Minggu, 16 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » “Palembang Ramah Seni, Mural Edukasi Anti Vandalisme”

“Palembang Ramah Seni, Mural Edukasi Anti Vandalisme”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
  • visibility 1.260
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PALEMBANG kini bukan cuma soal Sungai Musi yang legendaris atau pempek yang bikin lidah joget-joget, tapi juga tentang tembok-tembok kota yang sekarang ngomong pakai warna. Ya, benar!, tembok-tembok itu sekarang punya suara, tapi bukan suara pakai mic atau teriak-teriak kaya pedagang kaki lima. Mereka bicara lewat mural, goresan cat yang bikin mata warga melek, hati senang, dan kadang bikin ngakak sendiri karena kreativitasnya out of the box.

Kegiatan “Goresan Cindo Palembang Belagak  Stop Vandalisme” yang digelar Dewan Kesenian Palembang bersama Gen-RD ini, sebenarnya bukan sekadar lomba lomba-lombaan. Ini lebih mirip sekolah kilat buat generasi muda, belajar disiplin, kerja sama, dan kreatif tanpa harus nyuri cat tembok tetangga atau bikin coretan tak karuan yang bikin Satpol PP ngos-ngosan.

Kalau vandalisme itu kaya sambal tanpa rasa pedas tapi bikin mules, mural itu kaya rendang Padang berlapis-lapis makna, enak dipandang, dan bikin bangga kota sendiri.

Tembok di Palembang sekarang kayak guru tua bijak, diam tapi penuh pesan, setiap coretan, setiap warna, mengajarkan kita sesuatu. Tim Kuda Poni yang berhasil jadi juara pertama, misalnya, nggak cuma bikin mural keren tapi juga menunjukkan kalau konsistensi dan latihan itu kuncinya. “Alhamdulillah, kami bisa jadi juara pertama,” kata Iyan Comic dari Kuda Poni, sederhana, tapi penuh makna, kerja keras tanpa keluhan itu hasilnya manis, bukan cuma cat di dinding.

Di sisi lain, tim lain yang menang harapan atau favorit, juga menunjukkan satu hal kreativitas itu bukan tentang menang atau kalah, tapi bagaimana kita mengekspresikan diri dan memberi warna pada kehidupan. Ada pepatah bilang, “Hidup tanpa seni itu kaya kopi tanpa gula, pait!” Nah, mural adalah gula yang bikin kota Palembang manis dan menyenangkan.

Kalau kamu jalan-jalan ke Simpang Charitas, jangan kaget kalau ada mural yang bikin kamu ketawa, ada kuda pakai kacamata hitam, manusia kucing lagi selfie, sampai pesan anti-vandalisme yang kadang bikin ngakak sambil mikir, “Eh, iya juga ya.” Ini bukan sekadar dagelan, tapi strategi komunikasi kota. Humor bikin pesan lebih nyantol di kepala warga, orang gampang tersenyum, dan tanpa sadar mereka belajar, jangan coret-coret seenaknya.

Keren juga lihat Pemkot Palembang yang turun tangan serius tapi santai. Satpol PP, Dishub, Kepolisian, DKP, Gen-RD, semuanya bergandengan tangan. Ini mirip keluarga besar yang lagi bikin masakan bareng, ada yang motong sayur, ada yang bumbuin, ada yang jagain kompor biar nggak gosong. Hasilnya? kota jadi indah, aman, dan ramah seni, moralnya kolaborasi itu penting, nggak cuma di lomba mural, tapi juga di hidup sehari-hari.

Jadi indah

Kalau setiap orang cuma mikir sendiri tanpa peduli lingkungan, kota bakal kayak rumah kucing liar, berantakan, bau, dan bikin stress. Tapi dengan kolaborasi, semua bisa jadi indah, bahkan tiang listrik yang tadinya polos dan membosankan sekarang bisa jadi “model runway” mural kreatif.

Bayangkan kalau mural masuk ke sekolah-sekolah. Anak-anak bisa belajar menyalurkan energi tanpa merusa, menghargai karya orang lain, berpikir kreatif tapi tetap disiplin. Ini mirip pepatah Jawa “Ajining diri saka lathi, ajining kota saka mural.” Hehe, versi bebasnya harga diri kota juga kelihatan dari seberapa cantik temboknya. Anak muda belajar kalau ekspresi itu penting, tapi jangan sampai bikin orang lain susah hati.

Palembang tidak cuma ingin dikenal sebagai kota sejarah atau pusat kuliner, tapi juga kota ramah seni dan kreatif. Mural menjadi simbol transformasi, dari vandalisme ke karya yang edukatif dan inspiratif, ini juga memberi pesan moral, perubahan positif bisa dimulai dari hal sederhana. Cuma butuh kuas, cat, dan niat baik.

Kalau setiap warga ikut meramaikan kreativitas dengan cara yang sehat, kota ini bakal jadi galeri hidup, bukan cuma untuk dipandang tapi juga untuk dipelajari. Humor, warna, dan imajinasi bisa jadi alat edukasi paling ampuh. Lagian, siapa sih yang nggak senyum liat tembok kota yang bikin ngakak sambil mikir, “Wah, ternyata hidup bisa seindah ini”?

Mural di Palembang mengajarkan kita banyak hal ekspresikan diri tanpa merugikan orang lain, coretan bebas boleh, tapi tetap ada batasnya, kolaborasi bikin hasil lebih indah, kerja sama pemerintah, komunitas, dan warga itu seperti resep masakan, kalau semua komponen jalan, hasilnya lezat, kreativitas itu pendidikan karakter, disiplin, konsistensi, dan tanggung jawab bisa diajarkan lewat seni, dan humor dan estetika bikin pesan mudah diingat, kadang tertawa lebih efektif daripada ceramah panjang.

