan baik sehingga berkomunikasi dengan sanak saudaranya di Indonesia. Mudah-mudahan, ke depan bisa lebih banyak lagi yang berpartisipasi. Begitu juga mungkin isinya pun bisa sedikit ditambah dengan pelajaran Sejarah Indonesia,” harap Zulkarnaen.

Acara peluncuran program KJJ yang digelar Sabtu (17/7) tersebut, dihadiri siswa yang terdaftar yang juga didampingi orang tua masing-masing. Dubes Heri menyapa satu-persatu siswa peserta KJJ sekaligus memberikan kuis pada peserta tentang lima sila dari Pancasila. Peserta yang jawabannya benar diberikan hadiah berupa buku “Laskar Pelangi” yang sudah diterjemahkan dalam Bahasa Jepang.InfoPublik (***)

Ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bantuan Gempa NTT Tembus 253 Ton, Distribusi ke Flores Terus Dikebut

    Bantuan Gempa NTT Tembus 253 Ton, Distribusi ke Flores Terus Dikebut

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 42
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Bantuan untuk masyarakat terdampak gempa NTT terus bergerak memasuki hari kelima pascabencana. Hingga Rabu (19/8/2026), pemerintah mencatat 253 ton logistik telah dikirim melalui jalur udara untuk memenuhi kebutuhan warga di sejumlah wilayah Flores. Pemerintah kini memperkuat distribusi agar bantuan yang sudah terkumpul tidak berhenti di posko. Dua titik utama disiapkan di Labuan Bajo […]

  • Xapo Bank Perluas Jalur Pembayaran Stablecoin, jadi Bank Berlisensi Pertama yang Rasakan Penyetoran, Penarikan USDC dan USDT

    Xapo Bank Perluas Jalur Pembayaran Stablecoin, jadi Bank Berlisensi Pertama yang Rasakan Penyetoran, Penarikan USDC dan USDT

    • calendar_month Senin, 22 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.855
    • 0Komentar

    BANGKOK, THAILAND – Media OutReach – 22 Mei 2023 – Xapo Bank, bank swasta berlisensi penuh yang menggabungkan perbankan tradisional dengan akses ke Bitcoin dan stablecoin, telah menjadi bank pertama di dunia yang mengintegrasikan jalur pembayaran Tether (USDT). Dimulai dengan peluncuran bertahap, jalur pembayaran akan tersedia sepenuhnya untuk semua anggota pada akhir bulan Mei. Membangun […]

  • ASN & Keluarga Dilarang Bepergian Ke Luar Daerah Saat Libur Panjang 1-4 April 2021

    ASN & Keluarga Dilarang Bepergian Ke Luar Daerah Saat Libur Panjang 1-4 April 2021

    • calendar_month Jumat, 2 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.096
    • 0Komentar

    UNTUK mengantisipasi potensi lonjakan kasus positif COVID-19 di masa libur panjang yang berlangsung terkait Hari Peringatan Wafat Isa Almasih 2021, KemenPANRB mengeluarkan surat edaran yang melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan keluarganya untuk bepergian ke luar daerah dan/atau mudik pada periode 1-4 April 2021. Namun dikecualikan untuk hal-hal seperti melaksanakan perjalanan tugas kedinasan dan berada dalam […]

  • Sabet 5 emas, ini reaksi salah satu ortu atlet Muba

    Sabet 5 emas, ini reaksi salah satu ortu atlet Muba

    • calendar_month Sabtu, 30 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 955
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Siapa pun akan bangga melihat putra dan putri berprestasi, salah satu contoh orang tua atlet Muba setelah sang anak meraih medali emas, ia melakukan sujud syukur orang Tua Keysha Qonitha Dzakirah “Rano” yang menyaksikan langsung ajang Kompetisi perpaprov Kabupaten Lahat tersebut anaknya mampu meraih 5 emas Berdasarkan pantauan kami bahwa emas yang di […]

  • “Bimtek Keuangan Sekolah Palembang, BOS Jangan Bocor!”

    “Bimtek Keuangan Sekolah Palembang, BOS Jangan Bocor!”

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.057
    • 0Komentar

    PALEMBANG, kota yang terkenal dengan pempek dan sungai Musinya, kali ini kedatangan pahlawan baru bagi kepala sekolah, “Bimbingan Teknis (Bimtek) Keuangan Sekolah”. Wali Kota Ratu Dewa resmi membuka acara ini di Kebon Gede Venue, Rabu (28/10/2025). Bayangin, 370 kepala sekolah dari TK sampai SMP berkumpul, siap belajar mengelola uang BOS agar tidak “bocor” seperti kantong […]

  • “Jalan Tol Inovasi, Kampus ke Industri, Jangan Cuma Nyangkut di Laboratorium”

    “Jalan Tol Inovasi, Kampus ke Industri, Jangan Cuma Nyangkut di Laboratorium”

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 863
    • 0Komentar

    ADA pepatah lama “Ilmu tanpa amal bagaikan pohon tanpa buah.” Nah, di Indonesia pepatah itu sering kebalik pohonnya banyak, buahnya entah kemana, yang nongol malah laporan setebal bantal hotel melati. Beginilah nasib sebagian besar riset di kampus kita berakhir sebagai skripsi yang dipajang di perpustakaan, hanya dibaca dosen penguji dan cicak yang lewat di rak […]

expand_less
WordPress Archive Ultimate Member Followers Addon Ultimate Member for WooCommerce Ultimate Member Friends Addon Ultimate Member Google reCAPTCHA Addon Ultimate Member Groups Addon Ultimate Member Instagram Ultimate Member MailChimp Addon Ultimate Member myCRED Ultimate Member Online Users Addon Ultimate Member Private Content Addon