Senin, 17 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » CERBUNG, Sarip Petir: Kisah TKI Antargalaksi

CERBUNG, Sarip Petir: Kisah TKI Antargalaksi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
  • visibility 984
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Di sebuah kampung bernama Talang Petai, yang kalau sinyalnya ditarik garis lurus ke Mars masih lebih kencang suara emak manggil anak waktu magrib, hiduplah seorang pemuda bernama Sarip.

Usianya 36, tapi wajahnya 46, hati 66, dan dompetnya minus. Itu pun kalau dompetnya nggak lagi dipakai ayahnya buat ganjel pintu dapur. Warga kampung biasa manggil dia Sarip Petir, bukan karena dia bisa nyetrum mantan dari jauh, tapi karena waktu kecil pernah kesamber petir pas ngambil layangan nyangkut di tiang listrik. Ajaibnya, alih-alih gosong, Sarip malah nyanyi lagu Rhoma Irama sambil goyang pinggul. Sejak itu, warga yakin dia ketempelan jin lucu.

Dari sawah ke tambak, dari kebun karet ke grup WhatsApp keluarga, hidup Sarip ibarat sinetron panjang tanpa jeda iklan bikin lelah tapi susah berhenti. Yang bikin makin dramatis, ia punya ayam kesayangan bernama Pitik, yang selalu nempel di pundaknya ke mana pun ia pergi. Pitik bukan ayam biasa. Dia kadang berkokok pas adzan subuh kesiangan dan sesekali melirik sinis kalau Sarip ngelamun sambil pegang kalender 2019 yang gambarnya cewek petik padi.

“Masih aja kamu liatin itu, Rip? Cewek kalender nggak akan bales chat-mu,” sindir Pitik dalam batin, mungkin.

Pagi itu, matahari kelihatan kayak lampu taman habis kehujanan ada, tapi males bersinar. Sarip baru tidur dua jam habis nobar sinetron kolosal tentang kerajaan yang tokohnya ngobrolnya pelan tapi durasi episodenya lebih pendek dari iklan pomade.

Ia nyeduh kopi hitam pake gelas retak warisan neneknya. Rumah Sarip berdinding papan dan harapan, berlantai tanah dan beban hidup. Tiba-tiba, datanglah Pak RT, mendadak muncul seperti notifikasi pinjol saat gajian.

“Rip, kamu dipanggil ke kantor dusun. Ada surat penting dari pusat,” katanya sambil nyodorin amplop cokelat yang udah lecek kayak surat lamaran kerja Sarip tahun 2012.

Sarip melongo. “Dari pusat mana, Pak? Pusat grosir? Pusat galaksi? Jangan-jangan ini undangan reuni mantan yang gagal move on”.

“Pusat beneran, Rip, katanya ada program luar biasa untuk kamu. Gitu katanya,” ujar Pak RT dengan senyum kayak abis dapet honor narasumber pelatihan parenting.

Sarip ragu. Jangan-jangan ini jebakan, dulu dia pernah daftar kerja, katanya jadi petugas sensus, ternyata malah disuruh jaga stan cilok pas pasar malam. Tapi rasa penasaran Sarip lebih besar daripada saldo rekeningnya.

Di kantor dusun, suasana tegang kayak pengumuman CPNS. Kepala Dusun, Pak Mudakir, berdiri di depan papan tulis yang biasa dipake buat jadwal posyandu. Tapi hari itu, tertulis besar-besar
“PROGRAM TKI ANTARGALAKSI – PENGIRIMAN PEJUANG KE PLANET KARMELIA”

Sarip hampir keselek kopi imajiner.

“TKI… antargalaksi, Pak? Kita mau disuruh manen kentang di Uranus?”

Pak Mudakir ketawa sambil garuk-garuk perut. “Bukan, Rip, Planet Karmelia itu pusat agrikultur bintang 9, mereka butuh buruh perkebunan graviton, sejenis tanaman yang bisa bikin gravitasi naik-turun kayak harga cabe”.

