Jumat, 21 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Masyarakat Terdampak Erupsi Gunung Semeru Bersabar, Kebutuhan Logistik Tercukupi

Masyarakat Terdampak Erupsi Gunung Semeru Bersabar, Kebutuhan Logistik Tercukupi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 10 Des 2021
  • visibility 686
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANTUAN logistik untuk warga terdampak erupsi Gunung Semeru mencukupi untuk sementara waktu sehingga harus selalu bersabar.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi Pos Komando (Posko) penanganan darurat di Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, pada hari ini, Kamis (9/12).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang Indra Wibowo Leksana, S.Sos., M.M. menyampaikan berbagai pihak telah memberikan dukungan yang luar biasa terhadap penanganan darurat paska erupsi Gunung Semeru.

Ia mengatakan bahwa logistik bantuan banyak dan berlebih. Di samping itu, Indra juga menginformasikan, manajemen logistik mulai tercatat dengan tertib.

Masih terkait dengan logistik bantuan, Indra mengharapkan ada penunjukkan koordinator di tempat-tempat pengungsian sehingga ini akan mempermudah untuk penyiapan dan pemantauan.

“Adanya koordinator bisa memantau kira-kira kekurangan yang ada bisa diketahui dengan jelas, jenis dan jumlahnya berapa yang dibutuhkan sehingga logistik yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan yang ada,” ujarnya.

Pihaknya telah menjangkau 21 kecamatan sampai ke titik-titik pengungsian untuk pendistribusian bantuan logistik. Pos logistik di bawah koordinasi Posko Penanganan Darurat Bencana Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru bertempat di Pendopo Bupati Lumajang.

Pada kesempatan itu, ia mengimbau warga yang ingin memberikan bantuan kepada warga terdampak berupa dana. Dana tersebut nantinya akan dibutuhkan untuk relokasi pengungsian.

“Terkait dengan logistik, kami berharap untuk sementara logistik cukup banyak. Apabila memungkinkan bantuan tidak berupa barang, diwujudkan berupa dana. Dana ini akan dibutuhkan untuk relokasi pengungsian,” tambahnya.

Sementara itu, logistik bantuan tidak hanya ditujukan langsung kepada warga penyintas atau pun terdampak, tetapi juga keperluan dapur umum. Hal tersebut tampak dari kebutuhan logistik, seperti beras atau pun sembako lain, yang diramu oleh petugas untuk para warga terdampak di wilayah Candipuro.

Koordinator Dapur Umum Tagana Kabupaten Lumajang Fariz mengatakan kebutuhan logistik sebagian diambil dari pos logistik, dan sebagian lainnya dari alokasi anggaran untuk kebutuhan seperti bumbu-bumbu atau kertas pembungkus. Dapur umum ini sebelumnya berada di Desa Sumberwuluh namun kemudian digeser bersamaan pos pengungsian di wilayah itu.

Dalam menyediakan makanan, pihaknya menerima permintaan terlebih dahulu sebelum mulai memasak sesuai dengan kebutuhan. Dapur ini dioperasikan Tagana dari beberapa kabupaten, seperti Banyuwangi, Jember, Jawa Tengah, Bondowoso dan Pasuruan, serta dibantu para warga.

“Rata-rata kami menyiapkan untuk 1.800 bungkus dan sesuai permintaan,” ujar Fariz.

Dapur umum ini juga menyiapkan makanan kepada para relawan atau petugas yang berada di sekitar wilayah tersebut.

Perkembangan Data

Berdasarkan data Posko per hari ini, Kamis (9/12), pukul 16.00 WIB, jumlah warga meninggal dunia sebanyak 43 jiwa, luka berat 21, hilang 12 dan mereka yang mengungsi 6.542. Warga yang mengungsi tersebar di 125 titik.

Berikut ini sebaran titik pengungsian yang sebagian besar berada di Kabupaten Lumajang. Ada dua titik yang berada masing-masing di Kabupaten Malang dan Blitar. Kecamatan Candipuro sebanyak 10 titik pengungsian dengan jumlah warga 2.331 jiwa, Pasirian 4 titik (1.307 jiwa), Tempeh 12 titik (640 jiwa), Pronojiwo 10 titik (525 jiwa), Lumajang 11 titik (335 jiwa), Sumbersuko 9 titik (302), Pasrujamber 2 titik (212 jiwa), Sukodono 9 titik (204 jiwa), Kunir 8 titik (127 jiwa), Yosowilangun 8 titik (89 jiwa), Tekung 3 titik (67), Senduro 4 titik (66 jiwa), Padang 3 titik (62 jiwa), Jatiroto 3 titik (59 jiwa), Kedungjajag 7 titik (50 jiwa), Klakah 5 titik (45 jiwa), Rowokangkung 4 titik (37 jiwa), Ranuyoso 1 titik (26 jiwa), Randuagung 7 titik (24 jiwa), Tempusari 2 titik (23 jiwa) dan Gucialit 3 titik (11 jiwa).

