Rabu, 14 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » Mahasiswa STISIPOL Candradimuka Olah Limbah Rumah Tangga Jadi Pupuk Cair Ramah Lingkungan

Mahasiswa STISIPOL Candradimuka Olah Limbah Rumah Tangga Jadi Pupuk Cair Ramah Lingkungan

  • account_circle Bono
  • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
  • visibility 670
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) STISIPOL Candradimuka Kelompok 5 berhasil memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik cair (POC) melalui metode sederhana dan ramah lingkungan. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 16 Juli 2025 di Proklim Stevia, tepatnya di kediaman Ketua RT 34 RW 02, Kelurahan Sungai Seklayur, Kecamatan Kalidoni, Palembang.

Pembuatan POC ini merupakan hasil kolaborasi ide antara mahasiswa KKN dan Ketua RT setempat. Program ini bertujuan untuk membiasakan masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga agar memiliki nilai guna yang lebih tinggi dan berdampak positif bagi lingkungan sekitar. Dengan pendekatan sederhana, masyarakat diajak untuk mengolah limbah dapur seperti sisa sayur, buah, air cucian beras, dan air kelapa menjadi pupuk organik cair yang bermanfaat bagi tanaman.

Selain ramah lingkungan, pupuk organik cair ini juga menjadi solusi alternatif dalam pertanian skala rumah tangga karena tidak merusak ekosistem tanah. Pembuatan POC ini diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk lebih produktif dalam memanfaatkan sampah organik, sekaligus membuka peluang ekonomi apabila dikelola secara konsisten dan berkelanjutan.

Kegiatan ini juga memberikan edukasi langsung kepada warga mengenai proses fermentasi selama 14 hari yang menghasilkan pupuk cair berkualitas. Dengan bahan yang mudah didapat dan proses yang sederhana, pembuatan POC dapat dilakukan secara mandiri di rumah masing-masing.

Bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan POC:

  • 30 botol air cucian beras
  • 30 botol air kelapa
  • 1 buah nanas busuk (dipotong)
  • 2 botol Yakult
  • 1 bungkus ragi tape
  • ½ kg gula pasir
  • ½ kg gula merah (dipotong halus)

Alat yang diperlukan:

  • Drum
  • Ember
  • Pengaduk

Cara pembuatan:

  1. Potong nanas dan gula merah.
  2. Siapkan ember, lalu masukkan semua bahan: air cucian beras, air kelapa, nanas, Yakult, ragi tape, gula pasir, dan gula merah.
  3. Aduk hingga tercampur rata.
  4. Tuang campuran ke dalam drum.
  5. Tutup rapat drum dan lakban hingga kedap udara.
  6. Diamkan selama 14 hari untuk proses fermentasi.

 

pupuk-organik-cair

 

Setelah 14 hari, pupuk organik cair siap digunakan untuk menyuburkan tanaman. Hasil fermentasi ini tidak hanya mengurangi jumlah sampah organik yang dibuang, tetapi juga menjadi solusi berkelanjutan untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Melalui kegiatan ini, warga tidak hanya diajarkan cara membuat pupuk, tetapi juga ditanamkan kesadaran pentingnya mengelola sampah sejak dari rumah. Selain mengurangi beban sampah rumah tangga, masyarakat juga mendapat manfaat langsung dalam bentuk pupuk alami yang bisa digunakan untuk pertanian pekarangan.

Kegiatan KKN ini menunjukkan bahwa perubahan positif dalam pengelolaan lingkungan bisa dimulai dari langkah kecil di tingkat komunitas. Mahasiswa STISIPOL Candradimuka membuktikan bahwa ilmu yang dibawa dari kampus dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

  • Penulis: Bono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungi Venue JSC, Mr Narita: Bisa Jadi Rujukan Venue Tokyo Olympic Games 2020

    Kunjungi Venue JSC, Mr Narita: Bisa Jadi Rujukan Venue Tokyo Olympic Games 2020

    • calendar_month Minggu, 29 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.107
    • 0Komentar

    Di Tokyo belum sebagus ini.