“Gajinya sepuluh kali UMR, bisa kirim paket lewat sinar laser, dan katanya… tiap buruh dikasih asrama plus karaoke hologram”

Warga heboh. Sebagian kagum, sebagian lapar. Sarip mikir, “Di kampung, aku cuma jadi buruh cangkul. Kalau di planet, siapa tahu bisa naik pangkat jadi mandor teleportasi”

Pitik melenguh pelan di pundaknya, seolah berkata, “Jangan sampe ini MLM lintas galaksi lagi, Rip. Kamu udah kapok beli kalung kesehatan dari alien Venus”

Akhirnya, Sarip daftar juga. Proses seleksi lebih gampang dari ujian tryout SD. Cuma push-up lima kali, nyebut alfabet dari belakang, dan jawab kuis “Apa nama ibukota Planet Neptunus?”

“Neptokyo,” jawab Sarip ngasal. Tetap lolos.

Mereka dikarantina tiga hari di gedung serbaguna yang dulu bekas gudang pupuk. Pelatihnya robot Jakarta yang mukanya kayak guru honorer tapi suaranya kayak Google Translate kena sindrom motivator.

“Kalian akan jadi pahlawan interplanet,” katanya. “Ingat, di Karmelia, jangan kentut di helm astronot. Kalau meledak, itu bukan cuma aib pribadi, tapi ancaman tata surya”

Hari H pun tiba. Seluruh warga kampung ngantar Sarip. Ibu-ibu nangis, bapak-bapak nyumbang dua butir telur rebus, anak-anak minta dibawain oleh-oleh bintang jatuh. Pitik naik pundak Sarip sambil diam. Mungkin dia tahu ini perpisahan besar. Atau cuma lagi masuk angin.

Pesawat warna ungu metalik bersinar di landasan, pilotnya robot nge-rap bernama BANG_JOE88.
“Yo, kita terbang ke Karmelia kerja keras, bukan wisata.
Jangan lupa sabuk, jangan lupa doa,
Kalo mual, jangan muntah di celana!”

Warga tepuk tangan, Sarip tersenyum. Ia melangkah masuk pesawat, memandang kampung terakhir kali.
“Titip sawah, titip Pitik, titip utang warung Bu Jum,” bisiknya haru.

Dalam perjalanan yang ditempuh dengan teknologi quantum-tekdung-tekdung, Sarip tak tidur, Ia merenung dari tukang bajak sawah jadi calon buruh luar angkasa, kalau ini sinetron, pasti judulnya “Sarip Petir: Dari Talang ke Tata Surya”.

Pitik mengangguk pelan di pundaknya, seolah bilang, “Selamat datang di hidup yang makin ngawur, Rip”

Dan di luar jendela pesawat, bintang-bintang menyambut.
Di Planet Karmelia, petualangan baru sudah menunggu
…dan mungkin, utang juga. [Bersambung ke Bab 2]

 

Ceritanya tentang negeri fiksi supermakmur, adil, dan sejahtera,di mana rakyatnya hidup bahagia, listrik nggak pernah mati, dan minyak goreng ada terus walau Lebaran. Sarip Petir bakal hijrah ke sana jadi TKI, dan matanya melek “Oh, ternyata dunia bisa kayak gini ya!”

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelanggaran Norma Ketenagakerjaan Turun 2 Tahun Terakhir

    Pelanggaran Norma Ketenagakerjaan Turun 2 Tahun Terakhir

    • calendar_month Selasa, 30 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 934
    • 0Komentar

    JUMLAH kasus pelanggaran norma ketenagakerjaan mengalami penurunan dalam 2 tahun terakhir. Meski begitu, Pengawas Ketenagakerjaan diminta untuk tetap bekerja secara kreatif dan inovatif, guna mengantisipasi berbagai tantangan ketenagakerjaan di masa depan. Hasil pengawasan ketenagakerjaan selama 2 tahun terakhir menunjukkan adanya penurunan jumlah perusahaan yang melakukan pelanggaran. Pada tahun 2019 sebanyak 21 ribu perusahaan melakukan pelanggaran, […]

