Minggu, 4 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » Mediasi PHI, Surat Anjuran vs Kaos Kaki Hilang

Mediasi PHI, Surat Anjuran vs Kaos Kaki Hilang

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
  • visibility 3.232
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAGI itu, di kantor Disnakertrans, Pak Herryandi Sinulingga lagi santai nyruput kopi sambil scroll HP. Tiba-tiba WhatsApp-nya berbunyi keras ding dong.

“Pak! Ada 66 pekerja PT Bintang Sukses Energi mau mediasi. Katanya bawa spanduk ‘Kami Pengen Surat Anjuran’. Eh, serius nggak nih?”

Herryandi nyengir sambil mengelap kacamata. “66 orang ya? Waduh… kalau mereka bawa drum band juga, saya siap bikin konser mini di ruang mediasi. Kalau bisa dipermudah, kenapa mesti dipersulit, ya?”.

Dan begitulah, dunia perselisihan industrial kadang lebih mirip sinetron komedi daripada drama serius.

Di ruang mediasi, suasana sudah mirip acara stand-up comedy. Pekerja datang dengan muka serius tapi mata berbinar, perusahaan duduk di seberang dengan gestur sok tegas tapi tangan gemetaran, dan mediator duduk di tengah sambil siap lempar joke.

“Pak, ini cek lem saya habis, gimana kalau gaji telat?” tanya Cek Lem dari PT Kencana Subur Sejahtera, mukanya panik tapi kelihatan lucu.

“Tenang, Nak. Kita mediasi dulu. Nanti gajimu nggak bakal hilang kayak kaos kaki di mesin cuci, janji!”, jawab mediator sambil senyum.

Di sisi lain, Rusli dari PT Intimegah Bestari Pertiwi ikut nyengir tapi serius “Pak, hak pekerja jangan sampai macet kayak lampu merah di persimpangan kota, ya!”

Momen itu bikin semua yang hadir ngakak. Mediator sampai harus menahan tawa sambil mengetuk meja “Oke, fokus, fokus… tapi santai aja, ya!”.

Ternyata, lima kasus PHI bulan Oktober 2025 berhasil diselesaikan. Ada yang ketawa lega, ada yang senyum simpul, semua pulang dengan hati ringan. Surat anjuran diterbitkan, pekerja puas, perusahaan lega, dan mediator? Mereka puas karena berhasil bikin orang-orang serius ngakak di tengah masalah.

Sejak diluncurkan 17 Agustus 2025, sistem pengaduan online dan call center WhatsApp 082279830006 jadi penyelamat. Pak Herryandi menekankan

“Kalau bisa dipermudah, kenapa mesti dipersulit? Pelayanan publik itu bukan cuma formalitas, tapi soal kemudahan masyarakat”

Memasuki November 2025, tiga kasus lagi menunggu giliran mediasi, antara lain PT Sriwijaya Nusantara Sejahtera – SBPI KASBI PT SNS. PT Arum Makmur Sejahtera – SBPI KASBI PT AMS

PT Bintang Sukses Energi – Paulus Amanto c.s. (66 pekerja)

Bayangkan saja, 66 orang datang dengan ekspresi campur aduk, serius, penasaran, tapi kadang ada yang senyum-senyum misterius kayak mau bikin prank. Perusahaan juga siap dengan argumen legal tapi waspada, takut salah ngomong sedikit bikin mediator ketawa sampai sidang molor.

“Pak, kalau saya demo sambil joget TikTok, boleh nggak?” tanya salah satu pekerja.
Mediator menahan tawa “Boleh… tapi jangan sampai sidang lebih lama dari durasi satu season drama Korea, ya!”

Dialog absurd seperti ini menunjukkan mediasi nggak selalu kaku. Humor kadang jadi bumbu rahasia supaya semua pihak rileks, fokus, dan lebih gampang menemukan solusi.

Pesan moralnya jelas, yaitu duduk bareng, ngobrol, dan selesaikan masalah dengan cara damai itu lebih efektif daripada ribut-ribut nggak jelas. Humor nggak bikin masalah hilang, tapi bikin hati lega.

Selain itu, mediasi yang transparan dan cepat bikin perusahaan belajar satu hal penting, hargai hak pekerja, jangan cuma mikirin untung. Kalau pekerja senang, perusahaan jalan lancar, nggak ribet di mediasi.

Di dunia perselisihan industrial, hukum memang serius, tapi kalau dikemas dengan tawa, semua orang senang, termasuk yang tadinya bete. Pekerja pulang senang, perusahaan lega, mediator puas, dan masyarakat ikut senang.

Kalau mau lapor perselisihan, jangan diem aja, klik bit.ly/DisnakertransMubaPHI atau WhatsApp ke 082279830006. Hakmu nggak bakal jalan sendiri, tapi kalau kamu bergerak, ada jalan damai yang bisa bikin semua pihak happy.

