Kamis, 17 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tekno » Gerhana Bulan Sebagian 28 Agustus 2026 Tak Terlihat dari Indonesia, Ini Penyebabnya

Gerhana Bulan Sebagian 28 Agustus 2026 Tak Terlihat dari Indonesia, Ini Penyebabnya

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Gerhana Bulan Sebagian akan menghiasi langit pada 28 Agustus 2026. Namun, masyarakat Indonesia tidak bisa ikut menyaksikan langsung fenomena astronomis tersebut.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, penyebab Gerhana Bulan Sebagian 28 Agustus 2026 tidak terlihat dari Indonesia berkaitan dengan posisi Bulan ketika seluruh rangkaian gerhana berlangsung.

Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG Teguh Rahayu mengatakan, saat gerhana terjadi, wilayah Indonesia sedang berada pada pagi hingga siang hari. Pada waktu tersebut, Bulan berada di bawah ufuk untuk wilayah Indonesia.

Artinya, bukan kondisi cuaca atau tertutupnya awan yang membuat Gerhana Bulan Sebagian 28 Agustus 2026 tidak bisa diamati dari Indonesia.

Posisi astronomis Bulan memang membuat fenomena itu berada di luar wilayah yang dapat melihatnya. “Gerhana Bulan Sebagian tidak terlihat dari wilayah Indonesia,” kata Ayu, Rabu (26/8).

Fenomena Gerhana Bulan Sebagian kali ini dapat diamati dari sebagian besar wilayah Amerika, Afrika, Eropa, serta sejumlah kawasan Asia bagian tengah dan Timur Tengah.

Puncak Gerhana Bulan Terjadi Pukul 11.14 WIB

Meski tidak bisa dilihat dari Indonesia, rangkaian Gerhana Bulan Sebagian 28 Agustus 2026 berlangsung cukup lama. Jika dihitung sejak awal kontak dengan bayangan penumbra hingga berakhir, durasinya mencapai sekitar 5 jam 38 menit.

Berikut tahapan Gerhana Bulan Sebagian 28 Agustus 2026 berdasarkan waktu Indonesia Barat:

  • Gerhana Penumbra Mulai (P1): 08.23.55 WIB
  • Gerhana Sebagian Mulai (U1): 09.33.48 WIB
  • Puncak Gerhana (MID): 11.14.04 WIB
  • Gerhana Sebagian Berakhir (U4): 12.51.55 WIB
  • Gerhana Penumbra Berakhir (P4): 14.01.41 WIB

Puncak gerhana berlangsung pada sekitar pukul 11.14 WIB. Waktu tersebut menjadi salah satu alasan utama fenomena Gerhana Bulan 28 Agustus 2026 tidak dapat diamati dari Indonesia karena Bulan berada di bawah ufuk.

Pada fase puncak, sebagian piringan Bulan akan masuk ke dalam bayangan inti atau umbra Bumi. Bagian Bulan yang terkena umbra akan tampak lebih gelap dibandingkan bagian lainnya bagi wilayah yang berada dalam jalur visibilitas gerhana.

Mengapa Gerhana Bulan Bisa Terjadi?

Gerhana Bulan terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam konfigurasi yang memungkinkan bayangan Bumi jatuh ke permukaan Bulan. Kondisi tersebut biasanya terjadi ketika Bulan berada dalam fase purnama.

Dalam peristiwa 28 Agustus 2026, sebagian piringan Bulan akan memasuki umbra Bumi. Inilah yang membuat fenomenanya dikategorikan sebagai Gerhana Bulan Sebagian, bukan Gerhana Bulan Total.

Bumi sendiri terbagi menjadi dua bagian utama, yakni umbra dan penumbra.

Umbra merupakan bagian paling gelap dari bayangan Bumi karena cahaya Matahari terhalang sepenuhnya. Sementara penumbra merupakan bagian bayangan yang lebih samar karena hanya sebagian cahaya Matahari terhalang.

Perbedaan kedua bagian bayangan tersebut kemudian menghasilkan beberapa tahapan dalam proses Gerhana Bulan Sebagian, mulai dari masuknya Bulan ke penumbra, memasuki umbra, mencapai puncak, hingga akhirnya keluar kembali dari bayangan Bumi.

Bisa Ditonton dari Mana?

Bagi masyarakat Indonesia yang penasaran ingin mengikuti Gerhana Bulan Sebagian 28 Agustus 2026, BMKG menyarankan untuk menyaksikan siaran langsung melalui kanal resmi NASA.

Dengan begitu, masyarakat tetap dapat mengikuti jalannya fenomena astronomis tersebut meskipun tidak bisa mengamatinya secara langsung dari wilayah Indonesia.

BMKG juga memastikan bahwa pengamatan Gerhana Bulan pada dasarnya aman dilakukan dengan mata secara langsung. Berbeda dengan Gerhana Matahari, melihat Gerhana Bulan tidak membutuhkan kacamata khusus untuk melindungi mata.

