Minggu, 6 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » Prabowo, Sabuga & Hilirisasi Otak, Saat Riset Jadi Bukan Sekadar Pajangan di Rak Laboratorium

Prabowo, Sabuga & Hilirisasi Otak, Saat Riset Jadi Bukan Sekadar Pajangan di Rak Laboratorium

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
  • visibility 852
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LAMPU Sasana Budaya Ganesa (Sabuga) yang kinclongnya mengalahkan kaca spion baru dicuci, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melangkah santai meninjau Pameran Hasil Riset dan Inovasi Industri di ajang Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2025. Ini bukan pameran yang isinya sekadar robot joget atau poster warna-warni, melainkan etalase otak bangsa hasil jerih payah para peneliti, akademisi, dan industri yang mencoba membuktikan kalau riset bukan cuma hobi dosen yang tak berujung.

KSTI 2025 ini diinisiasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), yang tahun ini tampil seperti sutradara film laga mengumpulkan pemain dari lima unsur pentahelix: pemerintah, akademisi, industri, komunitas, dan media. Tujuannya jelas bikin peta jalan riset yang bukan cuma indah di PowerPoint, tapi juga nyambung ke pabrik, dermaga, dan meja makan rakyat.

Menterinya, Brian Yuliarto, bicara lantang, kita punya bahan baku melimpah. Masalahnya, bahan baku ini sering berhenti di level “dijual mentah”. Padahal, pepatah lama bilang “Kalau punya kelapa, jangan cuma jual batoknya” Hilirisasi dan industrialisasi adalah kunci, karena nilai tambah itu seperti bumbu rendang membuat semua jadi lebih lezat, bahkan di pasar global.

Pameran di Sabuga memamerkan inovasi mulai dari sepeda motor listrik EVITS, tablet DigITS, ventilator Covent-20, sampai tekstil fungsional dari serat rami yang siap menggantikan kapas. Kalau dulu kata “rami” cuma dikenal tukang tambang untuk mengikat karung, sekarang dia sudah naik kasta jadi bahan fesyen berkelas. Ada juga alat deteksi dini virus dengue, enzim industri ramah lingkungan, sampai pembersih fluks yang namanya mirip menu minuman kekinian Degostab dan Alfluks.

Kuncinya di sini adalah sinergi, tanpa itu, riset bisa bernasib seperti buku resep yang hanya dibaca tapi tidak pernah dimasak. Presiden Prabowo, lewat arahannya, ingin peneliti perguruan tinggi terjun langsung membangun ekonomi bangsa. Artinya, hasil riset tidak berhenti di jurnal internasional yang dibaca segelintir orang, melainkan masuk ke rak toko, katalog e-commerce, bahkan jadi kebanggaan ekspor.

Gelaran ini juga tidak cuma pamer barang, ada penandatanganan MoU, diskusi bersama peraih Nobel, hingga panel BUMN yang membahas masa depan delapan sektor strategis: energi, pertahanan, digitalisasi (AI & semikonduktor), hilirisasi dan industrialisasi, kesehatan, pangan, maritim, serta material dan manufaktur maju.

Semua ini dibungkus dalam ambisi besar menuju Indonesia Emas 2045 bukan sekadar slogan di spanduk, tapi cita-cita agar bangsa ini berdaulat teknologi dan berdaya saing global.

Pesan moralnya sederhana negara maju bukan diukur dari banyaknya gedung tinggi atau mobil mewah, tapi dari kemampuannya mengubah ide jadi barang nyata, dan barang nyata jadi kesejahteraan rakyat. Seperti kata pepatah, “Ilmu tanpa amal ibarat padi tanpa ladang tak pernah jadi nasi.”

Kalau momentum seperti KSTI 2025 ini bisa dijaga, bukan mustahil suatu hari kita akan berhenti jadi pasar bagi teknologi asing. Kita bisa jadi produsen, penentu harga, bahkan trendsetter. Dan ketika itu terjadi, Sabuga bukan lagi sekadar gedung pameran di Bandung, tapi bisa dikenang sebagai titik di mana hilirisasi otak bangsa mulai berjalan serius dari ruang laboratorium, ke rak toko, hingga meja makan rakyat.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Bandang Flores Timur, 23 Warga Meninggal

    Banjir Bandang Flores Timur, 23 Warga Meninggal

    • calendar_month Minggu, 4 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 876
    • 0Komentar

