Senin, 17 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » SUMSELGLOBAL » “CEO MC Kampung Ditolak! Dolah Belut Ingin Naik Kelas di Job Fair Sumsel 2025 tapi Malah Kena Mental”

“CEO MC Kampung Ditolak! Dolah Belut Ingin Naik Kelas di Job Fair Sumsel 2025 tapi Malah Kena Mental”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
  • visibility 669
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI KAMPUNG -nya, Dolah Belut dikenal sebagai CEO, bukan Chief Executive Officer perusahaan rintisan, tapi “Cak Esek Ogan”, singkatan dari “Cakap Esek-esek Ogah Nanggung”, julukan karena dia selalu MC dengan gaya luwes, nyeleneh, tapi gak setengah hati. Dari lomba makan kerupuk hingga acara 17-an dengan hadiah piring rotan, Dolah selalu tampil prima, dengan mikrofon pinjaman dan pantun dadakan yang sering bikin orang tua menahan pipis gara-gara kebanyakan ketawa.

Namun tahun ini, Dolah nekat ingin naik level, setelah viral di kampungnya gara-gara MC nikahan pakai kaus Prabowo zaman Pilpres 2014, ia memproklamirkan diri sebagai “MC Profesional Sumsel Raya”. Sasarannya? jadi pembawa acara di Job Fair Sumsel 2025 yang digelar Pemprov Sumsel di Palembang Square. Katanya, “Inilah panggung masa depan, bukan cuma buat pencari kerja, tapi juga pencari mic!”.

Sayangnya, Dolah harus menerima kenyataan pahit, proposal MC-nya ditolak mentah-mentah. Bahkan kabarnya belum sempat dibaca, karena naskahnya ditulis pakai huruf sambung dan disisipkan pantun di bagian “visi misi”, contohnya.  “Kalau kerja jangan malu, meski jadi ojek keliling rawa, kalau Job Fair butuh MC lucu. Dolah Belut siap bikin semua ketawa!”.

Job Fair yang mengusung tema “Sinergitas Akses Kerja dan Kolaborasi Inklusif Bagi Sumsel Maju Terus Untuk Semua” ini memang gak main-main. Dibuka langsung oleh Sekda Sumsel, Edward Candra, acara ini jadi ajang pertemuan antara harapan dan kenyataan, antara ijazah dan HRD, antara CV yang rapi dan realita “anda belum memenuhi kriteria”.

Dalam sambutannya, Pak Sekda menegaskan bahwa pengangguran itu bukan sekadar angka, tapi soal harapan hidup dan masa depan. Dalam bahasa Dolah “Pengangguran itu bukan kutukan, tapi mode hemat kehidupan”

Acara ini diikuti oleh 35 perusahaan dari berbagai sektor, dengan lebih dari 2.000 lowongan kerja, dari operator mesin hingga analis data, dari admin kantor hingga teknisi listrik. Bahkan ada stand khusus untuk penyandang disabilitas, sebuah langkah mulia yang bikin Dolah Belut terharu dan hampir mengajukan lamaran sebagai ‘motivator tukang goyang mikrofon’.

Dolah datang juga ke lokasi, bukan untuk tampil, tapi untuk “studi banding MC profesional”. Ia berdiri di dekat panggung, pakai baju batik kombinasi sarung kotak-kotak, sambil ngelap keringat dengan tisu warung.

Saat ditanya wartawan kenapa tetap datang meski ditolak, Dolah menjawab bijak. “Rejeki itu bukan selalu mic di tangan, kadang mic di hati, asal niat tetap nyala. Biar bukan MC resmi, tapi niatku profesional. Kata pepatah, kalo rejeki gak datang, ya kita nyusul naik ojek!”

Ia juga mengaku dapat banyak pelajaran. “Ternyata job fair itu bukan cuma cari kerja, tapi cari arah hidup. Aku baru tahu ada yang namanya walk-in interview, kirain jalan kaki keliling mall nyari HRD,” ujarnya sambil ngunyah kacang rebus.

Meski gagal tampil, Dolah Belut justru mendapat panggung yang lebih luas panggung pembelajaran. Kadang, untuk naik kelas, bukan soal langsung tampil di spotlight, tapi belajar dulu dari bangku penonton.

“Gagal jadi MC bukan akhir dari karierku. Dunia belum siap aja, kayak rendang, harus lama masaknya biar empuk,” katanya sambil menirukan gaya pidato Pak Sekda.

“Kalo hidup kayak sambal, jangan takut pedas, karena pedas itulah yang bikin orang doyan balik lagi!”

Job Fair Sumsel 2025 memang bukan cuma soal angka dan peluang, tapi juga kisah dan harapan. Termasuk kisah Dolah Belut, sang CEO MC Kampung yang sedang berjuang naik level. Ia mungkin ditolak hari ini, tapi siapa tahu, tahun depan dia yang buka acara sambil teriak, “Selamat datang, para pencari rejeki! Siapkan CV dan doa ibu kalian!”.