  • Hoaks Vaksin di Sumenep, Lebih Cepat Menular dari Campak

    Hoaks Vaksin di Sumenep, Lebih Cepat Menular dari Campak

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 687
    • 0Komentar

    – Anak-Anak, Panas, dan WhatsApp yang Super Cepat DI SUMENEP, Madura, panas bukan cuma karena matahari, anak-anak demam, orang tua deg-degan, dan di grup WhatsApp, berita viral berlarian lebih cepat daripada motor ojek yang kebut di jalanan desa. Sejak Februari hingga Agustus 2025, 20 anak meninggal akibat campak, angka ini bikin hati orang tua panas […]

  • Kolaborasi Pemerintah & Dunia Usaha dalam Program Vaksinasi Diharapkan Pulihkan Perekonomian Nasional

    Kolaborasi Pemerintah & Dunia Usaha dalam Program Vaksinasi Diharapkan Pulihkan Perekonomian Nasional

    • calendar_month Selasa, 2 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.460
    • 0Komentar

    MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, berharap lebih banyak lagi industri yang berkolaborasi dengan pemerintah dalam menjalankan program vaksinasi. Sehingga dapat membantu mempercepat terciptanya kekebalan kelompok (herd immunity) dan pemulihan industri pariwisata dan ekonomi nasional dapat segera terwujud. Hal tersebut dikatakan Menparekraf Sandiaga Uno terkait pelaksanaan program […]

  • Pemprov Sumsel Percepat Penanganan Covid-19 

    Pemprov Sumsel Percepat Penanganan Covid-19 

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 843
    • 0Komentar

    SEJUMLAH aksi nyata gencar dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dibawah Komando Gubernur H. Herman Deru dalam upaya meminimalisir penyebaran virus corona (Covid-19) di Bumi Sriwijaya. Salah satunya dengan membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumsel  beberapa waktu lalu. Berselang beberapa jam kemudian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumsel dibawah Tanggung Jawab […]

  • Seru! Jokowi dan Alex Noerdin Bakal Merumput Bareng Sang Legenda Ronaldinho ‘The King of Dribbling’

    Seru! Jokowi dan Alex Noerdin Bakal Merumput Bareng Sang Legenda Ronaldinho ‘The King of Dribbling’

    • calendar_month Kamis, 29 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 986
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Panitia penyelenggara Alex Noerdin Cup All Star tidak main-main dalam berkontribusi untuk kemajuan dan perkembangan persepakbolaan Indonesia, serta untuk membangkitkan motivasi bibit-bibit sepakbola yang tersebar di seluruh pelosok Sumatera Selatan. Alex Noerdin selaku penggagas Perhelatan Alex Noerdin Cup All Star yang memang dikenal sangat peduli terhadap dunia olahraga di tanah air, khususnya […]

  • 3 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Moderna dari ‘Paman Sam’ Tiba di Tanah Air

    3 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Moderna dari ‘Paman Sam’ Tiba di Tanah Air

    • calendar_month Minggu, 11 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 958
    • 0Komentar

    PEMERINTAH kembali mengamankan pasokan vaksin yang diperlukan untuk pelaksanaan vaksinasi nasional yang menargetkan sekitar 181,5 juta penduduk Indonesia guna mencapai kekebalan komunal (herd immunity) dalam menghadapi pandemi Covid-19. Hari ini, Minggu (11/07/2021), tiba sebanyak 3 juta dosis vaksin Covid-19 Moderna dalam bentuk jadi, melalui Bandar Udara (Bandara) Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Vaksin ini merupakan dukungan […]

expand_less
WordPress Archive Phami – Medical & Health WooCommerce WordPress Theme PharmaBee – Pharmacy & Drug Store Website Elementor Template Kit PharmaCare – Pharmacy and Medical Store WordPress Theme Pharmacy Storefront WooCommerce Theme Pharmaton – Medical and Pharmacy WordPress Theme Phlox Pro – Elementor MultiPurpose WordPress Theme PHLY – Versatile Coming Soon Template PhoneRepair – Mobile Device Shop WordPress Theme Photas – Email Marketing Company Elementor Template Kit Photo Nexus | WordPress Theme