Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » Aku, Si Gayung, Presiden Kecil di Kamar Mandi

Aku, Si Gayung, Presiden Kecil di Kamar Mandi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
  • visibility 1.208
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HALO, kenalin, aku ini gayung, benda bulat plastik dengan gagang panjang yang selalu nongkrong di bak mandi, mungkin kalian sering lihat aku, sering pegang aku, bahkan sering nyemplungin aku ke air. Tapi pernah nggak, kalian mikir bagaimana perasaan aku selama ini?

Aku ini kan ibarat presiden kecil di kamar mandi. Bayangin aja, semua orang butuh aku. Mau bocah SD yang masih ditunggui emaknya mandi, sampai bapak-bapak yang rambutnya udah putih, semua nyari aku. Tanpa aku, kalian bingung. Percaya deh, mandi tanpa aku tuh ibarat nonton sinetron tanpa iklan aneh, garing, dan bikin hilang ritme.

Setiap hari aku nyiduk air, bolak-balik masuk keluar bak. Kadang penuh, kadang cuma setengah. Aku dipakai buat mandi, buat nyuci kaki, kadang juga buat nyiram kucing nakal yang pipis sembarangan. Aku tuh multitasking, kalau istilah modern multitalented.

Tapi coba lihat, pernah nggak aku dipuji? Pernah nggak ada status Facebook yang bilang, “Alhamdulillah, terima kasih sama gayung, hidupku jadi bersih dan wangi”? Nggak ada! Semua sibuk upload sabun wangi, shampoo baru, shower modern, tapi aku? Aku paling-paling dipelototin kalau lagi hilang entah kemana.

Padahal tanpa aku, kalian pasti mandi kaya orang primitif nyiduk pakai tangan, atau yang lebih parah, langsung nyebur ke bak. Jangan salah, aku sering lihat manusia nyoba nyiduk pakai sendok sayur. Itu lucu banget, air tumpah-tumpah, badan masih lengket, hati udah kesel.

Aku pernah ngalamin masa kelam. Badanku retak. Kecil sih, di pinggir. Awalnya masih bisa kerja. Tapi lama-lama, tiap kali aku nyiduk air, bocor. Air muncrat ke lantai, bikin kamar mandi becek. Orang yang pakai aku jadi ngomel-ngomel.

Aku sakit hati, bukan karena retak itu, tapi karena akhirnya aku dibuang. Dulu aku nemenin dari kecil sampai gede, dari mandi pakai sabun colek sampai sabun cair wangi. Tapi begitu aku retak, langsung diganti sama gayung baru yang warnanya lebih kece.

Aku cuma bisa pasrah di tong sampah, rasanya kaya pejabat tua digusur sama anak muda bermodal pencitraan. Padahal, aku masih punya jasa. Tapi ya sudah, mungkin memang hidup benda kayak aku cuma segitu.

Aku tahu, sekarang banyak rumah pakai shower. Anak-anak muda bangga banget mandi di bawah guyuran shower, katanya lebih modern. Tapi hei, jangan sombong dulu.

Shower itu cuma bisa kerja kalau air lancar. Begitu air mati, dia jadi patung. Aku beda, air sedikit pun bisa aku bagi rata. Aku bisa dipakai di rumah mewah, bisa juga di rumah sederhana. Aku fleksibel. Mau dipakai buru-buru bisa, mau dipakai santai juga oke.

Jadi, jangan anggap aku kalah sama shower. Aku bukan ketinggalan zaman, aku justru bukti kalau tradisi masih relevan. Ibarat musik, shower itu EDM, aku itu dangdut. Bedanya, kalau dangdut diputar, semua bisa joget dari ibu-ibu sampai bapak-bapak.

Aku nggak pintar ngomong, tapi kalau kalian mau belajar, aku punya banyak filosofi hidup, aku sederhana, badanku cuma plastik murah. Tapi manfaatku gede. Sama kayak hidup, jangan remehin yang sederhana. Kadang yang kecil itulah yang paling penting.

Aku rendah hati, aku harus ditenggelamkan dulu sebelum bisa memberi. Itu artinya, kalau mau punya isi, ya harus rela merendah.

Aku setia, aku nggak peduli siapa yang pakai. Anak kecil, orang tua, tamu, bahkan orang yang nggak pernah nyikat kamar mandi. Aku tetap melayani. Aku nggak butuh panggung, aku nggak viral, nggak trending, tapi coba hidup tanpa aku kacau balau.

Pernah suatu kali, aku disembunyiin sama adik kalian. Kalian panik, kan? Badan udah penuh sabun, mata perih kena busa, eh aku nggak ada. Kalian teriak-teriak, tapi siapa yang nyelametin? Tetap aku, waktu akhirnya ditemukan di balik ember.

Aku ini sering jadi korban iseng. Kadang aku dilempar ke atap, kadang dijadiin mainan bocah kecil yang lagi pura-pura perang air. Aku rela, walau kadang badanku jadi memar. Yang penting aku bisa bikin orang ketawa.

Kalau ada satu pesan moral yang pengen aku kasih, itu adalah jangan pernah remehkan yang kecil dan sederhana, karena justru hal-hal kecil kayak aku lah yang bikin hidup jalan lancar.