Dan Job Fair Sumsel bukan cuma tempat cari kerja, tapi juga ladang inspirasi, di mana Dolah Belut dan ribuan pelamar lainnya belajar satu hal penting. “Jangan pernah menyerah, meskipun ditolak dengan sopan dan disuruh pulang lewat pintu belakang.”[***]

Catatan Redaksi : Dolah Belut adalah tokoh fiksi hasil rekaan redaksi. Setiap kemiripan nama, gaya, atau kejadian adalah kebetulan semata dan bukan berdasarkan individu nyata. Kehadirannya dimaksudkan untuk menyampaikan pesan serius dengan cara yang ringan dan menghibur kegiatan Job Fair Sumsel 2025

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MotoGP Mandalika, Jakarta Promosikan Pulau Seribu

    MotoGP Mandalika, Jakarta Promosikan Pulau Seribu

    • calendar_month Sabtu, 19 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 680
    • 0Komentar

    PEMPROV DKI Jakarta menampilkan keindahan Kepulauan Seribu, melalui acara Mandalika Experience Expo di area Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) guna menarik wisatawan berkunjung ke Jakarta. Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu berkolaborasi menghadirkan hal itu, untuk turut menyukseskan gelaran balap internasional paling bergengsi di […]

  • Jangan Vakum Berkepanjangan, Sekda Minta Pengelola Pasar Ikan Modern Siapkan Konsep

    Jangan Vakum Berkepanjangan, Sekda Minta Pengelola Pasar Ikan Modern Siapkan Konsep

    • calendar_month Minggu, 26 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.001
    • 0Komentar

    SEKRETARIS Daerah Kota Palembang Ratu Dewa meminta pengelola Pasar Ikan Modern bergerak cepat menyiapkan konsep optimalisasi Pasar Ikan Modern (PIM) yang vakum sejak 2020. Konsep itu akan dipaparkan ke Wali Kota Palembang melalui Sekda, dan selanjutnya dipaparkan ke pemerintah pusat. “Kita berikan waktu satu bulan untuk pengelola PIM menyiapkan paparan,” ujar Dewa, usai rapat membahas […]

  • Usaha Unggulan Perlu Dimiliki Ponpes, Pemprov Akan Terus Dorong

    Usaha Unggulan Perlu Dimiliki Ponpes, Pemprov Akan Terus Dorong

    • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.016
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru mendorong Pondok Pesantren (Ponpes) di Sumsel untuk dapat  memiliki minimal satu bidang usaha unggulan. Bidang usaha unggulan tersebut bertujuan untuk kemandirian ponpes di Sumsel agar bisa mengembangkan diri menjadi lebih baik, kata gubernur usai menghadiri  wisuda Tahfidz Angkatan ke 3 dan Tabligh Akbar dalam rangka menyambut Ramadan 1442 […]

  • Terus Pantau Persediaan, Presiden Mengecek Persediaan Obat COVID-19 di Kota Bogor

    Terus Pantau Persediaan, Presiden Mengecek Persediaan Obat COVID-19 di Kota Bogor

    • calendar_month Sabtu, 24 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 645
    • 0Komentar

    PRESIDEN RI Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi salah satu apotek di Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/07/2021). Presiden hendak mengecek ketersediaan beberapa jenis obat dan suplemen yang dibutuhkan masyarakat untuk penanganan COVID-19. Dikutip dari situs www.setkab.go.id, kunjungannya tersebut, Presiden menjumpai beberapa jenis obat dan vitamin mengalami kekurangan stok. Presiden pun menelepon Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin […]

  • Satu Tersangka Ditahan, Polda Jateng Gagalkan Beredaran Sabu 8 Kg

    Satu Tersangka Ditahan, Polda Jateng Gagalkan Beredaran Sabu 8 Kg

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 848
    • 0Komentar

    POLDA Jateng menggagalkan penyelundupan sabu seberat 8 Kg di pelabuhan Tanjung Mas Semarang dan menangkap satu tersangka berinisial HK (42), warga Kabupaten Kotawaringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah. Kapolda Jateng Irjen. Pol. Ahmad Luthfi mengatakan bahwa upaya pengiriman sabu itu terungkap pada Senin (6/12/21) dan paket itu disinyalir dari Kalimantan Tengah yang akan diselundupkan di Jawa […]

  • Dorong UMKM di Sumsel Berkembang di Masa Pandemi, Pusri Resmikan Rumah BUMN

    Dorong UMKM di Sumsel Berkembang di Masa Pandemi, Pusri Resmikan Rumah BUMN

    • calendar_month Kamis, 24 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.740
    • 0Komentar

    PT Pusri Palembang meresmikan Rumah BUMN Sumsel guna mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) ditengah pandemi COVID-19 agar tetap berkembang. Selain itu sebagai upaya untuk mewujudkan kepedulian perseroan dalam membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dimasa pandemik. Menurut Dirut PT Pusri Palembang, Tri Wahyudi Saleh sebagai anak perusahaan PT Pupuk Indonesia […]

expand_less
WordPress Archive WPMU DEV Private Messaging WPMU DEV Pro Sites WPMU DEV Shipper Pro WPMU DEV Site Categories WPMU DEV SmartCrawl Pro WPMU DEV Snapshot Pro WPMU DEV Subscribe by Email WPMU DEV Ultimate Branding WPMU DEV User Synchronization WPMU DEV WP Smush Pro