Jumat, 2 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Hoaks Vaksin di Sumenep, Lebih Cepat Menular dari Campak

Hoaks Vaksin di Sumenep, Lebih Cepat Menular dari Campak

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
  • visibility 698
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

– Anak-Anak, Panas, dan WhatsApp yang Super Cepat

DI SUMENEP, Madura, panas bukan cuma karena matahari, anak-anak demam, orang tua deg-degan, dan di grup WhatsApp, berita viral berlarian lebih cepat daripada motor ojek yang kebut di jalanan desa. Sejak Februari hingga Agustus 2025, 20 anak meninggal akibat campak, angka ini bikin hati orang tua panas dingin, campur pusing tujuh keliling.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sempat datang dan bilang dengan nada serius, satu anak bisa menulari 18 anak lainnya. Bayangkan satu rumah punya tiga anak, tinggal dikalikan, satu RT bisa masuk zona merah dalam hitungan hari. Tapi tunggu dulu, yang bikin campak tambah “sangar” bukan cuma virusnya. Ada virus lain yang lebih cepat menular virus hoaks vaksin.

Hoaks ini, seperti tukang jagal digital, masuk ke grup WhatsApp sambil bilang, “Jangan vaksin, nanti anakmu jadi zombie!” Orang tua panik dan percaya begitu saja, padahal zombie cuma ada di film Hollywood. Vaksin itu ibarat superhero bersenjata anti-virus, datang menyelamatkan anak-anak dari kematian yang bisa dicegah.

Fenomena ini bisa dijelaskan psikologis, orang lebih percaya berita yang bikin takut daripada yang bikin tenang. Pepatah lama bilang, “Takut yang tak tentu lebih menakutkan daripada bahaya yang nyata”, itulah yang terjadi di Sumenep anak-anak meninggal bukan cuma karena campak, tapi karena orang tua sempat ragu divaksin.

Menteri Budi bergerak cepat, imunisasi massal digelar, menargetkan 70 ribu anak dalam dua minggu. Tim medis berkeliling dari pulau ke pulau, sambil menjelaskan vaksin seperti guru TK “Vaksin itu seperti payung saat hujan badai, melindungi anak dari penyakit ganas”

Cerita lucu tapi edukatif muncul di perjalanan ini, seorang Babinsa berdiri di balai desa sambil berkata, “Kalau mau anak-anak tetap sehat, vaksin itu seperti nasi di meja makan harus ada, jangan ditunda”, lucu tapi kena di hati.

Hoaks cepat menular, tapi vaksin efektif, anak-anak meninggal bisa dicegah, jika masyarakat percaya pada ilmu, bukan rumor. Edukasi dengan empati lebih ampuh daripada ancaman. Pepatah Madura bilang, “Tak perlu memukul ayam untuk mengajarkan dia bertelur”

Selain itu, penting mengingatkan orang tua bahwa vaksinasi bukan sekadar prosedur medis, tapi investasi hidup anak. Tidak perlu takut pada jarum, cukup percaya pada ilmu. Peran Babinsa, tenaga kesehatan, dan tokoh desa sangat krusial untuk menanamkan rasa aman.

Campak memang ganas, tapi hoaks vaksin bisa lebih berbahaya, karena mempengaruhi keputusan orang tua. Virus digital hoaks harus dilawan dengan literasi, virus campak harus dilawan dengan vaksin. Jangan biarkan ketakutan yang salah membunuh anak-anak kita.

Seperti pepatah yang dimodifikasi “Anak sehat adalah harta, bukan cerita yang ditunda karena takut”, dengan imunisasi massal, edukasi yang persuasif, dan pengawasan ketat, Sumenep bisa menutup bab suram ini dan memastikan tidak ada korban tambahan.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Evaluasi Implementasi PPKM Darurat Terus Dilakukan 

    Evaluasi Implementasi PPKM Darurat Terus Dilakukan 

    • calendar_month Minggu, 18 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.299
    • 0Komentar

    KOODINATOR Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang juga Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, pihaknya tengah melakukan evaluasi terhadap apakah PPKM dibutuhkan perpanjangan lebih lanjut. Hasil evaluasi juga akan terlebih dulu dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo.  “Kami akan laporkan kepada Presiden dan dua tiga hari ke depan, kita akan umumkan secara […]

  • herman-deru Sumsel Harus Jadi Contoh Penegakan Demokrasi Bermartabat

    HD : Sumsel Harus Jadi Contoh Penegakan Demokrasi Bermartabat

    • calendar_month Rabu, 26 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 990
    • 0Komentar

    Gubernur Sumsel Herman Deru melakukan penyerahan simbolis mobil operasional Bawaslu RI kepada Korsek dan Komisioner Bawaslu Kab/kota di Prov.

