Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » KPC PEN » Evaluasi Implementasi PPKM Darurat Terus Dilakukan 

Evaluasi Implementasi PPKM Darurat Terus Dilakukan 

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 18 Jul 2021
  • visibility 1.284
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOODINATOR Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang juga Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pihaknya tengah melakukan evaluasi terhadap apakah PPKM dibutuhkan perpanjangan lebih lanjut. Hasil evaluasi juga akan terlebih dulu dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo. 

“Kami akan laporkan kepada Presiden dan dua tiga hari ke depan, kita akan umumkan secara resmi,” ujar Luhut, Sabtu (17/7/2021). 

Menurut Luhut, ada dua indikator yang digunakan untuk mengevaluasi periode transisi. Beberapa relaksasi dalam dilakukan jika indikator penambahan kasus konfirmasi dan Bed Occupancy Ratio (BOR) makin baik. 

Dia menilai, beberapa daerah mencapai penurunan mobilitas masyarakat cukup baik dan penambahan kasus sudah menurun, seperti DKI Jakarta dan Bali juga diperkirakan menurun pada sepekan ke depan. Jika konsisten semua, Luhut yakin akhir Juli posisi sudah membaik. 

Luhut menyebut, berdasarkan pemantauan kami terhadap indikator google traffic, facebook mobility, dan indeks cahaya malam, telah terjadi penurunan yang signifikan terhadap mobilitas dan aktivitas masyarakat. Hal ini membuat harapan bahwa penularan varian Delta ini bisa diturunkan. 

Namun, lanjutnya, penurunan aktivitas dan mobilitas ini tidak serta merta menunjukkan penurunan kasus karena ada masa inkubasi penularan yang sudah terjadi sebelumnya dan berbagai faktor lain. Hasil penelitian berbagai institusi dibutuhkan waktu kurang lebih 14-21 hari untuk menunjukkan kasus ini menurun.

 

“Ini mungkin bisa terjadi kalau kita semua konsisten dalam pelaksanaan PPKM Darurat ini. Oleh karena itu saya minta semua daerah, untuk bahu membahu melawan varian Delta ini,” kata Menko Luhut.

Dalam kesempatan itu, Luhut selaku Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali dari lubuk hati yang paling dalam memohon maaf kepada seluruh rakyat Indonesia jika dalam pelaksanaan PPKM masih belum optimal. Dia berjanji bersama jajaran, menteri dan kepala lembaga terkait akan terus bekerja keras memastikan penyebaran varian delta ini bisa diturunkan dan penyaluran bantuan sosial segera dilakukan. 

“Bapak Presiden juga telah memberikan penekanan kepada para menteri untuk memastikan bantuan sosial bisa segera diterima masyarakat yang berhak. Ini prioritas dari presiden,” ujar Luhut. 

Dia mengakui, bukan hal mudah bagi pemerintah memutuskan PPKM Darurat ini. Di satu sisi harus menghentikan laju penularan varian Delta yang eksponensial atau naik tinggi agar para dokter, perawat, bidan di Rumah Sakit, Puskesmas, dan Pelayanan Kesehatan bisa menyembuhkan pasien COVID-19 yang jumlahnya cukup banyak saat ini. Namun di sisi lain, dampak terhadap ekonomi rakyat kecil juga besar akibat penurunan aktivitas dan mobilitas masyarakat, mal dan pusat perbelanjaan harus tutup, karyawan pabrik harus dikurangi untuk memastikan protokol kesehatan berjalan. Restoran dan tempat makan hanya melayani take away, tentunya akan mengurangi omset atau pendapatan.  “Ini bukan kebijakan yang mudah untuk menyeimbangkan hal tersebut,” ujarnya. 

Tapi, menurut Luhut, pemerintah memutuskan PPKM Darurat ini perlu diambil untuk menghentikan varian Delta. Untuk meringankan beban rakyat yang terdampak PPKM Darurat ini, Presiden Jokowi telah memerintahkan para menteri untuk memberi tambahan bantuan yang bisa diberikan untuk meringankan beban akibat PPKM ini. 

Luhut menambahkan, Pemerintah akan memberikan tambahan anggaran untuk bantuan sosial yang segera dikucurkan Menteri Keuangan dan Menteri Sosial. Kemudian, Pemerintah juga akan meningkatkan alokasi anggaran untuk kesehatan antara lain meliputi untuk biaya perawatan pasien COVID-19 di Rumah Sakit, penambahan insentif nakes, tenaga vaksinasi, pembangunan rumah sakit Lapangan, pembelian oksigen, dan pembagian dua juta obat gratis bagi OTG dan Gejala ringan yang sudah dimulai oleh Presiden Jokowi. 

Luhut mengingatkan, tidak bisa menyelesaikan pandemi COVID-19 ini terutama menghadapi varian Delta hanya dengan menambah tempat tidur di RS, dokter, dan perawat. Penambahan fasilitas rumah sakit hal ini hanya solusi sementara. Solusi permanen adalah menjalankan protokol kesehatan yang ketat dan mempercepat program vaksinasi agar tercipta herd immunity atau kekebalan kelompok. 

