Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Air Sungai Uang Mengalir, Apakah Inflasi Ikut Banjir?

Air Sungai Uang Mengalir, Apakah Inflasi Ikut Banjir?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
  • visibility 870
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALAU ekonomi diibaratkan kampung, maka M2 alias uang beredar itu ibarat sungai yang melintas di tengah desa. Pada Juli 2025, sungai itu makin deras, M2 tumbuh 6,5% (yoy) atau setara Rp9.569,7 triliun. Lebih tinggi sedikit dari bulan lalu yang 6,4%. Sekilas angka ini dingin seperti laporan cuaca, tapi sebenarnya punya cerita, semakin banyak air yang mengalir, semakin banyak pula perahu yang bisa melaju. Pertanyaannya, apakah arus deras ini bikin warga kampung senyum bahagia, atau malah kebanjiran alias inflasi?

Pendorong utama derasnya arus ini adalah M1 yang tumbuh 8,7%. Itu artinya masyarakat punya lebih banyak uang tunai dan tabungan cair. Bayangkan orang-orang mulai sering mampir ATM, bukan cuma ngecek saldo lalu buru-buru cabut, tapi betulan narik uang untuk belanja. Dari kopi susu sampai sandal baru, dompet terasa lebih “hidup”. Seperti pepatah Jawa, “yen wis ono duit, ati dadi legan.” Kalau ada duit, hati memang jadi plong.

Tapi tunggu dulu, air deras bisa jadi bencana kalau tak ada bendungan, begitupula uang, kalau peredaran makin cepat tanpa rem, harga barang bisa ikutan joget naik. Itulah kenapa Bank Indonesia harus pasang muka serius. Mereka seperti satpam pesta senyum tetap ada, tapi matanya waspada, dalam pepatah Inggris, “Don’t let the music play too loud, or the neighbors will complain”. Terjemahan bebasnya, jangan biarkan inflasi bikin gaduh.

Ada sisi lain yang menarik aktiva luar negeri bersih melonjak 7,3%, artinya cadangan devisa makin tebal, rupiah bisa lebih tegap berdiri. Tapi penyaluran kredit justru melambat jadi 6,6%. Bank-bank mungkin lagi jaga jarak, tak mau kasih pinjaman sembarangan. Analogi gampangnya, ini seperti warung kelontong yang tetap buka, tapi menolak utang dari tetangga yang dulu pernah ngemplang.

Lalu, apakah kenaikan M2 ini otomatis bikin harga-harga meloncat? Belum tentu. Bisa saja daya beli naik, konsumsi bergerak, tapi inflasi tetap jinak karena produksi barang masih lancar. Ibarat sawah kalau air irigasi cukup, padi tumbuh subur tanpa banjir. Jadi, semua tergantung keseimbangan antara suplai dan permintaan.

Pesan moralnya jelas uang itu harus seperti arus sungai cukup deras untuk menghidupi sawah dan perahu, tapi jangan sampai merendam dapur. Terlalu sedikit bikin tandus, terlalu banyak bikin hanyut. Ekonomi sehat itu ibarat peribahasa kuno, “sedang-sedang saja lebih membawa berkah”

Pertumbuhan M2 Juli 2025 ini bukan sekadar angka di kertas, ia sinyal bahwa dompet masyarakat mulai bergerak, konsumsi berpotensi menggeliat, tapi BI tetap harus siap dengan rem tangan agar inflasi tidak kebablasan. Jadi, kalau sungai uang ini terus mengalir, mari berharap ia jadi berkah, bukan banjir bandang, karena ujung-ujungnya, yang kita butuhkan hanyalah ekonomi yang menari dengan irama pas cukup enerjik untuk bikin bahagia, tapi tidak bikin pusing tujuh keliling.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada kata-kata mutiara, mungkin bisa bikin ente semangat !

    Ada kata-kata mutiara, mungkin bisa bikin ente semangat !

