Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » AI Uji Birokrasi Indonesia, Layanan Publik Dikejar Hitungan Hari

AI Uji Birokrasi Indonesia, Layanan Publik Dikejar Hitungan Hari

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 3 menit yang lalu
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Birokrasi Indonesia menghadapi tuntutan baru di era kecerdasan artifisial (AI). Proses pengurusan layanan yang selama ini bisa memakan waktu berminggu-minggu kini didorong untuk selesai dalam hitungan hari. Pemerintah bahkan memasang tenggat hingga akhir 2026 untuk membuktikan teknologi ini benar-benar mampu mengubah cara kerja pelayanan publik.

Dorongan itu guna melakukan perubahan fokus pemerintah dalam memandang AI. Persoalannya bukan lagi sebatas seberapa canggih teknologi yang bisa dibangun, melainkan seberapa jauh teknologi tersebut mampu memangkas prosedur, mempercepat pekerjaan, dan mengurangi waktu tunggu masyarakat.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria meminta setiap instansi pemerintah memilih minimal satu layanan yang bisa dipercepat menggunakan AI sebelum kuartal IV 2026 berakhir.

Sasarannya konkret, mulai dari pemrosesan dokumen, pengurusan perizinan hingga pelayanan administratif. Setiap unit diminta menemukan hambatan yang bisa diatasi dengan teknologi, bukan sekadar menjalankan proyek demonstrasi yang berakhir sebagai laporan kegiatan.

Dalam pelatihan AI Value Chain: Indonesia’s Strategy in the AI Supply Chain as a Middle Power, Jumat (30/10/2026), Nezar mengingatkan lembaga pemerintah yang lambat beradaptasi berisiko tertinggal dari sektor swasta yang sudah lebih dahulu memanfaatkan AI untuk meningkatkan efisiensi. “Tidak mengadopsi AI bukanlah pilihan yang wajar. Itu adalah sebuah keputusan untuk mengalami kemunduran,” katanya.

Dalam persaingan global, Indonesia juga menghadapi pilihan strategis. Mengembangkan model AI paling canggih membutuhkan modal, talenta, cip, energi, dan infrastruktur komputasi dalam skala besar. Sumber daya masih terkonsentrasi pada negara seperti Amerika Serikat dan China.

Nezar menilai Indonesia perlu mengambil jalur berbeda. Tak memaksakan diri menjadi produsen model AI terdepan, Indonesia bisa mempercepat pemanfaatan teknologi yang sudah tersedia untuk pemerintahan dan perekonomian.

“Indonesia tidak akan membangun model AI paling canggih di dunia, tidak dalam dekade ini, dan kemungkinan besar tidak juga pada dekade berikutnya,” ujarnya.

Namun, strategi menjadi pengguna teknologi tidak boleh membuat Indonesia kehilangan kendali atas kepentingannya sendiri.

Ketergantungan pada penyedia asing melalui kontrak komputasi dan langganan layanan dapat menjadi persoalan ketika harga berubah, akses dibatasi, atau prioritas perusahaan penyedia bergeser.

Oleh sebab itu, Indonesia perlu memperkuat infrastruktur komputasi lokal dan membangun kemitraan internasional yang memberikan posisi tawar lebih seimbang.

“Kita harus bertindak sebagai mitra setara (counterparty) yang memiliki daya tawar nyata untuk menjamin akses jangka panjang,” tegas Nezar.

Kekayaan mineral belum cukup tanpa industri teknologi

Sementara itu, Indonesia memiliki dua modal dalam rantai pasok AI dunia, antara lain sumber daya mineral kritis dan pasar domestik dengan populasi hampir 290 juta jiwa.

Akan tetapi, besarnya pasar dan kekayaan sumber daya alam tidak otomatis menempatkan Indonesia pada posisi strategis. Tanpa pengolahan, manufaktur, dan penguasaan proses integrasi teknologi, Indonesia berisiko hanya menjadi pemasok bahan mentah sekaligus konsumen produk negara lain.

Nezar mendorong kerja sama dengan negara yang memiliki keunggulan semikonduktor, termasuk Jepang dan Korea Selatan. Penguatan industri pengolahan dan manufaktur dinilai penting agar Indonesia mendapatkan nilai tambah lebih besar dari perkembangan teknologi AI.

“Nilai tambah muncul saat kecerdasan bertemu dengan dunia fisik melalui pemrosesan, manufaktur, dan integrasi,” jelasnya.

Strategi itu juga memiliki konsekuensi terhadap pembangunan infrastruktur. Pusat data yang menjadi tulang punggung AI membutuhkan listrik, air, dan lahan dalam jumlah besar.

Apalagi, investasi teknologi tidak cukup dinilai dari besarnya modal yang masuk. Perlindungan lingkungan, tata kelola, dan manfaat bagi masyarakat sekitar juga harus menjadi pertimbangan.

Tantangan lain muncul dari perubahan kebutuhan tenaga kerja. Otomatisasi berbasis AI berpotensi menggeser sejumlah pekerjaan rutin, terutama di sektor jasa.

Pemerintah perlu mengantisipasi perubahan tersebut agar peningkatan produktivitas tidak hanya dinikmati oleh perusahaan dan pemilik teknologi, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk beradaptasi.

Menurut Nezar, posisi Indonesia dalam era AI tidak harus ditentukan oleh siapa yang mampu membuat model terbesar. Kemampuan mengadopsi teknologi, membangun kemitraan yang setara, serta mengelola dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan juga menjadi bagian dari persaingan.

