Minggu, 18 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Beasiswa Hafizpreneur Muba, Hafiz Siap Jadi Wirausaha

Beasiswa Hafizpreneur Muba, Hafiz Siap Jadi Wirausaha

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
  • visibility 1.196
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI Musi Banyuasin (Muba), jalan menuju sukses kadang selebar jalan kampung, tapi lubangnya bisa bikin motor oleng. Nah, Pemkab Muba sadar bahwa menambal jalan fisik saja tidak cukup, harus menambal jalan ekonomi anak muda juga, makanya muncul program Beasiswa Hafizpreneur baru saja mengirim 10 hafiz muda ke Universitas Tazkia Bogor.

Keren kan? bukan cuma hafal Qur’an, mereka juga dibekali jiwa wirausaha, jadi kalau nanti ada yang jualan gorengan, jangan heran kalau sambil hafalan Qur’an, dia bisa bikin laporan keuangan dan strategi pemasaran.

Biasanya orang pikir hafiz Qur’an itu hanya cocok jadi imam atau guru ngaji, salah besar! Muba paham, dunia sekarang butuh SDM yang punya iman, ilmu, dan keberanian bikin usaha, oleh karena itu, lahirlah istilah Hafizpreneur-hafiz sekaligus entrepreneur.

Kalau kata pepatah lama, “tak kenal maka tak sayang”,  anak muda harus kenal dunia usaha sejak dini, dengan begitu, hafalan Qur’an tidak hanya menjadi prestasi spiritual, tapi juga modal ekonomi. Jadi, mereka bukan cuma pencari kerja, tapi pencipta lapangan kerja. Bayangkan nanti 10 Hafizpreneur ini buka usaha halal, warung kopi syariah, bakery Sunnah, startup edukasi Qur’an online… Muba bisa jadi mini Silicon Valley versi Islami!.

Misalnya di warung kopi pinggir jalan di Sekayu:

Pak A: “Eh, anak kau dapet beasiswa Hafizpreneur?”

Pak B: “Iya, alhamdulillah. Hafal 30 juz, tapi katanya mau jualan donat syariah.”

Pak A: “Wuih, kalau aku hafal harga cabe di pasar aja udah syukur.”

Lucu, kan? tapi ada pesan seriusnya. Anak muda Muba bisa hafal Qur’an dan paham ekonomi, jadi kalau buka usaha, InsyaAllah tidak bangkrut karena kurang manajemen, bukan karena doa kurang lancar.

Kalau dilihat dari sisi kebijakan publik, Pemkab Muba sedang main cerdas, biasanya pemerintah cuma fokus fisik jalan, gedung, pasar. Sekarang fokus ke infrastruktur manusia, kenapa penting? Karena jalan bisa rusak, gedung bisa roboh, tapi SDM unggul bisa membangun masa depan lebih awet daripada beton K-500.

Dengan menanam karakter hafiz plus jiwa entrepreneur sejak dini, Muba menyiapkan generasi mandiri dan produktif, ini juga strategi politik publik yang cerdas investasi SDM lebih murah tapi dampaknya jangka panjang. Kalau dibandingkan dengan bangun pasar yang tiap tahun harus direnovasi, investasi di manusia jelas lebih return on investment-nya tinggi.

Kalau beasiswa ini diibaratkan sebagai benih, maka anak muda ini adalah pohon yang kelak akan berbuah manis. Pepatah bilang “Berikan ilmu pada pemuda, ia akan membangun negeri. Berikan harta saja, ia bisa habis tanpa bekal.”

Hafizpreneur adalah gabungan unik, adalah ilmu, iman, kemandirian ekonomi, jadi buahnya bukan hanya sukses pribadi, tapi bisa memberi manfaat untuk masyarakat luas. Misal, mereka bisa membuka lapangan kerja, menginspirasi teman sebaya, atau jadi mentor bisnis syariah.

Kalau politik biasanya identik dengan janji kampanye, Hafizpreneur ini mirip janji yang bisa dibuktikan, bisa dibayangkan kalau tiap kampung punya satu Hafizpreneur, anak-anak muda tidak hanya sibuk main HP, tapi juga belajar hafalan Qur’an sambil praktek bisnis.

Seandainya Hafizpreneur buka toko online kurma, kalau kurma habis, mereka hafal doa untuk rejeki lancar. Kalau laporan keuangan keliru, mereka hafal strategi marketing ala Qur’an. Lucu tapi serius.

Oleh karena itu, program ini mengajarkan kita satu hal penting, pendidikan tidak hanya soal nilai di rapor, tapi juga kemandirian ekonomi dan karakter. Pepatah lama bilang “Guru terbaik adalah pengalaman, dan murid terbaik adalah yang mandiri”.

Pemkab Muba memberi contoh nyata bahwa investasi di anak muda adalah investasi jangka panjang, dengan program Hafizpreneur, mereka menyiapkan generasi emas yang hafal Qur’an, paham bisnis, dan siap menciptakan lapangan kerja.

