Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » Saat Algoritma dan AI Berebut Perhatian, Jurnalisme Diuji Jaga Kepercayaan Masyarakat

Saat Algoritma dan AI Berebut Perhatian, Jurnalisme Diuji Jaga Kepercayaan Masyarakat

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
  • visibility 52
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Setiap hari, masyarakat dibanjiri informasi dari berbagai arah, jika yang muncul di dunia maya itu, isunya salah bisa bikin kacau, bahkan cepat menyebar luas hanya dalam hitungan detik, apalagi disaat kondisi derasnya arus informasi, tetapi ada satu pertanyaan  penting, apakah yang kita lihat itu benar-benar bisa dipercaya?

Nah, itulah tantangan yang muncul di ruang digital saat ini, pasalnya persaingan tidak lagi hanya tentang siapa yang paling cepat menyampaikan informasi, melainkan juga siapa yang mampu membentuk cara masyarakat melihat sebuah persoalan.

Oleh sebab itu, algoritma berbagai platform digital bekerja dengan mengutamakan perhatian pengguna, konten yang banyak mendapat respons cenderung lebih sering muncul kembali, sehingga tanpa disadari dapat membentuk pola konsumsi informasi masyarakat.

Hal itu mendapat perhatian, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Nezar Patria, menurutnya kondisi saat ini menjadi  tantangan besar bagi  dunia jurnalistik.

Saat menghadiri Radar Surabaya Awards 2026 di Surabaya, belum lama ini, ia mengatakan ruang digital kini, bukan hanya menjadi tempat pertarungan informasi, tetapi juga pertarungan membangun persepsi publik.

“Yang kita hadapi hari ini bukan hanya kompetisi informasi, tetapi juga kompetisi membentuk persepsi, masyarakat membutuhkan media yang bekerja berdasarkan verifikasi, bukan hanya mengejar viralitas,” ujar Nezar.

Dia menjelaskan, masyarakat membutuhkan media yang tidak hanya cepat dalam menyampaikan kabar, tetapi juga mampu memastikan informasi tersebut telah melalui proses pemeriksaan yang benar.

Tantangan Baru dari AI

Perkembangan kecerdasan artifisial (AI) membuat tantangan tersebut semakin kompleks, sebab teknologi saat ini bisa  menghasilkan tulisan, gambar, hingga video yang terlihat meyakinkan dalam waktu singkat.

Sementara AI  juga mampu memberikan banyak peluang bagi dunia kreatif dan informasi, pada bagian lainnya, teknologi mampu membuka ruang baru guna menyebarkan  konten palsu, termasuk deepfake yang semakin sulit dikenali.

Untuk itu, Nezar menilai  saat ini peran jurnalisme profesional sangat dibutuhkan, karena  ketika siapa pun bisa membuat dan menyebarkan konten, masyarakatlah yang membutuhkan media yang tetap berpegang pada proses verifikasi, etika, dan akurasi.

Jurnalisme, paparnya lagi seharusnya bisa menjadi ruang yang berfungi untuk  menjernihkan informasi di tengah-tengah ramainya  konten yang beredar.

“Jurnalisme harus mendapatkan satu momen yang tepat untuk bisa kembali merebut perhatian, pasalnya algoritma dari platform yang dipakai untuk menyebarkan informasi bekerja menarik atensi kita, maka jurnalisme dibutuhkan sebagai ruang penjernih informasi,” jelasnya.

Media Lokal Punya Peran Penting

Oleh sebab di tengah perubahan lanskap digital, media lokal juga memiliki posisi yang tidak kalah penting pasalnya kedekatan dengan masyarakat menjadi kekuatan utama media daerah. Bahkan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan sekitar seperti mulai dari layanan publik, ekonomi, hingga kehidupan sosial masyarakat, dapat lebih cepat ditangkap media lokal.

Nezar menilai media lokal mampu menghadirkan percakapan publik yang lebih dekat dan autentik karena memahami konteks masyarakat yang diliput.

“Media lokal menghadirkan percakapan publik yang lebih autentik karena memiliki kedekatan dengan masyarakat, dari media lokal juga, masyarakat bisa membaca berbagai persoalan secara lebih utuh sebelum berkembang menjadi isu yang lebih besar,” katanya.

Kepercayaan masyarakat itu harus menjadi modal utama yang harus terus dijaga media di tengah perubahan teknologi.

Kepercayaan Tetap Menjadi Kekuatan Utama

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital terus mendorong terciptanya ruang digital yang aman dan berkualitas. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan tata kelola digital, peningkatan literasi masyarakat, penanganan disinformasi, serta pemanfaatan AI secara bertanggung jawab.

Namun, teknologi tetap membutuhkan manusia yang mampu menggunakannya secara bijak, lalu akhirnya kekuatan utama jurnalisme bukan hanya pada kecepatan menyampaikan berita, tetapi pada kemampuan menjaga kepercayaan.

