Jumat, 23 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » Kemkomdigi Siapkan 4 Langkah Perkuat Kedaulatan Digital

Kemkomdigi Siapkan 4 Langkah Perkuat Kedaulatan Digital

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 42 menit yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyiapkan empat langkah strategis guna memperkuat kendali nasional atas infrastruktur, pemanfaatan teknologi, talenta artifisial (AI) hingga regulasi digital.

Oleh sebab itu, kedaulatan digital Indonesia sangat penting di tengah pesatnya perkembangan AI. Salah satu target awalnya adalah menyusun peta infrastruktur dan teknologi digital nasional dalam 30 hari ke depan.

Agenda disampaikan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria dalam Sovereign Tech Summit 2026, bagian dari rangkaian Bali Tech Week 2026 di Denpasar, Bali, kemarin.

Langkah ini muncul di tengah tantangan yang semakin besar. Penguatan ekosistem digital tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan jaringan atau masuknya investasi asing.

Menurutnya, Indonesia juga perlu meningkatkan kemampuan untuk mengelola infrastruktur strategis, mengembangkan teknologi, menyiapkan sumber daya manusia, dan menyesuaikan aturan dengan perkembangan industri.

Nezar menegaskan, hasil forum teknologi harus diterjemahkan menjadi pekerjaan nyata yang melibatkan pemerintah, badan usaha milik negara (BUMN), pelaku industri, perguruan tinggi, dan komunitas teknologi.

“Forum yang baik tidak hanya diukur dari ramainya diskusi ataupun dinamisnya perbincangan, melainkan dari apa yang akan kita kerjakan setelahnya,” ujar Nezar.

Langkah pertama adalah menyusun dokumen pemetaan infrastruktur dan teknologi digital nasional dalam 30 hari ke depan.

Kemkomdigi bersama asosiasi industri akan merangkum hasil pembahasan berbagai panel Bali Tech Week 2026 menjadi dasar penyusunan rencana aksi. Pemetaan ini mencakup infrastruktur strategis, mulai dari jaringan serat optik, kabel laut, hingga satelit.

Dokumen tersebut diharapkan membantu para pemangku kepentingan mengidentifikasi kebutuhan pengembangan, kendala konektivitas, serta peluang untuk mengoptimalkan infrastruktur yang telah tersedia.

Pemetaan menjadi penting agar pembangunan infrastruktur digital tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan memiliki arah pengembangan dan prioritas yang dapat dikerjakan bersama.

“Saya kira ada banyak poin strategis yang perlu ditindaklanjuti, mulai dari serat optik, kabel laut, hingga satelit. Hasil diskusi ini perlu kita rangkum menjadi rencana aksi yang bisa dikerjakan bersama,” kata Nezar.

Agenda kedua adalah mengembangkan proof of concept atau proyek percontohan untuk mempertemukan pemerintah dan industri dalam mengadopsi serta mengoptimalkan infrastruktur digital.

Program ini akan melibatkan BUMN, korporasi, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pelaksanaannya dirancang dengan pembagian tanggung jawab, target, dan jadwal yang jelas.

Tantangan yang ingin dijawab bukan hanya bagaimana membangun infrastruktur, tetapi juga bagaimana memastikan teknologi tersebut benar-benar digunakan dan menghasilkan manfaat ekonomi.

Melalui kolaborasi lintas sektor, investasi digital diharapkan dapat mendorong layanan yang lebih baik, meningkatkan efisiensi usaha, dan membuka peluang inovasi bagi masyarakat.

Langkah ketiga berfokus pada penguatan talenta dan inovasi kecerdasan artifisial melalui kolaborasi industri, lembaga riset perguruan tinggi, dan komunitas teknologi.

Pengembangan sumber daya manusia menjadi bagian penting dari kedaulatan digital karena infrastruktur saja tidak cukup untuk membangun ekosistem teknologi yang kompetitif.

Indonesia membutuhkan talenta yang mampu mengembangkan, mengoperasikan, dan mengamankan teknologi, termasuk AI. Kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan komunitas diharapkan memperkuat kemampuan riset sekaligus mempercepat penerapan inovasi.

