Rabu, 26 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Palembang Kenalkan Model Edukasi Publik Kolaboratif untuk SD

Palembang Kenalkan Model Edukasi Publik Kolaboratif untuk SD

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • visibility 128
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEMERINTAH Kota Palembang meluncurkan model inovatif kolaborasi antara pemerintah dan universitas untuk pendidikan dasar. Rumah Belajar Wong Kito kini berfungsi sebagai pusat inovasi pendidikan bagi pelajar kelas VI Sekolah Dasar sekaligus tempat mahasiswa Universitas PGRI Palembang mengembangkan kompetensi mengajar secara langsung.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Palembang, Adi Zahri, mengatakan program ini menekankan kolaborasi aktif antara pemerintah dan kampus. “Kami ingin menciptakan model pendidikan publik berkelanjutan, menggabungkan fasilitas belajar, guru profesional, dan program literasi anak,” ujarnya, Selasa (10/2).

Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi pelajar SD menjelang ujian akhir sekaligus memberi mahasiswa pengalaman praktik mengajar. Rumah Belajar Wong Kito menyediakan ruang belajar ramah anak, koleksi buku bacaan, dan fasilitas interaktif yang mendukung proses pembelajaran.

Universitas PGRI Palembang berperan menyiapkan modul pembelajaran, menetapkan standar kurikulum, dan menurunkan calon guru terbaik untuk mendampingi pelajar. Rektor Universitas PGRI, Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si., mengatakan, “Kolaborasi ini memungkinkan mahasiswa mengasah kemampuan mengajar sekaligus memastikan anak-anak menerima pelajaran berkualitas.”

Bimbel berlangsung setiap Selasa dan Kamis. Anak-anak mengikuti sesi belajar interaktif dengan guru profesional, sementara mahasiswa memantau dan menyesuaikan materi sesuai kebutuhan. Sistem ini memadukan teori dan praktik sehingga mendukung literasi, numerasi, dan keterampilan dasar pelajar SD.

Pemerintah Kota Palembang menargetkan ratusan pelajar mengikuti program tahap awal. Evaluasi diterapkan secara berkala untuk memastikan efektivitas metode pembelajaran, kualitas guru, dan kepuasan peserta serta orang tua. Pendaftaran dapat dilakukan melalui situs resmi Pemkot Palembang atau langsung di Rumah Aspirasi tanpa biaya tambahan.

Adi Zahri menekankan bahwa program ini menjadi contoh inovasi layanan publik berbasis pendidikan. Rumah Belajar Wong Kito tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengaduan, tetapi juga sebagai ruang pengembangan pendidikan yang dapat direplikasi di kota lain.

Bukman Lian menambahkan bahwa Palembang menunjukkan bagaimana kota menengah bisa menjadi pionir inovasi pendidikan. Dengan menggabungkan sumber daya pemerintah dan universitas, Palembang menciptakan ekosistem pendidikan inklusif dan merata untuk semua pelajar SD.

Program ini juga bertujuan mengurangi kesenjangan pendidikan, memberikan akses belajar setara bagi anak-anak dari berbagai latar belakang sosial ekonomi. Orang tua dapat menyampaikan masukan melalui mekanisme pengaduan dan evaluasi yang transparan.

Selain itu, anak-anak mendapatkan manfaat tambahan melalui taman bacaan yang tersedia di rumah belajar. Mereka dapat mengakses buku, meningkatkan minat baca, dan belajar di lingkungan yang aman dan nyaman.

Peluncuran program ini menegaskan strategi pemerintah kota dalam mengintegrasikan pendidikan publik dengan pengembangan kapasitas mahasiswa. Model kolaboratif ini bisa menjadi contoh bagi kota lain dalam menciptakan ruang inovasi pendidikan publik.

