Tekno

“Aplikasi Pembasmi Jin Colokan, Mang Mat Dibikin Merinding Sama Listrik Sendiri!”

ist

APLIKASI pelacak listrik misterius bernama Listrik Jin Tracker (LJT) bikin heboh warga kampung. Tak terkecuali Mang Mat, pensiunan jagal sapi yang kini lebih sering jagain rumah sambil ngudud di teras. Aplikasi buatan anak kampus itu viral karena bisa deteksi colokan nyasar, lonjakan daya mencurigakan, hingga “tamu tak kasat mata” yang katanya nebeng ngecas hape tengah malam. Cerita Mang Mat yang mendadak curiga rumahnya jadi kos-kosan gaib pun jadi sorotan. Yuk, simak kisah lucu ini sebelum listrikmu ikut disedot entitas sebelah!

Hari-hari Mang Mat belakangan dipenuhi tanya, belum seminggu isi token seratus ribu, eh, angkanya udah tinggal dua strip. Padahal isi rumah cuma kipas angin satu, dispenser tua, dan cucu yang main HP sambil ngecas sambil tidur.

“Ini listrik bocor apa ada jin buka laundry di loteng?” keluhnya sambil nyeret kursi plastik ke bawah pohon ketapang.

Setiap malam, suara colokan berdenging kayak ada yang nyolok-nyolok diam-diam. Lampu dapur suka kedip-kedip kayak kode Morse. Mang Mat mulai waspada. “Kalo setan zaman dulu cuma nongol di kaca, yang ini doyan nyedot daya”

Datanglah cucu Mang Mat, Mahmud, mahasiswa semester tua jurusan Teknik Kilat dan Petir. “Kek, coba pake aplikasi buatan temenku. Namanya LJT. Bisa lacak energi gaib yang nyusup lewat colokan”

Mang Mat manggut, walau pikirannya masih bingung “Ini temennya Mahmud lulusan kampus apa… Hogwarts?”

Dipasanglah aplikasi Listrik Jin Tracker di HP Mang Mat. Belum 3 jam, muncul notifikasi “Terjadi lonjakan daya pukul 02.13 WIB. Dugaan jin nge-blender di dapur belakang”
dan “Ada benda tak kasat mata sedang mengecas powerbank di colokan bawah tangga”

Mang Mat langsung copot semua colokan dan simpen HP di kulkas.

Keesokan harinya, datang tokoh misterius, Ustadz Gadget, yang lebih mirip dukun tapi pegang tablet. Ia pakai rompi bertuliskan “Tim Pembasmi Setan Teknologi” dan alat pendeteksi daya: bentuknya kayak centong nasi tapi ada lampu strobo.

“Rumah Mang Mat ini banyak pintu dimensi energi,” katanya serius, “terutama di dekat stopkontak kulkas. Itu tempat favorit jin ngecas modem”

“Waduh, jadi selama ini saya bayar listrik bukan buat hidupin kipas, tapi buat ngecas jin?” ujar Mang Mat dengan ekspresi seperti habis disuruh setor KTP dua kali dalam sehari.

Dari penyelidikan LJT, terungkap fakta mengejutkan lonjakan daya bukan dari jin, tapi dari colokan rahasia di bawah kasur cucu Mang Mat yang nyolokin 4 charger, 1 humidifier Korea, dan lampu tidur RGB.
Jadi, bukan jin. Tapi Mahmud si pelaku sebenarnya.

“Cucu durhaka! Bikin kakeknya hampir manggil kiai dan PLN bareng!”

Mang Mat pun melakukan tindakan preventif. Semua colokan dikasih label
“Dilarang Ngecas Tanpa Izin RT”, “Coloklah Secukupnya, Karena Setan Tak Pernah Puas” dan terakhir “Satu Colokan, Satu Mimpi. Jangan Rakus”

“Kadang yang nyedot energi bukan hantu atau jin, tapi anak kos dan cucu yang gak sadar diri”

Teknologi bisa bantu mengungkap kejanggalan, tapi yang lebih penting kesadaran pakai listrik secara bijak. Jangan sampe rumah penuh colokan tapi hati kosong penerangan.

Sejak kejadian itu, Mang Mat lebih waspada. Setiap malam, ia keliling rumah bawa LJT dan peluit, seperti satpam listrik, kini ia percaya “Kalau cinta itu menyala karena perasaan, listrik itu menyala karena pembayaran”

Dan ingat…“Jangan sampai yang kita kira jin, ternyata keborosan sendiri”
Karena dalam dunia Mang Mat, teknologi dan mistis bisa satu coloka.[***]

Catatan Redaksi: kisah ini fiktif belaka, tapi listriknya nyata dan tetap harus dibayar.
Mang Mat hanya karakter rekaan kalau mirip tetangga, itu cuma kebetulan… atau jangan-jangan?

Terpopuler

To Top