Senin, 28 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Tips Menulis Sastra Dahlia Rasyad & Risqi Turama, 98 Kali Ditolak, Ayo Meniru

Tips Menulis Sastra Dahlia Rasyad & Risqi Turama, 98 Kali Ditolak, Ayo Meniru

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 18 Feb 2020
  • visibility 1.499
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUA penulis  asal Sumsel, Dahlia Rasyad dan Risqi Turama berbagi tips bagaimana menjadi penulis fiksi. Tips ini sepertinya mudah dan gampang, sama seperti dikemukakan Arswendo Atmowiloto dalam bukunya “Menulis itu Gampang”.

Tapi, paling tidak, apa yang disampaikan oleh kedua penulis ini bisa coba diterapkan. Siapa tau nanti bisa melahirkan penyair, cerpenis, bahkan novelis.

Dahlia Rasyad ya g tahun 2016 lalu pernai meraih penghargaan Ubud Writers and Reader Festival ini, menyampaikan tips-tips menulis saat ditanya audiens ketika tampil sebagai narasumber dalam Dialog Sastra di Sepekan Seni Dewan Kesenian Palembang, di Guns Cafe, belum lama ini.

Pertama, jangan lah bermimpi terlalu muluk. Misalnya, melalui karya yang ditulis berharap bisa menjadi penulis terkenal. “Jauhkan hal-hal seperti itu,”ujar penulis Novel Perempuan yang Memetik Mawar ini.

Tuliskan apa yang ada di dalam pikiran, tetapi usahakan melalui perenungan-perenungan. Sehingga ketika ditulis, yang mengalir itu adalah kata-kata pilihan.

Memang sulit, ujar alumni FKIP Bahasa Inggris Universitas PGRI Palembang ini. Apalagi, kalau menggunakan berbagai peralatan canggih, seperti laptop, komputer, bahkan handphone. “Kalau salah, dengan mudahnya kita delete. Bisa dihapus, dan ganti dengan kalimat lain. Itu tidak membuat kita selektif,” tambah penulis Novel Kisah Pemetik Kopi.

Karenanya, lebih bagus lagi. Buang  jauh-jauh semua peralatan itu. Cari tempat yang dianggap bisa memberikan ketenangan.  Ambil kertas dan pulpen. Lalu, renungkan apa yang akan ditulis. Pikirkan matang-matang sebelum menulis. Karena, selama menulis, usahakan jangan menghapus atau mencoret-coret yang sudah ditorehkan di kertas.

“ Usahakan, yang sudah ditulis itu merupakan kata-kata yang tidak akan bisa berubah lagi. Dan melatih kita mengurangi typo. Kalau ketemu momennya, semuanya akan mengalir,”tambah Dahlia yang  mengaku di awal mulai menulis dulu pernah sampai 98 kali mengirim naskah cerpennya ke media massa, dan ditolak. Baru yang ke-99, cerpennya dimuat di media cetak nasional.

Diakui Dahlia memang tidak mudah untuk melakukan hal itu. Tapi harus dicoba. Dirinya mengawali  aktivitas menulis dengan modal tidak menganal sama sekali tokoh-tokoh dan sastrawan yang telah naik daun dan terkenal. “Saya hanya bermodalkan cerita-cerita dongeng, yang dibaca. Lalu ditulis ulang. Itulah yang dilakukan berkali-kali dan berulang-ulang.  Tapi, pahitnya, ya itu tadi hampir seratus kali tulisan ditolak oleh media massa,” ujarnya.

Karena itulah, menurut Dahlia, sangat harus untuk menambah wawasan, calon penulis itu membaca karya-karya sastra yang mendapat penghargaan internasional. “Sehingga kita bisa mengetahui seperti apa dan bagaimana karya-karya itu bisa mendapat penghargaan. Jadi bukan untuk meniru,” tambahnya. Sampai suatu saat, nanti seorang penulis itu akan menemukan ciri-ciri khas karyanya.

Meniru

Risqi  Turama, karya-karyanya telah beberapa kali dimuat di Harian Kompas. Dan beberapa karyanya juga dimuat di Kumpulan Cerpen Terbaik Kompas. Menurutnya, tidaklah salah kalau seorang penulis fiksi itu melakukan peniruan.

“Silakan meniru. Silakan membaca karya orang lain, terutama karya-karya terbaik. Lalu  cobalah tiru, gayanya, tulisannya, alurnya,” ujarnya menyarankan.

Risqi yang juga Dosen FKIP Unsri ini  menegaskan, dengan meniru itu, nanti seorang penulsi akan sampai pada titik kegagalan. Dia sangat yakin, penulis itu akan gagal. Karena tidak bisa menemukan identitas karya yang mebedakaannya dengan karya orang lain.

