14 Ormas Sumsel Berkoalisi, Misi Besar Jaga Daerah Tetap Kondusif
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 13 menit yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto :ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID -Sebanyak 14 organisasi kemasyarakatan di Sumatera Selatan memilih berhimpun dalam satu wadah. Mereka membawa misi bersama, yakni memperkuat komunikasi antarormas sekaligus menjaga situasi daerah tetap aman dan kondusif.
Koalisi Ormas Sumsel diharapkan menjadi ruang bersama untuk menyatukan berbagai pandangan. Sebab, perbedaan di antara organisasi bukan sesuatu yang harus dipertentangkan, melainkan perlu dikelola melalui komunikasi dan dialog.
Ketua Umum Koalisi Ormas Sumsel, H. M. Yusuf Malaya, mengatakan pembentukan koalisi tersebut merupakan upaya membangun sinergi antarorganisasi kemasyarakatan sekaligus memperkuat hubungan dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Hal itu disampaikannya saat memimpin audiensi bersama jajaran pengurus dengan Gubernur Sumatera Selatan di Kantor Gubernur Sumsel, Kamis (5/11/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Yusuf memperkenalkan 14 organisasi yang telah bergabung. Ia juga menyampaikan undangan kepada gubernur untuk menghadiri deklarasi atau pengukuhan Koalisi Ormas Sumsel pada 9 November 2026.
Pada agenda tersebut, pihak koalisi berharap gubernur dapat menyerahkan bendera pataka sebagai simbol pengukuhan organisasi.
Terbentuknya koalisi ini mendapat apresiasi dari Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru. Ia berharap wadah tersebut bisa mengambil peran dalam mempertahankan Sumsel sebagai daerah yang selama ini dikenal kondusif dan memiliki predikat zero konflik.
Menurutnya, koalisi harus mampu menjadi jembatan komunikasi apabila terjadi perbedaan pandangan di antara organisasi anggotanya. Berbagai persoalan sebaiknya diselesaikan melalui diskusi dan dialog.
“Dengan adanya koalisi ini, kita berharap kondisi Sumatera Selatan yang selama ini kondusif dan telah dikenal sebagai daerah zero konflik dapat terus dipertahankan. Ini menjadi wadah baru bagi ormas-ormas untuk berkomunikasi, berdiskusi, dan merumuskan solusi terhadap berbagai persoalan,” ujarnya.
Herman Deru juga mengingatkan pengurus agar memperjelas Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Kejelasan aturan dinilai penting supaya seluruh organisasi memahami tujuan, fungsi, dan ketentuan yang berlaku dalam koalisi.
“Saya mengucapkan terima kasih atas gagasan dan keinginan Pak Yusuf Malaya beserta seluruh pihak yang telah berinisiatif membentuk koalisi ini. Namun, AD/ART-nya harus dipertegas agar dapat dimengerti dan dipahami oleh seluruh ormas yang bergabung,” tegasnya.
Adapun 14 organisasi yang bergabung dalam Koalisi Ormas Sumsel yakni PMPB, Harimau Sumatera Bersatu, Cakar Sriwijaya, GBR Sriwijaya, Garda Djoss, Permaskot, Pekat, Pemuda Pancasila, Pemuda Panca Marga, Petanesia, Grib Jaya, Laskar Merah Putih, GMSSPK, dan GAPAI RI.
Kini, koalisi tersebut bersiap menuju deklarasi. Harapannya, kebersamaan 14 organisasi ini tidak berhenti pada pengukuhan, tetapi berlanjut dalam kerja sama nyata menjaga Sumatera Selatan tetap aman dan kondusif. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
