Sumsel Terbaik II Layanan Kesehatan, Dapat Insentif Rp1,5 Miliar, Apa yang Masih Harus Dibenahi?
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 31 menit yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto :ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terbaik II layanan kesehatan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatera. Pemerintah Provinsi Sumsel meraih penghargaan Terbaik II Tingkat Provinsi kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan.
Penghargaan diberikan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dalam kegiatan yang digelar di Hotel Radisson Batam, Rabu (12/8/2026).
Acara tersebut dihadiri langsung Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian.
Atas capaian itu Pemerintah Pusat memberikan insentif sebesar Rp1,5 miliar kepada Pemerintah Provinsi Sumsel.
Penghargaan diterima Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Edward Candra, di Batam.
Capaian itu membuktikan Sumsel menjadi salah satu pemerintah daerah dinilai memiliki kinerja baik dalam aspek akses dan kualitas layanan kesehatan. Namun, penghargaan tersebut juga menjadi momen untuk melihat bagaimana capaian itu dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.
Terlebih, penghargaan diberikan pemerintah pusat tidak hanya dimaksudkan sebagai bentuk pengakuan atas kinerja pemerintah daerah.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan, apresiasi terhadap pemerintah daerah juga dapat menjadi sarana untuk memberikan motivasi sekaligus mendorong peningkatan kinerja daerah.
Menurut Tito, kementerian dan lembaga lainnya juga perlu memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang memiliki kinerja baik.
Selain mendorong peningkatan kinerja, Tito menilai pemberian penghargaan kepada pemerintah daerah penting untuk mengenalkan kepala daerah berprestasi kepada publik.
Dalam ajang itu, penghargaan diberikan dalam empat kategori, yakni Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Implementasi Program 3 Juta Rumah, Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri, serta Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan.
Penilaian penghargaan dilakukan dengan melibatkan kementerian dan lembaga sesuai dengan bidang masing-masing. Untuk kategori lingkungan, misalnya, Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan kementerian yang membidangi lingkungan hidup.
Begitu pula untuk aspek kesehatan, pendidikan, dan perumahan yang melibatkan kementerian terkait.
Penghargaan di bidang kesehatan untuk Sumsel menjadi capaian serta tantangan untuk menjaga kinerja layanan kesehatan agar terus meningkat.
Apalagi, penghargaan disertai insentif sebesar Rp1,5 miliar. Penggunaan insentif tersebut nantinya menjadi bagian penting untuk dilihat, terutama sejauh mana dukungan tersebut dapat memperkuat kinerja pemerintah daerah.
Dengan penghargaan sebagai Terbaik II, pekerjaan berikutnya bukan hanya mempertahankan capaian yang telah diraih, tetapi juga memastikan peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan terus berlanjut.
Penghargaan dari pemerintah pusat pada akhirnya bukan menjadi titik akhir, melainkan momen Sumsel guna terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
