Rabu, 9 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Bangga Buatan Indonesia, Pemerintah Tetapkan Tujuh Jurus Genjot Pemanfaatan Alkes Dalam Negeri, Apa Saja Langkah Strategi Itu ? By

Bangga Buatan Indonesia, Pemerintah Tetapkan Tujuh Jurus Genjot Pemanfaatan Alkes Dalam Negeri, Apa Saja Langkah Strategi Itu ? By

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 15 Jun 2021
  • visibility 884
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEMERINTAH berkomitmen untuk mendorong percepatan pengembangan industri alat kesehatan (Alkes) dalam negeri. Pemerintah percaya bahwa produsen dalam negeri mempunyai kapasitas untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Menurut data Kementerian Kesehatan, 358 jenis Alkes yang sudah diproduksi di dalam negeri, 79 jenis Alkes sudah mampu mensubstitusi atau menggantikan produk impor untuk kebutuhan nasional, antara lain elektrokardiogram, implant ortopedi, nebulizer dan oximeter.

Hal ini membuktikan bahwa produsen Alkes dalam negeri dapat memenuhi kebutuhan pasar domestik serta menggantikan produk impor. “Berdasarkan data LKPP, untuk tahun anggaran 2021, jumlah pemesanan Alkes melalui E-Katalog, pesanan produk impor diketahui lima kali lebih besar senilai 12,5 triliun dibandingkan pesanan Alkes dalam negeri, senilai 2,9 triliun,” ujar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan pada Konferensi Pers Virtual Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri di Bidang Alat Kesehatan pada Selasa (15-06-2021).

“Terdapat 5.462 Alkes impor yang sudah tersubstitusi produk dalam negeri sejenis dan akan dialihkan untuk belanja produk dalam negeri di E-Katalog. Valuasi dari substitusi Alkes impor mencapai 6,5 triliun,” papar Menko Luhut.

Menko Luhut melanjutkan, untuk mendukung pengembangan industri Alkes dalam negeri, Pemerintah akan melakukan tujuh langkah strategis peningkatan ketersediaan pasar untuk produk Alkes dalam negeri.

Pertama adalah keberpihakan pada PDN melalui belanja barang atau jasa pemerintah, kedua peningkatan kapasitas produksi Alkes dalam negeri, ketiga subsidi sertifikasi TKDN melalui dana PEN, keempat skema insentif bagi investor Alkes dan farmasi.

Kelima peningkatan Alkes berteknologi tinggi berbasis riset, keenam kebijakan tenggat waktu untuk pembelian produk impor, serta ketujuh prioritas penayangan PDN di E-Katalog.

“Indonesia telah berubah sekarang, dan kita harus menjadi bagian dari perubahan itu. Jangan kita menghambat perubahan itu. Kita menghadapi masalah disana-sini, tapi kita sekarang bergerak maju, melakukan perubahan. Kita melakukan terobosan untuk membuat Indonesia menjadi lebih baik,” kata Menko Luhut.

Sementara Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada kesempatan yang sama menyampaikan permasalahan utama terkait penggunaan Alkes dalam negeri dan pengadaan Alkes impor adalah adanya rentang jenis yang sangat luas mulai dari Alkes sederhana sampai teknologi tinggi dan memiliki bahan baku yang sangat beragam. Selain itu, bahan baku dengan spesifikasi medical grade belum banyak tersedia di dalam negeri.

“Selain itu juga penguasaan teknologi alat kesehatan yang masih terbatas dan masih perlu dikembangkan khususnya untuk teknologi menengah sampai tinggi, serta banyaknya produk alat kesehatan impor yang membanjiri Indonesia”, kata Menkes.

Sampai saat ini sebanyak 358 jenis produk alat kesehatan yang sudah diproduksi di dalam negeri, dalam sistem regalkes, Kemenkes. Beberapa strategi peningkatan Produk Dalam Negeri (PDN) untuk alat kesehatan dapat dilakukan melalui tiga tahapan yaitu fase riset, fase registrasi, produksi, dan distribusi serta fase penjualan.

Diantaranya dilakukan regulasi yang mendukung alat kesehatan dalam negeri, pembelian melalui E-Katalog, TKDN alat kesehatan dan pengembangan bahan baku alat kesehatan, transfer knowledge dan transfer teknologi Sumber Daya Manusia khususnya pengembangan SDM dalam bidang biomedical engineering.

Promosi alat kesehatan dalam negeri, serta peningkatan awareness penggunaan Alkes dalam negeri ke user, dalam hal ini dokter dan tenaga kesehatan.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan, potensi sebesar Rp607,7 triliun merupakan peluang pasar produk dalam negeri yang dapat dioptimalkan. Sehingga Pemerintah mengupayakan agar 79 produk prioritas alat kesehatan dalam negeri dapat dimanfaatkan dalam belanja APBN di bidang kesehatan.