  • “Bersih-Bersih di Balik Meja Anggaran, E-Government Tanpa E-Gagal”

    “Bersih-Bersih di Balik Meja Anggaran, E-Government Tanpa E-Gagal”

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.020
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Konon kata orang tua dulu, “kalau sudah dekat ke dapur, tangan jangan gatal buka panci orang. Tapi sayangnya, di negeri kita yang kaya ini, justru dapur pemerintahan sering jadi tempat oknum masak-masak proyek pakai bumbu nepotisme, goreng-goreng anggaran, dan akhirnya dibagikan seperti kue ulang tahun ke kroni sendiri. Itulah sebabnya, saat Sekda Provinsi […]

  • Hadiri Opening GATF 2018, Alex Noerdin Diserbu Pengunjung Mall

    Hadiri Opening GATF 2018, Alex Noerdin Diserbu Pengunjung Mall

    • calendar_month Jumat, 16 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.200
    • 0Komentar

    Garuda banyak memberikan kontribusinya mendukung pariwisata di Sumsel.

  • presiden joko widodo

    PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemerintah Serukan Pentingnya Perlindungan Kesehatan Pekerja/Buruh dari COVID 19

    • calendar_month Rabu, 4 Agt 2021
    • account_circle Bono
    • visibility 819
    • 0Komentar

    Jakarta – Menindaklanjuti kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang diperpanjang hingga 9 Agustus 2021, pemerintah meminta kerja sama masyarakat dalam mematuhi aturan terkait pembatasan aktivitas dan mobilitas di masing-masing daerah. Hal ini diperlukan, karena perkembangan virus COVID-19 masih tetap harus diwaspadai dan perlu upaya bersama untuk menghambat laju penularannya. Menteri Komunikasi dan […]

  • Perangi Penyakit Pungli

    Perangi Penyakit Pungli

    • calendar_month Kamis, 31 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 963
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Wakil Gubernur Sumsel, H Mawardi Yahya mengajak seluruh unsur penegak hukum seperti Inspektorat, Kejaksaan, dan Kepolisian untuk menunjukan komitmennya  dalam sapu  bersih (Saber) aktifitas yang menjurus padab pungutan liar (Pungli). Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumsel saat memberikan arahan pada Pembukaan Kegiatan Analisa dan Evaluasi Kinerja Tahun Anggaran 2018 dan rencana aksi […]

  • Terkait Keluhan Penduduk Desa Lunas Jaya Tanah Abang Pali, Legislator Respon Begini

    Terkait Keluhan Penduduk Desa Lunas Jaya Tanah Abang Pali, Legislator Respon Begini

    • calendar_month Rabu, 26 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.166
    • 0Komentar

    PERMINTAAN Organisasi Pemuda Lematang Ilir (OPLI) dan Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Cinta Rakyat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (DPC Gencar PALI) Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi dan Kabupaten memberikan tanggapannya. Organisasi kepemudaan tersebut  meminta Dewan Perwakilan Daerah Rakyat (DPRD) baik kabupaten dan provinsi, agar segera ambil bagian membantu masyarakat desa Lunas Jaya memperjuangkan hak kesehatan masyarakat, […]

expand_less
WordPress Archive Arcane – The Gaming Community Theme Arcdeco – Architecture & Interior Design WordPress Theme Archa – Interior Design & Architecture Elementor Template Kit ArchBuro – Architecture Bureau Template Kit ArcherBooks - Author & eBook Resume Elementor Pro Template Kit Archi – Interior Design WordPress Theme Archita – Architecture & Interior Design Elementor Template Kit Architeca – Architecture Agency & Interior Design Elementor Template Kit Archivo – Beauty Cosmetics & Skincare Elementor Template Kit Archodern – Interior & Architecture Elementor Template Kit