Indonesia, menurutnya, masih memiliki peluang membangun keunggulan melalui kecakapan menggunakan AI dan tanggung jawab dalam mengembangkan ekosistemnya.

Dengan demikian, ukuran awal transformasi AI pemerintah kini diarahkan pada sesuatu yang sederhana tetapi bisa diuji. apakah layanan yang sebelumnya membutuhkan waktu berminggu-minggu benar-benar dapat diselesaikan dalam hitungan hari. (***)/diolah dari sumber utama komdigi

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muba Galang Dana untuk Palestina

    Muba Galang Dana untuk Palestina

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 926
    • 0Komentar

    KEPEDULIAN dan dukungan terhadap Palestina terus mengalir. Termasuk salah satunya di Kabupaten Musi Banyuasin, Komite Rakyat Palestina bersama Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dibawah kepemimpinan Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin akan menggelar konser amal Palestina pada 15 September 2019 mendatang di Stadion Serasan Sekate. Hal ini diketahui ketika Ketua Komite Rakyat Palestina Ustadz Mokhammad Siswandi ketika […]

  • Xoxoday Bermitra dengan Workato untuk Ubah Penghargaan dan Pengakuan

    Xoxoday Bermitra dengan Workato untuk Ubah Penghargaan dan Pengakuan

    • calendar_month Selasa, 9 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.035
    • 0Komentar

      SINGAPURA –  Xoxoday, platform hadiah dan insentif terkemuka, hari ini mengumumkan kemitraan strategis baru dengan Workato, platform otomatisasi dan integrasi perusahaan terkemuka. Kemitraan ini akan memungkinkan Xoxoday untuk membuat program penghargaan dan pengakuan karyawan dan pelanggan otomatis yang sangat dipersonalisasi untuk kliennya.   Platform Xoxoday menyediakan berbagai solusi keterlibatan karyawan dan pelanggan, termasuk program […]

  • Jaga Stabilitas Keamanan Kota Palembang, Kesbangpol Kasih Wejangan ke Anggota FKDM

    Jaga Stabilitas Keamanan Kota Palembang, Kesbangpol Kasih Wejangan ke Anggota FKDM

    • calendar_month Kamis, 4 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.037
    • 0Komentar

    Oleh : Faldy Lonardo SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Untuk mendorong terciptanya stabilitas keamanan dan terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan di Kota Palembang, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik ( Kesbangpol) Kota Palembang, menggelar Sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 tahun 2018 tentang Kewaspadaan Dini di Daerah, di Atayasa Convention Center Palembang, Kamis (4/10/2018). Dihadapan 200 anggota […]

  • Aparat Kepolisian Ungkap Pembuatan Minuman Beralkohol

    Aparat Kepolisian Ungkap Pembuatan Minuman Beralkohol

    • calendar_month Sabtu, 6 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 609
    • 0Komentar

    POLRESTA Tangerang berhasil ungkap rumah produksi pembuatan minuman beralkohol jenis ciu di Ruko Bojong, Jl. Raya Pemda Tigaraksa, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Hal tersebut diungkap Kabid Humas Polda Banten, AKBP Shinto Silitonga, S.I.K., M.SI., saat Press Conference bersama Kapolresta Tangerang, Kombes Pol. Wahyu Sri Bintoro, S.H., S.I.K., M.SI., di ruko tempat pembutan minuman beralkohol jenis […]

  • Seragam Baru, Wabup OKI Tegaskan Kinerja Harus Baik

    Seragam Baru, Wabup OKI Tegaskan Kinerja Harus Baik

    • calendar_month Kamis, 7 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.056
    • 0Komentar

    Sumselterkini,co,id.Kayuagung—Wakil Bupati Ogan Komering Ilir, H.M. Djakfar Shodiq mengapresiasi tampilan baru di seragam yang dikenakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKU). Disebutkan Wabup penggunaan tanda pangkat ini untuk keseragaman ASN, menambah kepercayaan diri (pede), serta meningkatkan kedisiplinan ASN. “Supaya mereka lebih percaya diri. Juga untuk keseragaman dan meningkatkan kedisiplinan,” ujar Shodiq. […]

  • Ajak IKM Jadi Mitra untuk Bangun Muba

    Ajak IKM Jadi Mitra untuk Bangun Muba

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 744
    • 0Komentar

    Plt Bupati Musi Banyuasin (Muba) Beni Hernedi menerima audiensi Ikatan Keluarga Minang (IKM) Kabupaten Muba di Ruang Audiensi Bupati Muba, Senin (3/1/2022). Pada kesempatan tersebut, Plt Bupati mengajak masyarakat Minang di Muba untuk menjadi mitra Pemkab Muba dan bersinergi membangun daerah ini. Dikatakan Plt Bupati Beni, warga Muba asli Minang yang terbentuk dalam organisasi IKM […]

expand_less
WordPress Archive Hammer – Minimal Architecture Elementor Template Kit Hampton | Home Design and House Renovation WP Theme Hampton | Home Design and Renovation WordPress Theme Hana – Responsive WordPress Blog Theme Hanan – Interior Design & Furniture Store Elementor Template kit Handmade Shop – Handicraft Blog & Store Creative WordPress Theme Handmade – Shop WordPress WooCommerce Theme Hando – Corporate & Portfolio Elementor Template Kit Handy – Handmade Shop Shopify Theme Handy – Handmade Shop WordPress WooCommerce Theme