“Di situlah titik focus tujuan meniru itu, Supaya sampai pada titik kegagalan. Dan kalau sudah sampai di sana, kita akan menemukan sendiri, gaya, pola, dan alur penceritaan yang  nantmya akan menjadi ciri khas. Kala sudah punya identity, maka penulis itu sudah punya karakter.

Sepertinya mudah, tetapi, itu perlu perjuangan. Melawan malas, melawan sungkan. Melawan penyakit   baru menulis kalau sudah punya mood dan dapat ilham. Masing-masing penulis, punya pengalaman dan metode belajar yang tidak sama. Tetapi, hang mau belajar dari kegallan lah yang biasanya akan berhasil. Saat ini, Risqi tergabung dalam komunitas Kata Kota.

Di komunitasnya, mereka selalu berdiskusi dan membahas karya-karya sastra yang  meledak dan berpengaruh. “Dari sana kami bisa membandingkan apa kelemahan dan kekurangan karya kami. Sehingga  di karya berikutnya bisa lahir  sesuatu yang bisa lebih baik.  [***]

Penulis : sir

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Muba Galang Donasi Untuk Palestina

    Cara Muba Galang Donasi Untuk Palestina

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.025
    • 0Komentar

    KONSER amal Peduli Palestina di Kabupaten Muba pada 16 September nanti di Stable Berkuda Sekayu diprediksi ramai dan meriah. Bahkan, Bupati Muba Dodi Reza mengajak seluruh Jajaran Pemkab Muba, Perusahaan, BUMN, BUMD di Muba dan warga Muba untuk andil pada kegiatan donasi Palestina tersebut. “Pak Bupati Muba Dodi Reza mengajak seluruh Jajaran Pemkab Muba, Perusahaan, BUMD, […]

  • Dukung Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Kucurkan Bansos

    Dukung Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Kucurkan Bansos

    • calendar_month Senin, 18 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 723
    • 0Komentar

    INDONESIA terus menjaga kondisi masyarakat dan perekonomian melalui berbagai kebijakan diantaranya bantuan sosial. Instrumen APBN bekerja dengan keras mengelola syok atau pukulan yang mengancam kesehatan, kesejahteraan masyarakat, dan mengancam perekonomian. Hal ini disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam Press Statement THR dan Gaji 13 secara virtual, Sabtu (16/04). “Pemulihan ekonomi akan terus didorong […]

  • RI Peringkat Pertama Belanja Makanan Halal

    RI Peringkat Pertama Belanja Makanan Halal

    • calendar_month Rabu, 22 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.025
    • 0Komentar

    Apabila makanan halal dan ekonomi syariah dapat diberdayakan maka secara otomatis hal ini juga dapat mengembangkan pangsa pasar perbankan syariah Indonesia.

  • Bupati Muba Berikan Kuliah Umum, Begini Komentar Wakil Rektor IV Unsri

    Bupati Muba Berikan Kuliah Umum, Begini Komentar Wakil Rektor IV Unsri

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 866
    • 0Komentar

    Pemimpin influencer generasi millenial,

  • Apa Kata DPR Tentang Ujar Kebencian, Ini Penjelasannya

    Apa Kata DPR Tentang Ujar Kebencian, Ini Penjelasannya

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 560
    • 0Komentar

    TIDAKLAH dilanjutkannya proses hukum oleh Polri, pada kasus Arteria yang dilaporkan sejumlah kelompok masyarakat atas tudingan ujaran kebencian, justru menunjukkan kepatuhan Polri akan hukum yang berlaku. Sebagai anggota DPR, H. Arteria Dahlan, S.T., S.H., M.H, memiliki hak imunitas yang terdapat dalam UU MD3 tentang Kedudukan Anggota Dewan, yang menyebabkan dirinya tidak bisa dipidanakan, atas ujaran […]

  • Langkah Konkrit Pemkab bersama Baznas  Muba Pulihkan Ekonomi UMKM

    Langkah Konkrit Pemkab bersama Baznas  Muba Pulihkan Ekonomi UMKM

    • calendar_month Selasa, 15 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.761
    • 0Komentar

    PEMILIHAN ekonomi masyarakat akibat terdampak pandemi COVID-19 terus di lakukan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin. Untuk kali ini, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) memberikan bantuan sebanyak 40 gerobak kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil (UKM) yang ada Muba, penyerahan bantuan ini di lakukan secara simbolis di Halaman Kantor BAZNAS, Selasa (15/12/20). […]

expand_less
WordPress Archive Yacht and Boat Rental – WordPress Booking Plugin Yacht Boat Booking with Seat Reservation for WooCommerce Yacht Rental – Boat Services WordPress Theme Yakopay – Online Payment App Elementor Template Kit Yamal – Blog & Magazine WordPress Theme YAMATO – Corporate Marketing WordPress Theme Yanbu – Digital Marketing & SEO Elementor Template Kit Yeasty Marketing Agency & Advertising Service Elementor Template Kit Yello – Digital Agency Elementor Template Kit Yellow Business – Construction Template