Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sumsel » Hotspot Sumsel Turun Jadi 107, Palembang Masih Panas dan Kabur

Hotspot Sumsel Turun Jadi 107, Palembang Masih Panas dan Kabur

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 14 menit yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Penurunan jumlah titik panas di Sumatera Selatan (Sumsel) belum menjadi alasan untuk lengah terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Di Palembang, cuaca masih terasa terik, sementara pengamatan meteorologi pada Sabtu (10/10/2026) menjelang siang menunjukkan kondisi udara kabur.

Data terbaru pemantauan karhutla memperlihatkan pergerakan yang berbeda antara Sumatera Selatan dan sejumlah wilayah lain di Indonesia. Ketika hotspot di Sumsel berkurang, jumlah titik panas secara nasional justru mengalami peningkatan.

Berdasarkan data Sistem Informasi Deteksi Dini Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (SiPongi) Kementerian Kehutanan hingga Jumat (9/10/2026) pukul 21.00 WIB, jumlah hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) mencapai 437 titik. Angka ini bertambah 50 titik dibandingkan pemantauan Kamis (8/10/2026) yang mencatat 387 titik.

Di Sumsel, jumlah hotspot turun dari 130 menjadi 107 titik. Meski demikian, penurunan tersebut belum cukup untuk menyimpulkan ancaman karhutla di wilayah ini telah mereda sepenuhnya.

Palembang Terik, Udara Masih Kabur

Pengamatan cuaca di kawasan 15 Ulu, Palembang, pada Sabtu pukul 11.00 WIB mencatat suhu udara mencapai 34 derajat Celsius, dengan kelembapan 45 persen dan angin dari timur sekitar 4,7 kilometer per jam.

Kondisi tersebut menunjukkan cuaca panas masih terasa menjelang siang. Namun, udara kabur yang teramati tidak serta-merta membuktikan adanya kabut asap akibat karhutla. Untuk memastikan penyebabnya, diperlukan data kualitas udara dan informasi pendukung dari instansi berwenang.

Prakiraan cuaca untuk Palembang juga menunjukkan adanya potensi hujan pada malam hingga dini hari. Meski demikian, hujan yang turun di satu kawasan belum tentu menjangkau seluruh wilayah kota, sehingga perubahan kondisi udara perlu dilihat berdasarkan pengamatan aktual.

Kalimantan Tengah Catat Hotspot Terbanyak

Di tengah perkembangan tersebut, Kalimantan Tengah menjadi provinsi dengan jumlah hotspot tertinggi di antara enam provinsi prioritas pengendalian karhutla.

Hingga Jumat malam, Kalimantan Tengah mencatat 122 titik panas, naik dari 86 titik sehari sebelumnya. Sementara itu, Sumatera Selatan menempati urutan berikutnya dengan 107 titik, meskipun jumlahnya mengalami penurunan.

Perubahan juga terjadi di provinsi lain. Jambi mencatat kenaikan dari 3 menjadi 15 titik, sedangkan Kalimantan Barat bertambah dari 12 menjadi 13 titik.

Sebaliknya, jumlah hotspot di Kalimantan Selatan turun dari 37 menjadi 13 titik. Riau tetap tidak mencatat hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi.

Jika digabungkan, enam provinsi prioritas mencatat 270 hotspot, relatif stabil dibandingkan 268 titik pada pemantauan sebelumnya. Artinya, kenaikan hotspot secara nasional tidak terjadi secara merata di seluruh wilayah.

Penurunan Hotspot Tetap Perlu Diikuti Pemantauan

Kementerian Kehutanan terus memperkuat pengendalian karhutla melalui pemantauan satelit, patroli darat, operasi udara, serta verifikasi langsung terhadap indikasi titik panas.

Data hotspot sendiri merupakan hasil deteksi anomali suhu permukaan melalui satelit. Titik yang terdeteksi tidak selalu berarti satu kejadian kebakaran yang telah terkonfirmasi, sehingga pemeriksaan lapangan tetap diperlukan untuk mengetahui kondisi sebenarnya.

Bagi Sumsel, penurunan dari 130 menjadi 107 titik merupakan perkembangan yang patut dicermati, tetapi belum cukup untuk menyatakan risiko karhutla telah berakhir. Pemantauan lanjutan terhadap titik panas, kondisi cuaca, serta kualitas udara tetap penting dilakukan.

