Selasa, 20 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » SUMSELGLOBAL » “CEO MC Kampung Ditolak! Dolah Belut Ingin Naik Kelas di Job Fair Sumsel 2025 tapi Malah Kena Mental”

“CEO MC Kampung Ditolak! Dolah Belut Ingin Naik Kelas di Job Fair Sumsel 2025 tapi Malah Kena Mental”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
  • visibility 692
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI KAMPUNG -nya, Dolah Belut dikenal sebagai CEO, bukan Chief Executive Officer perusahaan rintisan, tapi “Cak Esek Ogan”, singkatan dari “Cakap Esek-esek Ogah Nanggung”, julukan karena dia selalu MC dengan gaya luwes, nyeleneh, tapi gak setengah hati. Dari lomba makan kerupuk hingga acara 17-an dengan hadiah piring rotan, Dolah selalu tampil prima, dengan mikrofon pinjaman dan pantun dadakan yang sering bikin orang tua menahan pipis gara-gara kebanyakan ketawa.

Namun tahun ini, Dolah nekat ingin naik level, setelah viral di kampungnya gara-gara MC nikahan pakai kaus Prabowo zaman Pilpres 2014, ia memproklamirkan diri sebagai “MC Profesional Sumsel Raya”. Sasarannya? jadi pembawa acara di Job Fair Sumsel 2025 yang digelar Pemprov Sumsel di Palembang Square. Katanya, “Inilah panggung masa depan, bukan cuma buat pencari kerja, tapi juga pencari mic!”.

Sayangnya, Dolah harus menerima kenyataan pahit, proposal MC-nya ditolak mentah-mentah. Bahkan kabarnya belum sempat dibaca, karena naskahnya ditulis pakai huruf sambung dan disisipkan pantun di bagian “visi misi”, contohnya.  “Kalau kerja jangan malu, meski jadi ojek keliling rawa, kalau Job Fair butuh MC lucu. Dolah Belut siap bikin semua ketawa!”.

Job Fair yang mengusung tema “Sinergitas Akses Kerja dan Kolaborasi Inklusif Bagi Sumsel Maju Terus Untuk Semua” ini memang gak main-main. Dibuka langsung oleh Sekda Sumsel, Edward Candra, acara ini jadi ajang pertemuan antara harapan dan kenyataan, antara ijazah dan HRD, antara CV yang rapi dan realita “anda belum memenuhi kriteria”.

Dalam sambutannya, Pak Sekda menegaskan bahwa pengangguran itu bukan sekadar angka, tapi soal harapan hidup dan masa depan. Dalam bahasa Dolah “Pengangguran itu bukan kutukan, tapi mode hemat kehidupan”

Acara ini diikuti oleh 35 perusahaan dari berbagai sektor, dengan lebih dari 2.000 lowongan kerja, dari operator mesin hingga analis data, dari admin kantor hingga teknisi listrik. Bahkan ada stand khusus untuk penyandang disabilitas, sebuah langkah mulia yang bikin Dolah Belut terharu dan hampir mengajukan lamaran sebagai ‘motivator tukang goyang mikrofon’.

Dolah datang juga ke lokasi, bukan untuk tampil, tapi untuk “studi banding MC profesional”. Ia berdiri di dekat panggung, pakai baju batik kombinasi sarung kotak-kotak, sambil ngelap keringat dengan tisu warung.

Saat ditanya wartawan kenapa tetap datang meski ditolak, Dolah menjawab bijak. “Rejeki itu bukan selalu mic di tangan, kadang mic di hati, asal niat tetap nyala. Biar bukan MC resmi, tapi niatku profesional. Kata pepatah, kalo rejeki gak datang, ya kita nyusul naik ojek!”

Ia juga mengaku dapat banyak pelajaran. “Ternyata job fair itu bukan cuma cari kerja, tapi cari arah hidup. Aku baru tahu ada yang namanya walk-in interview, kirain jalan kaki keliling mall nyari HRD,” ujarnya sambil ngunyah kacang rebus.

Meski gagal tampil, Dolah Belut justru mendapat panggung yang lebih luas panggung pembelajaran. Kadang, untuk naik kelas, bukan soal langsung tampil di spotlight, tapi belajar dulu dari bangku penonton.

“Gagal jadi MC bukan akhir dari karierku. Dunia belum siap aja, kayak rendang, harus lama masaknya biar empuk,” katanya sambil menirukan gaya pidato Pak Sekda.

“Kalo hidup kayak sambal, jangan takut pedas, karena pedas itulah yang bikin orang doyan balik lagi!”

Job Fair Sumsel 2025 memang bukan cuma soal angka dan peluang, tapi juga kisah dan harapan. Termasuk kisah Dolah Belut, sang CEO MC Kampung yang sedang berjuang naik level. Ia mungkin ditolak hari ini, tapi siapa tahu, tahun depan dia yang buka acara sambil teriak, “Selamat datang, para pencari rejeki! Siapkan CV dan doa ibu kalian!”.