  • Progres Tidak Ada Koreksi, Gubernur Optimis  November 2021 Pelabuhan Tanjung Carat Ground Breaking

    Progres Tidak Ada Koreksi, Gubernur Optimis  November 2021 Pelabuhan Tanjung Carat Ground Breaking

    • calendar_month Rabu, 7 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 843
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru bersama Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi menggelar rapat lanjutan terkait koordinasi dua pembangunan diantaranya Pelabuhan New Palembang di Tanjung Carat dan Pelabuhan New Ambon secara virtual bertempat di Command Center Kantor Gubernur Sumsel. Selain Menhub ikut hadir pada rapat ini Gubernur Provinsi Maluku, Irjend Pol (Purn) Murad Ismail, […]

  • Kunjungi Ponpes Rubath Al Muhibbien, Wawako : Bisa Jadi Contoh yang Lain Terapkan Protokol Kesehatan

    Kunjungi Ponpes Rubath Al Muhibbien, Wawako : Bisa Jadi Contoh yang Lain Terapkan Protokol Kesehatan

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.292
    • 0Komentar

    WAKIL Walikota Palembang Fitrianti Agustinda secara langsung memastikan keamanan serta sistem penerapan protokol kesehatan yang ada di Pesantren Rubath Al Muhibbien. Hal ini juga tidak hanya diterapkan di sini saja melainkan harus diterapkan diseluruh pondok pesantren yang ada diseluruh kota Palembang. Fitri menjelaskan bahwa selain menjadi tempat sarana menimbah ilmu keagamaan bagi putra dan putri […]

  • Setelah Tenda Dibongkar, Nasib UMKM Sumsel Jangan Ikut Dilipat

    Setelah Tenda Dibongkar, Nasib UMKM Sumsel Jangan Ikut Dilipat

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 53
    • 0Komentar

    SUASANA Jambore UMKM FORKETAS Sumsel 2026 di Citra Grand City One Palembang kemarin tampak meriah, pasalnya booth warna-warni berdiri rapi. Bahkan aroma kopi lokal bercampur, gurihnya rasa pempek dan kemplang ikan terasa di lidah. Musik terdengar bersahut-sahutan, para pelaku usaha sibuk melayani pengunjung, sementara di sudut lain sejumlah peserta antusias mengikuti workshop dan talkshow. Di […]

  • Gambo, Batik Khas Jumputan Muba yang Mendunia Berasal dari Limbah Alami Getah Gambir

    Gambo, Batik Khas Jumputan Muba yang Mendunia Berasal dari Limbah Alami Getah Gambir

    • calendar_month Sabtu, 2 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 617
    • 0Komentar

    HARI Batik Nasional adalah hari perayaan nasional Indonesia untuk memperingati ditetapkannya batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi pada 2 Oktober 2009 oleh UNESCO, dan Sabtu (2/10/2021) hari batik nasional kembali diperingati secara bersamaan di Indonesia. Bicara soal batik, sejak tahun 2017 Ketua TP PKK Muba Thia Yufada Dodi Reza menjadi inisiator pembuatan […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce PDF Product Vouchers WooCommerce PDF Vouchers - Ultimate Gift Cards WordPress Plugin WooCommerce PDF Watermark WooCommerce Penny Sale WooCommerce Perfect SEO Url WooCommerce Photo Reviews - Review Reminders WooCommerce Photography WooCommerce Photography Plugin – Sell Photos Online WooCommerce Pin Payments Payment Gateway WooCommerce Pincode/ Zipcode Checker