Sementara itu, kondisi Palembang yang panas dan kabur pada Sabtu siang menjadi gambaran cuaca yang perlu terus dipantau. Kepastian apakah kondisi udara tersebut berkaitan dengan asap karhutla harus didasarkan pada data kualitas udara dan keterangan resmi, bukan semata-mata pada jumlah hotspot. (****)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Safari Ramadhan, Wagub Serap Aspirasi Masyarakat Desa Ibul Besar

    Gelar Safari Ramadhan, Wagub Serap Aspirasi Masyarakat Desa Ibul Besar

    • calendar_month Selasa, 12 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 875
    • 0Komentar

    GUNA menyerap  aspirasi  masyarakat yang ada dipelosok desa Wakil Gubernur H. Mawardi Yahya mengelar safari ramadahan di Desa Ibul Besar II Kabupaten Ogan Ilir, Senin (11/4) malam. Menurut Wagub selain itu lewat safari ramadhan dirinya ingin menjalin silaturahmi dengan warga sekitar. “Safari ramadhan  selain menjalin silaturahmi sesama umat muslim juga menjadi wadah aspirasi sekaligus untuk […]

  • Berantas Pandemi Covid, Mendagri Terbitkan Tiga Instruksi Perpanjangan PPKM

    Berantas Pandemi Covid, Mendagri Terbitkan Tiga Instruksi Perpanjangan PPKM

    • calendar_month Selasa, 10 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 710
    • 0Komentar

    MENTERI Dalam Negeri (Mendagri), M. Tito Karnavian, menerbitkan tiga Instruksi Mendagri (Inmendagri) terkait perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Dalam keterangan tertulis pada Selasa (10/8/2021), Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Syafrizal, menyatakan tiga Inmendagri itu yakni, Inmendagri Nomor 30 Tahun 2021, Inmendagri 31/2021, dan Inmendagri 32/2021. Inmendagri 30/2021 tentang PPKM level 4, 3, dan […]

  • Kembangkan Aplikasi Satu Data Indonesia

    Kembangkan Aplikasi Satu Data Indonesia

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 852
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Muba menggelar Focus Group Discussion (FGD) Implementasi Satu Data Indonesia (SDI) Tingkat Daerah dan Penandatanganan Komitmen Mensukseskan Satu Data Muba, di Ruang Rapat Serasan Sekate Sekretariat Daerah Muba, Selasa (30/11/2021). Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Plt Bupati Muba Beni Hernedi SIP diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten […]

  • Bawa 28 Kg Sabu dari Malaysia, Dua Pria Ini Kena Cegat di Bengkalis

    Bawa 28 Kg Sabu dari Malaysia, Dua Pria Ini Kena Cegat di Bengkalis

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID –  Perjalanan dua pria yang diduga membawa puluhan kilogram sabu berakhir di Jalan Bantan, Desa Senggoro, Kabupaten Bengkalis, Riau. Keduanya, R W (28) dan H (29), diamankan tim gabungan Bea Cukai Bengkalis, Kanwil Bea Cukai Riau, dan Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri setelah gerak-gerik mereka terpantau saat membawa narkotika menggunakan sepeda motor. Dari tangan […]

  • Amankan Pertandingan Liga 1, Sebanyak 341 Personel Gabungan TNI-Polri Disiapkan

    Amankan Pertandingan Liga 1, Sebanyak 341 Personel Gabungan TNI-Polri Disiapkan

    • calendar_month Jumat, 27 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 624
    • 0Komentar

    JELANG Liga 1 Indonesia yang akan mempertemukan kesebelasan Bali United melawan Persik Kediri, Sebanyak 341 personel gabungan TNI-Polri disiapkan untuk menjaga jalannya pertandingan tersebut yang dijadwalkan berlangsung pada tangal 27 Agustus 2021 di stadion Gelora Bung Karno. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes. Pol. Drs. Yusri Yunus, menyebut total personel gabungan yang diterjunkan berjumlah 341. […]

  • Jabatan Kades di OKI jadi 8 Tahun, Ini Alasan Menurut Pj Bupati

    Jabatan Kades di OKI jadi 8 Tahun, Ini Alasan Menurut Pj Bupati

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.188
    • 0Komentar

    Jabatan Kades di OKI jadi 8 Tahun, Ini Alasan Menurut Pj Bupati Sumselterkini.co.id, – Jabatan Kepala desa/ Kades di Kabupaten Kabupaten Ogan Komering Ilir [OKI] menjadi 8 tahun, kenapa demikian ?, berikut alasannya. Menurut Pj. Bupati OKI Asmar Wijaya mengatakan, perpanjangan masa jabatan ini diharapkan dapat memberikan waktu yang lebih lama bagi para kades untuk […]

expand_less
WordPress Archive Merope – Photography WordPress Theme Mersal – One Page MultiPurpose WordPress Theme Merto - Multipurpose WooCommerce WordPress Theme Messenger chat support WordPress Plugin MetaFans - Community & Social Network BuddyPress Theme MetaMax – SEO and Marketing WordPress Theme MeToy – Toys Craft Industry Elementor Template Kit Metro – A Theme for vBulletin 4 and 5 Metro – Email Template for Mailster Metro – Minimal WooCommerce WordPress Theme