Minggu, 6 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parlemen » Di Balik Angka, Terselip Asa Rakyat

Di Balik Angka, Terselip Asa Rakyat

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
  • visibility 779
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,- Di tengah ruangan Gedung DPRD Sumsel yang dinginnya bisa bikin kopi jadi es, Gubernur H. Herman Deru berdiri tegap menyampaikan paparan seolah sedang membaca resep masakan istimewa. Tapi ini bukan sembarang resep. Ini resep keuangan daerah yang bahan-bahannya bukan garam dan cabai, melainkan angka-angka yang harus ditakar cermat, belanja yang harus dikocok rata, dan pendapatan yang harus diulek sampai halus agar tidak ada yang keasinan atau kemanisan.

Pada Rapat Paripurna XV DPRD Sumsel, Selasa (11/6/2026), Herman Deru tampil bukan hanya sebagai kepala daerah, tapi juga sebagai “kepala dapur keuangan” yang menjamin bahwa masakan APBD 2024 dimasak tanpa boros gas, tak ada yang gosong, dan tidak ada bahan yang mubazir.

“Optimalisasi pendapatan dan efisiensi belanja,” katanya. Kalimat itu mengalir seperti nasihat nenek kepada cucunya yang baru belajar masak jangan kebanyakan santan, nanti eneg.

Ia menjabarkan bahwa Pemprov Sumsel akan menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) seperti petani memacu hasil panen dengan strategi tanam modern alias reformasi pengelolaan kekayaan daerah, penggunaan aset yang mangkrak agar produktif, hingga membentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang bukan hanya melayani, tapi juga menghasilkan.

Kalau keuangan daerah itu seperti ladang, maka ia  sedang menyusun irigasi, menentukan pola tanam, dan menghindari hama anggaran yang biasa sembunyi di balik kegiatan perjalanan dinas atau konsultasi keluar daerah yang hasilnya kadang cuma oleh-oleh kaos oblong.

Yang menarik, strategi penghematan belanja daerah tak sekadar wacana. Ia berjanji akan fokus pada program prioritas, bukan proyek asal ramai. Ibarat mau masak rendang, ya dagingnya yang banyak, bukan daun salamnya.

“Program yang benar-benar memberikan hasil nyata,” ujarnya dengan mimik serius, karena menurutnya, tak ada gunanya APBD sebesar gunung kalau dampaknya ke masyarakat cuma setinggi bukit pasir.

Laporan keuangan pun disusun bak rapor anak sekolah yang dibawa ke wali kelas ada laporan realisasi, neraca, laporan operasional, hingga arus kas yang harus jernih, bukan arus deras yang menenggelamkan pertanggungjawaban.

Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie, yang duduk seperti wasit catur sambil mencatat dengan saksama, menyambut baik penjelasan tersebut. Menurutnya, isi laporan ini akan jadi bekal penting bagi fraksi-fraksi yang akan membedah lebih lanjut. “Selanjutnya akan disampaikan pandangan umum fraksi,” ujarnya sambil mengutip pasal-pasal yang bagi orang awam terdengar seperti mantra, tapi di tangan para anggota dewan, bisa jadi senjata debat sengit.

APBD adalah dapur bersama, kalau salah satu tukang masak nambah garam kebanyakan, semua akan kena darah tinggi. Kalau terlalu hemat minyak, nanti lauknya gosong. Gubernur Deru mencoba menyeimbangkan semua itu dengan strategi yang bukan hanya teknokratis, tapi juga manusiawi, karena ujung dari semua perhitungan itu adalah apakah rakyat makin sejahtera atau cuma dapat sisa nasi basi.

Sebagaimana pepatah tua yang masih relevan hari ini “Kepala boleh panas karena debat, tapi hati tetap dingin demi rakyat,”. Maka kita berharap, hasil akhir dari paripurna ini bukan cuma Perda yang sah, tapi juga keadilan anggaran yang terasa hingga ke warung kopi di pelosok desa. Dan semoga, di akhir tahun nanti, rakyat Sumsel bisa berkata “Masakan APBD tahun ini, enak juga ya”.

Selain itu, mengelola APBD bukan sekadar urusan menghitung uang seperti bendahara arisan. Ia adalah seni meramu prioritas, logika, dan nurani dalam satu wajan besar bernama pembangunan. Paparan dalam Rapat Paripurna XV kemarin menunjukkan bahwa Sumsel tak ingin lagi membumbui anggaran dengan rasa basa-basi. Pendapatan digenjot tanpa memeras, belanja dipangkas tanpa menyakiti. Aset yang tidur dibangunkan, layanan publik disulap agar tak hanya berfungsi, tapi juga berfaedah.

Namun seperti masakan di pesta hajatan, yang dinilai bukan hanya bumbunya, tapi juga siapa yang kenyang dan siapa yang hanya kebagian bau, oleh sebab itu publik menanti, apakah strategi ini akan benar-benar terasa di lorong pasar, di pelataran sekolah, hingga ke petani dan nelayan yang tak pernah hadir di rapat paripurna tapi selalu jadi sasaran dampaknya.

