Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Pengabdian Tanpa Akhir Sang Mantan Gubernur Sumsel

Pengabdian Tanpa Akhir Sang Mantan Gubernur Sumsel

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 1 Apr 2019
  • visibility 1.424
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Catatan dari Palembang

Oleh  : Zulkarnain Alregar

 

KETIKA pertama kali Provini Sumatera Selatan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XVI-2004, ada satu daerah kabupaten yang bisa dibilang masih terbelakang atau istilah warga Palembang “tempat jin buang anak” yakni kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Kabupaten yang beribukota Sekayu ini “nekad” menyatakan kesiapannya menjadi salah satu tuan rumah yang menggelar beberapa cabang olahraga PON di Sumsel.

Dan ketika Muba sukses menggelar sejumlah cabang olahraga favorit berkelas dunia seperti renang, menembak, berkuda, dan otomotif, tiba-tiba Sumsel pun nekad mengajukan diri menjadi tuan rumah SEA Games 2011. Satu kejutan yang tak pernah dilakukan provinsi lain di Tanah Air kecuali Ibukota Jakarta. Lagi-lagi, penyelenggaraan terbilang sukses.

Dan siapa sangka juga, kalau akhirnya Sumsel pun kembali nekad mengajukan diri menjadi tuan rumah Asian Games 2018 setelah sebelumnya  juga sukses beberapa kali menjadi tuan rumah berskala internasional seperti Islamic Slidority Games, Asea University Games serta puluhan single event lainnya. Semula, Palembang menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah tunggal untuk pentas olahraga terakbar se-Asia tersebut, tanpa harus bersama DKI Jakarta.

Berbagai upaya dilakukan, agar pelaksanaan Asian Games 2018 dilakukan sepenuhnya di Palembang, namun akhirnya pemerintah menyatakan tuan rumah ‘kembar’ dengan tagline Jakarta-Palembang. Pastinya, pelaksanaan Asian Games 2018 di Palembang juga terbilang cukup sukses.

Lantas, siapa sosok di balik layar semua sukses penyelenggaraan pentas olahraga mulai tingkat nasional di Muba hingga SEA Games dan Asian Games itu? Siapa lagi jika bukan H Alex Noerdin yang sebelumnya menjabat Bupati Musi Banyuasin selama dua periode dan kemudian Gubernur Sumsel periode 2008-2018, dan ini tak bisa dibantahkan oleh siapa pun, tak terkecuali warga Sumsel sendiri. Maka tak salah memang jika Alex Noerdin adalah satu-satunya gubernur di Indonesia yang sudah mendapatkan Bintang Mahaputra Utama dari negara.

Bukan bermaksud melebih-lebihkan Alex, namun saya termasuk yang mengikuti jejak ‘nekad’ Alex Noerdin sejak dirinya terpilih sebagai bupati Muba. Dan saya juga termasuk yang sejak awal mengkritisi sikap nekadnya membangun sebuah daerah lewat pentas olahraga. Tapi, kenyataannya saat ini? Silakan Anda datang ke Sumsel. Terbukti, kemajuan provinsi ini cukup pesat dibandingkan daerah lain di Tanah Air. Sumsel, kini sudah punya Jakabaring Sport City yang tak kalah megah dan hebatnya dengan Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Saat ini, pria bertubuh subur itu tak lagi memimpin Sumsel. Tapi, ide-ide ‘nekad’-nya seakan tak pernah berhenti. Baginya, dia ingin terus mengabdi, tak hanya bagi kampung sendiri, juga bagi negeri tercinta. Karenanya pula, Alex membuat dan mendirikan sekolah sepakbola bernama Alex Noerdin Academy Football.

Dimulai dari seleksi di 17 kota dan kabupaten di Sumsel bersama para mantan pemain timnas sejak tiga bulan lalu, juga melibatkan 7.500 anak usia 12-14 tahun, menggelar 45 kali pertandingan, dan berhasil menciptakan 210 gol, akhirnya terseleksi 55 anak yang punya minat dan bakat besar sebagai pemain bola harapan masa depan. Target Alex, dalam empat tahun ke depan, anak-anak Sumsel sudah bisa tampil di Gelora Bung Karno (GBK) dan bahkan dipanggil memperkuat skuad Merah Putih.