    • calendar_month Selasa, 18 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.513
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Dibawah ini beberapa kata-kata mutiara yang bisa bikin ente semangat dan termotivasi dan sumber inspirasi, karena hidup yang sementara di dunia ini pasti banyak rintangannya. Tapi ente harus tetap semangat. Semoga bermanfaat. “Kebahagiaan adalah ketika apa yang kamu pikirkan, apa yang kamu katakan, dan apa yang kamu lakukan berada dalam harmoni.” – Mahatma […]

  • Ramadhan, BNNP Sumsel Musnahkan 2.291,25 Gram Sabu 5.000 Pil Ekstasi

    Ramadhan, BNNP Sumsel Musnahkan 2.291,25 Gram Sabu 5.000 Pil Ekstasi

    • calendar_month Rabu, 6 Jun 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.257
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang –  Sebanyak 2.2.91,25 gram sabu dan 5.000 pil ekstasi dimusnahkan oleh Badan Narkotika Nasional [BNNP]  Sumsel. Pemusnahan obat-obatan terlarang berjenis sabu dan pil ekastasi dilaksanakan di Kantor BNNP Sumsel, Rabu (6/6/2018). Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi  Brigjen Pol Drs Jhon Turman P disela-sela pemusnahan barang bukti tersebut diperoleh hasil tangkapan dari bandar.”Ini hasil […]

  • Harus Tingkatkan Pelayanan, Gubernur Ingin BPJS Sumsel Jadi Percontohan di Tingkat Nasional

    Harus Tingkatkan Pelayanan, Gubernur Ingin BPJS Sumsel Jadi Percontohan di Tingkat Nasional

    • calendar_month Rabu, 9 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 606
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan H. Herman Deru katakan keakuratan data BPJS diperlukan sehingga persoalan yang dihadapi terkait data secara parsial perlu dikonritkan dan koordinasi dengan Kabupaten/Kota sehingga pelayanan semakin baik. Hal tersebut disampaikan gubernur saat menerima Direktur Pengawas Pemeriksaan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan DR. Mundiharno, M.SC., CSEP., CSA., QRGP., CERG., GRCP., GRCA beserta jajarannya […]

  • Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Dapil 5

    Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Dapil 5

    • calendar_month Jumat, 12 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.465
    • 0Komentar

    SALAH satu politisi muda di jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten Ogan Komering Ilir inginkan infrastruktur berupa jalan menjadi prioritas untuk direalisasikan. Dengan Insfratruktur yang baik, maka dipastikan roda perekonomian masyarakat akan berjalan lancar dan ekonomi meningkat. Hal tersebut dikatakan, Maryani anggota DPRD OKI dari Dapil 5 yang meliputi Kecamatan Lempuing dan Lempuing Jaya saat […]

  • Perlu Kajian Dahulu, Pemkot Palembang Tidak Serta Merta Terapkan New Normal

    Perlu Kajian Dahulu, Pemkot Palembang Tidak Serta Merta Terapkan New Normal

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.219
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota (Pemkot) Palembang terus mematangkan persiapan untuk menuju New Normal sebagai tatanan kehidupan baru ditengah wabah Covid 19 saat ini. Kendati demikian penerapan New Normal tersebut masih perlu kajian dan evaluasi pasca penerapan PSBB. Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengatakan, penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar(PSBB) tahap dua yang tengah dijalankan saat ini,salah satu untuk […]

  • Sungai Kalibener Meluap Akibatkan Tanggul Jebol, 15 Unit Rumah Terendam Air

    Sungai Kalibener Meluap Akibatkan Tanggul Jebol, 15 Unit Rumah Terendam Air

    • calendar_month Minggu, 11 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.002
    • 0Komentar

    LUAPAN anak sungai Kalibener menyebabkan tanggul yang berbatasan dengan perumahan Karang Pucung Permai di Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas jebol. Jebolnya tanggul disebabkan tingginya curah hujan selama lebih dari 3 jam yang mengguyur wilayah Kecamatan Purwokerto Selatan kemarin. Menurut laporan Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, melansir situs resmi bnpn, minggu,  jebolnya tanggul menyebabkan sedikitnya 15 […]

expand_less
WordPress Archive Shoshin – Digital Agency WordPress Theme Shoshine – Cleaning Service Elementor Template Kit Shout – Blogging WordPress Theme SHOUT – HTML5 Radio Player With Ads – ShoutCast and IceCast Support – WordPress Plugin Show WooCommerce Product Variations Dropdown on Shop Page Plugin Showmax — Personal Portfolio & Showcase WordPress Theme Shutter Slider Addon for WPBakery Page Builder Shyinn – One Page App WordPress Theme Siborg – Robotics & Technology Elementor Template Kit Side Tabs | Layered Popups Add-On