Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » “ASN PPPK Lulus, Disnakertrans & Kyai Rohman Stand-Up Kantor”

“ASN PPPK Lulus, Disnakertrans & Kyai Rohman Stand-Up Kantor”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • visibility 3.299
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAGI yang adem, Kantor Disnakertrans Muba tampak biasa saja, tapi suasana hati ASN PPPK baru? Waduh… kayak kue lapis campur aduk antara senang, gugup, dan penasaran. Mereka baru saja lulus PPPK Tahap 2, tapi belum ada yang sadar kalau hari pertama kerja itu kadang lebih absurd daripada drama sinetron.

Kyai Rohman masuk dengan langkah dramatis, tangan terkepal. “Anak-anak, selamat! Kalian sekarang bukan cuma ASN biasa, tapi calon superhero birokrasi!”.

Pak Herryandi, Kepala Disnakertrans, menambahkan sambil menatap tumpukan dokumen di meja “Betul, Kyai. Kalau kalian kira kantor ini cuma meja, kursi, dan printer… kalian salah besar. Ini arena gladiator modern, tapi versi sopan. Gladiator yang bisa tertawa sambil menandatangani dokumen!”.

ASN PPPK baru menatap satu sama lain, setengah bingung.
“Gladiator, Pak? Kita pakai pedang juga?” tanya salah satu ASN polos.

Kyai Rohman tertawa lebar. “Tidak, Nak! Senjata utama kalian adalah humor. Ya, humor! Kalau kalian bisa tertawa di tengah tumpukan dokumen, kalian bisa selamat dari apapun!”

Pak Herryandi ikut menimpali, gaya stand-up. “Contohnya printer kita kemarin… macet karena terlalu banyak kopi! Saya tanya, ‘Kenapa nggak minum air?” Eh, printer diam aja. Tapi hati-hati, printer bisa sakit hati kalau nggak dihargai”.

ASN PPPK semua menahan tawa, ada yang hampir jatuh dari kursi. Kyai Rohman pura-pura mengangkat mikrofon invisible,
“Dan kursi di sini bukan cuma untuk duduk. Kadang mereka bisa menilai ASN paling sabar. Kalau kursi sampai goyang sendiri, itu tandanya kalian harus lebih sabar… atau lebih cepat ambil kopi. Penting, Nak, penting!”

Pak Herryandi menambahkan dramatis. “Betul! Bahkan arsip pun bisa bercanda. Tadi pagi saya buka laci, ada surat undangan terselip, ‘Selamat datang, pahlawan PPPK!. Kalau arsip bisa ramah, kalian juga harus ramah, ya!”

Kyai Rohman menepuk bahu ASN yang paling gugup. “Anak-anak, pepatah bilang ‘Orang yang bisa tertawa di tengah tumpukan pekerjaan, biasanya yang paling siap menghadapi badai berikutnya.’ Nah, kalian sekarang tim superhero Disnakertrans. Superhero yang bisa menertawakan kekacauan sambil menaklukkan dokumen!”.

ASN baru mulai ikut bergaya stand-up sendiri. Seorang ASN dengan suara bersemangat “Kalau superhero harus tertawa, berarti kita harus ketawa bareng dokumen ya, Pak?”

“Benar sekali!” jawab Kyai Rohman. “Dokumen itu bisa jadi teman, bukan musuh. Kalau kalian bisa bercanda sama dokumen, percayalah… rakyat yang dilayani juga akan senang”.

Pak Herryandi menimpali sambil pura-pura serius. “Dan jangan lupa strategi superhero. Misalnya, jangan menumpuk berkas sampai langit. Kalau ingin yoga sambil ambil dokumen, itu pilihan, tapi capek juga!”

ASN baru tertawa lepas. Bahkan Kyai Rohman ikut ngakak, menepuk meja.
“Anak-anak, ASN yang hebat itu bukan cuma yang cepat, tapi yang bisa tertawa bareng, kolaborasi, dan tetap semangat. Kalau kalian bisa ketawa saat rapat panjang, pekerjaan terasa lebih ringan!”

