Rabu, 12 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sumsel » XSTAR, Surat Sakti & Subsidi BBM, “Jangan Sampai Kucing Lapar, Harimau Kenyang”

XSTAR, Surat Sakti & Subsidi BBM, “Jangan Sampai Kucing Lapar, Harimau Kenyang”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
  • visibility 890
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Ada yang menarik dari Hotel Swarna Dwipa kemarin. Bukan karena sarapan lontong sayurnya yang lezat atau kopi robusta-nya yang menggoda iman, tapi karena ruangan itu dipenuhi harapan: agar BBM subsidi tak lagi tersesat ke mobil-mobil yang lebih pantas pakai Pertamax Turbo.

Sang Sekda Sumsel, Pak Edward Candra, membuka acara sosialisasi aplikasi XSTAR, sebuah platform digital yang katanya bisa membedakan mana truk tani dan mana mobil bos, mana yang layak disubsidi dan mana yang harus disadarkan bahwa subsidi itu bukan untuk sedan mewah yang diparkir di cafe.

Dalam sambutannya, Pak Sekda menekankan soal “tepat sasaran, tepat volume, dan tepat guna”. Kalimat ini sebenarnya sudah seperti doa bersama tiap tahun, mirip ucapan “semoga tahun ini tidak banjir” saat musim hujan datang. Tapi kali ini, doa itu dibekali aplikasi XSTAR.

Tapi masalahnya bukan pada aplikasinya. Masalahnya, siapa yang mau klik download, siapa yang mau belajar pakai, dan siapa yang sekadar hadir ngopi sambil selfie dengan background spanduk acara.

Kepala Biro Perekonomian Sumsel, Pak Hengky, mengaku bahwa masih banyak OPD di Sumsel yang belum juga menggunakan aplikasi ini. Lah, padahal ini seperti dikasih rice cooker gratis, tapi tetap ngotot masak nasi pakai kuali dan kayu bakar. Ribet sendiri.

Kalau diibaratkan subsidi BBM itu seperti kolak pisang di bulan puasa, ya harusnya jatah untuk yang benar-benar puasa. Tapi kenyataannya, sering kali kolaknya malah disantap duluan oleh yang baru niat puasa setelah azan magrib. Subsidi itu uang negara, dan negara bukan warung gratis untuk semua yang merasa lapar.

Mari kita lirik sebentar tetangga. Di Kota Surabaya, sistem pengawasan BBM subsidi sudah terkoneksi dengan smart card, yang hanya bisa dipakai oleh kendaraan yang telah terdaftar dengan data lengkap. Mau beli solar subsidi? Harus tunjukkan bahwa kamu truk petani, bukan SUV milik pengusaha yang pakai plat nopol “berkilau”.

Di luar negeri, kita ambil contoh Iran. Meski negaranya penuh turbulensi, tapi mereka pakai kartu bahan bakar pintar yang mencatat pemakaian tiap kendaraan. Kalau melebihi kuota, langsung bayar harga non-subsidi. Jadi ya, tak ada cerita motor dinas yang doyan ngisi subsidi tiga kali sehari padahal cuma keliling komplek.

XSTAR ini ibaratnya SIM C digital bagi pemakai BBM subsidi. Tapi SIM sehebat apa pun akan percuma jika kendaraan baca: OPD ogah belajar mengemudi.

Pepatah lama bilang “Gajah di pelupuk mata tak tampak, semut di seberang laut dibidik pakai drone.” Artinya, jangan sibuk ngomel soal kebocoran subsidi nasional, kalau di OPD sendiri, data pengguna BBM subsidi saja masih ditulis di buku kotak bergambar doraemon.

Akhir kata, mari kita dukung XSTAR, bukan karena namanya mirip boyband, tapi karena isinya bisa jadi pahlawan di tengah drama subsidi yang tak kunjung selesai. Tapi ingat, aplikasi secanggih apapun tetap kalah oleh niat malas. Karena jika niatnya melenceng, maka aplikasi hanya jadi pajangan, dan subsidi tetap nyasar ke dompet yang sudah kenyang.

Jangan sampai rakyat kecil yang cuma punya motor Supra X untuk ngantar sayur ke pasar, harus antre panjang, sementara si mobil Fortuner pelat khusus lewat jalur kiri dengan senyum lebar.