Posko akan terus melakukan pemutakhiran titik pengungsian mengingat ada pos pengungsian yang ditutup karena berada di kawasan rawan bahaya, seperti di Desa Sumberwuluh.
BNPB (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ciptakan atmosfer yang lebih khusyuk di Kota Palembang, Ratu Dewa imbau soal ini

    Ciptakan atmosfer yang lebih khusyuk di Kota Palembang, Ratu Dewa imbau soal ini

    • calendar_month Rabu, 13 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.041
    • 1Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pj Walikota Palembang Ratu Dewa mengimbau untuk  rumah makan yang beroperasi selama bulan suci ramadhan khusus siang hari, untuk menggunakan tabir. Hal itu bertujuan  bentuk penghormatan kepada mereka yang menjalankan ibadah puasa sehingga tercipta atmosfer yang lebih khusyuk bagi yagng menjalankan puasa. Terkait hal ini tentunya sudah ada petugas yang akan melakukan pemantauan […]

  • Turnamen AN Cup, Ada ‘Spiderman’ Cetak Gol di Muara Enim

    Turnamen AN Cup, Ada ‘Spiderman’ Cetak Gol di Muara Enim

    • calendar_month Jumat, 4 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.369
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Muara Enim – Cristian Eduardo Carrasco Gonzales atau yang sering dikenal dengan julukan ‘Spiderman’ membuat heboh penonton di Stadion Sekundang Bara, Muara Enim, Jum’at (4/1/2019) sore. Bagaimana tidak, usai melesatkan gol ketiga bagi Timnas All Star ke gawang Serasan FC dalam ajang Timnas All Star Tour Sumsel Alex Noerdin Cup, Carrasco mengeluarkan topeng spiderman […]

  • Skill AI Kian Dibutuhkan Dunia Kerja, Ini Langkah Kemnaker

    Skill AI Kian Dibutuhkan Dunia Kerja, Ini Langkah Kemnaker

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Kemampuan menguasai kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mulai menjadi kompetensi yang diperhitungkan di dunia kerja karena adanya perubahan kebutuhan industri sehingga membuat tenaga kerja perlu memiliki keterampilan digital, agar mampu bersaing di tengah percepatan transformasi teknologi. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menilai penguatan kemampuan AI menjadi salah satu langkah penting untuk menyiapkan sumber daya manusia yang […]

  • Alex Undang BMKM, Begini Ceritanya

    Alex Undang BMKM, Begini Ceritanya

    • calendar_month Sabtu, 27 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 829
    • 0Komentar

    Komitmen pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat Sumsel

  • Meski Terkendali, Covid-19 Tak Sepenuhnya Hilang Dalam Waktu Singkat, Sebut RI Susun Peta Jalan, Ini Paparan Satgas Covid-19

    Meski Terkendali, Covid-19 Tak Sepenuhnya Hilang Dalam Waktu Singkat, Sebut RI Susun Peta Jalan, Ini Paparan Satgas Covid-19

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.353
    • 0Komentar

    PERKEMBANGAN kasus COVID-19 nasional cukup terkendali. Meski demikian, Indonesia meyakini bahwa COVID-19 tidak akan sepenuhnya hilang dalam waktu yang singkat. Dinamikanya masih akan terus ada mengingat di beberapa negara lain masih ada yang berjuang menekan laju penularan. Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan pemerintah Indonesia menyusun peta jalan yang merupakan startegi antisipatif […]

  • Masih Banyak Zona Merah, Penanganan Covid Perlu perbaikan

    Masih Banyak Zona Merah, Penanganan Covid Perlu perbaikan

    • calendar_month Jumat, 16 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 825
    • 0Komentar

    PERKEMBANGAN peta zonasi risiko per 11 April 2021, menunjukkan terjadi peningkatan pada zona merah atau risiko tinggi. Yaitu dari 10 menjadi 11 kabupaten/kota. Zona oranye atau risiko sedang juga meningkat, dari 289 menjadi 316 kabupaten/kota. Sementara zona kuning atau risiko rendah menurun dari 207 menjadi 178 kabupaten/kota. Zona hijau Tidak Ada kasus 8 kabupaten/kota dan […]

expand_less
WordPress Archive Weldery – Welding & Fabrication Services Elementor Template Kit Weldlfe – Wildlife WordPress Theme Wellcenter – Senior Care & Support WordPress Theme Wellco – Coaching & Speaker Elementor Template Kit Wellearn – Online Education Learning WordPress Theme Wellinor – Business Consulting WordPress Theme Wellness – Elementor Template Kit WellPress – Senior Care WordPress Theme WellPrinted - Print Service Elementor Template Kit Wellson – Senior Care and Medical WordPress Theme