“Karena itu saya memohon dengan sangat seluruh komponen masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan ketentuan tambahan dalam periode PPKM ini serta mengikuti program vaksinasi yang dijalankan pemerintah. Jumlah vaksin juga meningkat signifikan, yakni 1,5 juta pada bulan depan,” ujarnya. [***]

ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‘Gulai Ampai’ Kuliner Khas Muba Pukau Masyarakat Sumsel

    ‘Gulai Ampai’ Kuliner Khas Muba Pukau Masyarakat Sumsel

    • calendar_month Senin, 7 Agt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.033
    • 0Komentar

    Sumelterkini.co.id, Palembang – Pamerkan Kuliner dengan khas kearifan lokal, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) berhasil menarik perhatian masyarakat hingga meraih Juara 1 kategori Kuliner Terbaik pada Festival Anjungan dalam rangka Pekan Adat Provinsi Sumatera Selatan, tanggal 3 sampai 5 Agustus 2023 di Dekranasda Jakabaring Palembang. “Alhamdullilah, Kabupaten Muba kembali meraih juara 1 kategori kuliner terbaik pada […]

  • Siap-siap, 17 ASN Muba Terancam Sanksi Disiplin dan Pemotongan TPP, Kenapa ?

    Siap-siap, 17 ASN Muba Terancam Sanksi Disiplin dan Pemotongan TPP, Kenapa ?

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 842
    • 0Komentar

    LEBARAN Idul Fitri 1440 Hijriah sudah usai, dan cuti pun sudah selesai, namun masih ada saja Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tak mengindahkan aturan main yang telah dikeluarkan oleh pemda untuk bolos ataupun ‘Boboh’ [Nambah] cutinya. Padahal sudah jelas, ASN sudah beberapa kali diingatkan untuk tetap masuk kerja sesuai jadwal yang telah ditentukan tersebut. Nah, kebiasaan […]

  • HD Minta Poltekpar Kembangkan Wisata Religi di Sumsel

    HD Minta Poltekpar Kembangkan Wisata Religi di Sumsel

    • calendar_month Rabu, 14 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 874
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID,PALEMBANG – Gubernur Sumsel Herman Deru menghimbau kepada Politeknik Pariwisata Palembang (Poltekpar) dapat mengambil peran dalam pengembangan potensi pariwisata di Sumsel dengan bekerjasama dinas terkait. Dia menilai dengan adanya Sumber Daya Manusia (SDM) Poltekpar potensi kepariwisataan di Sumsel dapat lebih berkembang. Bicara Pariwisata, kata HD tentu Sumsel cukup bangga dan bersyukur karena sumber daya alam (SDA) […]

  • Pengurus Cabang Perbakin PALI Dilantik

    Pengurus Cabang Perbakin PALI Dilantik

    • calendar_month Sabtu, 21 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 881
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, PALI – Pengurus Cabang Perbakin Kabupaten PALI periode 2017-2022 di Gedung Orkes Pertamina Kabupaten PALI resmi dilantik Gubernur Sumsel Alex Noerdin. Di dalam sambutannya pada pelantikan tersebut, Ketua Umum Perbakin Sumsel Alex Noerdin meminta Pengurus Cabang Perbakin Kabupaten PALI untuk melaksanakan amanah dan tugas serta tanggung jawab sebagi pengurus perbakin. Dia menerangkan, Perbakin ini […]

  • Partisipasi Dalam Politik Indonesia Sudah Maju, Komite Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Apresiasi Pemerintah RI atas Capaian Pemajuan Hak Perempuan

    Partisipasi Dalam Politik Indonesia Sudah Maju, Komite Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Apresiasi Pemerintah RI atas Capaian Pemajuan Hak Perempuan

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.392
    • 0Komentar

    KOMITE penghapusan segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan (Convention on Elimination of All Forms of Discrimination Against Women) atau CEDAW memberikan apresiasi atas berbagai kemajuan di Indonesia dalam agenda pemajuan hak perempuan. Apresiasi tersebut disampaikan dalam pertemuan dialog konstruktif pada 28-29 Oktober 2021 antara Pemerintah RI yang dalam hal ini diketuai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan […]

  • Sigap Pastikan Stok Vaksin, Mari Percepat Vaksinasi COVID-19

    Sigap Pastikan Stok Vaksin, Mari Percepat Vaksinasi COVID-19

    • calendar_month Senin, 13 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 764
    • 0Komentar

    PEMERINTAH terus meningkatkan program vaksinasi nasional agar segera mencapai kekebalan komunal (herd immunity) untuk menghadapi pandemi COVID-19. Upaya-upaya yang dilakukan termasuk dengan memastikan ketersediaan vaksin cukup untuk pelaksanaannya, dan juga memastikan kelancaran distribusi. Setidaknya hingga 11 September 2021, pengadaan vaksin di Indonesia sudah mencapai lebih dari 232 juta dosis vaksin, baik dalam bentuk bahan baku/bulk […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Side Cart – Slide-In Cart with Ajax & Mini Cart Features WooCommerce Simple Auctions WooCommerce Simple Storewide Sale WooCommerce Single Product Page Builder WooCommerce Slack WooCommerce Smart Coupons Woocommerce SMS/WhatsApp Notifications WooCommerce SnapScan Gateway WooCommerce Social Login WooCommerce Social Login – WordPress Plugin