Di akhir hari, Pak Herryandi menyesap kopi terakhirnya sambil tersenyum

“Ternyata mediasi bisa bikin ngakak juga. Dan yang penting, semua masalah selesai, hak pekerja aman, perusahaan lega, masyarakat senang. Mediasi itu nggak cuma formalitas, tapi juga seni!”.[***]

Catatan redaksi : Tulisan ini diangkat dari rilis resmi Disnakertrans Kabupaten Musi Banyuasin tentang peningkatan penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PHI). Gaya penyajian dibuat ringan dan jenaka agar isu ketenagakerjaan bisa lebih dekat dan mudah dipahami masyarakat.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pandemi, Merawat  Rasa Berbagi dan Peduli

    Pandemi, Merawat Rasa Berbagi dan Peduli

    • calendar_month Minggu, 1 Agt 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 1.739
    • 0Komentar

    Di saat mendapat musibah atau kala merasakan penderitaan yang serupa, rasa berbagi dan peduli tetap harus dijaga dan dirawat. Begitupun ketika pandemi telah mendera hampir dua tahun, ternyata virus itu tak mampu mematikan rasa peduli itu. Kalau kita tergolong kaum berpunya, mungkin nilainya bisa fantastis. Misalnya, yang dilakukan keluarga almarhum Akidi Tio, yang kemarin menyerahkan […]

  • Perum Bulog Riau Salurkan 3,1 Ton Lebih Beras, Untuk KPM di 12 Kabupaten

    Perum Bulog Riau Salurkan 3,1 Ton Lebih Beras, Untuk KPM di 12 Kabupaten

    • calendar_month Senin, 19 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 629
    • 0Komentar

    PERUM Bulog Kanwil Riau Kepri menyalurkan bantuan sebanyak 3.156.230 kg beras untuk 315.623 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baik KPM Program Keluarga Harapan (KPM-PKH) maupun KPM Bantuan Sosial Tunai (KPM-BST) yang ada di Provinsi Riau. Hal itu diungkapkan H Bachtiar AS, Kepala Perum Bulog Kanwil Riau Kepri, seperti tertuang dalam suratnya kepada Gubernur Riau Drs H […]

  • Gaet Perguruan Tinggi, Ubah Prilaku Masyarat untuk Jadi Penghasil

    Gaet Perguruan Tinggi, Ubah Prilaku Masyarat untuk Jadi Penghasil

    • calendar_month Kamis, 3 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.739
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) Gubernur Sumsel  H Herman Deru menggandeng lembaga perguruan tinggi salah satunya Universitas Sriwijaya. Pada saat menghadiri  Dies Natalis  Unsri ke-62, di Graha Sriwijaya Unsri Palembang, Kamis (3/11), Gubernur  Herman Deru menyebut GSMP  merupakan satu cara  merubah maindset masyarakat yang tadinya membeli menjadi penghasil. Karena itu  dibutuhkan […]

  • Evaluasi Implementasi PPKM Darurat Terus Dilakukan 

    Evaluasi Implementasi PPKM Darurat Terus Dilakukan 

    • calendar_month Minggu, 18 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.299
    • 0Komentar

    KOODINATOR Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang juga Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pihaknya tengah melakukan evaluasi terhadap apakah PPKM dibutuhkan perpanjangan lebih lanjut. Hasil evaluasi juga akan terlebih dulu dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo.  “Kami akan laporkan kepada Presiden dan dua tiga hari ke depan, kita akan umumkan secara […]

  • Percepat Vaksinasi, Pemprov Laksanakan Vaksinasi Serentak di 129 Titik

    Percepat Vaksinasi, Pemprov Laksanakan Vaksinasi Serentak di 129 Titik

    • calendar_month Jumat, 18 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 631
    • 0Komentar

    KOMITMEN Gubernur Sumsel H Herman Deru untuk mempercepat pemberian vaksinasi covid-19 kepada masyarakat terus diwujudkan. Seperti pada Jum’at (18/2). Pemberian vaksinasi covid-19 tersebut dilakukan secara serentak di 129 titik di Sumsel. Diketahui, hal itu dilakukan guna menanggapi arahan Presiden RI Joko Widodo yang menginstruksikan agar Provinsi, Kabupaten dann Kota di Indonesia mempercepat vaksinasi covid-19 menyusul […]

  • Bantuan Pemerintah Pusat Dinilai Sangat Membantu Kurangi Kerusakan Jalan Kabupaten  Muba

    Bantuan Pemerintah Pusat Dinilai Sangat Membantu Kurangi Kerusakan Jalan Kabupaten  Muba

    • calendar_month Jumat, 2 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 807
    • 0Komentar

    Sekayu – Bantuan dari pemerintah pusat untuk perbaikan jalan kabupaten dinilai sangat membantu mengurangi kerusakan.Hal itu sejalan dengan konsen Muba menuntaskan kerusakan jalan secara bertahap.Bahkan dengan upaya yang tidak hanya mengandalkan anggaran melalui APBD. “Kegetolan untuk menyelesaikan kerusakan infrastruktur jalan di Bumi Serasan Sekate tersebut direspon Presiden RI Joko Widodo dan Kementerian PUPR,”kata Kadis PUPR […]

expand_less
WordPress Archive Acele – Responsive APP Showcase WordPress Theme Acelle Connect – WordPress Plugin for Acelle Mail ACF Extended Pro ACF for AMP Addon Actionable Google Analytics for WooCommerce Actions Pack Premium For Elementor Active eCommerce POS Manager Add-on Active eCommerce Seller App Activity – Booking WordPress Theme Aculia | Laboratory & Research WordPress Theme