Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » PINGGIR JALAN :“Parkir Sembarangan, Hidup Sembarangan – Filosofi Naik Turun Uang Receh”

PINGGIR JALAN :“Parkir Sembarangan, Hidup Sembarangan – Filosofi Naik Turun Uang Receh”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
  • visibility 577
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI DUNIA ini, ada dua jenis manusia, pertama mau tahu, yang rela muter tujuh keliling demi cari parkir resmi… dan yang kedua, yakni asal ngegas, parkir di depan gang, sambil nyumpahin Satpol PP dari jauh.

Di antara dua jenis manusia ini, berdirilah sosok yang tak banyak bicara, tapi selalu siaga, satpam ? bukan!, bukan juga CCTV. Tapi tukang parkir, makhluk jalanan yang satu ini  tak tercatat di kependudukan, tapi dikenal luas sampai ke pelosok minimarket.

Namanya Pak Salim.
Pekerjaannya, meniup peluit.
Misinya, menjaga harmoni motor-motor yang egois.
Mimpinya setinggi langit mau beli rumah tanpa DP, cukup dari uang parkir dan keyakinan.

Tiap hari, Pak Salim duduk di bangku plastik dengan kemiringan 17 derajat, strategis di depan warung kopi, di antara gorengan dan spanduk rokok. Ia bukan sekadar juru parkir, tapi filsuf jalanan, pemikir bebas dengan peluit sebagai pena, dan sandal jepit sebagai alas peradaban.

Filosofi Hidup Parkiran katanya “Kalau kau hidup tanpa arah, kayak motor parkir miring, bakal disenggol orang juga,” kata Pak Salim sambil menyeruput kopi hitam yang udah lebih gula dari biji.

Buat Pak Salim, hidup adalah parkiran besar, kadang kita datang duluan, tapi disalip motor ninja yang nekat parkir depan pintu. Kadang kita udah bayar 2 ribu, tapi dituduh belum. Dunia ini memang tak adil, apalagi kalau parkir di pasar.

 Tapi ada juga sisi gelap dunia parkir apa itu ? Tentu tak semua parkir itu damai. Ada juga yang parkir liar  bukan motornya, tapi manusianya.

Pernah suatu hari, Pak Salim berseteru dengan seorang pemuda berjaket tebal di siang bolong.
“Bang, ini bukan tempat parkir!” serunya.
“Tapi Bang, abang juga bukan pemilik toko…”
“Lah terus, kau pikir aku siapa? Aku penjaga keseimbangan!”

Mereka adu argumen, saling sodok spion, sampai akhirnya diselesaikan dengan solusi lokal, dibelikan dua teh gelas dan satu gorengan, damai di mulut, meski parkiran tetap semrawut.

Namun uang receh itu tetap menjadi asa besar

Jangan anggap remeh 2 ribu rupiah.
Bagi sebagian orang, itu sisa kembalian.
Bagi Pak Salim, itu jaminan kepercayaan publik.
Dengan 2 ribu dari 100 motor sehari, dia bisa bawa pulang harapan  dan sedikit tisu basah.

Hidup ini kadang seperti parkir paralel.
Sempit, penuh tantangan, dan rawan diserempet.
Tapi kalau kau sabar, dan pelan-pelan memosisikan diri…
kau tetap bisa masuk dengan elegan, tanpa bikin yang lain ribut.

Parkirlah hidupmu dengan baik.
Jangan asal berhenti.
Dan ingat! Selalu sediakan uang receh, sebab kadang, keikhlasan itu tarifnya tetap.[***]

Catatan redaksi : cerita fiksi ini bagian dari rubrik “Pinggir Jalan”, kisah-kisah ringan yang mengangkat sosok sederhana di sekitar kita. Lewat tokoh fiktif seperti Pak Salim, tukang parkir dengan filosofi hidupnya, kita diajak melihat bahwa hidup sehari-hari pun menyimpan makna—kadang lucu, kadang getir, tapi selalu mengajarkan sesuatu.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BMKG Minta Masyarakat NTB Tak Mudah Percaya Berita Hoaks

    BMKG Minta Masyarakat NTB Tak Mudah Percaya Berita Hoaks

    • calendar_month Senin, 3 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 687
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Mataram meminta masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) dan sekitarnya untuk tidak mudah mempercayai berita-berita yang tidak benar (hoaks). “Bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) dan sekitarnya diharapkan tidak panik, tetap tenang, selalu waspada dan tidak mudah mempercayai berita-berita yang tidak benar,” ujar Kepala BMKG […]

  • Sidak, PJ Bupati Berang, Progres Pengerjaan Belum Tercapai Target, Bakal Ada Sanksi !