Karena dalam dunia subsidi, yang harus kenyang adalah rakyat, bukan pemilik harimau jalanan.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pulihkan Parekraf di Pulau Dewata dengan Kebijakan WFB untuk ASN

    Pulihkan Parekraf di Pulau Dewata dengan Kebijakan WFB untuk ASN

    • calendar_month Selasa, 25 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 869
    • 0Komentar

    MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menginginkan kebijakan untuk bekerja dari Bali atau Work From Bali bagi aparatur sipil negara (ASN) tepat manfaat untuk membantu dan memulihkan perekonomian sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di Pulau Dewata yang terpuruk akibat pandemi. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata […]

  • Karhutlah, Camat hingga Kades di Muba Diinstruksikan Laksanakan Ini

    Karhutlah, Camat hingga Kades di Muba Diinstruksikan Laksanakan Ini

    • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 918
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id,- Kebakaran hutan kebun dan lahan (karhutlah) yang kini menyelimuti beberapa kawasan gambut di Kabupaten Muba membuat Pj Bupati Apriyadi Mahmud menginstruksikan seluruh Camat dan Kades lurah di masing masing wilayah untuk melaksanakan Shalat Istisqa di desa masing masing.   Hal tersebut berharap agar wilayah Kabupaten Muba yang mengalami karhutbunlah segera turun hujan untuk […]

  • Sabtu, Positif Covid-19 di Sumsel Jadi 725 Orang, Sembuh 100 Orang, Meninggal 2 Orang

    Sabtu, Positif Covid-19 di Sumsel Jadi 725 Orang, Sembuh 100 Orang, Meninggal 2 Orang

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 874
    • 0Komentar

    PROVINSI Sumsel mencatat, sabtu kemarin ada penambah pasien positif COVID-19 menjadi 725 menyusul ada penambahan 32 kasus. Sementara  yang sembuh menjadi 100 orang dan yang meninggal 2 orang. Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 di Sumsel, Yusri, SKM, MKm mengatakan, penambahan 32 orang positif Corona ini paling terbesar dari Kota Palembang. “Kasus positif Corona bertambah 32 […]

  • Rembuk Madya KTNA Provinsi Sumsel, Ini Harapannya

    Rembuk Madya KTNA Provinsi Sumsel, Ini Harapannya

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.712
    • 0Komentar

    “Kekuatan negara ini adalah ketahanan pangan, negara akan rapuh jika ketahanan pangan rapuh. Sebab itu, kita harus komitmen untuk terus memajukan pertanian di Sumsel ini,” kata Gubernur Sumsel  Herman Der saat Silahturahmi dan Rembuk Madya Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Sumsel Tahun 2020 di Sekretariat KTNA , Kamis (29/10). Menurutnya Sumsel  saat ini menduduki […]

  • Stop Pengembangan Urea, Pupuk Indonesia Mulai Fokus Kembangkan NPK

    Stop Pengembangan Urea, Pupuk Indonesia Mulai Fokus Kembangkan NPK

    • calendar_month Selasa, 12 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.227
    • 0Komentar

    “Pupuk Indonesia Group telah melakukan berbagai proyek pengembangan dan melakukan revitalisasi, yaitu mengganti pabrik yang sudah tua dengan pabrik yang lebih canggih dan hemat konsumsi gasnya,”

  • Pemprov Sumsel Dukung Pembinaan Inovasi Bagi Daerah

    Pemprov Sumsel Dukung Pembinaan Inovasi Bagi Daerah

    • calendar_month Selasa, 5 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.109
    • 0Komentar

    Palembang – Provinsi Sumatera Selatan dianggap sebagai daerah inovatif karena kerap mendapatkan penghargaan sejak tahun 2011 diantaranya dari Kemenristekdikti dan Kemenpan, hingga menjadikan Sumsel daerah pembinaan Pusat Litbang Inovasi Daerah Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendagri

expand_less
WordPress Archive Plantish – Gardening & Houseplants Responsive WooCommerce Theme Plantmore – Responsive Theme for WooCommerce WordPress Theme Planto – Green Elementor Template Kit Planty – Cafe & Restaurant Template Kit Platonic – Restaurant & Event WordPress Theme Play Time – Day Care & Kindergarten WordPress Theme PlayerX – Gaming and eSports WordPress Theme Playkits – Video Game Publisher & Shop Elementor Template Kit PlayLab – On Demand Movie Streaming Platform Playo – Directory & Listing, Community, WooCommerce Vendor, Multi-purpose WordPress Theme