Kamis, 8 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosial » Wajib Dapat BLT, Kades Harus Pantau Masyarakat Terdampak COVID

Wajib Dapat BLT, Kades Harus Pantau Masyarakat Terdampak COVID

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 28 Jul 2021
  • visibility 726
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar meminta Kepala Desa (Kades) dan relawan desa lawan covid-19 untuk terus menerus memantau warga yang mengalami dampak akibat pandemi covid-19.

Menteri Halim Iskandar mengatakan, seluruh warga desa yang terdampak ekonomi harus mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.

“Jangan sampai ada warga desa yang terdampak (covid-19), baik dari sisi ekonomi dan kesehatan yang tidak tertangani,” ujar Menteri Halim Iskandar saat menjadi narasumber pada Rapat Virtual terkait Percepatan Realisasi Bantuan Sosial Provinsi Jawa Timur, belum lama ini.

Menteri Halim Iskandar mengatakan, pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan telah melakukan berbagai relaksasi untuk mempermudah dan mempercepat proses penyaluran BLT Dana Desa. Menurutnya, relaksasi tersebut memungkin BLT Dana Desa diberikan secara rapel.

Menteri Halim Iskandar berharap, pemerintah daerah dapat membantu percepatan penyaluran BLT Dana Desa kepada masyarakat.

“Kemarin-kemarin BLT dana desa hanya bisa disalurkan tiap bulan. Hari ini sudah lebih disederhanakan lagi dan bisa dirapel, sehingga bisa tiga bulan langsung (dicairkan), untuk kemudian diberikan kepada KPM (Keluarga Penerima Manfaat,” terang Pria yang akrab disapa Gus Halim ini

Gus Halim mengatakan, data KPM BLT Dana Desa tahun ini merujuk pada data KPM BLT Dana Desa tahun lalu, yang sudah melalui verifikasi ulang. Meski demikian, data KPM tersebut bisa saja berubah sesuai dengan kondisi ekonomi warga di masing-masing desa.

“Data penerima BLT Dana Desa sangat fleksibel. Hari ini bisa saja berkurang, bulan depan bisa saja bertambah karena situasi yang mengharuskan,” ujar Gus Halim.

Gus Halim menerangkan, BLT Dana Desa diprioritaskan untuk warga desa yang kehilangan mata pencaharian dan belum mendapatkan jaring pengaman sosial lainnya. Pendataan KPM BLT Dana Desa dilakukan oleh relawan desa lawan covid-19 berbasis RT, yang kemudian diputuskan melalui Musyawarah Desa (Musdes).

“Yang kehilangan mata pencaharian karena sekarang nggak bisa buka warung misalnya, ini masuk sebagai KPM. Nah ketika sudah bisa buka warung lagi, mata pencahariaannya kembali, bisa saja dikeluarkan dari KPM. Sangat fleksibel sekali. Yang penting pendataannya betul dan diputuskan di Musyawarah Desa,” terang Gus Halim.

Gus Halim mengatakan, dana desa yang bersumber dari APBN tersebut saat ini fokus pada tiga hal, yakni BLT Dana Desa, Padat Karya Tunai Desa (PKTD), dan program Desa Aman Covid-19.

Adapun target utama dari tiga program tersebut menurutnya, adalah untuk meningkatkan kesehatan dan daya beli masyarakat di desa.

“Program lain kita pikirkan berikutnya, yang penting sekarang kita fokus dulu untuk itu,” ujarnya.Kemendes (***)

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Posyandu, dari Timbangan Bayi ke Timbangan Harapan

    Posyandu, dari Timbangan Bayi ke Timbangan Harapan

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 873
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Di antara bunga anggrek plastik dan kipas angin yang setia bergoyang meski tak ada angin segar perubahan di luar, Griya Agung pagi itu seperti dapur strategi emak-emak. Tapi jangan salah, ini bukan arisan RT yang ujungnya undian loyang bolu. Ini Rapat Koordinasi (Rakor) TP PKK Sumatera Selatan yang serius tapi santai, macam acara talkshow […]