    Sidak, PJ Bupati Berang, Progres Pengerjaan Belum Tercapai Target, Bakal Ada Sanksi !

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.470
    • 0Komentar

    SIDAK Sejumlah Proyek, Pj. Bupati Nasrun Umar berang karena progres pengerjaan belum mencapai target. Untuk itu, memastikan pengerjaan proyek atau kegiatan pembangunan berjalan dengan semestinya, Rabu petang (27/10). Pj. Bupati Muara Enim, Dr. H. Nasrun Umar, S.H., M.M., melakukan inspeksi mendadak (Sidak) pada beberapa paket pekerjaan yang dianggarkan melalui APBD Kabupaten Muara Enim Tahun 2021. […]

  • Yuk..! Rame-rame Komit  Berantas Korupsi Terintegrasi

    Yuk..! Rame-rame Komit  Berantas Korupsi Terintegrasi

    • calendar_month Rabu, 4 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 833
    • 0Komentar

    Disaksikan Kapolda Sumsel, Pangdam II Sriwijaya, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumsel dan Pimpinan KPK.

  • Mau Tahu Tahapan Seleksi CPNS, Baca Ini Dong!

    Mau Tahu Tahapan Seleksi CPNS, Baca Ini Dong!

    • calendar_month Senin, 10 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.034
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Salah satu tahapan penting dalam seleksi CPNS adalah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Tahapan ini harus dilalui oleh pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi. Seperti tahun lalu, pelaksanaan SKD CPNS tahun 2018 ini menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), dan kelulusan menggunakan nilai ambang batas (passing grade). Nilai SKD memiliki bobot 40%, sementara Seleksi […]

  • HUT ke-67, Prabowo Subianto Tak Bikin Acara

    HUT ke-67, Prabowo Subianto Tak Bikin Acara

    • calendar_month Rabu, 17 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 939
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Meski hari ini Calon Presden RI nomoe urut 2, Prabowo Subianto berulang tahun ke -67, namun Prabowo tidak merayakan sama sekali. Ketum Gerindra tersebut  sangat prihatin dengan kondisi bangsa, kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sugiono. Ia mengatakan selain itu Prabowo juga masih prihatin dengan adanya bencana alam yang terjadi di Sulawesi […]

  • Dampak Covid-19, Daya Beli Lemah, UMKM Sektor Olahan Ikan- pun Kena Imbasnya, Bupati Muba Instruksikan Gulirkan Bantuan

    Dampak Covid-19, Daya Beli Lemah, UMKM Sektor Olahan Ikan- pun Kena Imbasnya, Bupati Muba Instruksikan Gulirkan Bantuan

    • calendar_month Rabu, 30 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.100
    • 0Komentar

    SEJUMLAH  pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) disektor  olahan ikan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mulai lemah karena daya beli masyarakat turun, akibat dampak pandemic covid-19. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Muba melalui Dinas Perikanan memberikan bantuan terhadap kelompok nelayan di beberapa desa pada dua kecamatan di Muba dalam meningkatkan perekonomian pada masa pandemi. Kepala […]

expand_less
WordPress Archive Aculia | Laboratory & Research WordPress Theme Acumec – Business Multipurpose WordPress Theme Acumen – The Highly Extensible Magento Theme Ad Inserter Pro AdAdmin – Easy full featured ad server ADAM – Minimal Responsive Portfolio WordPress Theme Add-on Booking Hotel for WooCommerce Add-on Bundle for eForm WordPress Form Builder Adda – Blog & Fashion WordPress Theme Addons Bundle for Lumise Product Designer