Pak Herryandi menambahkan “Lihat, humor itu senjata rahasia. Satu lelucon bisa melunturkan ketegangan rapat, membuat kerja sama tim lebih solid, dan kadang membuat printer yang macet… merasa bersalah!”

Sesi stand-up kantor berlanjut. Kyai Rohman menepuk meja lagi, pura-pura memberi efek dramatis
“Sekarang kita latihan latihan rapat cepat sambil bercanda. Siapa cepat ketawa, dia dapat bonus… eh, tepuk tangan!”

ASN baru saling menatap, tapi semua tertawa. Seolah baru sadar, bekerja bisa tetap fun, tanpa mengurangi profesionalisme.

Pak Herryandi menambahkan wejangan serius tapi jenaka. “Anak-anak, kunci sukses ASN bukan cuma disiplin. Kolaborasi itu kunci. Kalau kalian bisa saling bantu, saling mengingatkan, dan sesekali bercanda, pekerjaan akan lebih ringan.

Dan jangan lupa, senyum itu gratis, tapi efeknya luar biasa”

Kyai Rohman menutup sesi pagi dengan wejangan terakhir “Pepatah lama bilang ‘Setetes tawa bisa mengalahkan lautan stres’. Jadi ingat, Nak, lulus PPPK hanyalah awal. Sekarang kalian bagian dari tim yang bukan cuma mengurus dokumen, tapi mengubah kehidupan masyarakat melalui pelayanan yang baik”.

Pak Herryandi menambahkan, sambil tersenyum lebar,
“Besok, kita mulai rapat ringan sambil bercanda. Latihan koordinasi sambil tertawa, karena Muba Maju Lebih Cepat itu bukan sekadar slogan… tapi bisa diwujudkan dengan kerja keras, kolaborasi, dan tentunya… humor!”

ASN baru pulang dengan hati ringan, senyum lebar, dan semangat baru. Mereka sadar satu hal penting lulus PPPK hanyalah awal, tapi bekerja dengan hati, kolaborasi, dan tawa yang tulus adalah kunci sukses menjadi ASN yang berdampak positif bagi masyarakat.

Malamnya, Kyai Rohman menatap langit Sekayu dan bergumam, “Besok kita lanjut stand-up kantor. Tapi ingat, Nak, superhero sejati bukan cuma yang bisa menaklukkan dokumen… tapi yang bisa menertawakan kekacauan!”

Dan Pak Herryandi menimpali
“Setuju, Kyai. Kalau ASN bisa tertawa bareng, bekerja sama, dan tetap profesional… maka Disnakertrans Muba siap menghadapi apa pun. Bahkan printer nakal pun akan luluh dengan senyum kita!”.

Jadi, ASN PPPK baru harus ingat! kerja keras itu penting, tapi jangan lupa hati, kolaborasi, dan tawa.

Humor bukan sekadar hiburan, tapi alat untuk bertahan, berinovasi, dan tetap manusiawi. Dengan prinsip itu, Muba Maju Lebih Cepat bukan sekadar slogan, tapi kenyataan yang bisa diwujudkan oleh ASN PPPK yang cerdas, bijak, dan bahagia.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peradilan yang Independen, Buat Indeks Demokrasi Indonesia Semakin Membaik

    Peradilan yang Independen, Buat Indeks Demokrasi Indonesia Semakin Membaik

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.633
    • 0Komentar

    IKLIM demokrasi Indonesia sekarang ini semakin membaik. Indeks demokrasi yang dirilis oleh The Economist Intelligence Unit (EIU) beberapa waktu lalu di London, Inggris, Indonesia termasuk negara dengan kinerja bagus dalam peningkatan demokrasi yang memberikan ruang berekspresi bagi warganya. Menurut laporan lembaga media yang bergengsi itu, indeks demokrasi di Indonesia mencatat peningkatan terbesar kedua secara global […]