Satu kalimat storytelling tipis di akhir Rumah Belajar Wong Kito kini menjadi simbol kolaborasi inovatif pemerintah dan kampus dalam menyediakan pendidikan berkualitas dan merata bagi anak-anak Palembang. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumsel Siap Jadi Tuan Rumah FIFA U-20 Word Cup 2021

    Sumsel Siap Jadi Tuan Rumah FIFA U-20 Word Cup 2021

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 868
    • 0Komentar

    “Insha Allah Provinsi Sumsel layak dan siap menyelenggarakan ini, dua tahun ke depan tentu kita masih cukup waktu mempersiapkan semuanya,”

  • Tangani COVID-19, Pemkot Palembang Alokasikan Dana Senilai Rp116 Miliar

    Tangani COVID-19, Pemkot Palembang Alokasikan Dana Senilai Rp116 Miliar

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 920
    • 0Komentar

    Guna menangani COVID-19 yang tengah melanda saat ini, Pemerintah Kota Palembang mengalokasikan dana senilai Rp116 miliar.     WALIKOTA Palembang H Harnojoyo dalam rapat gugus tugas penanganan percepatan Covid-19, di Rumah Dinas Walikota Palembang, Kamis (2/3/2020). “Dana Rp 116 Miliar tersebut, dari hasil pergeseran anggaran DAK, APBD Dana Hibah sosial sifatnya merupakan keperluan yang tidak […]

  • Libatkan Perusahaan Perbaiki Infrastruktur Jalan, Ini Langkah Pemkab Muba 

    Libatkan Perusahaan Perbaiki Infrastruktur Jalan, Ini Langkah Pemkab Muba 

    • calendar_month Rabu, 6 Sep 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.006
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – – Kabupaten Musi Banyuasin yang memiliki potensi dalam sektor sumber daya alam menarik banyak para investor untuk berinvestasi. Perusahaan yang berinvestasi bergerak diberbagai bidang mulai dari perkebunan, pertambangan, minyak dan gas bumi. Pemerintah Kabupaten Muba pun menyambut baik akan hal tersebut karena dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan menyerap tenaga kerja dari […]

  • Pede, Kali ke-10 Pertahankan WTP, Begini Reaksi Bupati OKI 

    Pede, Kali ke-10 Pertahankan WTP, Begini Reaksi Bupati OKI 

    • calendar_month Sabtu, 8 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.203
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumsel mampu mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran (TA) 2020 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Sumsel. Raihan tahun ini untuk ke sepuluh kalinya secara beruntun. Bupati OKI, H. Iskandar, SE merasa bersyukur karena Pemkab OKI bisa meraih opini WTP […]

  • Belajarlah dari Tragedi Susur Sungai Jogya

    Belajarlah dari Tragedi Susur Sungai Jogya

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 786
    • 0Komentar

    TRAGEDI susur sungai di Yogyakarta yang menewaskan sejumlah pelajar menjadi perhatian daerah lain. Basarnas harus menjadikan tragedi tersebut pelajaran berharga agar tidak terjadi di Sumsel. Salah satu kemungkinan penyebab terjadinya musibah tersebut adalah terbatasnya mitigasi bencana dan kurangnya pengetahuan, sehingga perlu peran aktif dari Basarnas dan instansi terkait lainnya seperti BPBD untuk menyiapkan langkah antisipasi […]

  • Cara Muba Peringati Hari Lingkungan Hidup Se- Dunia

    Cara Muba Peringati Hari Lingkungan Hidup Se- Dunia

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 738
    • 0Komentar

    MASYARAKAT Musi Banyuasin [Muba] dihimbau untuk  tetap memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan, dan kepada masyarakat memulai kegiatan sehari-hari melaksanakan pengelolaan sampah dengan prinsip 3R (Reuse, Reduce, dan Recycle) pengurangan penggunaan plastik sekali pakai sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan. Hal itu ditekankan Penjabat Bupati Musi Banyuasin Drs H Apriyadi MSi saat memperingati  Hari Lingkungan […]

expand_less
WordPress Archive University of Education WordPress Theme – Courses Management WP Unleash – Life Coach Elementor Template Kit Unlimited Addons for WPBakery Page Builder Unlimited Elements for Elementor Pro Unniq – Dark Digital Creative Agency Elementor Template Kit Uno – Creative Photography WordPress Theme unRovr – Animated vCard WordPress Theme Unta – MultiPurpose Business WordPress Theme Uomo – Multipurpose WooCommerce WordPress Theme UpCreators – Digital Creators WordPress Theme