Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » “Di Sumsel, Emak-emak Bergerak, Jalan Menuju 2045 Dimulai dari Dapur!”

“Di Sumsel, Emak-emak Bergerak, Jalan Menuju 2045 Dimulai dari Dapur!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
  • visibility 1.060
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INDONESIA Emas 2045….
Kalimat ini terdengar seperti slogan di belakang truk dinas ambisius, berdebu, dan entah kapan nyampainya. Tapi seperti juga perjalanan jauh, selalu ada yang mulai duluan jalan bersemangat bahkan penuh dengan niat,  meskipun jalannya melewati jalan yang belum diaspal.

Di Sumsel, yang mulai duluan itu bukan dinas atau OPD, tapi emak-emak PKK. Iya, ya… emak-emak. Yang kalau disuruh pilih antara rapat dan jemur baju, mereka pilih dua-duanya, ibarat multitasking level dewa.

Rabu pagi, The Sultan Convention Center kedatangan tamu istimewa, bukan artis Korea atau calon capres, tapi emak-emak dari seluruh penjuru Sumsel guna menghadiri acara. Nama acaranya lumayan panjang “Rapat Konsultasi dan Rapat Kerja Daerah (Rakon dan Rakerda) Dekranasda Sumsel Tahun 2025”, sekalian memperingati Hari Kesatuan Gerak PKK ke-53. Kalau dijadikan status WA, ini acara udah cukup jadi caption nikahan lengkap..

Dengan tema “Bergerak Bersama PKK Mendukung Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045”. Terdengar seperti misi negara superpower di film Marvel, padahal yang datang justru pejuang domestik dari yang tiap hari ngulek sambel sambil ngasuh cucu, hingga yang rela berangkat subuh, demi hadir tepat waktu pakai seragam senada. Semangat mereka itu kalau bisa diukur, mungkin udah bisa bikin PLTU mandiri.

PKK ini memang unik, mereka bukan partai politik, tapi kekuatannya kadang lebih solid daripada fraksi di DPR, Coba bayangkan, siapa lagi yang bisa bikin warga datang ke balai desa jam 7 pagi tanpa janji sembako, kalau bukan ibu-ibu PKK?

Mereka terlibat dalam banyak hal donor darah, edukasi sampah rumah tangga, kegiatan sosial, sampai rapat evaluasi yang kadang lebih panas dari debat calon legislatif. Tapi mereka tetap jalan, tetap hadir, tetap kerja. Bahkan kadang pakai uang pribadi buat beli snack peserta rapat. Negara cuma kasih kop surat, mereka yang kasih nasi.

Pepatah bilang, “ringan sama dijinjing, berat sama dipikul”, namun  dalam kasus PKK, sering kali yang berat justru ditaruh di pundak mereka sendiri, tanpa yang lain ikut megang ujungnya.

Nah, di sinilah mulai terasa getirnya, wacana Indonesia Emas 2045 makin sering digaungkan, tapi jarang yang bertanya siapa yang tiap hari kerja nyata buat mewujudkan itu?. Jawabannya ya.. emak-emak PKK ini… 
Yang turun ke lapangan.
Yang tahu warga mana yang anaknya kurang gizi.
Yang tahu siapa yang belum punya jamban.
Yang tahu cara paling efektif nyuruh bapak-bapak gotong royong kasih teh manis dan lontong isi.

Tapi pas penghargaan dibagikan, nama mereka sering luput. Yang naik panggung pejabatnya. Yang tampil di baliho fotonya lurus-lurus doang. Emak-emak? Nunggu di belakang, sambil beresin kursi.

Ibarat masakan, PKK ini yang motong bawang, ngulek sambal, dan masak gulai, pas makan? Duduk di kursi empuk justru yang datang pas nasi udah matang, he..he.

Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru bilang PKK harus jadi navigator pembangunan, dan benar, bro. Mereka bukan cuma pelengkap dalam acara seremoni, mereka itu  adalah GPS sosial masyarakat, kalau PKK berhenti gerak, banyak program pemerintah yang nyasar ke jalan buntu.

Tapi lucunya, meski semua tahu peran PKK penting, dukungan ke mereka kadang kayak anggaran lempar koin, sedikit dan serba mendadak. Sementara tuntutannya segede RUU. Emak-emak disuruh bikin perubahan dari dapur, tapi dapurnya bocor, gasnya tinggal sisa, dan pengukusnya udah miring sebelah.

Pepatah orang tua bilang, “berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian”. Tapi seringnya PKK ini yang berakit, yang dorong, yang nyelam, dan yang nyari tepian sendiri, sementara yang lain nonton dari gazebo.

Sumsel mungkin bukan provinsi terkaya, tapi kalau urusan gerakan masyarakat, emak-emak PKK-nya juara. Mereka ini bukan cuma pekerja sosial, tapi juga konsultan informal, HRD rumah tangga, psikolog tetangga, dan motivator suami nganggur.

Ibarat pondasi rumah, mereka mungkin tak kelihatan dari luar, tapi tanpanya bangunan bisa ambruk kena angin pertama. Mereka mungkin tak viral, tapi tanpa mereka, banyak pembangunan desa yang macet di tengah jalan.

Jadi kalau kita serius mau 2045 jadi tahun emas, jangan cuma cetak banner dan bikin webinar. Berdayakan mereka yang sudah terbukti bergerak, bukan yang hanya hadir saat sesi foto.