Karena seperti pepatah kampung yang entah siapa penciptanya “Anggaran yang baik bukan yang banyak angkanya, tapi yang banyak manfaatnya,”. Kini tinggal menunggu, apakah dari dapur keuangan Sumsel ini akan terhidang menu kesejahteraan… atau cuma sekadar cemilan birokrasi. [***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Caleg DPR RI dan Kab Banyuasin Partai Golkar Dilaporkan ke Bawaslu Sumsel, Apa Masalahnya?

    Caleg DPR RI dan Kab Banyuasin Partai Golkar Dilaporkan ke Bawaslu Sumsel, Apa Masalahnya?

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 891
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Sebanyak 5 warga yang perwakilan Banyuasin 3 Kecamatan Banyuasin Kabupaten Banyuasin yang mengatasnamakan masyarakat pencari fakta melaporkan oknum Caleg (Calon Legislatif) DPR RI yang berinisial KHM dari Partai Golkar ke Kantor Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan, Senin (22/4/2019). “Tujuan kami melaporkan Caleg yang berinisial KHM ini karena berperan diduga melakukan politik uang dengan […]

  • Seniman tetap Berkesenian di Era Pandemi

    Seniman tetap Berkesenian di Era Pandemi

    • calendar_month Sabtu, 26 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.934
    • 0Komentar

    DEMI mencegah penularan COVID-19, pemerintah mengambil kebijakan untuk membatasi kerumunan. Dengan kebijakan ini, salah satu sektor yang mengalami hambatan cukup berat adalah industri kreatif. Para seniman terpaksa tidak melakukan pertunjukan secara langsung seperti biasanya selama masa pandemi, dan secara otomatis mengurangi pendapatan mereka secara langsung. Ivan Kurniawan Arivin, Musisi yang akrab dipanggil Ivanka Slank, bercerita […]

  • KPK Datangi Gubernur Sumsel, Ada Apa ?

    KPK Datangi Gubernur Sumsel, Ada Apa ?

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 874
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] mendatangi Gubernur Sumsel, Senin [18/3/2019]. Kedatangan tim anti rasuah itu melakukan  audensinya Koordinator KPK Wilayah II Sumatera, yang dipimpim oleh  Abdul Haris. Ia tidak sendiri,  namun didampingi Kasatgas Korsupgah KPK, Aida Ratna  berserta tim diantaranya Juned Junaidi, Adriansyah Putra dan  Basuki Haryono  menambahkan. Maksud tujuannya menemui Gubernur Sumsel Herman […]

  • Advokat Harus Lebih Maksimal Beri Pelayanan Penegakan Keadilan kepada Masyarakat

    Advokat Harus Lebih Maksimal Beri Pelayanan Penegakan Keadilan kepada Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.393
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru mengingatkan agar organisasi yang menaungi advokat di Sumsel termasuk para advokat yang tergabung dalam Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) dapat berkontribusi mendorong kesejahteraan khususnya dalam hal menegakkan keadilan ditengah masyarakat. Pesan tersebut disampaikan saatmenghadiri undangan haul ke-20 Ki. H.A Malik Tadjuddin, HD juga menghadiri HUT AAI ke -30 tahun di Sekretariat […]

  • Bukan Karena Vaksin COVID-19 Respon Vagal Sebabkan Seorang Perawat Pingsan

    Bukan Karena Vaksin COVID-19 Respon Vagal Sebabkan Seorang Perawat Pingsan

    • calendar_month Senin, 21 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.419
    • 0Komentar

    BUKAN lantaran vaksinnya, namun kondisi medis Respon Vagal Tiffany Dover yang membuatnya pingsan beberapa saat setelah disuntik vaksin COVID-19 produksi Pfizer dan BioNTech. Respon Vagal: respon tubuh saat saraf vagus pada otak terstimulasi faktor tertentu (misalnya cuaca panas, rasa sakit, obat, dll) yang akibatkan penurunan denyut jantung, tekanan darah hingga dapat sebabkan pingsan pada beberapa individu.[***] Covid19.go.id/irwan […]

  • HUT RI- 79 : Tabur bunga di TMP Kesuma Negara Kayuagung

    HUT RI- 79 : Tabur bunga di TMP Kesuma Negara Kayuagung

    • calendar_month Minggu, 18 Agt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 846
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, – Dalam rangkaian acara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2024 tingkat Kabupaten Ogan Komering Ilir, Pj Bupati OKI Ir. Asmar Wijaya, M.Si bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah melakukan ziarah nasional ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kesuma Negara Kayuagung. Ziarah dilakukan usai Upacara penaikan bendera Merah Putih yang dilaksanakan […]

expand_less
WordPress Archive Custom Content Pack for Fusion Builder Custom Cursor Custom Fields for WooCommerce Checkout Block Custom Fields & Options Plugin for WordPress – Xbox Framework Custom JavaScript & CSS in Pages! Custom Post Type Support for AMP Custom Post Types, Taxonomies and Fields for Avada Builder Custom Product in WooCommerce Order Custom Product Tabs Manager Plugin – Product Tabs Manager Custom Scrollbar — Revamp Scrollbars to Match Your Website’s Aesthetic