Aku cuma plastik seharga belasan ribu. Tapi tanpaku, kalian bisa telat kerja karena nggak sempat mandi. Kalian bisa minder ketemu gebetan karena bau badan nggak keurus. Aku memang nggak bisa bikin status motivasi, tapi setiap cipratan air dariku, aku ngajarin kalian tentang ketulusan.

Aku mungkin suatu hari bakal retak, patah, atau dibuang. Tapi ingatlah jasaku. Setiap kali kalian mandi dengan gayung baru, itu artinya aku masih hidup dalam kenangan. Aku nggak butuh patung peringatan, nggak usah bikin tugu gayung di alun-alun. Aku cukup bahagia kalau kalian bisa belajar dariku jadi sederhana, rendah hati, tapi tetap bermanfaat.

Ingat, hidup ini kayak aku semakin sering menenggelamkan diri, semakin penuh untuk memberi.

Jadi, lain kali kalian pegang aku, jangan cuma lihat plastik. Lihatlah aku sebagai guru kehidupan, si presiden kecil di kamar mandi yang nggak pernah korupsi, nggak pernah demo, tapi selalu bikin kalian segar setiap hari.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HBA Ke-60, Ini Pesan Kejagung

    HBA Ke-60, Ini Pesan Kejagung

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.319
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin (Muba) Dr H Dodi Reza Alex bersama Forkopimda Kabupaten Muba, menghadiri acara syukuran dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke 60 Tahun 2020, Rabu (22/7/2020) di Gedung Aula Kejaksaan Negeri Muba. Acara diawali do’a bersama dan dilanjutkan sambutan dari Kepala Kejaksaan Negeri Muba, Suyanto SH MH yang menyampaikan bahwa Hari Bakti […]

  • Ada Penambahan Kasus Baru di Sumsel 56 Orang, Total Positif Covid-19 Hari Ini 2.475 Kasus, Palembang Masih Sumbang 44 Kasus

    Ada Penambahan Kasus Baru di Sumsel 56 Orang, Total Positif Covid-19 Hari Ini 2.475 Kasus, Palembang Masih Sumbang 44 Kasus

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 975
    • 0Komentar

    ADA penambahan jumlah kasus baru positif covid-19 di Sumsel hingga Kamis [9/7/2020] sebanyak 56 orang sehingga kasus positif covid sebanyak 2.475 orang. Juru bicaranya Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Selatan, Yusri menyatakan penularan virus Covid-19 masih terjadi di sekitar masyarakat sehingga kasus baru terus bertambah. “Kasus positif baru ini tersebar di Palembang 44 […]

  • Janji Bela Rakyat, YBH SSB Tantang Ketimpangan Hukum

    Janji Bela Rakyat, YBH SSB Tantang Ketimpangan Hukum

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 82
    • 0Komentar

    BUKAN hanya pelantikan biasa,  di rumah Dinas Wali Kota Palembang, kemarin sebuah janji keras dilontarkan membela masyarakat tertindas di tengah wajah hukum yang masih sering terasa timpang. Ketua YBH SSB DPC Kota Palembang, Candra Septa Wijaya, SH, tak bermain aman, ia langsung mengunci komit tanpa basa-basi. “Saya dan seluruh pengurus YBH SSB Kota Palembang akan […]

  • Komit dukung sektor pertanian, Pusri pastikan stok pupuk bersubsidi awal tahun aman

    Komit dukung sektor pertanian, Pusri pastikan stok pupuk bersubsidi awal tahun aman

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.684
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id,- PT Pusri Palembang yang merupakan anggota holding dari PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan bahwa stok pupuk bersubsidi untuk seluruh wilayah rayon tanggung jawab Pusri pada awal tahun 2025 aman dan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah. Sebagai bentuk komitmen untuk mendukung kebutuhan sektor pertanian, hingga 31 Januari 2025 Pusri telah menyiapkan pupuk urea […]

  • JSC Resmi Aset Prov. Sumsel  

    JSC Resmi Aset Prov. Sumsel  

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.142
    • 0Komentar

    “Kementerian PUPR yang telah menghibahkan asetnya. Dan kami  tetap  berharap  bantuan dalam bentuk lainnya sehingga bantuan tersebut dapat bermanfaat untuk  kesejahteraan masyarakat Sumsel sesuai dengan visi dan misi Gubernur kami yaitu Maju Untuk Semua,”

  • Sekretaris Daerah Harus Menjadi Tauladan Pegawai Lainnya

    Alex Noerdin: Sekretaris Daerah Harus Menjadi Tauladan Pegawai Lainnya

    • calendar_month Rabu, 9 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.237
    • 0Komentar

    Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin resmi melantik Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Nasrun Umar yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel. Pelantikan berlangsung di Griya Agung Palembang, Rabu (9/8).

expand_less
WordPress Archive wpDiscuz – Embeds wpDiscuz – Emoticons wpDiscuz – Frontend Moderation wpDiscuz – Google reCAPTCHA wpDiscuz – Media Uploader wpDiscuz – myCRED Integration wpDiscuz – Online Users wpDiscuz – Private Comments wpDiscuz – Report and Flagging wpDiscuz – Subscription Manager