Dengan demikian, pembangunan teknologi tidak hanya berorientasi pada penyediaan fasilitas, tetapi juga pada kemampuan nasional untuk menghasilkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri.

Agenda keempat adalah menyelaraskan kebijakan dan investasi dengan perkembangan teknologi.

Kemkomdigi akan meninjau regulasi yang berlaku agar tetap relevan dengan kebutuhan ekosistem digital serta mampu mengakomodasi pemanfaatan teknologi baru secara bertanggung jawab.

Satelit orbit rendah

Salah satu perhatian adalah perkembangan satelit orbit rendah atau Low Earth Orbit (LEO). Teknologi ini semakin banyak dimanfaatkan untuk membantu mengatasi keterbatasan jaringan telekomunikasi, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), kawasan maritim, serta daerah perbatasan.

Perkembangan tersebut menuntut kebijakan yang mampu mengimbangi inovasi sekaligus memperkuat ekosistem teknologi satelit nasional. “Regulasi harus bisa merespons perkembangan teknologi. Ada banyak hal yang mungkin belum tersentuh oleh regulasi saat ini, padahal bisa memperkuat ekosistem teknologi satelit,” tegas Nezar.

Di tengah upaya memperkuat kedaulatan digital, Indonesia tetap membuka ruang bagi kerja sama internasional. Menurut Nezar, tantangannya adalah memastikan keterbukaan terhadap teknologi dan investasi global berjalan seiring dengan kemampuan nasional menjaga kepentingan strategis.

Dalam era AI, kedaulatan digital tidak lagi terbatas pada penguasaan wilayah darat, laut, dan udara. Aspek tersebut juga mencakup jaringan yang menyalurkan data, pusat data yang menyimpannya, kapasitas komputasi yang menjalankan model AI, serta talenta yang membangun dan mengamankan ekosistem digital.

“Indonesia tetap terbuka pada kolaborasi global, teknologi global, dan juga investasi global. Namun, keterbukaan itu harus berjalan bersama kemampuan untuk menjaga dan mengendalikan hal-hal yang strategis bagi bangsa,” ujar Nezar.

Artinya, agenda kedaulatan digital tidak semata-mata berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, tetapi juga kemampuan mengelola teknologi dan memastikan manfaatnya dapat dirasakan di dalam negeri.

Keempat agenda tersebut sejalan dengan tiga pilar Bali Tech Week 2026, yakni Sovereign Digital Infrastructure, Sovereign Intelligence and Impact, serta Sovereign Trust and Risk Alliance.

Ketiga pilar tersebut menekankan pentingnya infrastruktur digital yang andal, pemanfaatan AI yang menghasilkan dampak nyata, serta ekosistem digital yang aman dan tepercaya.

Tahap selanjutnya adalah menerjemahkan agenda tersebut menjadi rencana kerja yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Target pemetaan infrastruktur dalam 30 hari menjadi salah satu langkah awal untuk merumuskan kebutuhan dan prioritas pengembangan.

Keberhasilan upaya ini pada akhirnya akan ditentukan oleh pelaksanaan di lapangan: seberapa jauh pemetaan menghasilkan rencana konkret, proyek percontohan memberikan manfaat, talenta teknologi berkembang, dan regulasi mampu mengikuti perubahan industri digital. (***)/sumber komdigi

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muba Serahkan Bantuan Bagi Penyandang Difabel dan Lansia

    Muba Serahkan Bantuan Bagi Penyandang Difabel dan Lansia

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.221
    • 0Komentar

    PEMKAB Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Sosial dan Camat Sekayu menyerahkan bantuan berupa alat bantu kepada Penyandang Disabilitas dan pembagian sembako kepada masyarakat Lanjut Usia (Lansia) dalam Kecamatan  Sekayu di Halaman Kantor Camat Sekayu, Jum’at (20/9/2019). Pada kesempatan tersebut dihadiri juga Ketua TP PKK Kecamatan Sekayu serta Pengurus DWP Dinsos Muba, beserta staf di Kecamatan Sekayu. […]