Kalau kabupaten lain mau ikut model ini, jangan cuma bikin program standar. Jadikan Hafizpreneur sebagai simbol generasi mandiri dan berakhlak mulia, dengan begitu, masa depan bukan hanya cerah, tapi juga halal dan berkah.

Dan siapa tahu, 10 Hafizpreneur Muba ini nanti jadi bos startup syariah mendunia, sambil tetap hafal Qur’an membuktikan bahwa iman dan ekonomi bisa jalan bareng, seperti dua roda sepeda yang harus seimbang supaya tidak terjatuh.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada perubahan jam kerja selama ramadhan di untuk ASN Pemkot Palembang

    Ada perubahan jam kerja selama ramadhan di untuk ASN Pemkot Palembang

    • calendar_month Sabtu, 9 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.070
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Bulan Ramadan untuk memberi kesempatan kepada karyawan yang berpuasa untuk beristirahat atau untuk menyesuaikan jadwal kerja dengan waktu berbuka puasa dan ibadah lainnya, seperti salah satunya Pemerintah Kota Palembang bakal ada perubahan jam kerja, memberikan jadwal yang lebih fleksibel untuk memungkinkan karyawan untuk beristirahat lebih awal menjelang berbuka puasa atau untuk memberi mereka […]

  • Total Kasus Covid-19,1.893, Kasus Sembuh Meningkat

    Total Kasus Covid-19,1.893, Kasus Sembuh Meningkat

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.018
    • 0Komentar

    “Saat ini total kasus covid-19 di Sumsel sebanyak 1893 orang dengan rincian 991 kasus selesai dan 902 kasus masih dalam penanganan,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel Yusri, Kamis (25/6/2020). Sementara angka Covid-19 di Sumsel yang selesai terus mengalami peningkatan. Bahkan angka kasus selesai tersebut saat ini lebih dari 50 persen dari total kasus […]

  • KUA Segera Sosialisasikan, Vaksinasi  Tidak Batalkan Puasa

    KUA Segera Sosialisasikan, Vaksinasi Tidak Batalkan Puasa

    • calendar_month Selasa, 5 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 642
    • 0Komentar

    SEBAGIAN masyarakat bertanya, bagaimana hukum vaksin Covid-19 saat menjalani puasa Ramadan. Apakah membatalkan puasa ataukah tidak?, Ini penjelasannya. Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin menegaskan bahwa vaksinasi Covid-19 tidak membatalkan puasa. Hal itu menurutnya sesuai dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). “Vaksinasi Covid-19 yang dilakukan dengan injeksi intramuscular tidak membatalkan puasa,” tegas Kamaruddin Amin di Jakarta, […]

  • Perusahaan Digital Malaysia Berminat Berinvestasi di Startup Binaan IDX

    Perusahaan Digital Malaysia Berminat Berinvestasi di Startup Binaan IDX

    • calendar_month Jumat, 16 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 943
    • 0Komentar

    “Namun sekitar satu hingga dua perusahaan yang kami incar,”

  • Pariwisata Sektor Paling Berdampak terhadap Pandemi, Apalagi Yang Harus Dilakukan Agar Ekonomi Bangkit Kembali

    Pariwisata Sektor Paling Berdampak terhadap Pandemi, Apalagi Yang Harus Dilakukan Agar Ekonomi Bangkit Kembali

    • calendar_month Kamis, 3 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.635
    • 0Komentar

    SEKTOR Pariwisata merupakan sektor yang paling terdampak oleh pandemi Covid-19.  Penurunan jumlah kunjungan wisatawan  cukup signifikan ini disebabkan karena kebijakan physical distancing disamping penutupan akses sehingga mobilitas warga. Sektor  pariwisata  menjadi salah satu yang paling terdampak covid lebih dari satu tahun ini, bahkan daerahb yang menggantungkan PAD-nya pada pariwisata bisa kontraksi diatas 50 persen. Disini  […]

  • “Resep Sayur Asem Jawa Segar Ala Bicik Mona Penuh Humor”

    “Resep Sayur Asem Jawa Segar Ala Bicik Mona Penuh Humor”

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.136
    • 0Komentar

    BICIK Mona itu kalau masak, bukan sekadar urusan isi perut, beliau selalu bilang, “Dapur itu panggung sandiwara, bumbunya pemain utama, dan panci adalah penonton setia”, jadi, kalau beliau bikin sayur asem Jawa, bukan cuma soal rasa, tapi juga soal cerita. Kadang yang bikin kenyang bukan cuma kuahnya, tapi gelak tawa dan petuahnya. Suatu siang, saat […]

expand_less
WordPress Archive Social Wall Addon for UserPro Social Warfare – Pro SocialChef – Social Recipe WordPress Theme Socialsider – Universal Social Sidebar SocialV 5.0 – Social Network & Community Admin Template (Vue 3, React JS, HTML, Bootstrap 5) SocialV – Social Network and Community BuddyPress Theme Socialy Social Media Marketing Agency Elementor Template Kit Socialzy – Social Media Marketing Agency Elementor Template Kit Socience Social Media Marketing Agency Elementor Template Kit Socify – Marketplace & Community WordPress Theme