  • Sejak 2017, Polri Sudah Lakukan Rekrutmen Anggota Berlatar Belakang Santri

    Sejak 2017, Polri Sudah Lakukan Rekrutmen Anggota Berlatar Belakang Santri

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 627
    • 0Komentar

    POLRI menyatakan bahwa sudah melaksanakan usulan Buya Syafi’i terkait meminta santri berkualitas dapat direkrut dalam pendidikan Akademi Kepolisian (Akpol). Hal tersebut konsisten dan sudah dilakukan sejak 2017. “Polri dari tahun 2017 sampai dengan saat ini telah melaksanakan kegiatan rekrutmen anggota Polri dari Perwira sampai Bintara yang memiliki latar belakang santri. Hafiz Quran, juara MTQ, dan […]

  • Tim Satgas Covid-19 di Muba Sidak ke Pasar Tradisional

    Tim Satgas Covid-19 di Muba Sidak ke Pasar Tradisional

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 805
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin terus mengantisipasi pencegahan dan penanganan penularan Covid-19, Kamis (30/4/2020) Gabungan Tim Satgas Covid-19 Dinas Kesehatan, Disperindag, Polres Muba, Kodim 0401 Muba, Pol PP, BPBD, Camat Sekayu serta Petugas Puskesmas Lumpatan turun langsung melakukan sidak ke pasar Terminal Randik Sekayu. “Selain sosialisasi kewajiban penggunaan masker di pasar tradisonal juga untuk mentaati jaga jarak […]

  • Wow, Puluhan Jurnalis & LSM Datangi Polres Banyuasin, Ada Apa ?

    Wow, Puluhan Jurnalis & LSM Datangi Polres Banyuasin, Ada Apa ?

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.793
    • 0Komentar

    PULUHAN jurnalis  yang tergabung dalam Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banyuasin dan Lembaga Masyarakat (LSM) hari ini, mendatangi Mapolres Banyuasin, Jalan Sekojo Kompleks Perkantoran, Kelurahan Mulai Agung, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin. Saat audiensi dengan Kapolres ke 10 perwakilan jurnalis dan LSM itu menegaskan kedatangan mereka dengan tujuan meminta supaya Polres Banyuasin menindak tegas pelaku […]

  • Paskibraka Sumsel 2026 Bukan Cuma Pengibar Bendera, Ada Bekal Penting untuk Disiplin dan Masa Depan Generasi Muda

    Paskibraka Sumsel 2026 Bukan Cuma Pengibar Bendera, Ada Bekal Penting untuk Disiplin dan Masa Depan Generasi Muda

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 28
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Paskibraka Sumsel 2026 bukan hanya dipersiapkan untuk mengibarkan Bendera Merah Putih pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Di balik tugas tersebut, ada proses panjang yang membentuk disiplin, kekompakan, keberanian mengambil tanggung jawab, hingga kemampuan menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Gambaran itu terlihat dalam suasana pengukuhan Paskibraka Provinsi Sumatera Selatan di […]

  • Tokoh Agama se – Sumsel Siap Bantu Gubernur Sukseskan Asian Games di Palembang

    Tokoh Agama se – Sumsel Siap Bantu Gubernur Sukseskan Asian Games di Palembang

    • calendar_month Rabu, 31 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.007
    • 0Komentar

    Meningkatkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat Sumsel

expand_less
WordPress Archive Vatage – Vape WooCommerce WordPress Theme Vatican – Church WordPress Theme Vault - Multi-Purpose Elementor WordPress Theme Vaxi – Covid-19 Vaccination & Health Services Elementor Template Kit Vaya – E-commerce Elementor Template Kit Vayvo – Media Streaming & Membership WordPress Theme VC Icon Finder – WPBakery Page Builder Icon finder VC Particles 3D Background VC Particles Background vCity – Online Browser Game