Sabtu, 24 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosial » Kemensos Bebaskan 2 Warga Dipasung, Sudah Puluhan Tahun Mereka Diikat

Kemensos Bebaskan 2 Warga Dipasung, Sudah Puluhan Tahun Mereka Diikat

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 24 Agt 2021
  • visibility 938
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEMENTERIAN Sosial RI melalui Balai “Phala Martha” Sukabumi membebaskan dan mengevakuasi 2 (dua) orang korban pasung warga Kampung Cikamunding, Desa Cikamunding, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten yang diduga mengalami gangguan jiwa untuk mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Jiwa (RSJ).

Hal ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Sosial, Tri Rismaharini bahwa Balai Kemensos harus segera merespon informasi tentang permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat.

Informasi tentang adanya Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) korban pemasungan diperoleh dari masyarakat yang disampaikan ke Balai “Phala Martha”. Mengetahui hal tersebut, Kepala Balai “Phala Martha” Cup Santo menugaskan Tim terjun ke lokasi untuk melakukan asesmen cepat, koordinasi dengan pihak setempat, pembebasan pasung dan evakuasi ke Rumah Sakit Jiwa.

ODGJ yang berinisial GI (42 tahun) sudah 24 tahun dalam pasungan dengan kondisi sangat memprihatinkan. Hidup sendiri dengan kurungan yang sangat kecil berukuran dua kali satu meter, tanpa penerangan dan sangat tidak layak. Tempat tinggal ini lebih mirip dengan kandang. Aktivitas buang air besar dan kecil pun dilakukan didalam kurungan tersebut.

“Masalah rumah tangga dan kondisi ekonomi yang tidak baik, menjadi titik awal GI mengalami Gangguan kejiwaan. GI pernah berumah tangga namun sudah ditinggal pergi istri tercintanya,” tutur Arinah, adik kandung GI.

GI mempunyai kakak yang berinisial UP (50 tahun) juga mengalami hal yang sama, hidup terkurung selama 24 tahun. UP ditempatkan di sebuah kamar kecil di dalam rumah yang berukutan tiga kali lima meter.

“Setelah GI (adiknya UP) mengalami gangguan kejiwaan, UP juga mengalami depresi yang cukup berat akibat diceraikan oleh suaminya. Dahulu dia ceria dan bisa berkomunikasi dengan orang lain, namun sekarang berputar 180 derajat dimana UP terlihat murung dan tanpa ekspresi dari wajahnya. UP seolah-olah ingin mencurahkan isi hatinya kepada orang lain,” tambah Arinah.

Pihak keluarga mengaku terpaksa memasung GI dan UP lantaran khawatir bisa membahayakan keselamatan orang lain di sekitarnya. “Terpaksa kami pasung karena takut, jangan sampai dia mengganggu atau dipukul orang jika dibiarkan berkeliaran bebas karena kondisinya yang tidak sehat,” ucap Jajang selaku suami Arinah.

GI dan UP pernah mendapatkan pelayanan medis dari Puskesmas. GI pernah diberikan obat, tetapi setelah menggunakan obat tersebut hanya sembuh beberapa saat, namun akhirnya kembali sering berontak dan mengganggu lingkungan.

Pihak keluarga tak mau lagi menggunakan jalur medis karena takut terjadi hal yang tidak diinginkan GI dan UP.

“Kami juga tidak mempunyai biaya untuk GI dan UP selama mereka menjalani perawatan. Saat ini hanya menggunakan pengobatan tradisional saja seperti pergi ke orang pintar,” kata Jajang.

Tim Balai “Phala Martha” yang dipimpin Pekerja Sosial Madya Umar Khaerudin memberikan edukasi kepada keluarga dan masyarakat bahwa tindakan pemasungan adalah tindakan melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).

“Pada hari ini kami tim Kementerian Sosial akan membebaskan pasung dan mengevakuasi GI dan UP untuk mendapatkan perawatan medis dari Rumah Sakit Jiwa Bogor,” ucap Umar.

Pasca perawatan medis dari Rumah Sakit, GI dan UP akan menjalani layanan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) di Balai “Phala Martha” untuk memulihkan kondisi kejiwaan dan mengembalikan fungsi sosialnya.

Proses pembebasan pasung dan evakuasi dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Dilakukan rapid test antigen terhadap GI dan UP untuk memastikan tidak terpapar COVID-19. Hasil rapid test menunjukkan negatif, sehingga proses evakuasi dapat dilanjutkan. Adik Ipar GI dan perwakilan Aparat Desa Cikamunding ikut bersama tim balai mengantarkan ke Rumah Sakit.

Ma’mun Soleh selaku Kepala Desa Cikamunding sekaligus mewakili keluarga mengucapkan terima kasih banyak kepada Kementerian Sosial melalui Balai “Phala Martha” yang sudah peduli terhadap warga Desa Cikamunding.