  • Sumsel Terima DIPA Tahun Anggaran 2019

    Sumsel Terima DIPA Tahun Anggaran 2019

    • calendar_month Selasa, 11 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.043
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2019 kepada Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru. Selain penyerahan DIPA, Presiden Jokowi juga menyerahkan Dana Transfer tahun 2019 kepada menteri, kepala lembaga, dan kepala daerah di Istana Negara Jakarta, Selasa (11/12/2018). “Saya tegaskan perlunya fokus dalam belanja APBN, jangan sampai […]

  • Idul Adha 1441 H, Bank SumselBabel Kurban 18 Ekor Sapi, 2 Ekor Kambing
    CSR

    Idul Adha 1441 H, Bank SumselBabel Kurban 18 Ekor Sapi, 2 Ekor Kambing

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.124
    • 0Komentar

    BANK SumselBabel [BSB] kurban 18 ekor sapi dan 2 ekor kambing pada Idul Adha 1441 Hijriah. Kurban tersebut sebagai wujud rasa syukur dan ketaatan kepada Allah SWT. Namun disaat Pandemi ini, Bank SumselBabel tidak melakukan pemotongan hewan kurban sendiri, maka demi memberikan rasa aman kali ini Bank Sumsel Babel hanya menyerahkan hewan kurban kepada 18 […]

  • Gedung Ponek 24 Jam RSUD Bayung Lencir Siap Layani Warga Muba, Plt Bupati  Muba : Pelayanan Kesehatan Talak Ukur Daya Saing Daerah

    Gedung Ponek 24 Jam RSUD Bayung Lencir Siap Layani Warga Muba, Plt Bupati  Muba : Pelayanan Kesehatan Talak Ukur Daya Saing Daerah

    • calendar_month Jumat, 17 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 851
    • 0Komentar

    Plt. Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi SIP melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Bayung Lencir dalam rangka Grand Opening Gedung Ponek Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bayung Lencir dan Puskesmas Sri Gunung sekaligus Pengukuhan Ikatan Keluarga Pasundan Bersatu (IKPB) Bayung Lencir dan Ikatan Keluarga PALI (IKAPALI) Bayung Lencir, di Halaman RSUD Bayung Lencir, Kamis (16/12/2021). Plt […]

  • “BUKU DIARI PAGI”: Pompa Tua, Kopi Hitam & Burung Gereja yang Libur di Minggu Pagi

    “BUKU DIARI PAGI”: Pompa Tua, Kopi Hitam & Burung Gereja yang Libur di Minggu Pagi

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 492
    • 0Komentar

    (Catatan: tulisan ini sebelumnya dimuat dengan label “Catatan Pagi”, tapi sekarang saya pakai label “BUKU DIARI PAGI” – biar kerasa kayak nulis di buku harian zaman dulu, yang kertasnya wangi, isinya curhatan, dan kadang ditempel sobekan bungkus permen.) PAGI hari minggu ini datang dengan gaya malas-malasan, seperti bapak-bapak habis gajian yang ogah bangun cepat. Cuaca […]

  • Tidak Bankable, Petani Dinilai Sulit Terima Dana KUR

    Tidak Bankable, Petani Dinilai Sulit Terima Dana KUR

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.339
    • 0Komentar

    DI nilai tak Bankable, petani di Sumsel sulit menerima pinjaman modal Kredit Usaha Rakyat [KUR]. Hal itu terungkap pada rapat koordinasi antara Gubernur Sumsel Herman Deru dengan OJK, Perbankan, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Kadis Pertanian dan sejumlah pejabat pemprov terkait hingga petani, kemarin. ” Plafon KUR untuk Sumsel ini ada Rp4,4 triliun dan baru […]

expand_less
WordPress Archive Milcow – Dairy Farm & Eco Milk Elementor Template Kit Mildhill – Organic and Food Store WordPress Theme Milian – Personal Portfolio & Online Resume CV WordPress Theme Milton | Multipurpose Creative WordPress Theme MilZinCard Resume / CV & Portfolio vCard WordPress Theme Mim – Personal Portfolio WordPress Theme Mimit – Ultimate News & Magazine WordPress Theme Mindary – Psychology & Counseling Elementor Template Kit MindCare – Psychology and Counseling WordPress Theme Mindity – Psychologist Teraphist Elementor Template Kit