Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Masyarakat Terdampak Erupsi Gunung Semeru Bersabar, Kebutuhan Logistik Tercukupi

Masyarakat Terdampak Erupsi Gunung Semeru Bersabar, Kebutuhan Logistik Tercukupi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 10 Des 2021
  • visibility 695
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANTUAN logistik untuk warga terdampak erupsi Gunung Semeru mencukupi untuk sementara waktu sehingga harus selalu bersabar.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi Pos Komando (Posko) penanganan darurat di Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, pada hari ini, Kamis (9/12).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang Indra Wibowo Leksana, S.Sos., M.M. menyampaikan berbagai pihak telah memberikan dukungan yang luar biasa terhadap penanganan darurat paska erupsi Gunung Semeru.

Ia mengatakan bahwa logistik bantuan banyak dan berlebih. Di samping itu, Indra juga menginformasikan, manajemen logistik mulai tercatat dengan tertib.

Masih terkait dengan logistik bantuan, Indra mengharapkan ada penunjukkan koordinator di tempat-tempat pengungsian sehingga ini akan mempermudah untuk penyiapan dan pemantauan.

“Adanya koordinator bisa memantau kira-kira kekurangan yang ada bisa diketahui dengan jelas, jenis dan jumlahnya berapa yang dibutuhkan sehingga logistik yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan yang ada,” ujarnya.

Pihaknya telah menjangkau 21 kecamatan sampai ke titik-titik pengungsian untuk pendistribusian bantuan logistik. Pos logistik di bawah koordinasi Posko Penanganan Darurat Bencana Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru bertempat di Pendopo Bupati Lumajang.

Pada kesempatan itu, ia mengimbau warga yang ingin memberikan bantuan kepada warga terdampak berupa dana. Dana tersebut nantinya akan dibutuhkan untuk relokasi pengungsian.

“Terkait dengan logistik, kami berharap untuk sementara logistik cukup banyak. Apabila memungkinkan bantuan tidak berupa barang, diwujudkan berupa dana. Dana ini akan dibutuhkan untuk relokasi pengungsian,” tambahnya.

Sementara itu, logistik bantuan tidak hanya ditujukan langsung kepada warga penyintas atau pun terdampak, tetapi juga keperluan dapur umum. Hal tersebut tampak dari kebutuhan logistik, seperti beras atau pun sembako lain, yang diramu oleh petugas untuk para warga terdampak di wilayah Candipuro.

Koordinator Dapur Umum Tagana Kabupaten Lumajang Fariz mengatakan kebutuhan logistik sebagian diambil dari pos logistik, dan sebagian lainnya dari alokasi anggaran untuk kebutuhan seperti bumbu-bumbu atau kertas pembungkus. Dapur umum ini sebelumnya berada di Desa Sumberwuluh namun kemudian digeser bersamaan pos pengungsian di wilayah itu.

Dalam menyediakan makanan, pihaknya menerima permintaan terlebih dahulu sebelum mulai memasak sesuai dengan kebutuhan. Dapur ini dioperasikan Tagana dari beberapa kabupaten, seperti Banyuwangi, Jember, Jawa Tengah, Bondowoso dan Pasuruan, serta dibantu para warga.

“Rata-rata kami menyiapkan untuk 1.800 bungkus dan sesuai permintaan,” ujar Fariz.

Dapur umum ini juga menyiapkan makanan kepada para relawan atau petugas yang berada di sekitar wilayah tersebut.

Perkembangan Data

Berdasarkan data Posko per hari ini, Kamis (9/12), pukul 16.00 WIB, jumlah warga meninggal dunia sebanyak 43 jiwa, luka berat 21, hilang 12 dan mereka yang mengungsi 6.542. Warga yang mengungsi tersebar di 125 titik.

Berikut ini sebaran titik pengungsian yang sebagian besar berada di Kabupaten Lumajang. Ada dua titik yang berada masing-masing di Kabupaten Malang dan Blitar. Kecamatan Candipuro sebanyak 10 titik pengungsian dengan jumlah warga 2.331 jiwa, Pasirian 4 titik (1.307 jiwa), Tempeh 12 titik (640 jiwa), Pronojiwo 10 titik (525 jiwa), Lumajang 11 titik (335 jiwa), Sumbersuko 9 titik (302), Pasrujamber 2 titik (212 jiwa), Sukodono 9 titik (204 jiwa), Kunir 8 titik (127 jiwa), Yosowilangun 8 titik (89 jiwa), Tekung 3 titik (67), Senduro 4 titik (66 jiwa), Padang 3 titik (62 jiwa), Jatiroto 3 titik (59 jiwa), Kedungjajag 7 titik (50 jiwa), Klakah 5 titik (45 jiwa), Rowokangkung 4 titik (37 jiwa), Ranuyoso 1 titik (26 jiwa), Randuagung 7 titik (24 jiwa), Tempusari 2 titik (23 jiwa) dan Gucialit 3 titik (11 jiwa).