“Mudah-mudahan GI dan UP bisa sembuh dan sehat kembali,” pungkas Ma’mun.
Kemensos (***)

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Senam bersama masyarakat

    Senam bersama masyarakat

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.693
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,-Meski di bawah rintik-rintik hujan, namun ribuan masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin pada Selasa (10/9/2024) pagi terlihat begitu ramai memadati halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Muba. Suasana tersebut, rupanya antusias dari masyarakat untuk mengikuti senam bersama Pj Bupati Muba H Sandi Fahlepi Dalam Rangka Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-41 Tahun 2024 di Kabupaten Musi Banyuasin. Selain […]

  • Devisa Stabil, Cadangan Capai 135,6 Miliar Dolar AS

    Devisa Stabil, Cadangan Capai 135,6 Miliar Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 10 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 528
    • 0Komentar

    POSISI cadangan devisa Indonesia pada akhir Mei 2022 tetap tinggi sebesar 135,6 miliar dolar AS, dan itu relatif stabil dibandingkan dengan posisi pada akhir April 2022 sebesar 135,7 miliar dolar AS. Perkembangan posisi cadangan devisa pada Mei 2022 antara lain dipengaruhi oleh penerimaan devisa migas, pajak dan jasa, serta kebutuhan pembayaran utang luar negeri pemerintah. […]

  • Nana, Thia dan Literasi

    Nana, Thia dan Literasi

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.088
    • 0Komentar

    KAMIS, 12 Desember 2019, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kedatangan tamu Duta Baca Indonesia Najwa Shihab. Najwa Shihab yang akrab disapa “Nana” datang ke Sekayu untuk berbicara pada talk show interaktif bertajuk “Literasi Digital” yang selenggarakan Pemerintah Kabupaten Muba. Kedatangannya disambut Bupati Muba Dodi Reza Alex dan istri Thia Yufada yang akrab disapa Thia. Kedatang presenter […]

  • Menengok Aktivitas Komunitas Sedekah Sehari Seribu

    Menengok Aktivitas Komunitas Sedekah Sehari Seribu

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.547
    • 0Komentar

    KOMUNITAS sedekah sehari seribu yang biasa disingkat SSS merupakan salah satu komunitas di Kota Palembang yang bergerak di Bidang Sosial. Komunitas ini sudah berdiri sejak 17 Oktober 2017 lalu, diprakarsai para milenial  yang bersemangat dalam membantu sesama. Genap memasuki tahun ke 2 berdiri, Komunitas SSS kian eksis, dan kerap membuat kegiatan sosial, bahkan tercatat sudah kali ke 84 melaksanakan kegiatan sosial. Salah satu kegiatan sosial […]

  • Tolak draf revisi RUU Penyiaran, hari ini rencananya Koalisi Pers Sumsel gelar aksi di Halaman Kantor DPRD Prov.Sumsel

    Tolak draf revisi RUU Penyiaran, hari ini rencananya Koalisi Pers Sumsel gelar aksi di Halaman Kantor DPRD Prov.Sumsel

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.246
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Massa aksi yang tergabung dalam Koalisi Pers Sumsel berencana menggelar aksi untuk menolak draf revisi RUU Penyiaran di halaman Kantor DPRD Sumsel pada Rabu (29/5). Aksi ini akan mengikuti gelombang aksi protes sebelumnya yang telah muncul di berbagai daerah di Indonesia. Sebab seperti diketahui, di dalam draf revisi RUU Penyiaran tersebut, terdapat sejumlah […]

  • Asa Gubernur Kepada Napi Yang Menerima Remisi di HUT RI ke -75

    Asa Gubernur Kepada Napi Yang Menerima Remisi di HUT RI ke -75

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.323
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel Herman Deru memberikan motivasi dan semangat agar wargabinaan yang menerima remisi ini nantinya bermanfaat di tengah-tengah masyarakat. Harapan tersebut disampaikannya saat hadir dalam pemberian Remisi Umum Kepada Narapidana dan Anak di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Mata Merah Palembang, HUT Kemerdekaan RI ke-75 tahun 2020, kemarin. “Saya sengaja hadir langsung karena saya masih banyak […]

expand_less
WordPress Archive Ditek – Digital Agency Creative Portfolio WordPress Theme Diva – Organic Vegetables & Fruits Elementor Template Kit Divaline – Makeup Artist, Model & Beauty Elementor Template Kit DiveIt - Scuba Diving School, Sea Adventure & Travel WordPress Theme Divi BodyCommerce Divi Booster Plugin for WordPress Divi Builder WordPress Plugin Divi MadMenu - Advanced Divi Menu Module Divi Supreme Pro DiviLife – Divi Bars