Jadi, alasan Gerhana Bulan Sebagian 28 Agustus 2026 tidak terlihat dari Indonesia bukan karena fenomenanya tidak terjadi, melainkan karena waktu dan posisi Bulan saat gerhana berlangsung membuat wilayah Indonesia berada di sisi Bumi yang tidak menghadap Bulan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Awasi Distribusi, Kemenperin-Polri Bentuk Satgas Pengawasan Produksi dan Distribusi Minyak Goreng Curah

    Awasi Distribusi, Kemenperin-Polri Bentuk Satgas Pengawasan Produksi dan Distribusi Minyak Goreng Curah

    • calendar_month Selasa, 5 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 600
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Perindustrian (Kemenperin) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akan bersinergi membentuk satuan tugas (satgas) dalam upaya pengawasan produksi dan distribusi program minyak goreng sawit (MGS) curah dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp14 ribu karena sekarang ini berdasarkan informasi salah satu kebutuhan pokok tersebut berkurang di pasaran. Jika ditemukan pelanggaran dalam prosesnya, kedua pihak akan […]

  • 55 WN China Terjaring di Proyek Data Center BSD, Imigrasi Ungkap Fakta Mengejutkan

    55 WN China Terjaring di Proyek Data Center BSD, Imigrasi Ungkap Fakta Mengejutkan

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – 55 WN China terjaring dalam operasi Imigrasi di proyek Data Center BSD, Tangerang Selatan. Temuan ini bukan sekadar soal keberadaan warga negara asing di lokasi pembangunan. Petugas menduga sejumlah dari mereka justru bekerja menggunakan izin tinggal kunjungan. Operasi pengawasan tersebut berlangsung Kamis (3/9/2026) di kawasan pembangunan Data Center SM+ dan Galeri Smartfren HQ, […]

  • Ringankan Beban Terdampak Covid, Kapolda Sumsel Berikan Bantuan Sembako Kepada Warga Isoman

    Ringankan Beban Terdampak Covid, Kapolda Sumsel Berikan Bantuan Sembako Kepada Warga Isoman

    • calendar_month Kamis, 19 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 666
    • 0Komentar

    KAPOLDA Sumsel, Irjen Pol. Prof Dr Eko Indra Heri S MM bersama PJU Polda Sumsel memberikan bantuan kepada masyarakat yang sedang melaksanakan isoman di Jalan Lebak Rejo, Kecamatan Kemuning Palembang, Rabu (18/8). Irjen Pol. Eko mengatakan, bahwa pihaknya melakukan door to door dengan menyerahkan ke beberapa orang yang sedang melakukan Isoman di wilayah hukum Kemuning. […]

  • Biar Tak Jadi Penonton Masa Depan, Sekolah Rakyat Direalisasikan

    Biar Tak Jadi Penonton Masa Depan, Sekolah Rakyat Direalisasikan

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 923
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Di Palembang, kabar baik datang bukan dari tetangga yang mau hajatan, tapi dari pemerintah yang ngajak anak-anak miskin buat sekolah gratis, makan enak, tidur nyaman, dan belajar jadi manusia tangguh. Nama programnya? Sekolah Rakyat. Iya, namanya sederhana, tapi isinya bikin hati adem kayak AC kantor lurah dingin, tapi penuh harapan. “Sekolah ini bukan […]

  • Cara cepat untuk menghafal mungkin berguna untuk ente

    Cara cepat untuk menghafal mungkin berguna untuk ente

    • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.720
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Terkadang kita sulit untuk menghafal di dalam bukum, akibat banyak gangguan/bising sehingga kurang konsentrasi. Mungkin bisa dicoba resep untuk membaca cepat, dan hafalan. Baca dan hafalan adalah dua keterampilan yang dapat dikembangkan dengan latihan dan kesabaran semoga bermanfaat dan bisa meningkatkan kemampuan hafalan ente :   Fokus dan konsentrasi: Pastikan Anda dalam keadaan pikiran yang tenang […]

  • Rangsang Warganya Biar Semangat, Daerah Ini Bikin Vaksinasi Award, Sediakan 5 Unit Kendaraan R2

    Rangsang Warganya Biar Semangat, Daerah Ini Bikin Vaksinasi Award, Sediakan 5 Unit Kendaraan R2

    • calendar_month Selasa, 21 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 706
    • 0Komentar

      Pingintau.id, Kegiatan Vaksinasi Award di Kabupaten Muba dipastikan berlangsung semarak dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan (prokes). Event yang bakal digelar 30 Desember mendatang ini sebagai upaya Pemkab Muba bersama Polres Muba serta Forkopimda untuk menggencarkan vaksin ke masyarakat di Bumi Serasan Sekate.   Guna memastikan event Vaksinasi Award Tahun 2021 berjalan dengan meriah dan […]

expand_less
WordPress Archive Gon - Responsive Multi-Purpose WordPress Theme Gontli – Interior Multipurpose Template Kit Good Energy – Ecology & Renewable Power Company WordPress Theme Good Mood – Wine Shop WordPress Theme Good Tailor – Fashion & Tailoring Services WordPress Theme GoodLife – Magazine & Newspaper WordPress Theme Goodman – Creative Portofolio Elementor Template Kit Goodpay – Fintech Elementor Template Kit GoodResto – Restaurant WordPress Theme + Woocommerce GoodStore – WooCommerce Theme