Karena jalan menuju Indonesia Emas itu bukan dimulai dari ruangan ber-AC atau forum-forum tinggi. Tapi dari dapur-dapur sederhana, tempat di mana ibu-ibu membuktikan bahwa perubahan sosial bisa dimulai sambil ngaduk sayur dan nyuapin anak.

Indonesia mungkin masih jauh dari jadi negara emas, tapi Sumsel udah punya modal penting emak-emak yang tak pernah lelah berjalan, bahkan saat negara belum menyiapkan jalan yang layak. Seperti api di dapur yang tak pernah padam, semangat mereka terus menyala, walau kompornya kadang tinggal satu tungku.

Dan itulah kenapa…
Di Sumsel, emak-emak bergerak, dan jalan menuju 2045 memang dimulai dari dapur.
Yang penting kompornya jangan sampai mati.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BUMN Laksanakan Operasi Pasar,  3,7 Juta Liter Minyak Telah Disiapkan

    BUMN Laksanakan Operasi Pasar, 3,7 Juta Liter Minyak Telah Disiapkan

    • calendar_month Senin, 10 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 749
    • 0Komentar

    BADAN Usaha Milik Negara (BUMN) akan memasok 3,7 juta liter minyak goreng (Migor) dalam operasi pasar hingga Mei 2022 mendatang guna mencegah agar salah satu kebutuhan pokok tersebut tidak naik dalam batas yang wajar. Menteri BUMN, Erick Thohir, mengatakan pasokan tersebut merupakan bentuk intervensi perusahaan milik negara untuk menstabilkan harga migor di pasaran. “BUMN melakukan […]

  • Kemenkes Kirim SMS Blast Serentak Keseluruh Penerima Vaksin

    Kemenkes Kirim SMS Blast Serentak Keseluruh Penerima Vaksin

    • calendar_month Sabtu, 2 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.132
    • 0Komentar

    KEMENTRIAN Kesehatan mengirimkan Short Message Service (SMS) blast secara serentak kepada seluruh penerima vaksin COVID-19 yang telah terdaftar pada tahap pertama, terhitung mulai akhir desember tahun lalu. Aturan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI (KMK) Nomor HK.01.07/MENKES/12757/2020 tentang Penetapan Sasaran Pelaksanaan Vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), yang ditetapkan oleh Menteri Gunadi Sadikin pada […]

  • ratusan warga menolak pengukuran tanah

    Selain di Bandung, Paguyuban Sopir Angkut Konvensional Palembang Gelar Aksi Damai di Kantor Gubernur

    • calendar_month Selasa, 17 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.474
    • 0Komentar

    Revisi Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) RI Nomor 26 Tahun 2017 akan segera keluar pada 1 November 2017.

  • Putra Putri Sriwijaya Promosikan Pariwisata Sumsel

    Putra Putri Sriwijaya Promosikan Pariwisata Sumsel

    • calendar_month Senin, 11 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.302
    • 0Komentar

    Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Nasrun Umar menaruh harapan besar kepada para finalis ajang pemilihan Putra Putri Sriwijaya 2017 agar kedepan dapat mengeksplor dunia pariwisata Sumsel. Pasalnya, Provinsi Sumsel memiliki potensi pariwisata cukup besar sehingga perlu di promosikan melalui berbagai pihak termasuk para pemuda.

  • Bisa jadi bahan renungan, ini kata-kata mutiara yang mungkin ente suka

    Bisa jadi bahan renungan, ini kata-kata mutiara yang mungkin ente suka

    • calendar_month Selasa, 20 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.594
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Menjalankan aktivitas dalan setiap harinya harus dilakukan dengan semangat. Ada beberapa kata-kata mutiara yang bisa jadi inspirasi dan renungan ente hari ini, baca yuk ! “Kesuksesan bukanlah kunci kebahagiaan. Kebahagiaanlah kunci kesuksesan. Jika Anda mencintai apa yang Anda lakukan, Anda akan sukses.” – Albert Schweitzer “Jadilah aliran yang mengalir. Jangan menjadi batu yang menghalangi […]

  • Silaturahmi dengan Wajah Baru DPRD Muba, Bupati Bilang Begini Untuk Bangun Muba

    Silaturahmi dengan Wajah Baru DPRD Muba, Bupati Bilang Begini Untuk Bangun Muba

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.169
    • 0Komentar

    SEHARI jelang pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terpilih Periode 2019 – 2024, Pemkab Muba menggelar  silaturahmi bersama anggota DPRD terpilih  di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Selasa Malam (10/9/2019). Acara dihadiri  Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin dan Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, Ketua DPRD Muba Abusari SH MSi, serta Forkopimda. Tampak Kapolres […]

expand_less
WordPress Archive Farmex – Agriculture & Farm Elementor Template Kit Farmhouse – Agrotourism, Farm and Agriculture WordPress Theme Farmino – Organic Food Template Kit Farren – CV-Resume Elementor Template Kit Farvis – Multipurpose WordPress Theme Faryita – Organic Juice & Health Drinks WordPress Theme Fash – WooCommerce Elementor Template Kit Fasha – Woman Fashion & Shop eCommerce Elementor Template Kit Fashable – Stylist eCommerce Elementor Template Kit Fashi WP – Multipurpose Fashion WooCommerce WordPress Theme