Rencananya, di akhir puncak acara yakni pada Minggu, 31 Maret besok, ke-55 anak tersebut akan mengikuti coaching clinic dengan mendatangkan salah satu pemain sepakbola dunia dari Brasil, Ronaldinho. Semua persiapan sudah dilakukan.

Namun, niat Alex untuk kembali mengharumkan nama Sumsel di pentas dunia lewat sepakbola setelah tak lagi jadi gubernur, ternyata tak berjalan mulus. Walau semua persyaratan sudah dipenuhi, walau semua surat menyurat sudah dilayangkan ke Pemprov Sumsel, Alex harus menarik napas dalam-dalam untuk menahan semua emosi yang sudah nyaris tak tertahan, bahwa acara puncak jadi ‘gatot’ alias gagal total. Pemprov Sumsel tak memberi izin semua kegiatan Alex bersama 55 anak-anak desa berbakat di sepakbola dilangsungkan di Jakabaring Sport City. Alhasil, Ronaldinho pun batal datang ke Palembang.

Kemarin, grand final Alex Noerdin Cup 2019 di Stadion Bumi Sriwijaya yang becek itu, guratan raut muka marah bercampur sedih terlihat di muka Alex. Dalam kondisinya kini tak lagi punya ‘power’ di tanah sendiri, dia tak boleh menggunakan Jakabaring Sport City yang pernah dia gagas dan bangun untuk mengangkat nama besar Palembang di mata dunia.

“Apa salah saya, bahkan saya sudah bicara langsung dengan dia (Gubernur Sumsel), tetap saja acara di Jakabaring Sport City dengan kehadiran Ronaldinho tak mendapatkan ijin. Ya, sudah tak apalah, ada hikmah di balik semua ini,” kata Alex pada saya saat jamuan makan malam bersama 55 anak Coaching Clinic di Palembang, Rabu malam.

Saya tak ingin terlalu dalam bertanya, apakah ada unsur politis dalam hal ini, mengingat di dua pilgub sebelumnya, gubernur yang sekarang adalah ‘musuh bebuyutan’-nya. Bagi saya, sosok seperti Alex adalah sosok unik yang nyaris tak dimiliki gubernur lain di Tanah Air yang bisa membangun kemajuan ekonomi daerahnya lewat dunia olahraga.  Alex sosok pria nekad yang punya talenta luar biasa dalam mewujudkan impian membangun peradaban, dia jugalah yang mempelopori pendidikan gratis dan pengobatan gratis bagi rakyatnya, setelah sebelumnya di Muba memberikan asuransi kematian bagi semua warganya.

Hal ini juga yang membuatnya untuk tetap optimis dapat mendatangkan Ronaldinho meski harus di jadwalkan ulang. Bahkan, pihak dari Ronaldinho pun sudah mengirimkan video rasa penyesalannya dan akan segera menjadwalkan ulang untuk datang langsung ke Palembang.

Saya pun sangat yakin, kendati hari ini gagal mendatangkan Ronaldinho, Alex tak akan pernah melangkah mundur. Jika tidak sekarang, lusa, atau bulan depan, dia pasti akan tetap ‘nekad’ menghadirkan sang bintang sepakbola dunia itu ke Palembang. Apalagi, dia berniat mengontrak pelatih dari Chelsea dan Barcelona untuk sekolah sepakbola ‘Alex Noerdin Academy Football’.