Posko akan terus melakukan pemutakhiran titik pengungsian mengingat ada pos pengungsian yang ditutup karena berada di kawasan rawan bahaya, seperti di Desa Sumberwuluh.
BNPB (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Momen Hari Pahlawan, Milenial Dihimbau Tak Putus Asa & Terus Berinovasi

    Momen Hari Pahlawan, Milenial Dihimbau Tak Putus Asa & Terus Berinovasi

    • calendar_month Rabu, 11 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 957
    • 0Komentar

    MOMEN peringatan hari pahlawan diperingati pada 10 November setiap tahunnya diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi generasi masa kini. Keteladanan  ditunjukan para pelahlawan yang rela berkorban demi mempertahankan kemerdekaan dari penjajah patut menjadi contoh. “Suri tauladan yang ditanamkan para pahlawan harus kita hidupkan setiap saat.  Agar generasi seperti kita ini tidak lupa dengan apa yang dicita-citakan […]

  • Cukup Bayar Dari Rumah, Bayar Pajak Sistem Online, Ini Caranya

    Cukup Bayar Dari Rumah, Bayar Pajak Sistem Online, Ini Caranya

    • calendar_month Sabtu, 9 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.427
    • 0Komentar

    TEKNOLOGI yang semakin canggih memudahkan masyarakat dalam melakukan berbagai hal termasuk membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Para wajib pajak seperti di Jateng tak perlu lagi mengantri di Samsat untuk membayar PKB karena dapat dilakukan secara daring atau online. Dilansir dari Tribratanews, Caranya dengan menggunakan aplikasi Sistem Administrasi Kendaraan Dan Pajak Online (Sakpole). Langkahnya pun gampang […]

  • Akhiri Pengabdian di Sumsel, Dr. Mukhlisuddin Jadi Karo UIN Bengkulu

    Akhiri Pengabdian di Sumsel, Dr. Mukhlisuddin Jadi Karo UIN Bengkulu

    • calendar_month Kamis, 18 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 793
    • 0Komentar

    KANTOR Wilayah (Kanwil) Kemenag Sumsel menggelar perpisahan Dr. Drs. H. Mukhlisuddin SH, MA sebagai Kakanwil Kemenag Sumsel di Aula MAN 3 Palembang, Kamis (18/11). Mukhlisuddin mengakhiri pengabdiannya di Sumsel setelah mendapat amanah baru sebagai Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik dan Kemahasiswaan (AUAK) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Acara perpisahan digelar secara luring dan daring. Hadir secara […]

  • Lawakan, pahami yuk kenapa lawakan tetap eksis hingga kini, ada puisinya juga..

    Lawakan, pahami yuk kenapa lawakan tetap eksis hingga kini, ada puisinya juga..

    • calendar_month Rabu, 5 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.894
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Lawakan adalah suatu bentuk komunikasi atau ekspresi yang bertujuan untuk menghibur orang dengan menggunakan humor atau kejenakaan. Lawakan sering kali berupa cerita pendek, lelucon, tebak-tebakan, atau kalimat-kalimat lucu yang disampaikan secara lisan atau tertulis. Tujuan utama lawakan adalah untuk membuat orang-orang tertawa atau merasa senang. Di bawah ini ada beberapa puisi lawakan untuk […]

  • Persembahkan Empat Mendali, Kontingen  Anggar Sumsel Disambut  Sukacita

    Persembahkan Empat Mendali, Kontingen  Anggar Sumsel Disambut  Sukacita

    • calendar_month Senin, 11 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 919
    • 0Komentar

    SETELAH berhasil mendulang empat mendali pada  ajang  Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, sebanyak 12 orang kontingen  Cabang Olahraga (Cabor) Anggar Provinsi Sumsel kembali selamat di kota Palembang. Kedatangan 12 kontingen Cabor Anggar ini di Bandara Sultan Mahmud Badarudin (SMB) II Palembang, Senin (11/10) pagi,  disambut  dengan penuh rasa sukacita oleh Kepala Dinas Pemuda dan […]

  • Uang Beredar Tumbuh Terjaga Pada Juli 2021

    Uang Beredar Tumbuh Terjaga Pada Juli 2021

    • calendar_month Jumat, 27 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 858
    • 0Komentar

    LIKUIDITAS perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Juli 2021 tetap tumbuh terjaga. Posisi M2 pada Juli 2021 tercatat sebesar Rp7.149,2 triliun atau tumbuh 8,9% (yoy), melambat dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 11,4% (yoy). Pertumbuhan uang beredar Juli 2021 terutama disebabkan oleh komponen uang beredar sempit (M1) sebesar 14,9% (yoy) dan uang kuasi […]

expand_less
WordPress Archive Weldery – Welding & Fabrication Services Elementor Template Kit Weldlfe – Wildlife WordPress Theme Wellcenter – Senior Care & Support WordPress Theme Wellco – Coaching & Speaker Elementor Template Kit Wellearn – Online Education Learning WordPress Theme Wellinor – Business Consulting WordPress Theme Wellness – Elementor Template Kit WellPress – Senior Care WordPress Theme WellPrinted - Print Service Elementor Template Kit Wellson – Senior Care and Medical WordPress Theme