    BPBD Kabupaten Flores Timur melaporkan sebanyak 23 warga meninggal dunia akibat banjir bandang yang dipicu hujan dengan intensitas tinggi di beberapa kecamatan pada pagi ini, Kamis pukul 01.00 waktu setempat. Dua orang lainnya masih dalam pencarian. Hingga pukul 11.45 WIB, BPBD setempat melaporkan korban meninggal sebanyak 23 jiwa, 9 orang luka-luka, dan 2 hilang. BPBD […]

  • Di Balik Angka, Terselip Asa Rakyat

    Di Balik Angka, Terselip Asa Rakyat

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 779
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Di tengah ruangan Gedung DPRD Sumsel yang dinginnya bisa bikin kopi jadi es, Gubernur H. Herman Deru berdiri tegap menyampaikan paparan seolah sedang membaca resep masakan istimewa. Tapi ini bukan sembarang resep. Ini resep keuangan daerah yang bahan-bahannya bukan garam dan cabai, melainkan angka-angka yang harus ditakar cermat, belanja yang harus dikocok rata, dan […]

  • Begini Syarat Menikah Dini

    Begini Syarat Menikah Dini

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 901
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang- Menikah Dini atau menikah dibawah umur, sebenarnya dapat dilaksanakan dan didaftarkan ke Kantor Urusan Agama (KUA), namun ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh pasangan calon pengantin bawah umur tersebut untuk melangsungkan pernikahan. Hal itu dikatakan, salah seorang Penghulu di KUA Kota Palembang, Nasrullah, di Kantor Camat Seberang Ulu (SU) II. “Pasangan calon […]

  • Ada Pemotongan Bantuan Sosial,Sekda: Oknum, Siap-siap Kena Sanksi

    Ada Pemotongan Bantuan Sosial,Sekda: Oknum, Siap-siap Kena Sanksi

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.257
    • 0Komentar

    PENERIMA Langsung Tunai (BLT) yang bersumber alokasi dana desa Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APB Desa) yang sudah mulai digulirkan sejak kemarin, tidak boleh sama dengan penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) yang bersumber dari Kementerian Sosial RI. Hal ini penting untuk menghindari bantuan jatuh pada orang yang sama alias penerima bantuan ganda. Demikian disampaikan Bupati Musi […]

  • PW Pagar Nusa Sumsel Lakukan Aksi Sosial Bagi Ribuan Masker

    PW Pagar Nusa Sumsel Lakukan Aksi Sosial Bagi Ribuan Masker

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.026
    • 0Komentar

    KASUS Positif Virus Corona (Covid-19) di Kota Palembang tercatat ada 89 Kasus, 5 Sembuh dan 2 meninggal. Sebagai bentuk aksi peduli Covid-19, PW Pagar Nusa, Emi Sumirta membagikan 10.000 masker Kepada masyarakat Sumatera Selatan. Untuk dikota Palembang Emi Sumirta turun langsung membagikan Masker kepada masyarakat seperti di Benteng Kuto Besak, Pelabuhan Sepit Boat dan Seputaran […]

  • Amankan Perayaan Imlek 2573, Polda Metro Jaya Turunkan Ribuan Personel

    Amankan Perayaan Imlek 2573, Polda Metro Jaya Turunkan Ribuan Personel

    • calendar_month Selasa, 1 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 683
    • 0Komentar

    KEPOLISIAN Daerah Metro Jaya mengerahkan 1.965 personel guna mengamankan perayaan Imlek 2573, 1 Februari 2022 besok. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Endra Zulpan, S.I.K, M.Si., mengatakan bahwa ribuan personel itu merupakan gabungan PMJ dan Polres jajaran. “Terdiri dari, Polda 595 personel, Polres jajaran 1.320, dan TNI 50 personel,” ujar Kabid Humas dalam keterangannya, […]

expand_less
WordPress Archive Scovill - Luxury Villa & Resort Elementor Template Kit Scrate – Education and Teaching Online Courses WordPress Theme Scroll Magic – Animation Builder WordPress Plugin Scroll Magic – Animation Builder WordPress Plugin ScrolleUP – Creative One Page WordPress Theme Scrollfolio – Parallax Scrolling Effect portfolio Scuola – Language School WordPress Theme Seabreeze – Restaurant and Cafe WordPress Theme Seadive – Scuba Diving Centre Elementor Template Kit SeaFood Company – Fish Restaurant WordPress Theme