Akhir kata, Palembang membuktikan bahwa kota bisa belajar dan mengajar sekaligus, dari tembok yang dulunya bisu, kini lahir pelajaran hidup yang penuh warna, humor, dan hikmah. Jadi, jangan heran kalau besok kamu jalan di kota ini dan merasa seperti masuk galeri seni sambil ngakak, itu Palembang lagi ngajarin kita semua, bahwa hidup lebih indah kalau kreatif, disiplin, dan ramah seni.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serah Terima Jabatan, Kapolres Pagar Alam : Mutasi Hal Biasa di Polri

    Serah Terima Jabatan, Kapolres Pagar Alam : Mutasi Hal Biasa di Polri

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.529
    • 0Komentar

    KAPOLRES Pagar Alam AKBP Dolly Gumara SIk  memimpin langsung serah terima jabatan beberapa petinggi Polres Pagaralam. Serah terima jabatan tersebut diantaranya Waka Polres dari pejabat sebelumnya Kompol Milwani SE Kepada Kompol Dwi  Utomo SE MM, Kasat lantas dari AKP Ricky Mozam SH MH  kepada AKP Sariyo SH MM, Kasat Intelkam dari AKP Idham Haris Sugiono […]

  • Palembang Raih Penghargaan Kota Terbaik Pertama Program Keroyok Vaksin

    Palembang Raih Penghargaan Kota Terbaik Pertama Program Keroyok Vaksin

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 829
    • 0Komentar

    PROGRAM keroyok vaksin yang terus digencarkan oleh Pemerintah kota Palembang melalui Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kota Palembang nampaknya mulai menuai suatu keberhasilan. Pasalnya, dalam Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten Kota se- Sumatera Selatan Tahun 2021 yang digelar di Ballroom Hotel Santika Premiere Bandara Palembang, Walikota Palembang, H. […]

  • Merokok Saat Berkendara Akan Disanksi, Ini Telah Diberlakukan

    Merokok Saat Berkendara Akan Disanksi, Ini Telah Diberlakukan

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 494
    • 0Komentar

      DIREKTUR Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol. Sambodo Purnomo Yogo, S.I.K., M.T.C.P., menyebutkan petugas Kepolisian berhak menegur pengendara kendaraan bermotor yang merokok, sesuai Pasal 106 Undang Undang Nomor 22 Tahun 2008 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dirlantas Polda Metro Jaya, menuturkan, Pasal 106 Undang Undang Nomor 22 Tahun 2008 tentang Lalu […]

  • DWP Dinkominfo Kunjungi Radio Gema Randik

    DWP Dinkominfo Kunjungi Radio Gema Randik

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 754
    • 0Komentar

    DHARMA Wanita Persatuan (DWP) Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Musi Banyuasin mengunjungi Radio Gema Randik 97 FM berlokasi di Kantor Dinkominfo Kabupaten Muba Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua DWP Dinkominfo Muba Ny Patricia Lisnawaty Sinulingga bersama ibu-ibu anggota DWP Dinkominfo Muba, (Jumat 6/3/2020). Dikatakan Patricia bahwa kunjungan tersebut dalam rangka untuk melakukan penjajakan […]

  • Pererat Persatuan, Pemerintah Bangun Asrama Mahasiswa Nusantara di Surabaya

    Pererat Persatuan, Pemerintah Bangun Asrama Mahasiswa Nusantara di Surabaya

    • calendar_month Senin, 4 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.541
    • 0Komentar

    ASRAMA Mahasiswa Nusantara berada di Surabaya, Jawa Timur. Nama itu disematkan untuk sebuah bangunan vertikal setinggi 5 lantai di Surabaya. Persisnya di lahan milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur seluas 9.975 m², tepat di sebelah gedung arsip Pemprov Jawa Timur (Jatim). Bangunan yang saat ini masih tahap konstruksi itu disiapkan sebagai hunian atau Asrama Mahasiswa Nusantara […]

  • Desa Ngulak 3 Kecamatan Sanga Desa Luncurkan Posko Kampung Tangkal Covid-19, Semoga Jadi Tantangan

    Desa Ngulak 3 Kecamatan Sanga Desa Luncurkan Posko Kampung Tangkal Covid-19, Semoga Jadi Tantangan

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 672
    • 0Komentar

    ANTISIPASI pencegahan dan penanganan pandemi Covid-19 terus dimaksimalkan di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang dikomandoi Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin. Tidak hanya Pemkab, masyarakat di wilayah Kabupaten Muba juga terus tingkatkan upaya pencegahan Covid-19 ini. Seperti halnya, Pemerintah kabupaten Musi Banyuasin melalui Pemerintah Kecamatan Sanga Desa bersama Kapolsek […]

expand_less
WordPress Archive Opklim – Law Firm WordPress Theme Oppa – Personal Portfolio Elementor Template Kit Opportunity – Finance WordPress Theme Opta Minimal Portfolio and Photography Theme Optcare – Eye Care WordPress Theme +RTL Optech – IT Solutions and Services WordPress Theme Optica – Optometrist & Eye Care Elementor Template Kit Opticest - Optometrist & Eyecare Elementor Template Kit Optico | Optometrist & Eye Care WordPress Theme Optik – Optometrist & Eye Care WordPress Theme