Beberapa produk di antaranya telah memiliki nilai TKDN di atas 40%, yang artinya produk dalam negeri tersebut wajib dibeli dan produk impor dilarang untuk dibeli. Bagi alat kesehatan produksi dalam negeri yang belum memiliki nilai TKDN, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan fasilitasi sertifikasi TKDN secara gratis untuk sekurang-kurangnya 9.000 produk di tahun anggaran 2021.InfoPublik (***)

Ril

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendamik membuat Ari Wijaya putar otak

    Pendamik membuat Ari Wijaya putar otak

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2020
    • account_circle Aan
    • visibility 1.736
    • 0Komentar

    LAKI – LAKI ini berusia 37 tahun ini adalah sosok suami dan seorang ayah yang luar biasa bagi istri dan ketiga anaknya. Kehidupan yang sederhana dan sangat bersahaja sehingga membuat para tetangganya mudah akrab karena kehadirannya selalu yang ditunggu sesama warga yang ada diperumahan ini. Didalam rumah yang sangat sederhana dengan tipe 36 inilah yang […]

  • Jembatan Lematang Rampung Dibangun

    Jembatan Lematang Rampung Dibangun

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 903
    • 0Komentar

    JEMBATAN Lematang yang dianggarkan melalui APBD Provinsi Sumsel di Kabupaten Lahat tahun ini dapat selesai dibangun. “Jembatan Lematang di Lahat tahun ini harus sudah selesai. Kita anggarkan Rp 41 miliar, kita berikan Rp20 miliar kemudian sisianya pada Anggaran Belanja Tahunan (ABT). Insya Allah tahun ini fisiknya pekerjaannya dikerjakan,”kata Gubernur Herman Deru saat menerima kunjungan Bupati […]

  • Uji Coba Pengolahan Bensa untuk EBT, Muba Konsen Produksi IVO dari Kebun Rakyat

    Uji Coba Pengolahan Bensa untuk EBT, Muba Konsen Produksi IVO dari Kebun Rakyat

    • calendar_month Rabu, 12 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 843
    • 0Komentar

    UJI coba pengolahan bensin sawit [Bensa] tengah dilakukan setelah pabriknya dibangun satu tahun lalu oleh PT Pura Barutama bekerjasama dengan Pemkab Muba. Muba memang sangat konsen dengan hulu dan hilirisasi kelapa sawit milik petani rakyat tampaknya dengan harapan ke depannya  dapat memberikan kontribusi besar untuk realisasi energi baru terbarukan (EBT) yakni Bensin Sawit (BENSA). Realisasi […]

  • Kapolri Rotasi Jabatan Perwira Tinggi & Menengah, Irjen Eko Indra Heri Jadi Kapolda Sumsel

    Kapolri Rotasi Jabatan Perwira Tinggi & Menengah, Irjen Eko Indra Heri Jadi Kapolda Sumsel

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 993
    • 0Komentar

    KAPOLRI Jenderal Idham Aziz melakukan penyegaran untuk pejabat di jajaran Perwira Tinggi dan menengah. Dalam surat rotasi dalam telegram Kapolri ST/1377/ V/2020 tanggal 1 Mei 2020 itu ada nama  Kapolda Sumsel Kapolda Sumsel Irjen Priyo Widyanto digantikan Irjen Eko Indra Heri. Selain Kapolda Sumsel Kapolda Sumsel, ada  juga Kapolres OKU Selatan. Kapolda Sumsel Irjen Pol […]

  • Dekranasda, Masyarakat Perlu Miliki Kebanggaan Terhadap Produk Lokal

    Dekranasda, Masyarakat Perlu Miliki Kebanggaan Terhadap Produk Lokal

    • calendar_month Sabtu, 6 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.577
    • 0Komentar

    TAMPIL dalam balutan busana bernuansa merah dengan kain angkinan, kain khas Oku Timur, Ketua Dekranasda Sumsel Feby Deru tampak kompak bersama Wakil Ketua Dekranasda Sumsel Fauziah Mawardi yang mengenakan busana senada menghadiri pagelaran busana ‘Sewet Karya Kriya Sriwijaya 2021’, di hotel Aryaduta, belum lama ini. Gelaran itu sendiri merupakan rangkaian acara Rakerda Dekranasda yang telah […]

  • Ratu Dewa Buka Seleksi Pemain PS Palembang

    Ratu Dewa Buka Seleksi Pemain PS Palembang

    • calendar_month Sabtu, 9 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.246
    • 0Komentar

    PS Palembang resmi menggelar seleksi di Stadion Patra Jaya, Sabtu (9/1) pagi. Pada sesi pertama, seleksi dilakukan kepada calon pemain Liga 3. Seleksi sendiri diawasi dan dipandu oleh Direktorat Teknik dan Direktorat Pembinaan dan Pengembangan Laskar Segentar Alam. “Untuk seleksi Liga 3 akan berlangsung sampai tiga hari kedepan,” ujar Jarot, Direktur Pembinaan dan Pengembangan PS […]

expand_less
WordPress Archive MegaShop – Prestashop Theme MegaShop – WooCommerce MultiPurpose Theme For Electronics, Marketplaces Megazine – Responsive WordPress Theme Meki – Artist Makeup Business Services Elementor Template Kit Melady – Creative Blog & Magazine WordPress Theme Melier Hair & Beauty Salon Elementor Template Kit Melina – Personal Blog & Magazine WordPress Theme Mellifera – Beekeeping and Honey Shop WordPress Theme Mellow – Personal Portfolio WordPress Theme Melodica – Music Band & Musician WordPress Theme