  • Jangan Lupakan  Jasa Para Guru

    Jangan Lupakan Jasa Para Guru

    • calendar_month Jumat, 26 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 818
    • 0Komentar

    SUASANA tampak berbeda saat pembukaan seminar Hari Guru Nasional 2021 serta Launching Duta Bahasa Inggris 2021/2022, di Griya Agung Palembang, kemaren. Secara spontan, Gubernur Sumsel H Herman Deru memandu peserta seminar untuk menyanyikan lagu Hymne Guru dan diikuti oleh para ratusan guru. hal itu dilakukan oleh orang nomor satu di bumi Sriwijaya ini untuk mengingat […]

  • Jangan Lakukan Kesalahan, ASN Harus Kerja Maksimal

    Jangan Lakukan Kesalahan, ASN Harus Kerja Maksimal

    • calendar_month Minggu, 13 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 637
    • 0Komentar

    MENTERI Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta Aparat Sipil Negara (ASN), pejabat pemerintah, pejabat negara agar bekerja dengan sebaik-sebaiknya dan tidak melakukan kesalahan. “Kalau kita berbuat kejahatan, makan uang negara dan uang rakyat, suatu saat tidak akan aman, hari ini aman mungkin besok atau lusa anda tidak aman. Ketika sebelum […]

  • Bocah-Bocah Ajaib Menuju Timnas

    Bocah-Bocah Ajaib Menuju Timnas

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 882
    • 0Komentar

    BAYANGKAN, 34 bocah kelahiran 2009 sedang berdiri berjejer dengan sepatu bola mengkilap, rambut dibelah rapi, dan wajah setegang anak kelas 6 mau sunat massal, mereka bukan lagi anak-anak yang main bola pake sendal jepit di lapangan becek belakang rumah. Mereka calon Garuda Muda, yang akan bertarung di Piala Asia U17 2026. Namun sebelum bisa terbang […]

  • BPS  Umumkan Penduduk Miskin Sumsel Turun Jadi 12,79 Persen 

    BPS  Umumkan Penduduk Miskin Sumsel Turun Jadi 12,79 Persen 

    • calendar_month Jumat, 25 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 701
    • 0Komentar

    BADAN Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mencatat pada kurun satu tahun terakhir September 2020-September 2021 angka kemiskinan Sumatera Selatan turun sebesar 0,19 persen poin dari 12,98 persen menjadi 12,79 persen. Kepala BPS Provinsi Sumsel melalui Humas BPS Provinsi Sumsel Trio Wira Dharma membenarkan  jumlah penduduk miskin di Provinsi Sumsel turun menjadi 12,79 persen. […]

  • Samsung Electronics & NAVER Cloud Sediakan Layanan Jaringan 5G Pribadi untuk Konstruksi Hoban

    Samsung Electronics & NAVER Cloud Sediakan Layanan Jaringan 5G Pribadi untuk Konstruksi Hoban

    • calendar_month Sabtu, 3 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 709
    • 0Komentar

    Sumselerkini.co.id, Samsung – Dalam kolaborasi yang diperluas, Samsung dan NAVER Cloud meluncurkan jaringan 5G pribadi pertama Korea di sektor konstruksi. Samsung Electronics telah mengumumkan perluasan kolaborasinya dengan NAVER Cloud untuk meluncurkan jaringan 5G pribadi untuk Hoban Construction, perusahaan konstruksi, pengembangan properti, dan manufaktur terkemuka. Jaringan ini akan menjadi yang pertama dari jenisnya di sektor konstruksi […]

expand_less
WordPress Archive Wendola – Wedding WordPress Theme WeOn – Call Center & Telemarketing Elementor Template Kit WeShop – Multipurpose WooCommerce Theme Wesper – WordPress Theme for Blogs & Magazines Westand – Multi Purpose WordPress Theme Westpac (PayWay Classic API) Payment Gateway WooCommerce Plugin Westwood – Golf Club & Course Elementor Template Kit Westy – Responsive Multi-Purpose WordPress Theme WeTravel – Travel and Tourism Template Kit Whal – Digital Marketing & SEO WordPress Theme