Dan Job Fair Sumsel bukan cuma tempat cari kerja, tapi juga ladang inspirasi, di mana Dolah Belut dan ribuan pelamar lainnya belajar satu hal penting. “Jangan pernah menyerah, meskipun ditolak dengan sopan dan disuruh pulang lewat pintu belakang.”[***]

Catatan Redaksi : Dolah Belut adalah tokoh fiksi hasil rekaan redaksi. Setiap kemiripan nama, gaya, atau kejadian adalah kebetulan semata dan bukan berdasarkan individu nyata. Kehadirannya dimaksudkan untuk menyampaikan pesan serius dengan cara yang ringan dan menghibur kegiatan Job Fair Sumsel 2025

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plh Bupati Muaraenim Dampingi Kunker di Lubay Ulu

    Plh Bupati Muaraenim Dampingi Kunker di Lubay Ulu

    • calendar_month Minggu, 28 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 743
    • 0Komentar

    Plh. Bupati Muara Enim, Dr. H. Nasrun Umar, S.H.,M.Si. mendampingi Gubernur Sumsel Herman Deru kunjungan kerja [kunker] di Kecamatan di Lubay Ulu, Kab. Muara Enim, minggi [28/3/2021]. Didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Amrullah Jamaluddin,SE, dan Plh Bupati Nasrun Umar meresmikan gedung baru Yayasan Pendidikan Islam Abdul Rahman di Desa Karang Mulya dan […]

  • 6 Snack Sehat Untuk Dinikmati Saat Musim Hujan yang Dingin

    6 Snack Sehat Untuk Dinikmati Saat Musim Hujan yang Dingin

    • calendar_month Jumat, 10 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.450
    • 0Komentar

    Tetapi, kalau mengikuti nafsu makan di musim hujan terus menerus, berat badan bisa naik nih.

  • Mengenal topi

    Mengenal topi

    • calendar_month Jumat, 16 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.549
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, –   Kebiasaan menggunakan topi banyak kita temui, orang menggunakan topi banyak manfaatnya, yang utama, melindungi panas dan hujan, kemudian kebiasaan itu sudah menjadi gaya hidup dan tren. Sejarah topi dapat ditelusuri kembali ribuan tahun yang lalu, sejak zaman kuno hingga masa modern. Topi telah menjadi bagian penting dari budaya manusia di berbagai belahan dunia. […]

  • Ekonomi Nasional per 25 November 2020

    Ekonomi Nasional per 25 November 2020

    • calendar_month Minggu, 29 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.371
    • 0Komentar

    REALISASI Program Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional hingga 25 November 2020 sudah mencapai Rp423,23 triliun, atau 60,9% dari total pagu yang dianggarkan, yakni sebesar Rp695,2 triliun. Ada realokasi anggaran PEN, yakni untuk program Perlindungan Sosial yang meningkat menjadi Rp234,34 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp203,90 triliun. Juga pagu anggaran sektor kesehatan juga ditingkatkan alokasinya  menjadi […]

  • Fasilitas Olahraga Jangan Digunakan Untuk Belajar Kendaraan Biar Bisa Digunakan Hingga Anak Cucu, Pesan Pj Bupati Muaraenim

    Fasilitas Olahraga Jangan Digunakan Untuk Belajar Kendaraan Biar Bisa Digunakan Hingga Anak Cucu, Pesan Pj Bupati Muaraenim

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.513
    • 0Komentar

    PEJABAT (Pj.) Bupati Muara Enim H Nasrun Umar meninjau fasilitas pendukung olahraga di Lapangan Merdeka Kecamatan Muara Enim. Pj. Bupati meminta kepada Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) agar segera perbaiki fasilitas pendukung olahraga seperti pemasangan jaring gawang, papan skor, dan perataan kontur lapangan yang berlobang. Selain itu, Pj. Bupati mengatakan bahwa fasilitas olahraga ini dapat […]

  • Tangkap Peluang Pasar, Dorong Produksi  Film Pendek & Dokumenter di Masa Pandemi

    Tangkap Peluang Pasar, Dorong Produksi Film Pendek & Dokumenter di Masa Pandemi

    • calendar_month Senin, 18 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.712
    • 0Komentar

    MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menginginkan para industri di bidang ekonomi kreatif subsektor film dapat menangkap peluang untuk menjadikan potensi pasar domestik film agar menjadi tuan rumah di negeri sendiri Menparekraf Sandiaga Uno saat menghadiri Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) di Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (17/10/2021) menjelaskan, […]

expand_less
WordPress Archive WPMU DEV Private Messaging WPMU DEV Pro Sites WPMU DEV Shipper Pro WPMU DEV Site Categories WPMU DEV SmartCrawl Pro WPMU DEV Snapshot Pro WPMU DEV Subscribe by Email WPMU DEV Ultimate Branding WPMU DEV User Synchronization WPMU DEV WP Smush Pro