Ketika algoritma berlomba merebut perhatian masyarakat, media seharusnya tetap menjaga fakta, akurasi, dan integritas akan menjadi tempat masyarakat mencari kepastian. “Selama media tetap memegang teguh kode etik jurnalistik, saya yakin jurnalisme akan tetap menjadi rujukan publik dan terus relevan di era digital,” tandas Nezar. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mantap ! PUMA Borong Masker Hasil Kerja WBP Lapas Muara Enim

    Mantap ! PUMA Borong Masker Hasil Kerja WBP Lapas Muara Enim

    • calendar_month Rabu, 14 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.609
    • 0Komentar

    MESKIPUN belum banyak dikenal publik, sebagai bentuk apresiasi serta dukungan atas hasil kerja keras para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Klass II Muara Enim, Organisasi Kepemudaan (OKP) Persaudaraan Pemuda Muara Enim (PUMA) membeli ratusan masker hasil produksi dari WBP yang nantinya akan dibagi bagikan kepada masyarakat. Tidak hanya dukungan secara materil, dukungan moril juga diberikan […]

  • Bukan Ramalan Belaka! Megathrust Pernah Dibahas dalam Novel Ini

    Bukan Ramalan Belaka! Megathrust Pernah Dibahas dalam Novel Ini

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.401
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Beberapa waktu ke belakang, pembahasan mengenai potensi gempa megathrust ramai diperbincangkan. Hal ini disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang mengatakan jika megathrust nyata adanya. BMKG menjelaskan jika perkiraan adanya gempa besar ini berpotensi terjadi di zona Megathrust Selat Sunda dan juga Mentawai-Siberut.    Dilansir dari cnbcindonesia.com dan juga cnnindonesia.com, jika ada […]

  • Muba Larang Memancing Ikan di Taman Air Serasan Sekate

    Muba Larang Memancing Ikan di Taman Air Serasan Sekate

    • calendar_month Kamis, 1 Feb 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 835
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,  – Menindaklanjuti adanya pengaduan masyarakat Kota Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang memancing ikan di Taman Air Serasan Sekate Depan Rumah Dinas Bupati Muba menyatakan, kiranya fasilitas umum untuk tempat rekreasi dan keindahan kiranya jangan diperbolehkan untuk memancing ikan dan Menyarankan warga yang sempat viral memancing jangan sampai terulang kembali. Untuk merespons masukan netizen […]

  • Pemda Perlu Sikapi Serius Perkembangan Peta Zonasi Risiko

    Pemda Perlu Sikapi Serius Perkembangan Peta Zonasi Risiko

    • calendar_month Kamis, 17 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.316
    • 0Komentar

    SEMUA daerah perlu menyikapi secara serius perkembangan peta zonasi risiko dari minggu ke minggu ini menyusul perkembangan peta zonasi risiko pada pekan ini belum menunjukkan hasil yang signifikan membaik. “Ini tentunya harus disikapi secara serius. Ingat, zona risiko sedang bukan zona aman, sedikit lengah maka kabupaten/kota dapat berpindah ke zona yang lebih tinggi dan lebih […]

  • AI Jangan Sampai Gantikan Proses Berpikir Mahasiswa, Wamen Nezar Patria Ingatkan

    AI Jangan Sampai Gantikan Proses Berpikir Mahasiswa, Wamen Nezar Patria Ingatkan

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 49
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Kehadiran Generative AI di lingkungan kampus mulai membawa persoalan baru, bagaimana memastikan teknologi yang semakin mampu memberikan jawaban tidak justru mengambil alih proses berpikir mahasiswa. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengingatkan perguruan tinggi agar menempatkan AI sebagai mitra pembelajaran, bukan pengganti kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Nezar melihat perubahan AI saat ini […]

  • Bentuk Generasi Baca & Berbudaya Anak Usia Dini Melalui Bertutur

    Bentuk Generasi Baca & Berbudaya Anak Usia Dini Melalui Bertutur

    • calendar_month Sabtu, 3 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.826
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) gelar lomba Bertutur/Bercerita tingkat SD/MI se Kabupaten Muba. Gelaran ini untuk terus  menumbuhkembangkan minat dan kegemaran membaca melalui berbagai bacaan dan media untuk menanamkan cinta buku, Acara  bertema ‘Tanamankan Budaya Literasi Keluarga untuk Membangun Karakter Generasi Membaca dan Berbudaya Menuju Muba Maju Berjaya 2022,’ […]

expand_less
WordPress Archive Ailsa – Personal Blog WordPress Theme Aimer – Wedding WordPress Theme For Lovers Aimo – AI Agency & Technology WordPress Theme AiNext – AI Agency & Startup WordPress Theme Aiomatic - Automatic AI Content Writer & Editor, GPT-3 & GPT-4, ChatGPT ChatBot & AI Toolkit Air Conditioner & HVAC Repair WordPress Theme Aira – Conditioning Airbnb Property Availability Checker (Forms) Airi – Clean, Minimal WooCommerce Theme Airi – Minimal WooCommerce Theme