 

Tetaplah mengabdi Bung Alex Noerdin…!!!***

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ASUS Umumkan Power Couple Worldwide PC Hardware Cupid Giveaway

    ASUS Umumkan Power Couple Worldwide PC Hardware Cupid Giveaway

    • calendar_month Senin, 15 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.141
    • 0Komentar

    TAIPEI, Taiwan, — ASUS hari ini mengumumkan giveaway Power Couple di seluruh dunia mulai 12 Mei dan menampilkan lima kartu grafis Seri GeForce RTX™ 40 dan tujuh catu daya dari keluarga ROG dan TUF Gaming. Pada bagian pertama giveaway, peserta akan ditanyai tentang pengetahuan mereka tentang salah satu dari lima kartu grafis seri RTX 40 mulai […]

  • KTT ASEAN Hasilkan Lima Kesepakatan

    KTT ASEAN Hasilkan Lima Kesepakatan

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.181
    • 0Komentar

    KTT ASEAN–AS atau ASEAN-US Special Summit (AUSS) yang berlangusng 11-13 Mei 2022 lalu di Washington DC, AS, menghasilkan pernyataan politik yang menyatakan kedua pihak, sepakat meningkatan kemitraan, dari “kemitraan strategis” menjadi “kemitraan strategis komprehensif”. KTT ASEAN-AS dihadiri Presiden AS, Joe Biden serta Presiden RI, Joko Widodo, dan pemimpin negara-negara ASEAN lainnya. Menteri Luar Negeri Retno […]

  • Tidak Benar, Foto Kemacetan di Sawah Ini Diambil saat Mudik Lebaran, Ini Yang Sebenarnya

    Tidak Benar, Foto Kemacetan di Sawah Ini Diambil saat Mudik Lebaran, Ini Yang Sebenarnya

    • calendar_month Rabu, 12 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 690
    • 0Komentar

      BEREDAR foto di media sosial Facebook yang memperlihatkan kemacetan di sebuah jalan yang berada di tengah persawahan. Dalam foto tersebut, terlihat puluhan mobil yang terjebak di pertigaan jalan tanah yang sempit di tengah persawahan tersebut. Foto itu diklaim menunjukkan suasana mudik lebaran pada 2021. Dilansir dari Cekfakta Tempo, klaim bahwa foto kemacetan di sebuah […]

  • Migrasi TV Analog ke Digital, Upaya Tingkatkan Pelayanan Pada Masyarakat

    Migrasi TV Analog ke Digital, Upaya Tingkatkan Pelayanan Pada Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 15 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 801
    • 0Komentar

    MIGRASI siaran televisi dari analog ke digital akan memberikan keuntungan bagi masyarakat. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ahmad M. Ramli menyatakan peralihan itu akan membuat masyarakat mendapatkan kualitas pelayanan televisi berupa gambar yang lebih bagus, lebih jernih, lebih canggih dan lebih bersih. “Tentunya dengan beralihnya dari analog ke digital, penonton […]

  • Malam pembukaan MTQ XXX Tingkat Provinsi Sumsel 2024, Lima Qori Internasional, tampilkan kolaborasi Hadroh

    Malam pembukaan MTQ XXX Tingkat Provinsi Sumsel 2024, Lima Qori Internasional, tampilkan kolaborasi Hadroh

    • calendar_month Sabtu, 4 Mei 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.231
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Malam pembukaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) XXX Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2024 di Kabupaten Musi Banyuasin berlangsung sangat spektakuler di Stabel Berkuda Sekayu, Jumat (3/5/2024). Ribuan pasang mata yang hadir dalam pembukaan MTQ ini terlihat begitu antusias mengikuti jalannya rangkaian pembukaan yang dimulai dari menyambut kedatangan Pj Gubernur Sumatera Selatan Agus Fatoni, […]

  • DIPA Diserahkan Lebih Awal, Alex Ingin Semua Bekerja Lebih Baik

    DIPA Diserahkan Lebih Awal, Alex Ingin Semua Bekerja Lebih Baik

    • calendar_month Selasa, 19 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 891
    • 0Komentar

    Pemerintah daerah dan desa terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan APBD secara efektif, efisien, produktif dan berbasis output

expand_less
WordPress Archive Super Forms – Front-end Posting Super Forms | Mailchimp Super Forms – Mailster Super Forms – Password Protect & User Lockout & Hide Super Forms – Popups Super Forms – Register & Login Super Forms | WooCommerce Checkout Super Forms – Zapier Super Product Variation Swatches for WooCommerce Super Selection Form Field for NEX-Forms